Indonesia
NovelToon NovelToon
Unwanted Marriage

Unwanted Marriage

Status: sedang berlangsung
Genre:Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:13k
Nilai: 5
Nama Author: Nadira Dewy

Harus menikahi pria cacat kaki yang selama ini aku benci, tidak ada pilihan lain yang pada akhirnya membuatku menjadi seorang istri dari pria cacat itu.

hubunganku dengan dia sama sekali tak pernah baik, aku membencinya karena apa yang terjadi pada kami di masa lalu. Pria itu adalah bintang kesialan bagiku, aku benar-benar membencinya hingga pernikahan yang di digambarkan begitu indah dalam cerita novel dan drama, justru begitu membuatku merasa seperti neraka yang tak ada habisnya.

Bagaimana akhir cerita rumah tanggaku ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadira Dewy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

"Rodez? Tumben kau pulang lebih cepat hari ini?" Tahu Velerie saat dia sampai di rumah dan ternyata Rodez sudah pulang lebih dulu dibanding dirinya.

Rodez tersenyum, lalu mengangguk.

"Hari ini tidak terlalu banyak pekerjaan, makanya aku pulang lebih cepat," Jawab Rodez seraya meletakkan cangkir teh yang dia pegang tadi.

Velerie terdiam sebentar, sungguh dia tidak tahu lagi harus bicara apa.

"Kau dari mana?" Tanya Rodez.

"Hari ini aku pergi sebentar untuk makan di kafe bersama Jolie dan juga Benjamien. Benjamien ulang tahun, jadi aku tidak enak untuk menolak." Ucap Velerie tapi dia masih tak berani menatap kedua bola mata Rodez.

Rodez tersenyum,"Baiklah, masuk saja dulu, kau perlu membersihkan diri kan?"

Velerie mengangguk dengan cepat, lalu segera dia berjalan menuju ruang tengah dan masuk kedalam kamarnya.

Rodez kembali tersenyum, entah mengapa rasanya dia cukup senang karena Velerie langsung menjawab pertanyaan darinya dengan jujur, mimik wajahnya juga tidak seperti beberapa waktu lalu yang seolah begitu kesal mendengar suara Rodez.

Beberapa saat kemudian.

Rodez dan Velerie masuk kedalam kamar mereka masing-masing karena dari mereka berdua tidak ada yang ingin makan malam. Tentu saja karena Velerie sudah makan sore tadi, dan Rodez juga malas untuk makan, tapi ada buah yang sudah di potong untuk berjaga kalau saja nanti Rodez lapar.

Di kamar mereka masing-masing, Rodez kini tengah membaca email yang masuk, sementara Velerie tengah bermain ponselnya.

Mereka sungguh asik dengan apa yang sedang mereka lakukan hingga tidak menyadari siapa yang datang malam itu.

Klek!

Pintu kamar Velerie terbuka, dan sungguh itu membuat Velerie terkejut karena baru kali ini ada orang yang tidak permisi dulu, langsung membuka pintu begitu saja.

Velerie menelan salivanya saya kedua bola matanya melihat siapa sosok itu.

"Jadi kalian tidur terpisah?"

Deg!

Velerie menggigit bibir bawahnya tak tahu harus mengatakan apa. Orang itu adalah Ibunya Rodez, entah sejak kapan dia datang karena Velerie benar-benar fokus bermain game barusan.

"Keluar! Kita harus bicara!" Ucap Ibunya Rodez dengan tatapan matanya yang terlihat begitu tajam dan dingin.

Velerie terdiam, sungguh dia tidak ingin kemanapun karena jika dia di maki-maki di ruang tengah, maka semua pelayan akan mendengar itu kan?

Ibunya Rodez membuang nafasnya, dia semakin menatap Velerie dengan tatapan kesal yang semakin menjadi.

"Apakah peringatan dariku masih tidak cukup untukmu?" Ibunya Rodez melemparkan beberapa lembar Photo ke wajah Velerie. Photo itu adalah, photo Velerie bersama Jolie dan juga Benjamien sore tadi.

"Aku bisa jelaskan tentang photo itu, kami juga tidak dalam kondisi mesra kan?" Ucap Velerie yang justru semakin memancing emosi Ibunya Rodez.

"Apa yang mau kau jelaskan? Kau membawa satu temanmu agar aku tidak menyalahkan mu? Sungguh kau berpikir begitu? Yang aku maksud adalah, kau hanya perlu menjaga diri mu dan sadar diri, tahu diri, kau sudah menikah dan sehari kau tahu dimana kau bisa menempatkan diri!" Ibunya Rodez mengepalkan tangannya.

"Bukan hanya merendahkan Rodez saja, kau juga tengah merendahkan diri mu sendiri sehingga pria luar seperti dia berpikir, kau pasti akan mudah untuk di ajak berselingkuh karena kau adalah wanita yang gampangan!"

Velerie kesal, sungguh dia kesal sekali tapi dia tidak tahu harus mengatakan apa. Dia seolah ingin mengatakan apa yang ada di otaknya, tapi sepertinya Ibunya Rodez bukanlah orang yang Sudi mendengarkan apa yang ingin dia katakan.

