Indonesia
NovelToon NovelToon
Dibuang Saat Kusam, Kini Aku Jadi Ratu Kemewahan

Dibuang Saat Kusam, Kini Aku Jadi Ratu Kemewahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tina Mehna 2

"Wanita yang dulu kau buang seperti sampah, kini menjadi Ratu yang tak sanggup kau beli!"
Demi Fandi, Maya rela melepas statusnya sebagai supermodel ternama dan menjadi ibu rumah tangga biasa. Namun, pengorbanannya dibalas penghinaan. Begitu penampilannya tak lagi segar, Fandi menceraikannya demi wanita lain dan mengusirnya tanpa membawa apa pun.
Fandi mengira hidup Maya sudah hancur. Namun, ia salah besar.
Di balik kehancurannya, Maya bangkit merintis kembali kerajaannya. Ketika Maya berdiri di puncak kejayaan sebagai wanita paling berpengaruh, Fandi merangkak dalam penyesalan yang tak bertepi.
Sayangnya... Ratu yang dulu disia-siakannya kini melayang terlalu tinggi untuk kembali.

bagaimana ceritanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tina Mehna 2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16. DSKKR

Sementara itu, di sebuah restoran bernuansa hangat di sudut kota, Maya sedang duduk menikmati makan malam bersama ketiga anaknya dan sang ibu.

"Mamaaa.. Enakkk sekali " ucap Kirana.

"Iya sayang, di habiskan yaa.." jawab maya.

"Iyaaa maa.. Ki, kaa ini makan ihihihi"

"Eeemmm ihihihi" sahut Arki.

"Kirana.. sayang.. nyuapin nya jangan ke hidung dong.. kasihan arka nih.. Arki malah ngetawain.." ucap ibu kepada anak-anak.

"Ihihi lucu omah.. "

Canda tawa Arka, Arki, dan Kirana memenuhi meja makan. Wajah anak-anaknya yang sempat tegang akibat pertengkaran orang tua mereka kini kembali ceria dan penuh binar kebahagiaan.

Tiba-tiba ponsel Maya yang tergeletak di atas meja bergetar singkat. Sebuah notifikasi pesan masuk dari Arch:

[Dokumen perancangan awal untuk brand barumu sudah siap, Maya. Selamat menikmati malam ini bersama keluarga. Besok, Bagian 2 dari perjalananmu dimulai.]

Maya tersenyum manis, mengusap kepala Kirana yang sedang menyantap es krimnya. Bagian pertama dari penderitaannya masa-masa kehancuran, pengkhianatan, dan perlakuan semena-mena keluarga Fandi kini resmi ditutup rapat.

"Itu memang pantas dia dapatkan.." gumam maya.

Ratu yang dulu mahkotanya direbut dan dihancurkan, kini siap melangkah memasuki babak baru untuk merakit kerajaannya sendiri.

"Mamaaa.. aaa"

Aku menerima suapan anakku "Emm memang pantas buat Kirana makan terus ya" respon ku.

"Ihihi mama.. aku mau ini lagi maa.. yang banyak"

"Boleh sayang, nanti mama bungkus yaa.. tapi janji, sehari boleh makan satu saja oke?" Ucapku.

"Okee mamaa.."

Setelah sekian lama, anak-anak maya tak pernah lagi menanyakan kemana ayah nya berada. Itu sangat bagus karena untuk apa juga anak-anak ku mengingat ayah mereka.

"Sudah?? Sudah kenyang semua nya?" Ucap ibu.

"Sudaa omaaa" jawab arka, Arki, dan Kirana.

"Ya sudah ayo ayo kita pulang yaa.. May, ayo kita pulang aja. Biarin anak-anak istirahat tidur siang."

"Iya Bu, ayo sayang gandengan yaaa.."

Kami pun bersama-sama untuk pulang

(Keesokan harinya)

Pagi itu, aroma teh melati dan gorengan hangat menyapa indra penciumanku. Di teras belakang rumah sederhana milik Ibu, Arka, Arki, dan Kirana sedang asyik mewarnai buku gambar. Suara tawa mungil mereka mengudara, menghapus kepadatan kota dan semua trauma yang tertinggal di Jakarta.

"Ahhaha.. nih lihat ya adik adik.. cara gambar babi itu begini.. lingkaran besar, lingkaran kecil, lingkaran besar, lingkaran kecil, lingkaran kecil di beri titik. Ayah, ibu naik perahu, kakak adik berlompat-lompat, kiri kanan lalu melambai kanan kiri melambai juga. Nah jadi kan babi? Kakak hebat kan?" Ucap Kirana.

"Yaaa.." seru Arka dan Arki.

Aku menatap anak-anak ku yang lebih ceria dari biasanya. Ini adalah hari pertama kami menetap penuh di rumah Ibu setelah seluruh proses persidangan cerai selesai.

Ibu melangkah keluar membawa nampan kayu, lalu meletakkannya di meja. Beliau menatapku lembut, mengusap bahuku yang kini terasa jauh lebih rileks dibanding beberapa minggu lalu.

"Gimana tidurnya semalam, May?" tanya Ibu halus.

Aku tersenyum, menyesap teh hangat yang asapnya masih mengepul. "Nyenyak banget, Bu. Udah lama banget Maya gak bisa tidur sepadat ini tanpa perlu mikirin jam berapa Fandi pulang atau denger bentakan-bentakan di rumah."

Ibu menghela napas panjang, tatapannya menyapu ketiga cucunya yang sibuk bertengkar berebut krayon warna biru. "Ibu tahu, jalan yang kamu tempuh ini gak mudah. Tapi lihat anak-anakmu... mereka butuh ibu yang bahagia, bukan ibu yang bertahan di neraka demi status."

"Iya, Bu. Maya paham," balasku pelan seraya menggenggam jemari Ibu. "Maya cuma sempat takut... gimana kondisi mental anak-anak setelah kehilangan figur Fandi."

"Anak-anak itu peka, May," pangkas Ibu lembut tapi tegas. "Mereka lebih terluka kalau tiap hari ngelihat ibunya dimaki dan disia-siakan. Di sini, mereka punya kamu, punya Ibu, dan lingkungan yang sayang sama mereka. Kamu gak usah cemas. Liat kan? Semenjak kalian pulang lagi ke sini, mereka tidak pernah lagi menanyakan Fandi" ucap ibu dengan mantap.

Aku mengangguk dalam. Ucapan Ibu bagai air sejuk yang menyiram sisa-sisa kegelisahan di dalam dadaku.

Tiba-tiba Kirana berlari menghampiriku, memamerkan kertas gambarnya yang penuh coretan warna-warni. "Ibu! Lihat deh, Aku gambar Ibu pakai gaun cantik kayak putri!"

Aku terkekeh renyah, memangku putri kecilku itu. "Wah, cantiknya... Ibu jadi putri apa nih?"

"Putri Ratu!" sahut Arka yang ikut berlari mendekat bersama Arki. "Kata Nenek, Ibu itu Ratu. Makanya gak boleh nangis lagi!"

Mendengar celetukan Arka, mataku mendadak berkaca-kaca. Aku memeluk ketiga buah hatiku erat-erat. Rasa sakit diusir dari rumah Fandi tanpa membawa harta sepeser pun mendadak tak ada artinya dibanding kehangatan yang kupeluk saat ini.

"Ibu janji," bisikku di telinga mereka. "Ibu gak akan nangis lagi. Ibu bakal bikin kalian bangga punya Ibu."

"Iyeeeyyy..." Seru Kirana.

Bersambung...

1
Heny
Sdh pergi baru nyesal
Heny
Sudah sukses lupa daratan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!