Indonesia
NovelToon NovelToon
VIP 69

VIP 69

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Roman-Angst Mafia / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:167.7k
Nilai: 4.4
Nama Author: Triahanda

Sahara adalah seorang wanita yang terpaksa bekerja di sebuah bar demi bertahan hidup di kerasnya kehidupan kota besar.

Di tempat itu, Sahara berkenalan dengan Leon, salah satu pelanggannya yang mencuri perhatiannya. Namun, kebersamaan mereka terhenti ketika Leon terlibat dalam sebuah kasus pembunuhan, membuat Sahara kehilangan kabar tentangnya selama tiga tahun.

Saat Leon akhirnya kembali, ia tidak lagi sama. Rasa rindunya berubah menjadi obsesi, dan kini Leon bertekad memiliki Sahara sepenuhnya, apa pun risikonya.

[PLEASE DON'T COPY MY NOVEL]

23.03.2023

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triahanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 16

Argh! Sahara terkejut ketika Leon memberikan ciuman di lehernya.

"Leon!"

Akhirnya Sahara bisa terlepas dalam pelukan Leon dan menjauh darinya.

"Leon aku mohon bawa aku pulang, aku harus memberi makan Sonia dan merawatnya. Jika bukan aku siapa lagi yang akan merawat Sonia?"

"Astaga aku sudah bilang padamu aku akan membawa Sonia dan menunjukannya padamu. Tolong bersabarlah sedikit!"

Leon tiba-tiba menelepon seseorang dari atas ranjangnya. Lalu pergi meninggalkan Sahara sendirian di ruangan itu.

Sahara yang baru bangun dari tidurnya merasa lapar, walau pikirannya masih di hantui dengan rasa khawatir pada Sonia. Sahara tetap mau mengisi perutnya.

Sahara berjalan ke arah dapur yang tak jauh dari kasurnya, ruangan itu Benar-benar luas bergaya Korean Style dengan warna abu-abu disetiap temboknya.

Sahara membuka lemari es, ketika Sahara membukanya terdapat banyak sekali makanan dan seluruh makanan itu masih memiliki labelnya.

"Astaga Leon memang benar-benar berniat mengurungku disini. Mulai dari drama perampokan hingga ruangan ini yang sangat kuat penjagaanya. Pintu dikunci dengan kode Jendela dengan kaca yang sangat kuat dan tak bisa di hancurkan. Sekali lagi aku katakan, ucapan  Bella memang benar. Leon terobsesi padaku."

Sahara mengambil satu buah telur dan juga nasi instant, Ia memasukan nasi instant itu ke dalam sebuah microwave.

Setelah semuanya matang dengan baik. Sahara memakannya dengan perlahan. Sembari melihat ke arah jendela yang diluarnya terdapat pemandangan rumput hijau dan satu buah pohon.

"Saat aku melihat kelua sana, aku jadi teringat pada Sonia. Kita berdua selalu bermain diatas rumput. Sedang apa sonia sekarang." Sahara bergumam bahkan matanya berkaca-kaca karena merindukan Sonia sang anak.

Setelah selesai Makan, Sahara terus berjalan kesana kemari mencari jalan keluar, agar bisa melarikan diri dari ruangan VIP 69 buatan Leon itu. Namun percuma kedua pintu yang mengarah menuju pintu utama dan pintu menuju halaman luar terkunci dengan kode.

Sahara mencoba mendobraknya berulang kali, namun tetap saja pintu itu terlalu kuat berbeda dengan pintu biasa.

"Sudah aku bilang Leon benar-benar berniat mengurungku disini." gumamnya.

Setelah seharian Sahara terasa bosan di dalam ruangan itu. Sahara tertidur hingga sore hari, Sahara terbangun tepat pukul 6 sore.

"Astaga sudah sore, Sonia sedang apa sekarang? Dasar Leon brengsek, katanya dia akan membawa Sahara padaku tapi mana dia hanya mengurungku seharian disini!"

Sahara menangis sembari berlari ke arah pintu utama, Sahara terus mengetuk-ngetuk pintu itu sembari memanggil nama Leon dengan tangisan dan amarahnya.

LEON! LEON! BUKA PINTUNYA LEON! AKU INGIN BERTEMU SONIA!

