Indonesia
NovelToon NovelToon
Pernikahan Bisnis

Pernikahan Bisnis

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Heresnanaa_

Pernikahan megapahit antara Raden Mas Arya Sena Soerjoatmodjo dan Lilianne Prameswari Djojodiningrat murni dirancang demi menyatukan kerajaan bisnis dua keluarga old money. Tanpa cinta, Arya yang dingin dan angkuh memandang ikatan ini sebatas transaksi bisnis, sementara Lilianne tumbuh sebagai putri manja yang impulsif dan gemar berfoya-foya. Tinggal di bawah satu atap justru menyulut perang dingin dan benturan ego antara tradisi serta kebebasan. Namun, saat intrik korporasi mulai mengancam dinasti mereka, Arya dan Lilianne terpaksa bersatu, perlahan meruntuhkan tembok gengsi dan membuka hati satu sama lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heresnanaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 16

****

Menghadapi tatapan kerinduan dari Julian di atrium butik mewah tersebut, Lilianne mempertahankan martabat tingginya. Tanpa mengobrol lebih jauh, ia memberikan isyarat dingin pada pengawal pribadinya untuk menutup akses dan dengan anggun memutar langkahnya pergi. Lilianne memilih membatalkan sisa agenda belanjanya dan langsung pulang menuju mansion, berusaha mengubur pertemuan tak terduga itu dari pikirannya.

Namun, keheningan ibu kota tidak berlangsung lama. Hanya dalam hitungan jam, sebuah akun gosip socialite kelas atas mengunggah foto candid detik-detik saat Julian dan Lilianne saling berhadapan di depan butik mewah. Dengan judul provokatif yang mempertanyakan kesetiaan sang Nyonya Soerjoatmodjo, foto tersebut mendadak viral, meledak di berbagai platform media sosial, dan menjadi perbincangan panas di kalangan klan old money.

Malam harinya, keheningan mencekam menyelimuti ruang tengah mansion Soerjoatmodjo yang amat luas dan berplafon tinggi. Lampu-lampu kristal memancarkan pendar keemasan di atas lantai marmer. Lilianne duduk santai di sofa beludru raksasa dengan gaun malam sutra berwarna emerald green. Tangannya yang lentik sibuk menggeser layar iPad, membaca beberapa dokumen desain interior terbaru untuk area paviliun luar.

Suara dentang sepatu kulit yang menghentak kasar membelah ruang tengah.

Arya Sena melangkah masuk. Pria itu tidak lagi mengenakan jas rapi. Kemeja putihnya tergulung acak hingga siku, dasinya sudah terlepas, dan dua kancing teratas kemejanya terbuka. Namun, yang paling menakutkan adalah presensinya—aura dingin, pekat, dan gelap membuncah dari netra kelamnya, memancarkan amarah tersembunyi dari seorang pria dominan yang wilayah kekuasaannya baru saja diusik publik.

Brak!

Arya melemparkan ponsel pribadinya ke atas meja kaca di hadapan Lilianne. Layar ponsel itu menyala terang, menampilkan foto jernih saat Lilianne berhadapan dekat dengan Julian di atrium butik tadi siang.

Lilianne mendongak perlahan dari iPad-nya. Dahi halusnya berkerut melihat foto tersebut.

"Bisa jelaskan ini, Nyonya Soerjoatmodjo?" suara Arya meluncur teramat rendah, begitu tenang namun sarat akan ancaman yang sanggup membekukan udara di sekeliling mereka.

Lilianne meletakkan iPad-nya ke samping, lalu menyandarkan punggungnya di sofa dengan raut wajah santai yang disengaja. "Itu cuma pertemuan tidak sengaja, Mas Arya. Aku bertemu dia di depan butik saat mau pindah ke tempat lain."

"Pertemuan tidak sengaja?" Arya terkekeh sinis—suara tawa paling dingin yang pernah meluncur dari bibirnya. Pria itu mengikis jarak, membungkuk di atas meja kaca seraya menatap lurus ke dalam netra hijau istrinya. "Belum ada satu minggu kamu menyandang nama Soerjoatmodjo di belakang namamu, Lilianne. Dan sekarang seluruh media tanah air sibuk membicarakan foto istri saya dengan pria dari masa lalunya!"

