Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Memilih Pergi

Aku Memilih Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: VELANIA

Demi menyelamatkan harga diri keluarganya
Safira meninggalkan rumah orang tuanya dan mengadu nasib ke kota.
tragedi yang menimpanya sebulan yang lalu menghasilkan benih yang tumbuh dirahimnya .
dikota yang asing ia bertemu dengan Denendra lelaki baik hati yang mau menerima ia apa adanya.
merasa diperlakukan dengan luarbiasa fira pun akhirnya jatuh hati dengan Danendra hingga memutuskan menikah dengannya waktu berlalu hingga ia bertemu dengan keluarga besar danendra disana ia bertemu lelaki yang telah menghancurkan hidupnya. dan siapa sangka pemuda itu adalah adik sepupu Darendra lelaki yang selama ini membantu kehidupannya yang tidak mudah di kota yang asing itu. apakah mereka akan terjebak cinta segitiga? bagaimana cara Narendra bertanggung jawab atas kesalahannya pada Safira.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VELANIA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akan bertemu Bapak

"Selamat siang Mayang"

Semua yang ada di sana terkejut melihat seseorang yang tiba tiba datang.

"Ajeng! ... tumben tidak mengabariku dulu? "

"Aku ada keperluan pagi ini dikantor"

Mata Ajeng menatap tajam ke arah Nendra dan Fira

"Mama apa kabar? " ucap Nendra

"Mama baik kamu sendiri bagaimana? sepertinya dia spesial sampai kau membawanya kerumah ini"

"Selamat siang tante " Fira mencoba memberi salam namun Ajeng hanya melengos

Nendra yang tahu itu menarik pinggang Fira agar mendekat padanya

"Kenalin Ma dia Istriku! "

"Apa??.. Istri! kamu sudah menikah? "

"Tentu saja "

Mama Mayang yang merasa akan ada perang besar sebentar lagi segera menghubungi suaminya untuk memintanya segera pulang.

"Nendra! kamu sudah hilang akal ya? kamu memutuskan menikah tanpa memberi tahu keluarga besar bahkan ayahmu sendiri! "

"Nendra sudah besar dan bisa memutuskan hidup Nendra sendiri! "

"Mayang! kenapa kamu menutupi semua ini! kalau Ayah tau dia akan murka! saat ini Kakekmu sudah menyiapkan jodoh untuk kamu Nendra! "

"Memang nya ini jaman apa masih ada perjodohan! "

"Kamu ini calon pewaris Adhitama jangan menikah dengan gadis sembarangan! "

"Sudah cukup! kalau kedatangan Mama hanya untuk membuat kekacauan dirumah ini saya mohon Mama pergi! "

"Beraninya kamu mengusir Mama hmm! demi wanita asing ini kamu mengusir Mama! "

"Dia orang yang baru masuk ke hidupku tapi aku sangat nyaman dengannya tapi kau aku mengenalmu bahkan sebelum aku dilahirkan tapi sampai detik ini aku hanya menganggap mu seseorang yang asing bagiku! "

Plaakkk...

"Keterlaluan kamu!

" Ajeng!.. "

"Mas Nathan,,, "

"Jaga sikap kamu! selalu saja bikin keributan"

"Aku yakin Mas Nathan tahu kan tentang pernikahan rahasia Nendra! kalian memang tidak becus mengurus anak! lihat kedua cucu Adhitama. kalau saja kalian menyerahkan mereka pada Ayah semua ini tidak akan terjadi! "

"Maksud kamu apa? Mereka berhasil membangun bisnis keluarga hingga sebesar ini matamu kemana? "

hahahah,,,,

"Mas.. Mas.. kamu pikir aku nggak tau sepak terjang putramu Rendra hmm? apa yang telah ia lakukan? hingga kau mengungsikan dia ke luar negri"

"Apa yang kau tahu?

" Tentu saja semuanya aku tahu "

Papa Nathan tampak panik juga Mama Mayang tapi tidak dengan Nendra.

"Katakan saja apa yang Mama ajeng tahu laporkan kakek silahkan kami tidak takut karena Rendra tak melakukan sesuatu yang melanggar hukum! kami tidak takut kami sudah biasa menghadapi manusia licik seperti Mama! "

ucap Nendra sambil memberi kode pada orang tuanya.

