Indonesia
NovelToon NovelToon
CEO BrightVachi Dan Gadis Bergigi Kelinci

CEO BrightVachi Dan Gadis Bergigi Kelinci

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Selingkuh / Cinta Terlarang / Mafia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:27.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mas Bri

Aku selalu candu dengan aroma tubuhnya. Semua yang ada padanya membuatku selalu rindu. Tidak banyak bertingkah, menuruti semua kemauanku, merawatku dengan baik, dan omelannya yang membuatku tak bisa berpaling.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mas Bri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

Sesampainya diapart Bright langsung mengintrogasi Win.

"Sayang kamu ngapain duduk disana?" tanya Bright.

"Tadi itu, aku gak sengaja ketemu sama phi Zee di supermarket. Dia ngajak ngobrol sebentar sambil minum teh. Kenapa sih Bri?"

"Ya, aku gak suka kamu dekat dengan laki - laki lain sayang,"

"Kamu cemburu ya," goda Win.

"Iya, aku cemburu! Aku cemburu setiap kali kamu dekat dengan laki - laki lain. Aku gak suka itu," balas Bright.

"Iya maaf Bri, au gak akan ulangi lagi." sesal Win. Dia baru paham kalau suaminya begitu posesif.

Bright langsung memeluk Win.

"Lain kali kalau mau pergi kemana - mana, tunggu aku pulang ya. Aku enggak mau kamu kenapa - napa,"

"Eeeuumm,"

"Ya sudah, aku bantu kamu menata belanjaan."

Sementara Bright menata belanja, Win langsung memasak. Setelah selesai menata belanja, Bright langsung memeluk Win dari belakang.

"Kamu bau Bri," ujar Win.

"Aku suka aroma tubuh mu sayang,"

"Iya aku tau, tapi kamu mandi dulu sana!"

Bright tidak menghiraukan perintah Win. Dia malah menjelajahi seluruh tubuh Win dengan tangannya.

"Aku paling suka ini, ini, dan ini." tunjuk Bright pada dada Win dan juga bibir nya.

Win yang jengkel langsung menjewer telinga Bright.

"Aduh Win, sakit! Sakit Win!" ucap Bright.

"Sekarang mandi atau nanti tidur diluar!"

"Iya iya, aku mandi sekarang!" Bright langsung berjalan menuju kamarnya. Tiba - tiba dia berhenti di tengah jalan

"Mandiin sayang," Ucap Bright.

"Gak! Mandi sendiri atau tidur di luar."

Dengan lesu Bright langsung menuju kamar mandinya. Dia segera membersihkan tubuhnya agar lebbih segar lagi. Bright mengenan baju santainya degan celana pendek. Meski begitu dia tetap terlihat tampan.

"Kenapa pakai celana itu Bri?" tanya Win.

"Memangnya kenapa? Ada yang salah?" balas Bright.

"Enggak, cuma agak aneh aja," ujar Win.

"Agak aneh atau kamu yaaangg...." Bright menggantung kalimatnya.

"Apa sih, gak ada!" balas Win sambil berjalan ke dapur mengambil masakannya. Sebenarnya dia sedikit gagal fokus kalau melihat Bright menggunakan celana terlalu pendek.

"kenapa dia terlihat begitu menggoda," batin Win.

<------>

Dilain tempat Prim membanting seluruh barang - barang yang ada di kamarnya. Dia sangat marah, saat tau kalau dia tidak mendapat harta Bright sama sekali.

Bright mengajukan gugatannya dengan bukti - bukti yang dia peroleh selama ini. Bright memenangkan gugatannya, dan Prim tidak mendapatkan harta sedikit pun.

Jika Prim tidak ketahuan selingkuh, mungkin Bright masih berbaik hati memberikan sebagian hartanya untuk Prim.

"Kurang ajar kamu Bright! Kamu menghancurkan harga diriku di depan teman - teman ku! Aku tidak akan tinggal diam. Aku akan menghancurkanmu!"

"Bagaimana ini Pa, anak kita seperti orang gila saja setipa harinya."

"Biarkan saja! Itu semua karena ulahnya sendiri." balas Papa Prim.

Papa nya begitu jengkel dengan kelakuan Prim selama ini. Dia sudah mempringatkannya berkali - kali, tetapi tidak digubris oleh Prim.

Beruntung Bright tidak sampai menghancurkan perusahaannya. Kalau sampai ikut hancur entah bagaimana caranya dia menghidupi anak dan istrinya.

Kali ini Papa Prim tidak akan mendukung anaknya, karena memang itu salahnya sendiri.

"Cari tau apa yang dia sembunyikan dari ku!" ucap Prim dengan orang disebrang sana.

"Baik nona!"

<----->

Zee masih berfikir keras tentang Win. Sejak kapan Win menjadi istri Bright. Karena sebelumnya dia hanya seorang pelayan bar. Tidak mungkin Bright membiarkan wanitanya bekerja dengan banyak pria.

"Sepertinya ada yang tidak beres!" gumamnya.

Zee mulai mencari tau seluk beluk kehidupan Bright. Dia menyuruh bawahannya untuk mengawasi Bright kemana pun dia pergi. Denagn begitu dia akan mudah untuk mendekati Win.

<----->

"Nanti siang pak Iman akan menjemputmu," ucap Bright.

"Mau kemana memangnya?" tanya Win.

"Bawakan aku makan siang, kita makan siang di kantor bersama."

