Indonesia
NovelToon NovelToon
RESIGN Dan Jadilah ISTRIKU

RESIGN Dan Jadilah ISTRIKU

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Romansa / Aliansi Pernikahan / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Tom memilihnya karena Selene "aman". Selene menerima karena dia butuh uang. Mereka berdua tak siap untuk yang terjadi selanjutnya.

*

Warisan miliaran dollar berada di ujung sebuah cincin kawin. Tommaso Eduardo, CEO muda paling sukses dan disegani, tak punya waktu untuk cinta.

Dengan langkah gila, dia menunjuk Selene Agueda, sang jenius berpenampilan culun di divisi bawah, sebagai calon istri kontraknya.

Aturannya sederhana, Selene harus resign lalu menikah, dapatkan warisan, bercerai, dan selesai.

Selene menolak pada awalnya, tapi Selene tak punya pilihan karena hanya ada dua pilihan yang tak mengenakkan baginya.
1. Selene akan dipecat tanpa pesangon.
2. Selene harus resign, tapi akan dapat fasilitas mewah dan uang yang banyak sebagai istri dari sang CEO, serta mendapatkan uang perceraian yang juga besar.

Namun kehidupan di mansion mewah tak berjalan sesuai skrip Tommaso. Di balik rahasia dan kepura-puraan, hasrat yang tak terduga menyala.

Saat perasaan sesungguhnya tak bisa lagi dibendung, mereka harus memilih, berpegang pada kontrak yang aman, atau mempertaruhkan segalanya untuk sesuatu yang mungkin sebenarnya ada?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bulan Madu

Pesta pernikahan yang sempurna itu akhirnya berakhir. Tamu-tamu penting telah berpamitan dengan senyuman dan jabatan tangan yang erat.

Lorenzo Eduardo memeluk cucunya dengan erat, lama sekali. "Jagalah dia, Tom. Dan jagalah dirimu sendiri," bisiknya, suaranya penuh emosi yang jarang dia tunjukkan.

Kemudian, dengan mata berbinar, Lorenzo menyerahkan sebuah amplop kertas tebal kepada Tom. "Ini. Hadiah pernikahan. Jangan buka sampai kalian di dalam mobil."

Tom hanya mengangguk, berbeda dengan Selene yang merasa bersalah karena membohongi Kakek Lorenzo tentang pernikahan ini.

Lorenzo memeluk Selene dengan hangat hingga membuat mata Selene berkaca-kaca. ‘Maafkan aku, Kakek,’ batinnya.

“Selamat atas pernikahan kalian. Jagalah cinta kalian hingga maut memisahkan,” bisik Lorenzo dan membuat dada Selene terasa sakit.

Dia jelas tak bisa memenuhi hal itu karena usia pernikahan mereka telah ditetapkan selama setahun saja.

*

*

Di dalam mobil yang membawa mereka meninggalkan tempat pernikahan, Tom membuka amplop itu.

Ada pemberitahuan reservasi villa eksklusif di Male, Maldives. Reservasi untuk satu minggu di resort overwater villa paling eksklusif dan privat di pulau terpencil.

“Kita akan langsung ke bandara. Kakek sudah menyiapkan bulan madu kita,” kata Tom dengan datar. “Kakek selalu dramatis. Kita harus pergi. Dia akan tahu jika kita tidak menggunakan ini."

“Ya,” jawab Selene singkat.

Dan begitulah. Malam itu juga, mereka sudah berada di jet pribadi Keluarga Eduardo untuk menuju Maldives.

*

*

Di pesawat, ekspresi Tom kembali fokus dan dingin. Dia mengeluarkan Tab-nya, membalas email, memeriksa pasar saham.

Dia memesan wine untuk mereka berdua, tetapi gelasnya sendiri hanya disentuh sekali. Kontak mata bahkan jarang terjadi. Percakapan yang selama pesta mengalir ringan, sekarang begitu pendek.

"Pemandangannya luar biasa dari sini," ucap Selene, mencoba, menunjuk titik-titik lampu gemerlap di bawah.

“Mm-hmm," balas Tom, tidak mengangkat pandangannya dari layar. "Aku sudah mengirim konfirmasi transfer dana untukmu ke ponselmu. Urusan ibumu sudah dihandle oleh pegawaiku.”

“Ya, terima kasih," kata Selene, suaranya kecil.

