Indonesia
NovelToon NovelToon
My Lazy, Rich Man

My Lazy, Rich Man

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Contest / CEO / Cinta Seiring Waktu / Obsesi
Popularitas:24.1k
Nilai: 5
Nama Author: Cotton Candy Zue

Rayna Alettara, perempuan yang selalu menganggap takdirnya begitu buruk, di tambah hadirnya Revan Agra Bagaskara, cowok kaya pemalas yang selalu mengejar cintanya.
'Menikahlah denganku dan kamu tidak perlu bekerja keras.' - Revan untuk Letta.

'Aku tidak bisa membiarkan diriku mencintaimu, kamu terlalu sempurna untukku.' - Aletta.

Seiring berjalannya waktu, Aletta luluh oleh ketulusan Revan, lelaki yang ia remehkan itu ternyata adalah napasnya dan satu-satunya sandaran hidupnya.

Disisi lain, ada bayangan masa lalu yang selalu membayangi pikiran Aletta.

"Kau cuma milikku, Tara." - Adrian Aksa Wiratmadja.

Adrian atau Revan, mana yang adalah takdirnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cotton Candy Zue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MLRM : Tugas

Selesai!

Akhirnya, sarapan pagi ini siap.

Aletta baru tau ternyata sensasi jadi istri se-menyenangkan ini jika di lakukan dengan ikhlas. Ia jadi ingin libur kuliah setiap hari. Haha.

Lebih senang lagi saat melihat semua keluarga menghabiskan makanan yang ia masak, rasanya benar-benar istimewa! Aletta tidak dapat menahan senyum bahagianya.

"Mantu, bunda lagi bahagia sekali ya?" tanya Rena dengan kerlingan mata menggoda.

Aletta hanya tersenyum semakin lebar memperlihatkan deretan giginya.

"Oya, Raina--"

"Aletta, bun. Bunda suka banget sih panggil istri aku Raina." sela Revan.

"Biarkan saja, bunda itu tadinya kalau punya anak cewek mau di kasih nama Raina, tapi ternyata gak punya." jelas ayah maklum.

"Nanti, ayah sama bunda mau berangkat ke Singapura." lanjut ayah serius.

"Kok mendadak, Yah?" heran Revan.

"Ayah juga baru terima telepon tadi malam, memang sangat mendadak." seraya meraih gelas yang berisi air minum.

"Alah, jangan sok kaget bahagia kan kamu jadi berduaan sama istri kamu!" ledek bunda yang membuat keduanya tersipu.

"Ya udah, Revan berangkat dulu." lelaki itu berdiri dari duduknya menyalami ayah bundanya dan terakhir meninggalkan kecupan di kening istrinya di susul sang istri yang mencium punggung tangannya.

"Kerja yang rajin." pesan Aletta setengah berbisik, "Semangat, my hubby." Aletta kembali berbisik karena bagaimana juga disana masih ada ayah bunda yang sedang duduk memperhatikan keduanya.

Keduanya tersipu, bedanya Revan merasa senang dan puas sedangkan Aletta merasa sangat malu dan malah berlari ke dapur.

Entah bagaimana bisa dia berlaku semanis itu pada Revan pagi ini? Apa isi kepalanya terbalik?

Ia menepuk pelan keningnya, "Ya ampun, aku lupa nanti kan Flora, Riri dan Aura ngajakin main, di bolehin gak ya sama Revan?"

Ia berlari kecil menyusul Revan untuk meminta izin, tapi hasilnya? Revan baru saja melajukan mobilnya keluar dari pagar tinggi rumah itu.

Revan memsuki gedung perusahaan dengan senyum lebar di saat biasanya ia paling malas pergi ke perusahaan dan memasang wajah kesalnya setiap melewati semua karyawannya. Tapi hari ini berbeda, wajahnya benar-benar bersinar karena bahagia.

Aletta memberikan semangat untuknya.

Aletta! Istrinya!