"Katakan, katakan pada ku siapa yang menginginkan tidur secara terpisah?!" Tanyanya dengan nada membentak.

Velerie mengepalkan tangannya,"Aku."

Ibunya Rodez benar-benar tidak tahan lagi, dia berjalan mendekati Velerie dengan mimik wajahnya yang terlihat semakin menjadi dengan amarahnya dan, plak!

Satu tamparan kuat mendarat di pipi Velerie.

Velerie terkejut, dia benar-benar tidak percaya kalau dia akan mendapatkan tamparan dari Ibu mertuanya. Sakit di wajahnya masih bisa dia tahan tapi, sakit di hatinya benar-benar membuatnya ingin menangis sejadinya.

Velerie memegangi pipinya yang terasa perih dan nyeri, kini tatapan matanya begitu lekat menatap Ibunya Rodez dengan tatapan marah.

"Kenapa anda menampar saya?! Kenapa anda begitu menekan saya?! Memang sejak asal saya yang mengemis untuk dinikahkan dengan Rodez? Memang saya diminta pendapat saat harus menikahi Rodez yang cacat?"

Plak!

Ibunya Rodez kembali menampar wajah Velerie di tempat yang semula.

"Jangan bicara dengan nada tinggi seperti itu padaku!"

Rodez yang mendapatkan kabar dari pelayan rumah bahwa Ibunya datang kerumah dan langsung menemui Velerie membuat Rodez buru-buru menuju ke kamar Velerie.

"Ibu! Apa yang Ibu lakukan?!" Tanya Rodez yang tidak bisa menahan perasaan kesal karena melihat Velerie memegangi pipinya karena sudah jelas Ibunya pasi memukul wajah Velerie.

Ibunya Rodez terdiam sebentar, tatapan matanya yang begitu marah masih tertuju kepada Velerie.

"Keluarlah, Bu! Kekacauan apa yang Ibu lakukan?!" Protes Rodez kepada Ibunya.

Ibunya Rodez menatap Rodez dengan tatapan tajam.

"Kau tanya itu pada Ibumu? Kau salah! Lebih baik kau tanyakan saja semua itu dengan istrimu! Bagaimana bisa dia meminta Kalian tinggal di kamar terpisah?! Bagaimana bisa dia bersikap seolah kau begitu mengemis padanya?! Seharusnya dia sadar sejak awal kalau orang tuanya lah yang telah menyerahkan putrinya kepada kita! Orag tuanya memohon agar kau menikahi dia, dan meminta mu untuk membantu keuangan keluarganya yang sudah akan bangkrut! Orag tuanya yang datang kepada kita seperti seorang pengemis, berjanji akan membuat putrinya segera mengandung anakmu! Bagaimana bisa ada manusia yang tidak tahu diri seperti istrimu, hah?!"

Apa yang di ucapan oleh Ibunya Rodez itu benar-benar membuat Velerie membeku, bahkan telinganya seperti berdengung seolah dia tidak ingin mempercayai apa yang di katakan oleh Ibunya Rodez.

Jadi itulah alasannya dia begitu di paksa untuk menikahi Rodez dengan kenyataan Rodez yang telah tidur bersama bibinya? Jadi dia di sodorkan untuk di jual dan berniat di jadikan alat melahirkan anak?

"Ibu!" Bentak Rodez yang menyayangkan ucapan Ibunya.

Ibunya Rodez menghela nafasnya,"Berhentilah untuk selalu membelanya, Rodez! Ibu pun ingin memperlakukan dia dengan baik dan sopan, tapi dia terlalu tidak tahu malu sehingga terus membuatku muak! Ibu tahu, kondisi kakimu menjadi kekurangan di mata istri mu tapi, apa salahnya dia melihat kelebihan mu yang lain?! Setidaknya dia harus tahu bagaimana caranya menjaga statusnya sebagai istri, juga menjaga harga diri suaminya! Aku adalah orang yang melahirkan mu, Rodez! Melihat sikapnya yang begitu menghinamu, aku yang merasakan sakit dari penghinaan itu!"

Bersambung.

1
Penggemar
kok ndak lanjut thor
Penggemar
lanjutkan thor sayang
rosediana
semangat ya
rosediana
lanjut
Penggemar
semakin tegang thor...semoga.rodez.dan valerie bisa menghadapi hellian
Penggemar
semoga ceritanya sampe tamat
Alfan
semangat up nya Thor aku udah mampir dan kasih like nih
rosediana
semangat upnya ya kak
rosediana
lanjut
Penggemar
ditunggu lanjutnya thor sayang.....
Penggemar
semangat terus thor
Penggemar
ceritanya menarik...semoga sampai tamat ya thor
Penggemar
aku bergabung.....
Dewi: terimakasih atas dukungannya ya kak ❤️
total 1 replies
Deniza Azahra
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Deniza Azahra
😍😍😍😍
Deniza Azahra
semangat
Deniza Azahra
next
Dedi Sutomo
semangat
Dedi Sutomo
lanjut
Deniza Azahra
lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!