Dia memutar tubuhnya ke jendela. Dia mendapatkan segalanya sekarang. Semua dia miliki kecuali hati Tom tentunya.

‘Bagaimana jika aku jatuh cinta padanya? Tidak, itu tak boleh terjadi. Setelah kesepakatan ini berakhir, aku akan memulai hidupku yang baru bersama ibu.’

*

*

Resort di Maldives adalah seperti gambar di brosur yang begitu hidup. Air laut biru toska yang begitu jernih sehingga dasarnya terlihat sempurna.

Villa-villa kayu mewah di atas laguna, masing-masing dengan dek pribadi dan tangga langsung ke air.

Seorang manager resort menyambut mereka secara personal. "Selamat datang, Tuan dan Nyonya Eduardo! Kami sangat senang menerima kalian. Kami telah menyiapkan one bedroom overwater paradise villa untuk kalian, dengan pemandangan matahari terbenam terbaik."

Tom, yang tadi di perjalanan masih memakai kemeja yang sedikit kusut, sekarang berdiri tegak. "Ada kesalahan," ucapnya dengan suara datar yang membuat senyum manager sedikit kaku. "Kami memesan dua kamar. Dua villa yang terpisah. Atau setidaknya, satu villa dengan dua kamar."

Manager terlihat bingung, memeriksa tabletnya. "Maaf, Tuan. Reservasi dari Tuan Lorenzo Eduardo hanya untuk satu villa satu kamar tidur untuk … pasangan pengantin baru."

Tom menarik napas. "Saya paham. Tapi tolong atur satu kamar lagi karena aku harus tetap bekerja di sini,” ucapnya bohong. “Aku akan menanggung semua biaya tambahan. Kami membutuhkan kamar terpisah untuk tempat meeting dan kerja."

“Ah … begitu. Baiklah, akan kami atur, Tuan. Silakan beristirahat di villa,” ucap Manajer dan pria itu berbalik pergi.

1
Ray Aza
kenapa tokohmu yg ini kon banget thor? ponsel yg rusak bkn sim cardnya. km bukan anak tk nona
Pinpau
jujurr alurnya keren bangettt, sukaa deh sama ceritanya 😻
Pandin Beatrix
semoga si nenek lampir tidak sampai bisa melacak keberadaan mereka di pulau itu
Pandin Beatrix
Elthon untungnya punya koneksi dan jaringan yang luas sehingga pelarian mereka bisa berhasil 👍
Pandin Beatrix
kalian harus gerak cepat sebelum si nenek lampir dan pasukannya datang
Pandin Beatrix
saling merindukan mereka berdua setelah beberapa pekan terpisah dengan drama dari si nenek lampir 😜
Pandin Beatrix
Gercep juga si nenek lampir itu ya, dia sudah tua tapi masih lincah dan licik 😠
Pandin Beatrix
Elthon ayo tetap semangat demi masa depan bersama Vleu nanti 😍
Pandin Beatrix
hehehe tidak jd makan malam karena Vleu sudah ngantuk, lelah fisik dan mental
Pandin Beatrix
untung Elthon datang tepat waktu
Yuli Yuliawati
keren tor cerita mu
banyak pengetahuan bukan hanya sekedar baca novel untuk hiburan
Terimakasih tor
Reni Setia
makasih untuk novelnya
Reni Setia
makasih untuk novelnya ya
Pandin Beatrix
sudah saatnya sekarang buka bukaan, beranilah melawan nenek lampir itu Vleu 😕
Pandin Beatrix
selamat ini Vleu hanya membiarkan dirinya pasrah saja mau diapakan oleh si nenek lampir 😕, ayo sekarang saatnya tunjukan jati dirimu yang sebenarnya, jangan lagi mau dijadikan boneka
Pandin Beatrix
wadauw ternyata nenek magdaleen seorang sutradara sekaligus pemain sandiwara kawakan juga 😀😜
Amanda Amanda
/Smile/
Pandin Beatrix
Elthon akhirnya bisa dihubungi, semoga kelakuan nenek lampir bisa segera terbuka dan diketahui Vleu dan Elthon
Pandin Beatrix
akhirnya dapat nomor Elthon , semoga mereka berdua bisa sadar kalau sudah dikerjain oleh nenek lampir, semoga Elthon mau sabar dan mengerti posisi Vleu
Pandin Beatrix
masih setia dengan mengangguk angguk terus walau merasa ada yang aneh 😕
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!