Indonesia
NovelToon NovelToon
Penulis Culun

Penulis Culun

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Perubahan Hidup
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: alisa purnama dewi

Rila adalah sosok gadis biasa dengan penampilan culun, memiliki impian yang tak biasa dalam hidupnya. Namun di umurnya baru menginjak 16 tahun, dia menghadapi masa pahit yaitu putusnya sekolah, impiannya dan kedua orang tuanya yang cerai karena masalah utang dan perselingkuhan.
Impian harus tak harus pupus dari dalam harapannya. Takdir dan Harapan kadang tak sejalan.
Akankah gadis itu menerima impiannya yang kian tenggelam? ataukah dia memilih mengambil jalan yang tersisa untuk berjuang meski hanya menemukan setitik cahaya yang kemungkinan membawanya pada hal besar.

>>>>>>>>>>>Penulis Culun<<<<<<<<<

Baca dan ikuti cerita kisah Rila dan juga teman-teman Rila yang menyayat hati dan tak kalah seru berusaha merubah arah takdir. Salah satunya Lulu gadis gendut yang bermimpi menjadi seorang Penyanyi. Aldi yang harus menuruti keinginan Ayahnya meski berlawananan dengan impiannya. Jastin yang hobi main Game bermimpi jadi pemain profesional yang akan memimpin Negara. Yadi yang mengalami cedera tangan lama saat perlombaan melukis di Jepang.

Selamat membaca semuanya ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alisa purnama dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rasa takut

Keadaan di sekolah sunyi, tidak ada satupun orang yang Rila lihat pun selama menginjak lantai dua menuju atap gedung yang berada di lantai tiga.

Hanya terdengar suara gesekan bunyi sepatu Rila yang berjalan menuju ujung tempat di lantai dua yang bertemu dengan tangga menuju lantai tiga keatas.

Sesampainya di hadapan tangga menuju lantai tiga tepat, Rila mengangkat sebelah kakinya menapaki anak tangga. Namun tiba-tiba baru menginjak anak tangga itu ada dua orang pria berjaket hitam sama menarik tubuh Rila.

Mereka membungkam mulut Rila dengan segumpal kain dan menyeret Rila ketempat sepi yang tidak ada kamera CCTV-nya.

Rila masih dalam keadaan sadar tentu syok dengan dua pria asing yang menyeretnya tiba-tiba. Dia berusaha memberontak lepas dari cekalan dua orang itu. Namun tenaganya sungguh sangat jauh dari dua pria itu, berharap bisa lepas tidak akan mungkin.

Gadis tidak tahu menua itu diseret melewati beberapa ruangan di lantai dua tanpa diketahui siapapun karena keadaan yang begitu sunyi.

"Mmmm." Rila berusaha memberontak dan ingin berteriak keras. Namun situasinya saat ini tidak memungkinkannnya bisa berteriak apalagi dengan mulutnya tersumpal kain dan kedua tangan dicekal kuat bersebelahan.

Rasa takut dan terancam tentu Rila rasakan, dia sungguh tidak menduga apa yang sebenarnya terjadi. Berusaha dan sangat berusaha bisa lepas, memberontak sekuat mungkin, tapi semua hanyalah sia-sia karena kedua pria itu tenaganya memang jauh kuat.

Rila tidak bisa melihat kedua wajah orang yang menyeretnya karena dihalangi oleh topeng hitam yang menutupi seluruh wajah mereka.

Keadaan seakan tidak memberuntungkan gadis malang itu. Dia dibawa begitu saja kedalam toilet di lantai dua sekolah itu yang jauh dari ruangan lainnya.

Suara teriakan dari Rila terdengar. Namun hanya dari dalam toilet yang bersih dan rapi itu.

"Hahahaha." Salah satu pria yang berjaket dan topeng itu menyudutkan tubuh Rila kedinding bercat putih.

Satu pria lainnya yang selesai mengunci pintu toilet itu ikut mendekati Rila yang tampak ketakutan.

"Siapa kalian? apa yang kalian lakukan!" Rila berteriak keras karena kain yang menyumpal mulutnya sengaja dilepas oleh sosok pria asing di hadapannya.