Sahara terus memanggil nama Leon dengan teriakannya. Namun tak ada satupun yang menyautinya.

Tetapi tiba-tiba pintu itu terbuka sehingga membuat Sahara dengan cepat berdiri agar bisa lari dari ruangan itu namun sayang ketika Sahara mencoba berlari keluar Leon menghadangnya dan memeluk Sahara, lalu dengan cepat Leon menutup pintunya seketika pintu itu langsung terkunci dan harus dibuka menggunakan kode.

LEON LEPASKAN AKU! AKU MOHON LEON SONIA MEMBUTUHKANKU!

Sahara berteriak di hadapan wajah Leon, Namun Leon tetap berusaha membawanya mendekat ke arah tempat tidur.

"Sahara! Kamu bisa tenang ga si? Aku sudah membawa Sonia kemari. Seharian aku susah payah melakukan ini itu demi kamu Sahara!"

Tiba-tiba Leon memasang laptop ke televisi yang ada disana. Lalu terputarlah sebuah CCTV yang ada di setiap sudut rumah yang ditinggalai Sahara dan Sean.

Sahara pun berlari mendekati televisi dan melihat rekaman CCTV yang secara realtime menunjukan semua kegiatan Sonia dan Sean di rumahnya.

"Sonia..."

Dalam rekaman CCTV itu terlihat Sonia tengah makan bersama dengan Sean dan satu perempuan yang tampak masih muda. Sonia terlihat sedang di suapi oleh wanita itu, Sahara yang melihatnya benar-benar terkejut. Karena wajah wanita itu membelakangi kamera cctv.

"S-siapa wanita itu?"

"Entalah, saat aku memasangkan semua kamera CCTV kecil ini diam-diam ke dalam rumahmu. Semua orang tak ada disana."

"Jadi kamu datang kerumahku Leon lalu memasangkan semua kamera CCTV kecil ini di setiap ruangan rumahku?"

"Ya, itu semua demi kamu Sahara, agar kamu tahu apa dan bagaiamana dengan Soniamu."

"Tapi Leon... Aku tak menginginkan semua ini. Maksudku bukan ini Leon. Yang aku inginkan hanyalah aku kembali pada Sonia dan merawatnya secara langsung bukan memantaunya." Sahara mendekati Leon dengan air matanya.

"Aku tak bisa mengabulkan permintaan itu. Aku belum siap mengabulkannya."

"Apa yang kamu mau dariku Leon! Kenapa kamu melakukan ini?"

"Sekarang jawab dulu pertanyaanku Sahara, Apa kamu masih menyukaiku? Karena hari itu sebelum aku pergi kamu juga menangis itu karrna kamu menyukaiku jugakan? Kenapa saat aku kembali kamu berkhianat padaku, kamu hidup bahagia bersama Sean. Sedangkan aku di luar sana terus memikirkanmu Sahara!"

"Aku tak pernah menyukaimu... Tangisanku hari itu hanya sebuah kebohongan."

"Bohong! Aku tahu tangisan itu karena kamu juga menyukaiku dan tak rela aku pergi bukan?"

"Tidak! Sudah aku katakan Leon, aku tak menyukaimu aku membencimu karena kamu seorang pembunuh dan penjahat yang menjauhkan aku dari anakku sendiri."

"Aku bukan pembunuh, aku juga tak akan menjauhkanmu dari Sonia. Aku melakukan ini dan mengurungmu disini karena aku ingin rasa cintamu padaku tumbuh lebih banyak lagi. Seperti rasa cintaku padamu Sahara!"

Walau Leon menjelaskan dengan baik-baik dan berusaha tidak marah-marah pada Sahara. Tetap saja Sahara semakin marah dan membenci Leon.

"Dengar ini, Aku tak akan menyukaimu Leon aku tak akan mencintaimu sekeras apapun usahamu agar aku menyukaimu itu tidak akan pernah tumbuh, rasa itu tak akan pernah tumbuh!" Tandas Sahara di hadapan Leon.

Leon tiba-tiba menganggukan kepalanya dengan senyuman smirknya.

