Indonesia
NovelToon NovelToon
RENKARNASI SANG PENGUASA ABSOLUT

RENKARNASI SANG PENGUASA ABSOLUT

Status: tamat
Genre:Fantasi Isekai / Reinkarnasi / Sistem / Tamat
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: AME author

Nagato, pemuda miskin dari Jepang, tewas usai menolong seorang gadis. Mendengar permintaan terakhirnya yang hanya ingin hidup tenang, Dewa Kematian melahirkannya kembali sebagai Alan di tengah Hutan Monster dengan Skill Domain Absolut—kemampuan hidup abadi dan menciptakan apa pun di wilayahnya.
Niat hati ingin hidup santai, bayangan imajinasi Alan justru tanpa sengaja mewujudkan sebuah kerajaan megah. Dianggap sebagai ancaman besar oleh Kerajaan Manusia dan Iblis, Alan terpaksa membangkitkan pasukan abadi, penyihir agung, hingga menundukkan dua Naga Kuno. Didampingi Skill berkesadaran mandiri, Alan kini menguasai kerajaan terkuat di dunia—semuanya demi satu alasan sederhana: bertahan hidup dengan tenang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AME author, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EKSPANSI PERDAGANGAN DAN STANDAR BARU SOLARIA

Kehadiran rombongan dagang dari Kerajaan Arcania menjadi pemantik awal terbentuknya ekosistem ekonomi yang sangat masif di Kerajaan Solaria. Hanya dalam kurun waktu beberapa hari setelah perizinan diterbitkan, Kota Suaka bertransformasi menjadi pusat transit logistik paling strategis di wilayah Utara.

Di aula pertemuan perdagangan istana, Alan sedang memperhatikan peta proyeksi sihir tiga dimensi yang dimunculkan oleh Melodina. Layar tersebut menampilkan garis-garis rute distribusi, volume barang masuk-keluar, serta neraca keuangan kerajaan secara real-time.

[Laporan Perkembangan Sektor Perdagangan,] suara Melodina bergema jernih di benak Alan. [Jumlah komoditas impor dari Kerajaan Arcania terus meningkat pesat. Sebaliknya, komoditas ekspor unggulan Solaria—berupa kristal mana murni, buah sihir organik, dan kain tenun sihir hasil olahan kaum Elf—mengalami lonjakan permintaan hingga empat ratus persen.]

Alan menyandarkan tubuhnya di kursi kepemimpinan, menyesap teh hangatnya seraya mengamati grafik yang bergerak naik.

"Melodina, bagaimana dengan penyerapan mata uang kita di pasar luar?" tanya Alan dalam hati.

[Analisis Stabilitas Mata Uang:] sahut Melodina seketika. [Koin Emas Solaria kini telah diakui secara resmi oleh Serikat Saudagar Arcania sebagai mata uang standar dengan kadar kemurnian tertinggi di benua. Tingkat kepercayaan para saudagar luar terhadap stabilitas nilai tukar Solaria berada pada status mutlak.]

Alan tersenyum puas. "Bagus. Kita tidak hanya membangun kota yang aman, tapi juga fondasi ekonomi yang mandiri."

Untuk menampung lonjakan aktivitas ekonomi yang semakin masif, Alan memutuskan untuk meresmikan penataan Distrik Perdagangan Utama Solaria.

Dengan bantuan Otoritas Konstruksi dari Melodina, area perbatasan dalam kota disulap secara instan menjadi kawasan pasar modern. Gudang-gudang penyimpanan berpendingin sihir dibangun di sepanjang jalur logistik, pasar grosir antar-ras ditata dengan rapi, serta balai lelang resmi didirikan untuk menampung komoditas barang-barang langka.

Di lapangan utama distrik perdagangan, ribuan pedagang dari berbagai daerah berkumpul. Tak hanya warga penyintas Solaria, para saudagar kaya dari Arcania dan perwakilan pedagang independen dari berbagai pelosok benua mulai memadati lokasi.