Lilianne berdiri dari sofa, menyejajarkan posisinya agar tidak terintimidasi. "Aku tidak melakukan apa-apa dengannya, Mas Arya! Di sana tempat umum, ada ratusan pengunjung dan empat pengawalmu berdiri tepat di belakangku! Aku bahkan tidak mengobrol dengannya! Bagaimana mungkin aku melakukan hal-hal aneh di tempat seperti itu?!"

"Saya tidak peduli seberapa banyak orang di sana!" potong Arya tajam tanpa jeda, suaranya naik satu oktav menggelegar di ruang tengah. "Yang saya peduli adalah martabat keluarga ini! Dan kamu, sebagai istri saya, tidak menjaga batasan itu!"

Lilianne membelalakkan matanya, rasa gengsi dan amarahnya mendidih seketika. "Aku sudah menjaga batasanku! Kalau akun gosip konyol itu menggoreng beritanya, itu bukan kesalahanku! Jangan melempar tuduhan tak berdasar seolah aku menyelingkuhimu!"

Arya melangkah memutari meja, menghentikan langkahnya tepat dua inci di hadapan Lilianne. Pria itu menunduk, menatap Lilianne dengan pandangan penuh dominasi mutlak yang tak terbantahkan.

"Mulai esok hari, kamu dilarang keluar dari mansion ini tanpa izin langsung dari saya," titah Arya dingin dan tanpa kompromi. "Seluruh kegiatan belanjamu, salonmu, atau pertemuan dengan teman-temanmu dibatalkan."

Lilianne tertahan napasnya, mukanya memerah padam oleh kemurkaan. "Enggak bisa gitu dong, Mas! Itu namanya melanggar hak kebebasanku! Mas Arya tidak punya hak mengurungku di sini hanya karena asumsi gila Mas sendiri!"

Arya mengulas senyum licik yang sarat akan sindiran mematikan. "Bukankah kamu sendiri yang bilang ingin belajar menjadi istri yang baik di hadapan Ibuku? Kalau begitu mulailah dari hal paling mendasar: menurut kepada suamimu."

Sementara itu, di balik tembok lorong yang menyambung ke area dapur, Widya berdiri bersembunyi di kegelapan. Kepala pelayan itu menyimak setiap bentakan dan perdebatan panas pasangan pengantin baru itu. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman kepuasan yang teramat murni tatkala melihat posisi Lilianne terpojok dan hancur di hadapan Arya.

Namun, Lilianne menolak tunduk. "Aku tidak sudi menurut pada pria cemburu yang picik!" desis Lilianne murka.

Tali kesabaran Arya putus sepenuhnya. Tanpa memedulikan protes Lilianne, tangan kekar Arya bergerak cepat mencengkeram pergelangan tangan halus Lilianne.

"Mas! Lepas! Mas Arya gila?!" jerit Lilianne terkejut tatkala tubuhnya ditarik paksa.

Arya menyeret Lilianne melintasi ruang tengah, menaiki tangga melingkar menuju kamar utama di lantai dua. Lilianne berusaha membebaskan cengkeraman itu, namun genggaman Arya teramat kokoh dan dominan.

Brak!

Arya mendorong pintu ganda kamar utama, menarik Lilianne masuk, lalu mengunci pintu itu dari dalam dengan satu putaran kunci yang keras.

Arya melempar kunci itu ke atas meja rias, lalu berbalik mengurung tubuh Lilianne ke dinding marmer di samping pintu. Kedua tangan tegapnya mengunci pergerakan Lilianne di kanan dan kiri. Napas Arya memburu halus, diliputi amarah, kecemburuan yang liar, dan dorongan posesif yang membakar dadanya.

"Mas Arya! Lepaskan aku!" seru Lilianne, napasnya memburu cepat tatkala aroma woody dan tobacco milik Arya mengurungnya sepenuhnya.

"Kamu adalah istri saya, Lilianne," bisik Arya sangat rendah di depan bibir Lilianne, suaranya bergetar oleh amarah yang pekat. "Sudah saatnya kamu sadar siapa pria yang memiliki hak penuh atas dirimu."

Arya menundukkan kepalanya, berusaha merengkuh tubuh indah Lilianne dan mendaratkan ciuman paksa di leher halus sang istri.

Namun, Lilianne memberontak hebat. Ia memukulkan kedua tangannya ke dada tegap Arya, memiringkan kepalanya dengan sekuat tenaga untuk menghindar.