"Nendra! jangan semakin kurang ajar sama Mama"

"Apa kau benar-benar tahu apa yang Rendra lakukan? sepertinya aku tidak percaya"

"Tentu saja! putramu telah melakukan kesalahan besar bukan ?menghilangkan nyawa seseorang menabrak dan meninggalkan seseorang tanpa tanggung jawab itu perbuatan yang melanggar hukum "

akhirnya Nendra dan kedua orang tuanya bisa bernafas lega.

"Kalau mama punya bukti serahkan saja sama pihak kepolisian itu mudahkan! "

"oke Mama akan mencari buktinya tidak sulit buat Mama"

"Ajeng.. Ajeng sifatmu tidak pernah berubah

akhirnya aku tau kenapa Tuhan tidak memberimu seorang anak "

"Aku tidak butuh nasehat darimu urus saja anak mu itu! "

setelah mengatakan itu ia pergi begitu saja dan berhenti di depan Safira

"Jangan terlalu bahagia tak semudah itu masuk ke keluarga Adhitama apalagi gadis yang tidak jelas asal usulnya seperti mu! "

"Ajeng! sadar dirilah kamu juga hanya seorang menantu jangan melewati batasanmu! "

Seolah tak mempedulikan kata kata Papa Nathan,Mama Ajeng berlalu pergi.

"Maaf kamu harus mendengar semua ini"

"Tidak apa apa Mas dalam sebuah keluarga konflik seperti ini pasti akan terjadi"

"Fira kamu pasti tegang yuk kita kebelakang"

Mama Mayang mengajak Fira ke halaman belakang rumah yang tempatnya sangat asri ada kolam renang yang dikelilingi pepohonan juga gazebo untuk bersantai

"Wah nyaman sekali disini Ma! "

"tentu saja ini tempat favorit kita saat pikiran mulai jenuh dan lelah "

"Orang kaya juga bisa jenuh juga ya Ma? "

"Hey... kita manusia biasa sama saja seperti kalian! "

"Tetep saja beda Ma , Orang miskin selalu mempunyai mimpi kapan mereka jadi orang kaya sedangkan orang kaya tidak mungkin mereka bermimpi jadi orang miskin"

hahahahah....

mereka pun tertawa bersama.

"Kamu bisa aja bercandanya"

"Wah.wah ngobrolin apa nih? seneng sekali? "

"Eh, Papa Fira ini lo pa ternyata pinter bercanda juga Mama jadi teringat sama Rendra kalau ada dia rumah ini jadi rame "

"Udah jangan diinget inget sebentar lagi juga pulang "

dari kejauhan tampak Nendra datang dengan membawa segelas susu dan buah buahan

"Sayang minum susu dulu "

"terimakasih Mas "

"Cowok dingin kayak kamu bisa bucin juga ya? "

"Aku dingin juga mirip siapa? "

hahahah...

mereka menikmati siang itu dengan berkumpul bersama Fira yang rindu suasana desanya membuat ide untuk makan siang di halaman belakang rumah,

"Ma, boleh nggak aku masak untuk makan siang? "

"Kamu ingin makan apa biar mbok yang buat kamu jangan capek capek"

"Aku rindu masakan desa Nasi liwet dan ikan asin pakai sambal dan lalapan ahh jadi ngiler aku Ma"

"Baiklah Mama akan bantu kamu "

setelah kurang lebih satu jam Fira dan Mama Mayang menyelesaikan masakannya dan membawa ke gazebo belakang rumah.

"Wah dari baunya saja bikin perut keroncongan nih"

"Ayo kita makan Pa! ini resep masakan mantu kamu loh, ternyata dia cekatan sekali didapur"

"Mama bisa saja ini hanya masakan kampung kok, dari kecil saya sudah terbiasa memasak sendiri lalu mengirimkannya kesawah saat siang hari untuk Bapak"

"Oh ya sayang kapan kita bisa bertemu dengan orang tua kamu? "

"Aku sepertinya belum siap Mas "

"Kalian sudah menikah tidak baik kalau menyembunyikan ini terlalu lama dari orang tua kamu"

"Hari minggu besok bagaimana? "

"Baiklah terserah kamu saja Mas "

Setelah selesai makan siang bersama akhirnya Nendra daan Fira pamit untuk pulang.

Dalam perjalanan pulang Fira memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya.