General Zero dan Pahlawan Kayy memimpin pengawasan keamanan secara langsung. Dengan ketatnya penjagaan serta keberadaan perisai pelindung transparan di atas distrik, para saudagar luar dibuat terpukau oleh tingkat keamanan pasar yang bebas dari potensi pencurian, penipuan, maupun aksi kejahatan sihir.

"Ini sungguh tidak masuk akal..." gumam seorang ketua rombongan dagang kaya dari luar seraya menatap timbangan sihir otomatis di balai transaksi. "Sistem pengukuran di pasar ini sangat jujur dan transparan. Tidak ada pemotongan pajak liar atau pungutan liar seperti di kerajaan-kerajaan lain!"

"Bukan cuma itu," timpal pedagang Elf di sebelahnya. "Kualitas rempah dan herbal dari Solaria memiliki kadar sihir murni seratus persen tanpa kontaminasi racun. Barang dari tempat ini bernilai emas berlipat ganda di luar sana!"

Keramahan para warga Solaria serta profesionalisme regulasi pasar yang diterapkan oleh pihak kerajaan membuat para saudagar luar berebut mendapatkan Surat Izin Usaha Resmi dari Solaria.

Sementara pembangunan distrik perdagangan berkembang pesat, kehidupan istana tetap terjaga dengan ketenangan yang anggun.

Sore harinya, Alan berjalan-jalan menyusuri koridor atas distrik perdagangan bersama Yumi dan Kayy. Di samping Alan, Sena melangkah kecil dengan anggun. Sena mengenakan gaun seragam kerajaan yang rapi, memegang boneka burung hantu sihir barunya dengan satu tangan sementara tangan lainnya menggenggam jemari Alan.

Sebagai seorang putri kerajaan, Sena membawa dirinya dengan sangat tenang. Ia memperhatikan keramaian pasar dari lantai atas khusus istana tanpa membaur secara langsung di kerumunan pedagang, menunjukkan batasan tata krama kerajaan yang diajarkan oleh Yumi.

"Ayah... orang-orang di bawah rame banget ya?" tanya Sena polos, mendongak menatap pamannya.

Alan terkekeh pelan, menepuk lembut kepala keponakannya. "Iya, Sena. Mereka datang dari tempat yang jauh untuk berjualan dan membeli barang-barang bagus dari kerajaan kita."

"Ooh..." Sena mengangguk-angguk kecil dengan raut wajah mengerti. "Berarti Solaria hebat ya, Ayah!"

"Tentu saja, Nona Sena," sela Yumi seraya tersenyum anggun. "Ini semua berkat kebijaksanaan Tuan Alan dalam memimpin dan menjaga kedamaian kerajaan ini."

Dari kejauhan, para pedagang dan warga luar yang tak sengaja mendongak ke arah balkon istana terpaku melihat sosok Alan yang berdiri gagah bersama Putri Sena. Aura keagungan sang penguasa yang berpadu dengan ketenangan sang putri kecil menciptakan pemandangan yang amat disegani oleh siapa pun yang melihatnya.

[Pemberitahuan Sistem,] suara Melodina kembali terdengar lembut di benak Alan. [Pemasukan kas negara dari sektor retribusi perdagangan internasional telah mencapai target kuartal pertama. Cadangan sumber daya Kerajaan Solaria kini resmi mencukupi untuk mendukung pembangunan infrastruktur tahap berikutnya.]

Alan menatap ke arah garis horison kota yang megah diiringi sorak-sorai riang para pedagang di bawah. Dengan berjalannya roda ekonomi yang kuat, Kerajaan Solaria kini tidak hanya berdiri kokoh sebagai benteng pertahanan yang tak tertembus, tetapi juga sebagai pilar ekonomi terbesar yang menguasai alur perdagangan di seluruh benua.

1
𝓐. 𝓗.𝓸
terima kasih Babnya. saya suka dengan ceritanya dengan membangun kerajaan hingga mencipta pasukan lalu dengan membangun sebuah kota, cukup memuaskan di baca. 😁😊
Prayy: terimakasih atas dukungan nya saya akan menulis semenarik mungkin untuk pembaca agar terhibur mohon selalu di tunggu bab selanjutnya 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!