Aida syahira sang artis papan atas yang dijodohkan orang tuanya dengan anak dari sahabatnya. Pria yang sama sekali belum dikenalnya.
Ira yang tidak mau mengecewakan orangtuanya pun menerima perjodohan ini walaupun dirinya sudah memiliki lelaki yang mengisi hatinya.
Perjodohan yang dilakukan kedua pihak orang tua tersebut dibatalkan oleh pasangan lelaki. Beliau menolak perjodohan tersebut dengan alasan tidak mau menikah karna terpaksa. Dan tepat di hari pembatalan tersebut sang lelaki melamar seorang wanita tepat di hadapan orang tuanya serta hadapan orang tua ira yang notabennya ialah pihak keluarga wanita yang dia batalkan perjodohannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai_111, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bangun
"Kak... kak aldy...." panggil aida seraya memejamkan mata
"Ai bangun ai" Aldy berusaha membangunkan aida sedari tadi, aldy terbangun karena merasakan kasur disebelahnya bergerak gelisah.
"Ka jangan tinggalkan aida." Aida mengigau sambil mengeluarkan air mata dari sudut matanya.
"Ai, bangun." Panggil aldy lagi
Aida pun terbangun dari tidurnya, melihat sang suami berada di sampingnya aida langsung memeluk tubuh aldy dengan erat sambil menumpahkan air matanya.
"Kak, ini benaran kak aldy kan, aida lagi gak mimpi kan?" Tanya aida seraya menatap mata suaminya
"Iya ai, ini saya. Kamu kenapa hm?” Tanya aldy seraya mengelus kepala aida
"Aida tadi mimpi buruk kak, dan mimpi itu kayak nyata banget. Kak, tolong batalin keberangkatan kak aldy ya. Aida gak mau mimpi aida jadi kenyataan." Ucap aida memohon
"Gak bisa ai, saya tetap harus pergi."
"Kak, aida mohon. Kak aldy bilang mau wujudkan wish list aida kan, dan ini aida menambahkannya sebagai wish list aida. Aida ingin kak aldy tetap disini bersama aida." Pintanya
"Ai, saya tidak bisa. Saya tetap harus berangkat. Itu hanya mimpi sebagai bunga tidur saja." Ucap aldy menenangkan istrinya
"Kak aida takut, aida gak mau kehilangan kak aldy, cukup di mimpi aida aja, jangan sampai kenyataan kak."
Aldy mengangkat tubuh sang istri yang memeluk nya dari samping menuju pangkuannya, aldy memangku tubuh ramping aida dan melihat wajah sang istri sudah sangat memerah. Aldy menangkup pipi sang istri lalu mengecup keningnya lama.
"Udah ya ai, jangan nangis lagi. Saya tidak bisa berjanji kalau saya bisa selamat, tapi saya akan berusaha pulang dengan selamat untuk kamu."
"Kak, bagaimana cara nya agar kak aldy tetap disini. Apa yang harus aida lakukan? Kak aldy mau hak kak aldy sekarang? Ayok kak lakukan." Ucap aida tanpa mikir dan langsung membuka kancing piyama nya. Dia berharap dengan begitu bisa membuat aldy membatalkan keberangkatannya.
Baru satu kancing terbuka, aldy sudah menahan tangan aida dan memeluk tubuh sang istri yang ada dipangkuannya.
"Enggak ai, saya tetap akan menunggu kamu mencintai saya baru saya akan melakukannya. Dan jika pun kamu sudah mencintai saya sekarang, saya akan melakukannya saat saya kembali nanti, tidak sekarang."
"Lalu aida harus bagaimana kak agar kak aldy tidak pergi? Kita baru menikah 16 Hari kak, aida gak mau kehilangan kak aldy untuk selamanya."
"Tidak ada cara lain untuk membatalkannya ai, saya sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Dan saya juga telah dipilih untuk memimpin misi ini. Saya juga tidak mau ai pergi dari hidup kamu, tapi kalau allah sudah berkehendak saya bisa apa?"
Tangis aida makin menjadi, sungguh mimpi nya terasa sangatlah nyata, bahkah jantung nya masih berdetak begitu kencang akibat mimpi yang dia alami. Pasalnya sejak dulu mimpi aida terkadang benar kenyataannya.b
"Kak, dalam mimpi aida kak aldy sempat menang, tapi ternyata yang kak aldy kalahkan bukan ******* sesungguhnya, itu hanya buat pancingan kak aldy aja. Terus mama kecewa karena kehilangan kak aldy yang ternyata belum memiliki penerus dari kak aldy. Kalau memang kak aldy harus pergi, kak aldy harus fokus ya, jangan sampai terkecoh."
Aldy melepaskan pelukannya dan menatap wajah sang istri yang basah karena tetesan air matanya. Aldy menangkup wajah aida sambil menghapus jejak-jejak air matanya.