"Iya Bri,"

Bright mencium pucuk kepala Win, dan Win mencium tangan Bright.

"Hati - hati ya," ucap Win.

"Eeumm."

Bright melajukan mobilnya menuju kantor. Bright tida mengetahui kalau dirinya ada yang mengikuti.

Sesampainya di kantor Bright segera memasuki ruangannya. Sepanjang perjalanan para karyawan wanita banyak yang terpesona dengan bosnya itu.

Banyak berkas yang harus dia tanda tangani. Pukul 10.00 Bright ada pertemuan dengan investor. Dia segera menghadiri pertemuan itu sebelum terlamabat. Tak lupa dia mengirim pesan kepada Win.

"Sayang aku masih ada pertemuan dengan investor, nanti langsung masuk saja ke ruangan ku."

"Ok," balas Win.

**

Win sudah selesai memasak dan mandi. Dia segera berangkat ke kantor suaminya.

"Silahakan nona," ujar pak Iman sambil membuka pintu mobil.

"Terima kasih pak,"

Mobil melaju santai menuju kantor Bright. Sesampainya dia langsung turun dan menuju ke resepsionis.

"Permisi ruangan CEO nya dimana ya?" tanya Win. Ini pertama kalinya Win memasuki kantor Bright. Wajar jika dia tidak tahu.

"Ada keperluan apa ya? Pak chevare masih ada meting dengan client," ucap resepsionis.

"Oh, saya hanya mengantar ini," balas Win sambil menunjukkan kotak makanannya.

"Apa dia pemabantu bos? Pembantu kok cantik sekali!" batin resepsionis.

"Silahkan tunggu disana, nanti saya sampaikan setelah meting nya selesai," ujar resepsionis.

"Baiklah," akhirnya WIn duduk di ruang tunggu yang sudah disediakan.

Lelah menunggu suaminya tak kunjung selesai, Win akhirnya tertidur sambil bersandar di tembok besar. Besamaan dengan itu Bright selesai meting dan keluar ruangan yang kebetulan berada di depan Win menunggu.

"Sayang," panggil Bright yang menghampiri dan mengusap surai WIn dengan lembut.

Seluruh client dan para pegawai syok dengan perlakuan Bright. Bagaimana bisa Bright yang biasanya kejam dan tidak mengenal belas kasihan bisa selembut itu ketika memanggil wanita didepannya.

"Sayang?" ucap resepsinois tadi. Dia kaget saat bosnya mengahmpiri Win dan memanggilnya sayang.

"Mati lo," ucap temannya.

"Nyawa mu di ujung tanduk besti," kata teman satunya lagi.

Banyak desas - desus pegawai yang terheran - heran.

"Sayang kenapa tidur disini? Kan bisa langsung keruangan ku," ucap Bright lembut.

"Tadi kata resepsionisnya bilang, kalau kamu masih belum selesai meting dan aku disuruh nunggu disini. Ya sudah aku tunggu disini saja. Nunggu kamu kelamaan jadiinya tertidur disini. Maaf ya," ujar Win.

Bright langsung melihat siapa resepsionis yang berjaga hari ini. Dia mulai emosi karena membiarkan istrinya menunggu lama di luar ruangan. Tetapi untuk saat ini dia tahan karena masih ada Win disini.

"Ya suadah, ayo kita ke ruangan ku."

Para client ttadi berpamitan satu persatu setelah melihat drama siang itu. Ada yang merasa geli , ada yang kaget, dan ada yang senyum - senyum sendiri melihat tingkah Bright.

"Hari ini adalah hari yang bersejarah," ucap salah satu client dan juga temannya yaitu Joss.

"Diam atau aku tendang bokong mu!" balas Bright.

Win digiring masuk kedalam ruangnnya. Sementara Win menyiapkan makan siangnya, Bright kembali ke bawah untuk mengumpulkan pegawainya.

"Siapa yang melayani istriku tadi!" bentak Bright.

"Sa saya pak," ucap resepsionis tadi.

"Gaji mu aku potong setengah, karena mengabaikan tugas mu. Seharusnya kamu mengantar istri saya masuk ke ruangan saya. Ini pertama kalinya dia kesini, wajar kalau dia bertanya kepada kalian! Dan untuk semuanya saya harap kalian bisa menghormati istri saya, seperti kalian menghormati ku!"

"Baik pak," ucap seluruh pegawai kompak.

1
Arisya R
Meskipun hanya 32 episode tapi aku cukup puas.. keren ceritanya kak..
mas bri: terima kasih kak, maaf klo banyak typonya ya,
terima kasih sudah mampir
total 1 replies
Quengemini
bagus bangt.... lanjutin lagi dongkk.. kok tamatx cepat amat si
mas bri: spertinya kakak fans nya ya😍
total 1 replies
Quengemini
kok tamat si kak.. bgs bangat tau ceritax...
mas bri: siappp👍
total 5 replies
Endangdaman
la gak kerasa kok udah tamat kak
mas bri: Iya kak, maaf ya cerita nya pendek. Emang sejak awal aku bikin versi pendek saja, takutnya banyak yang bosen. lain kali aku bikin cerita yang lebih panjang deh..
terima kasih atas dukungannya ya😘
total 1 replies
Balqis : IG Balqis 7850
semangat 🥰
mas bri: terima kasih kak, atas dukungannya
berkat kakak aku semangat nulis lagi🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!