"Semakin kamu mengatakan itu, semakin aku akan mengurungmu lebih lama disini. Dan aku ingin hanya aku yang ada disisimu Sahara. Dan kamu benar Sahara aku memang akan berusaha dengan keras membuat rasa cintamu padaku tumbuh, aku akan melakukan apapun agar kamu mencintaiku."

Saat Leon mengatakan ia tak mau menyerah. Sahara semakin takut, rasa takutnya mulai tumbuh. Rasa takut itu adalah rasa takut ia tak bisa bertemu kembali dengan Sonia anaknya.

"Tapi ingat Sahara, aku berjanji aku akan menjaga Sonia walau Sean tak melihatnya. Aku akan menyayangi Soniamu. Dan pasti suatu hari nanti aku akan mempertemukanmu dengan Sonia."

Leon tiba-tiba pergi dengan penuh kekecewaan, Leon terlihat sangat berbeda. Biasanya Leon amat sangat marah ketika Sahara mencoba marah padanya. Tapi sekarang tidak, Leon terlihat lelah dan tak ingin berdebat.

Sahara hanya menangis sembari menatap rekaman CCTV.

"Siapa wanita itu, apa Sean mencari babysitter untuk Sonia? Sean kenapa kamu tak mencari istrimu ini?"

...Please support me dengan cara bantu like, komen dan share (Novel VIP 69) ini. Dan jangan lupa kasih gift hehe gomawo ♥ Follow me on Instagram @lyricbighit...

...copyright©️Triahanda...

1
Khoeriyah Ria
baru baca Thor
Putry Anasthasya Kinasih
kaya ga punya agama org bersuami suruh nikah. lagian nikahx juga ga sah org berstts istri org
Putry Anasthasya Kinasih
baik boleh sahara v bodoh jangn dasar begok
Putry Anasthasya Kinasih
thor jangn bikin sahara sllu dalam konflik capek tw bacax juga. sllu dibuat menderita klo sinetron tv cerita kek gini udah ditinggalin ogah nonton PU sllu dibuat sengsara
Putry Anasthasya Kinasih
sahara u itu istri org saat suami tugas jauh gtu ga baik masukin laki kerumah apalgi dia itu sorng laki" klo pun sahabat ga baik tinggal 1 atap dalam keadaan suami gada. gimna c
Putry Anasthasya Kinasih
pernikahan buat permainan kurang suka sm tokohx ga punya pendirian plin plan. mementingkan ego dr pada buah hati n ikatan pernikahan
Yunita
menarik bagus
Surati
bagus
Mr.VANO
keren novelny,,byk menguras emosi,,dan air mata
Mr.VANO
bagus cerita novelmu,,,susah untuk menebak jln ceritany,,,

karakter sahara sama kyk karaktek ku..yg baik dan bodoh,,bagi org yg seraka,,, sukses thor buatmu,🙏👍👍👍
Mr.VANO
oohh jd ali wajah dua belas,,dasar kau ali sdh buat sahara menangis
Mr.VANO
benar kata leon sahara terlalu baik,jd bumerang diriny sendiri
Mr.VANO
keluarga ali sakit jiwa semua,,
Mr.VANO
ke baikan kadang di manpahatkan oleh org yg seraka,,,ali dan saudarany org seraka,,,org baik beda tipis dg org bodoh,,,sahara salah satuny yg bodoh parah
Mr.VANO
masala lg,,, kapan tak ad masla
Mr.VANO
sahara orgny sosial tinggi tp gak ada otak,,pantas hidipny tersandung masala muluk
Mr.VANO
sahara kyk gak ad otak,,,sekara tempa nyoya di ambil org lain,,mantan nyonya jd pembantu,,,di silah kita hrs abil keputusan jngan terburu buru,,menyesal pada akhirny
Mr.VANO
kareter sahara gak puny pendirian,,,muda bangat termasan ancaman,jd nyesek ak dg sahara
Mr.VANO
kebangatan leon gak percaya sama istri,,ak ajah kesal dg leon
Mr.VANO
leon bodoh,nasehatin istri di dpn org,,dpn dona lg,,org gak tahu kd tahou sahara perna kerja di bar,mermbet ke org tua leon tahu sahara anak bar,,di usir dr ke hidupan leon,,byk laki2 bodoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!