"Mas, Aku takut jika saat pulang kerumah nanti Orang tua kamu akan mengetahui tentang kehamilanku"

"Sayang jangan cemaskan itu, perut kamu juga masih rata yang penting orang tua kamu tidak menyinggung pelecehan yang kamu alami didepan orang tua ku itu sudah cukup"

"Tapi tetap saja takut mas "

"Apa orang tua kamu bisa dihubungi lewat telepon? "

"kami tidak punya telepon mas apalagi ponsel biasanya aku menelepon Bapak di ponsel tetangga ku"

"Baiklah aku akan mengatur nya nanti "

sesampainya di apartemen Nendra menyuruh Fira untuk menghubungi tetangganya setelah mengatakan apa rencana Nendra.

"Halo Mbak Sari apa kabar? "

"Halo Fir sudah lama kamu gak menelepon ? apa mau bicara sama Bapak? "

"Iya maaf mbak saya lagi sibuk sebenarnya saya ingin meminta bantuan mbak sari "

"Bantuan apa itu Fira? "

"Fira minta tolong mbak sari membelikan ponsel untuk bapak biar Fira nggak selalu merepotkan mbak sari terus "

"Tidak apa apa Fira kamu seperti sama siapa saja "

"Fira minta nomor rekening mbak sari ya nanti saya kirim uang untuk membeli ponsel nya "

"Wah orang tua kamu pasti seneng deh Fira lihat anaknya sukses "

"Terima kasih Mbak ini semua juga berkat doa mbak sari "

"Baiklah nanti saya akan mengajak Bapak kamu ke kota "

"Terima kasih Mbak"

keesokan paginya,,

Fira sudah mendapat nomor ponsel baru yang kini dimiliki oleh Bapaknya di kampung.

pagi ini Fira dan Nendra menghubungi orang tuanya dikampung.

"Halo nak"

"Bapak,,, bagaimana kabar bapak sama ibu? "

"Bapak sama ibu sehat nduk kamu sendiri bagaimana? kok buang buang uang buat beli HP buat bapak sampai jutaan begitu sayang nduk uangnya! "

"Bukan Fira Pak yang membelikan HP buat bapak tapi,,, suami Fira"

"Apa?.... Suami? "

"Iya Pak Fira bertemu dengan lelaki yang sangat baik dia mau menerima Fira apa adanya Pak dan Fira sangat mencintainya "

"Selamat Pagi Pak! saya Danendra suami Fira"

"Danendra... "

"Rencananya hari minggu besok saya dan orang tua saya akan berkunjung kerumah Bapak"

"Kerumah?,, ini sangat mendadak buat Bapak

kami tidak punya persiapan apapun nak! "

"Bapak tidak perlu khawatir nanti Fira akan mengirimkan uang untuk keperluan disana "

"Jangan nak Bapak masih punya sedikit tabungan kok untuk menjamu keluarga besan"

"Bapak tidak perlu sungkan anggap Nendra anak bapak sendiri ya "

"Terimakasih Nak"

"Oh iya Pak ada Satu hal lagi yang sangat penting! Nendra mohon jangan pernah membicarakan tentang pelecehan yang terjadi pada Fira di depan orang tua saya karena mereka tidak mengetahuinya jadi saya harap Bapak dan Ibu bisa menutup rapat hal ini biar kita saja yang mengetahuinya "

"Jadi,, Nak Nendra sudah tahu tentang musibah yang dialami putriku? "

"Iya Pak dan saat ini Puti Bapak sedang mengandung jadi itu alasannya kenapa kami putuskan untuk menikah diam diam "

"Terimakasih Nak kamu sudah menyelamatkan masa depan Putri Bapak"

"Jangan begitu Pak alasan saya menikahinya karena saya tulus mencintai putri Bapak dan saya menerima apapun keadaannya'

" Maturnuwun Gusti akhirnya Putri ku bisa bahagia setelah melewati cobaan hidup yang tidak mudah "

"Sini Pak HP nya ibu mau bicara sama anak itu!

halo kamu memangnya punya apa mau menikahi putriku ? dia itu kembang desa disini banyak juragan yang mau menikahinya dia saja yang goblok gak mau nurut sama orang tua! "

"Ibu memangnya mau apa? katakan saja saya akan mengabulkannya"

"Hah?..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!