"Jangan sentuh aku! Lepaskan!" jerit Lilianne hysteris.

Ketika kungkungan Arya tak kunjung mengendur, pertahanan gengsi Lilianne akhirnya runtuh ditelan rasa takut dan intimidasi fisik. Air mata jernih menetes membasahi pipi mulusnya. Tangisan Lilianne pecah di tengah kegelapan kamar mewah tersebut, tubuhnya gemetar pelan saat berusaha mendorong dada sang suami.

"Kumohon... jangan seperti ini, Mas..." bisik Lilianne lirih di sela isak tangisnya, matanya menatap Arya dengan pandangan penuh luka dan ketakutan yang nyata.

Suara tangisan dan tetesan air mata di pipi Lilianne bekerja bagai sengatan listrik yang menghantam kesadaran Arya.

Arya membeku di tempatnya.

Tangan kekarnya yang tadinya mengunci bahu Lilianne mendadak tertahan di udara. Pria itu menatap jemarinya sendiri, lalu beralih menatap wajah cantik istrinya yang kini basah oleh air mata, gemetar ketakutan di balik kungkungannya.

Amarah buta yang menguasai dada Arya seketika sirna, berganti menjadi rasa bersalah yang amat menusuk. Pria itu mundur dua langkah ke belakang, mengikis jarak fisik mereka seraya menghembuskan napas berat yang memburu.

Arya mengusap wajahnya dengan kasar, berbalik membelakangi Lilianne yang masih tersengal-sengal menahan tangis di dekat dinding.

"Maafkan saya," gumam Arya rendah dengan suara yang terdengar teramat serak dan hancur. Pria itu tidak sanggup menatap mata hijau istrinya lagi.

Tanpa menambah sepatah kata pun, Arya meraih kunci di meja rias, memutar gagang pintu ganda kamar utama, dan melangkah keluar. Suara langkah kakinya yang terburu-buru terdengar menjauh menuruni tangga, disambung dengan derum keras mesin mobilnya yang meninggalkan pelataran mansion malam itu juga.

Lilianne terduduk di lantai kamar yang dingin, mengusap air matanya seraya menatap pintu kamar yang terbuka lebar. Keheningan malam kembali menyelimuti mansion, menyisakan luka dan benteng ego yang kini retak di antara mereka.

Bersambung....

1
Mita Paramita
😍😍😍
Mita Paramita
Arya jadi suami siaga 😍😍😍
Helen@Ellen@Len'z
up byk ya 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪thor 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
Anonim
crazy up thor
falea sezi
sesuai janji q kirim bunga tuh🤭 lanjut banyakkk Thor
Heresnanaa_: wahhh, terimakasih Kaka, stay tune ya 🥹😚
total 1 replies
falea sezi
lanjut q kirim hadiah
Heresnanaa_: wahhh, maaciw kakak, stay tune ya beb🙏😚
total 1 replies
falea sezi
cantik tp otak kosong🤣 lu nyingkirin widya g mau kesaing🤣 tp lu g mau gantiin tugas dia layani laki lo🤣🤣 aneh gt ini cwek manja bisa nya apa shoping doank😒
falea sezi
nah gini🤣 aduin ke bumertua🤣 emank babu g tau diri si widya
falea sezi
harusnya di belikan buat anak yatim🤣 biar suami mu kagum 🤭
falea sezi
g suka cwek sombongnya kayak lily ini 🤣🤣 berharap dia itu lemah lembut cegil tp bukan sok jd cowok penasaran🤣
falea sezi
nyimak dlu klo bagus q krim bunga🤭
Mita Paramita
so sweet 😍😍😍
Mita Paramita
Liliane masih syok udah di unboxing paksa 😭 tinggal Arya nih yang mesti ngejar cinta Liliane
Arix Zhufa
up
Mita Paramita
akhirnya Arya unboxing Liliane 😍😍😍
Mita Paramita
Widya backstabbing 🤣🤣🤣
i got you 🔥🔥🔥
Mita Paramita
nice statement Liliane 😍
Mita Paramita
berkelas banget balasan Liliane ke ulat bulu Widya 🤣🤣🤣🤣
Mita Paramita
lanjut Thor 😍😍😍
ceritanya bagus berkelas 🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!