"Gadis ini jelek sebenarnya, tapi jika kacamatanya di lepas emm ...." Pria yang tadinya selesai mengunci pintu mencekal kuat kedua tangan Rila yang di angkat keatas dengan senyum licik dari balik topengnya.

Rila berusaha ingin lepas, berusaha menguatkan tenaga agar bisa terlepas dari cekalan. Akan tetapi pria satunya yang berada di samping kiri menarik ikat rambut Rila sampai rambut gadis itu terurai berantakan.

Kacamata Rila ditarik paksa, belakang rambutnya sengaja dicengkram kuat.

Rila sudah tak bisa menahan air matanya. Buliran air mata kepedihan berlinang membasahi pipinya. Dia sungguh merasa sangat takut akan dua pria tak dikenal berlaku seenaknya padanya

***

Sementara di tempat lain, tapi masih berada di sekolah itu. Sosok Pria tampan baru keluar dari ruangan kolam renang dengan mengenakan celana dan jaket olahraga.

Tampak dia sedang mengunci pintu ruang kolam itu kemudian selesai menyimpan kuncinya dalam saku celana olahraganya.

Dia membalikan badan sembari ingin memasang earphone pada telinganya, akan tetapi saat ingin melangkahkan kaki tiba-tiba dia menunduk menatap kebawah karena melihat sesuatu.

Aldi tidak jadi melangkah, dia membungkuk mengambil sesuatu yang ingin di injaknya tadi berupa secarik kertas kumal.

Dia berdiri kembali dan memandang kertas itu dengan wajah heran sekaligus agak terkejut.

"Dari Aldi? pergi ke Rooftop? untuk apa? kapan aku bilang?" Aldi menatap kesekitar dengan wajah bingungnya.

Bola matanya berputar sedang berpikir keras dengan kertas yang ditemuinya. Dia menatap tajam tulisan di kertas itu, mencoba mencari tahu mengapa ada orang yang menggunakan namanya untuk menulis surat.

Merasa marah akan itu, Aldi bergegas menuju tangga kelantai tiga niat ingin pergi ke Rooftop secepat mungkin.

Sangat cepat, Aldi berlari melewati beberapa ruangan di lantai dua. Keadaan yang sepi membuat langkah kakinya menginjak lantai terdengar sangat jelas.

...Bersambung ......

1
aprlldi_anaaa
next Thor jan lama2 up nya 🥺
Nur Adam
lnjht
Edelweiss🍀
Sekolah elit dimana kasta masih sangat berlaku. Syukur Rilla pandai itu akan jd nilai plus buat dia bertahan disekolah itu
ALZAIRA KIANA PUTRI
next
Apa liat-liat?!
lanjutk
Apa liat-liat?!
lanjut
Apa liat-liat?!
hm
Apa liat-liat?!
ini konflik lazim di novel teen..
Apa liat-liat?!
dapaatnya bukan teman, tapi musuh semua.
Apa liat-liat?!
langsu dapat kan.. dapat musuh
Apa liat-liat?!
teman dan musuh
Apa liat-liat?!
terdiam kali ya
Edelweiss🍀
Heran deh udh tau Rila culun begitu masih aja ada yg ngebully, kalo aku yah jd cewe biasa aja terus ada yg culun pasti aku senang lah karena gak ada saingan. ibarat satu sekolah culun semua kan kita jd terlihat yg paling cantik😌😌😌
Edelweiss🍀
ih itu siapa yah yg udh menjebak Rila, semoga Aldi tepat waktu yah dtng menyelamatkan Rila. jd inget part Jan Di di sekap habis berenang karena suruhan Jun Pyu untung ada Ji Hoo😌😌😌😌
Edelweiss🍀
Aldi kenapa yah, sdh merasakan deg deg ser kah sama Rilla🤔
Edelweiss🍀
Aldi emang cerdas, org kaya biasanya gitu. mereka ambil bimbel diluar sekolah jdinya otaknya cerdas2😊
Edelweiss🍀
gue udh bisa bayanginnya betapa cool nya 😌
Edelweiss🍀
pasti pusing jd Aldi nih, dimana2 dikerubutin cewe2. 😂
Edelweiss🍀
siapa yah, sahabar Rilla kah
Edelweiss🍀: sahabat*
total 2 replies
Apa liat-liat?!
malaikat penolong akan segera datang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!