Oke, sekarang baru bisikan semangat, selanjutnya bisa saja ia mendapatkan morning kiss atau hal manis lainnya, Revan tidak sabar menanti semua nya.

Sesuai tugas, Dio akan datang untuk membacakan jadwal Revan. Dio adalah asistennya yang sangat di siplin berbanding terbalik dengan Revan.

Dengan seksama Revan mendengarkan akan apa saja yang ia lakukan hari ini.

Ia mengacungkan jari telunjuknya ke atas, lalu "Tambahkan, makan siang dengan istri saya pukul dua belas tepat!"

"Tapi, tuan pukul dua belas tiga puluh ada jadwal meeting sekaligus makan siang dengan wakil presiden direktur Adinegara Group."

Ah, sial !

"Bisa kamu rubah, hanya meeting pukul satu siang?"

Wakil presiden direktur Adinegara Group itu kakak perempuan Gara yang sangat sombong dan naksir padanya. Kalau bukan karena urusan bisnis, Revan malas sekali. Bahkan andai saja ia tidak punya Aletta lebih baik ia pergi dari kantor dan biarkan Dio sendiri saja yang mewakilkan!

Sayangnya, ia sedang mati-matian menjadi rajin bekerja dan bertanggung jawab demi istrinya yang sejak dulu ingin ia dapatkan!

Jangan sampai usaha bundanya untuk membujuk istrinya menikah jadi gagal karena dirinya jadi lelaki nakal dan pemalas lagi!

.......

"Ya Allah, non. Ini ngapain?" mendadak bi Sumi histeris saat melihat menantu majikannya berada di belakang, tepatnya di tempat khusus mencuci pakaian.

"Lagi cuci baju, dong. Nih!" Aletta menunjukan sebuah kemeja yang sedang ia cuci dengan tangannya.

"Itu tugas kami semua pelayan disini, bukan tugas Nona Aletta." Bi Sumi mengaitkan jari jemari nya takut tiba-tiba nanti majikannya datang dan memarahinya karena membiarkan menantunya mencuci. Ya meskipun itu tidak mungkin, kan majikannya sedang sibuk bersiap untuk ke luar negeri.

"Gak papa, kok Bi, ini juga tugas Letta sebagai istrinya Revan." dan ini juga salah satu usahanya untuk menjadi istri berbakti sebagai balasan atas usaha Revan yang berusaha jadi suami bertanggung jawab untuknya.

Jika Revan bisa berusaha menjadi seperti yang Aletta mau, kenapa Aletta tidak bisa berusaha jadi seperti yang suaminya inginkan juga?

"Duh, gimana ya nanti kalau nak Revan tau, bisa di marahi kita semua disini."

"Nggak, jangan khawatir, yang aku cuci cuma baju suamiku kok, yang lain kalian yang cuci, oke?!" balas Aletta semangat, yang membuat semua pelayan disana tidak sanggup membantah dan hanya bisa mengangguk pasrah.

Bukan hanya mencuci bahkan Aletta menjemur pakaian Revan, lalu ia menyiapkan makan siang untuk di bawa ke kantor suaminya.

Ia sedang memotong bawang merah saat ia merasakan lengan kekar melingkar di perutnya. Ia tidak takut, tapi kali ini ia hanya gugup dan jantungnya berdebar-debar, Aletta tahu ini siapa, siapa lagi kalau bukan, "Re, aku lagi masak." peringat Aletta, namun Revan malah semakin mengeratkan pelukannya.

Menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Aletta, aroma khas mawar Aletta terendus oleh penciumannya, tapi bercampur dengan bau keringat.

"Kamu hari ini ngapain aja?" akhirnya suara serak dan dalam milik Revan terdengar di telinga Aletta, membuat Aletta merinding sebab napas Revan menggelitik lehernya yang bebas, rambut panjangnya ia jepit ke atas.

Aletta berbalik menghadap Revan, tapi ia tak berani menatap wajah tampan suaminya.

