"Kenapa hanya karna anak ini terlahir sebagai wanita sampai di buang begitu saja? kau ibu yang tak perasaan" teriak nya sambil mengutuk perbuatan seseorang wanita yang membuang bayi nya di pinggir sungai
Penasaran dengan cerita ini yuk mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tujuh belas
Para putri pun mengambil cincin yang mereka inginkan, Nyonya Anhi Cao bahkan tidak tanggung-tanggung mengeluarkan kalung berlian juga untuk para putri dan ratu Cao. sedangkan Permaisuri Qing terkejut melihat mahkota yang begitu indah dan bagus.
"Ini untuk ku" yang lirih Permaisuri Qing. Nyonya Anhi Cao mengangguk, Kaisar Qing Cao pun melihat mahkota yang begitu indah.
"jangan lupa untuk Gege juga mei mei" ucap Kaisar Qing Cao. Nyonya Anhi Cao hanya bisa melihat sekilas.
"Ini ambil.... aku masih harus membuat beberapa perhiasan untuk ku bawa pulang nanti" ucap Nyonya Anhi Cao. Kaisar Qing Cao hanya bisa cemberut mendengar ucapan sang adik.
"Kau ini pilih kasih.... istriku sendiri saja mendapatkan mahkota, sedangkan aku hanya sebuah cincin? ayo lah mei mei.... aku buru-buru nih" ucap Kaisar Qing Cao. Nyonya Anhi Cao hanya memutar mata malasnya, dia yakin Gege keempat nya itu tidak akan pernah diam dengan hadiah yang tidak sama.
"Nanti saja hadiah yang kedua milik Gege.... aku akan membuat nya dulu nanti malam" ucap Nyonya Anhi Cao. Kaisar Qing Cao pun mengangguk setuju dengan apa yang diucapkan oleh adiknya itu, Dia yakin hadiah yang diberikan oleh adiknya itu akan sangat luar biasa.
"Untuk Gege ketiga mana? masa hanya cincin juga?" tanya Khon Cao.
"Kalau kalian tidak ingin dengan cincin itu ya sudah cepat kembalikan kepadaku..... harusnya kalian itu bersyukur aku memberikan cincin ruang yang sudah lama menghilang dari peredaran" ucap Nyonya Anhi Cao. mata Raja Cao dan Kaisar Qing Cao juga Khon Cao tak lupa Khen Cao keempat saudara itu berlangsung menatap penuh curiga ke arah sang adik, bagaimana mereka tidak curiga dengan adik mereka. kalau tiba-tiba semua orang di kerajaan Cao , harus beristirahat.
"Cincin ruang?" tanya gugup jendral Khen Cao.
Nyonya Anhi Cao pun mengangguk enteng, ya memang benar Nyonya Anhi Cao bisa membuat bermacam-macam perhiasan. tadi untuk pun dalam perjalanan untuk kembali ke istana Nyonya Anhi Cao menggunakan kekuatan yang untuk membuat perhiasan yang akan dia berikan kepada saudara ipar dan juga para keponakannya, Tuan Lao Yun hanya diam. dia tidak menyela pembicaraan kelima saudara itu. bisa-bisa dia kena tendang oleh Raja Cao.
"Besok kau antar kita ke gua harta itu" ucap Raja Cao.
"Tentu saja.... besok usahakan kalian keluar dari istana ini tidak mencolok, agar mereka tidak penasaran kalau kita semua akan keluar dari istana ini" ucap Nyonya Anhi Cao.
"HM.... baiklah kalian istirahat dulu, besok kita akan berkumpul di ruang kerja gege saja.... tapi inget jangan ada seorang pun dari para pelayan dan prajurit yang, mengetahui kalau kita memiliki tambang harta karun itu" ucap Khon Cao.
Ke empat saudaranya pun menatap malas ke arah Khon Cao. Khon Cao hanya mengangkat kedua bahunya dan dia pun langsung meninggalkan Aula keluarga Cao, Nyonya Anhi Cao pun langsung berdiri. You you yang di dalam gendongan sang Ibu Pun hanya diam saat Ibunya membawa dia untuk kembali ke kediaman mereka yang berada disisi kanan.
"Ibu.... Atu haluc bicaala tentang bicnic yang Atan ibu jalan tan, ibu mau buat atcecolic? ibu haruc membuat contoh, yang membuat meleta telpecona dengan pelhiacan yang Ibu militi" ucap You you. Nyonya Anhi Cao tersenyum miring, Tuan Lao Yun hanya bisa membuang nafas kasarnya. putri nya masih bayi merah, tapi pikirannya sudah dewasa dan memikirkan tentang bisnis yang akan dijalani oleh istrinya nanti.
"Uh.... putri ibu yang terbaik, nanti saat kita sudah kembali, kita langsung buat beberapa contoh kalung gelang dan cincin. tidak lupa mahkota dan anting juga You you" ucap Nyonya Anhi Cao dengan semangat. You you mengangguk, dia juga bisa mengeluarkan hobinya.
"Ibu yang telbait....." ucap You you.
"Hei.... bukan hanya ibu? disini juga ada ayah... kalian tidak lupa bukan dengan lelaki tampan yang ada di sekitar kalian ini?" ucap kesal Tuan Lao Yun. Nyonya Anhi Cao dan You you tertawa bersama, mereka terlalu asik dengan rencana perhiasan yang akan mereka rancang.
"Hehehe..... maaf ayah, tadi ayah tetutupan pala pembaca" ledek You you.
"Kau ini.....
BERSAMBUNG......
bisikan tak kasat meta = Hantu atau Jin
kalau gitu, aku panggil Jin You aja 🤣
malah yg kena pamannya🤣🤣