"Saya pasti akan fokus ai. dan untuk itu, saya gak mau ketika saya tidak selamat kamu malah kehilangan harta berharga kamu juga, kamu bisa memberinya untuk suami pengganti saya nantinya. Dan katakan maaf dari saya karena sudah menyentuh kamu duluan."
Aida membungkam bibir aldy dengan bibirnya, ini pertama kalinya aida berbuat nekat seperti itu, dia hanya menempelkan bibirnya saja, aldy terkejut akan hal yang dilakukan aida,selama menikah aldy baru menyentuh bibir aida sekali. Dan kini dengan berani nya sang istri melakukannya duluan, aldy pun mulai mengerakkannya dan menahan tengkuk kepala aida, aldy pun merapatkan tubuh aida dengannya untuk memperdalam ci****nya. Aida gak tau apa yang harus dia lakukan, dia hanya membiarkan bibirnya menempel dan membiarkan aldy yang mengambil kendali. Aida mengambil nafas dengan mencoba membuka mulut nya, merasa ada pintu akses, aldy pun mulai mengabsen bagian dalam mulut sang istri.
Aida yang sudah kehabisan napas pun menahan dada sang suami agar dapat menghentikannya.
Setelah terlepas, aida mengambil nafas dalam-dalam. Aldy menyentuh bibir basah aida dengan tangannya.
"Kamu sekarang sudah berani hm?" Ucap aldy yang masih menghapus jejak dibibir aida yang basah karena ulahnya
"Aida gak mau mendengar kalimat terakhir kak aldy tadi, aida milik kak aldy sampai kapan pun akan begitu, dan aida juga berharap gak ada yang bisa menggantikan kak aldy. Kak aldy harus selalu bersama aida."
"Kita hanya bisa berharap, dan tuhanlah yang menentukannya".
Aldy melihat jam masih menunjukkan pukul 02.08 WIB, aldy pun menggendong tubuh sang istri untuk di bawa ke kamar mandi, aldy menurunkan aida di depan westafel.
"Cuci muka dulu ya, baru kamu lanjut tidur biar mata kamu enggak bengkak saat bangun nanti."
Setelah mencuci muka, aldy langsung mengangkat tubuh aida dan menggendongnya kembali ke kasur kemudian mendudukkannya kembali di pangkuan aldy.
Aldy mengambil beberapa helai tisu di samping nakas nya dan mengilap wajah sang istri.
Aida melihat baju aldy basah karena terkena air matanya waktu menangis tadi. Aida pun hendak membuka kancing baju aldy untuk menggantinya dengan pakaian baru, aldy menahan tangan aida, dia takut kali ini istrinya akan kembali nekat. Aldy tidak mau melakukannya di saat dirinya akan pergi meninggalkan aida dan tidak tau apakah pulang dengan selamat atau hanya dengan nama.
"Baju kak aldy basah kenak air mata aida, ganti dulu ya kak.
"Gak usah ai, biar aja, sekarang kita lanjut tidur aja, baru jam 2"
Aldy pun membaringkan tubuhnya dengan posisi aida masih di atasnya, aida hendak pergi dari atas tubuh aldy, tapi aldy menahannya agar tetap berada diposisi begitu.
"Aida berat kak."
"Enggak kok, biar gini aja. Saya gak mau kamu mimpi buruk lagi."
"Aida Disamping kak aldy aja"
"Tadi aja kamu gak mau jauh dari saya, sekarang malah pingin jauhan dengan saya."
"Bukan begitu kak, aida gak mau kak aldy keberatan." Ucap aida yang sambil berpindah tempat ke samping aldy.
"Kita satu bantal aja ai."
Aida menurut, dia pun berpindah ke bantal nya aldy. Jarak Wajah keduanya cukup dekat, aida sengaja menurunkan sedikit wajah nya agar tidak sejajar dengan wajah aldy.
"Aida peluk kak aldy ya."
"Tadi aja kamu cium saya gak ada izin, sekarang cuman meluk aja kamu malah pakai izin."
"Aida tadi gak suka dengan perkataan yang kak aldy ucap, maka nya aida berbuat nekat."
"Saya suka kalau kamu seperti tadi, setidaknya kita 1-1, saya first kiss kamu, dan kamu first kiss nya saya." Ucap aldy yang diakhiri dengan sebuah kecupan dihidung aida.
“Hidung dulu ya. Nanti baru yang ini. Takut kebablasan” ucap aldy
“Apaan sih kak” ucap aida dengan semburan merah dipipinya
???
next semngt sukses selalu
next semngt sukses selalu
next semngt sukses selalu
Lia ja udah gregt pa lg yang lain..pokoknya bkin lia jera nyesel dch buat rumah tangga sahbtnya hmpir goyah...
next semngt semngt semngt sukses selalu
ikut senng dech gk sbr uga nunggu kelahirn twins junior lahir trus hidup bahagia dech
nih Aldy cm Aida hrus benr² Ekstra Hati² cm pelakor mcm Lia...
next semngt sukses selalu
bagus Aida Aldi hempaskan Pelakor² yang mengganggu rumah tanggamu...
next semngt semngt semngt sukses selalu