"Ngapain aja boleh." tangannya dengan ragu-ragu merayap dari dada hingga sampai ke leher Revan. Ini adalah salah satu inisiatif nya, berharap itu bisa membuat suaminya senang.

Setidaknya, itu yang pernah ia baca di salah satu buku, ada adegan romantis antara suami dan istri.

Ya ia belajar jadi istri yang baik dan menyenangkan hati suami, tapi bukan dari buku, melainkan membaca banyak novel yang menceritakan tentang kehidupan pernikahan.

Revan menangkap tangan kiri Aletta lalu mengecupnya lembut, "Bau bawang, tapi aku suka." lalu dengan jahil Revan menggigit jari telunjuk Aletta.

Aletta yang tadinya tersipu, jadi tersentak dan menatap Revan kesal. Bukannya takut sang istri akan marah, Revan justru mengecup pipi Aletta sebelum akhirnya ia menjepit hidung Aletta gemas.

"Nah gitu dong, masa gak mau lihatin suaminya sendiri. Punya suami ganteng jangan di anggurin, sayang."

Aletta yang malu tapi kesal berakhir memeluk Revan menyembunyikan wajahnya yang memerah karena malu bercampur kesal.

"Astaga!"

Aletta berjengit kaget merasakan sebuah tepukan di pundaknya.

"Non, kenapa? Kok diam saja itu hampir aja tangan nona, teriris." tunjuk seorang pelayan, dan benar saja ia melamun, membayangkan hal-hal romantis dengan suaminya sampai ia hampir mengiris jarinya sendiri.

Astaga, Aletta!

What happen with you?!

Mau bilang apa tentang bab ini?

1
Naira Asha
author ceritanya Uda bagus tapi jangan dibuat muter muter dong.. kesannya pemeran utama jadi murahan banget..masalahnya ga selesai selesai.... balik Thor kyk part part yang pertama ceritanya bagus banget. mksi.. semangaaat
Marhani. HANY87
tolong jangan gantung aku suka banget ceritanya
Krystal Zu: terimakasih sudah menyukai dan menunggu kelanjutan kisah mereka bertiga:)
total 1 replies
Marhani. HANY87
lanjut terus dong aku nungguin terus loh
Bunda Anieta
adrian jahat bgt...demi ambisi nya dia rela alleta di cap perempuan murahan... meskipun aq ga suka sikap alleta yg lemah ky gitu si...
Krystal Zu: terimakasih bunda selalu dukung karya akuu~
total 1 replies
Marhani. HANY87
bagus ceritanya
Marhani. HANY87
aku selalu menunggumu tor
Marhani. HANY87
up lg dong tor
Bunda Anieta
wajar si revan marah...suami mana yg mau istri nya di sentuh malah d cium org...dr berontak sampe diam itu namanya menikmati jd sebel sm si alle
Crown Princess
Bright emang cocok jdi karakter kek gini
Crown Princess
Kaget ada Mas Arka 😂😂
Krystal Zu: Arkana aku culik soalnya 😭
total 1 replies
Crown Princess
Ibaratnya nih ya, seseorang akan terasa berarti ketika dia sudah tidak ada. Hati2 loh Adrian.
Crown Princess
Ale, kamu makin agresif aja
Crown Princess
Aku tim rephaannnn
Krystal Zu
terimakasih 🤗
Crown Princess
Ceritanya bagus loh, mungkin lebih bagus banyakin promosi thor di akun sosial media seperti IG atau FB. Sayang cerita bagus tapi sedikit yg mampir, semangat terus ya
Crown Princess
Bintang lima buat author
Crown Princess
Bagus kok thor, aku suka bahasanya enak buat di baca
Crown Princess
Sa ae lo rephann
Crown Princess
Aku kasih segelas kopi dulu biar makin semangat
Crown Princess
Ayam goreng lengkuas enaknya pake sambel terasi kalo kata aku thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!