Indonesia
NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti

Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Nasib Kyarra, Kakanya yang meninggalkan suami dan juga putrinya. Kyarra harus menikah dengan kakak iparnya demi keserakahan ibunya.
Kyarra melakukannya demi keponakannya yang membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Tetapi banyaknya pertentangan dalam pernikahan mereka, belum lagi Kakak iparnya menganggap bahwa dia menerima pernikahan itu semata-mata hanya ingin memeras.
Kyarra benar-benar terjebak dalam pernikahan yang seharusnya tidak terjadi dan apalagi kontrak yang pasti pengetahuannya antara ibunya dengan Kakak iparnya.
Lalu bagaimana Kyarra yang awalnya hanya menjalankan peran sebagai seorang tante yang menyayangi keponakannya dan saat ini harus menjadi istri dari mantan Kakak iparnya, di tengah banyaknya mimpi yang ingin dia tuju?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19 Pindah Tempat Tinggal

Pagi ini Kelly sudah mendapati izin untuk keluar dari rumah sakit. Sudah pasti orang tua Alvino dan juga nenek berada di ruang perawatan Kelly untuk membantu persiapan kepulangan Kelly.

"Kelly masih merasa sakit lagi?" tanya Lina.

"Tidak Oma, perut Kelly sudah enakan, apa mungkin perut Kelly sakit karena makan sembarang yang telah diberikan Oma," ucapnya dengan sangat polos membuat Lina mengerutkan dahi.

"Kelly, kamu kenapa berbicara seperti itu?" tanya Lina tersenyum cengengesan, siapapun tidak boleh ada yang menyalahkannya.

"Kelly tidak pernah masuk rumah sakit dan tidak pernah merasakan sakit perut, tetapi Oma memberi makanan terlalu banyak pada Kelly," ucap Kelly seakan-akan menekankan kepada Lina bahwa makanan yang telah dia berikan adalah salah.

Kyarra tidak perlu berbicara lagi, anak sekecil Kelly saja sudah mengerti, Lina merasa malu sendiri dan melihat kearah Kyarra.

"Kelly sekarang sudah sembuh dan mungkin ini akan menjadi pelajaran ke depannya, Kelly juga harus bisa menolak makanan yang tidak sehat agar tidak sakit perut kedepannya," sahut Heri.

"Baik Opa," sahut Kelly.

"Tetapi peringatan ini bukan hanya untuk Kelly saja, untuk kita semua dan termasuk kamu Lina. Jika Kyarra mengatakan tidak dan maka kamu harus menurut dan bukan protes, kamu juga Alvino yang seharusnya lebih tahu apa yang baik dan tidak untuk Kelly!" tegas Nenek.

Lina semakin kesal seolah-olah dipermalukan di depan Kyarra. Menurut Lina menantu yang tidak diinginkannya itu bisa besar kepala.

"Ayo kita langsung pulang," sahut Alvino juga tidak menginginkan bahwa dirinya harus diceramahi dan apalagi dibandingkan dengan Kyarra.

Alvino langsung menggendong Kelly dan berjalan terlebih dahulu yang disusul oleh Nenek dan Heri yang tidak lupa membawa pakaian ganti Kelly selama berada di rumah sakit.

Saat Kyarra ingin menyusul tiba-tiba saja pergelangan tangannya ditahan membuat Kyarra menoleh dan lagi-lagi itu adalah karena Ibu mertuanya.

"Kamu mengajarinya sebelumnya? memintanya untuk berbicara agar mempermalukan saya?" tuduh Lina dengan sengit.

"Saya tidak pernah mengajari Kelly yang buruk, apalagi untuk hal-hal seperti itu," jawab Kyarra.

"Saya tidak bodoh! anak sekecil itu tidak mungkin mengerti, sudah pasti kamu mengatakan kepadanya bahwa dia sakit karena perbuatan saya, kamu benar-benar ingin menjauhkan saya dari cucu saya, membuat cucu saya tidak nyaman kepada saya, membuatnya takut!" Lina terus memberi tuduhan kepada Kyarra.

Kyarra kemudian melepaskan tangan Lina dari pergelangan tangannya.

"Terserah Tante memikirkan apa, saya tidak pernah melakukan hal itu!" tegas Kyarra berlalu dari hadapan Lina.

"Berapa persen bagian yang kamu terima setelah putra saya mentransfer ibu kamu hari ini!" langkah Kyarra terhenti dan kembali berbalik badan.

"Apa maksud Tante?"

"Wanita serakah itu mengancam akan melaporkan kejadian ini ke kantor polisi, menuntut ke pengadilan dan ingin mengambil hak asu Kelly karena keluarga inti ceroboh yang menyebabkan Kelly masuk rumah sakit dan hampir kehilangan nyawa, putra saya harus mengeluarkan uang banyak untuk menutup mulut ibu kamu yang selalu memanfaatkan kesempatan!" tegas Lina.

"Mama melakukan itu?" tanyanya dengan suara berat.

"Pantas saja, kamu terlihat sombong, ternyata baru saja menerima komisi cukup besar dari drama yang kalian ciptakan," ucap Lina sinis.

Kyarra menghela nafas dan kemudian berlalu dari hadapan Lina, menurut Kyarra apapun yang dia katakan, Lina tidak akan percaya dan akan menganggap bahwa dia bekerja sama dengan ibunya.

"Saya belum selesai bicara, berani sekali kamu meninggalkan saya. Saya tidak akan membiarkan kamu mempengaruhi cucu dan putra saya!" tegas Lina dengan mengepal tangan.

*****

Rich Hotel.

Alvino membawa istri dan anaknya untuk tinggal di hotel sementara. Lokasi hotel dekat dengan proyek Alvino, produksi film yang akan dilakukan perusahaannya.

Alvino menempelkan kartu gold pada pintu hotel tersebut sehingga terbuka.

"Papa kita kenapa berada di tempat ini?" tanya Kelly kebingungan yang masih tetap berada dalam gendongan Alvino.

"Kita sekarang tinggal di sini," jawab Alvino memasuki kamar hotel yang disusul oleh Kyarra.

Hotel itu benar-benar sangat mewah, memiliki dua kamar khusus dan ruang tamu yang cukup luas, dapur mini, teras yang luas dan bisa melihat pemandangan kota Jakarta.

Fasilitas di dalam hotel tersebut benar-benar lengkap dan ini lebih mewah daripada apartemen mereka sebelumnya. Mungkin menginap di hotel mewah dalam waktu yang cukup lama akan menguras kantong, tetapi bagi Alvino hal itu tidak masalah dan mungkin saja uangnya tidak akan habis hanya untuk menginap di hotel.

"Kita langsung ke kamar kamu!" Alvino mengajak putrinya dengan membuka pintu kamar dan sementara Kyarra masih tetap pada tempatnya dengan kepala berkeliling.

"Wau tempat tidurnya besar," Kyarra mendengar suara Kelly membuatnya melihat ke arah kamar tersebut.

"Papa, Tante Kyarra akan tidur di samping Kelly?" tanyanya mengingat tempat tidur sebelumnya di apartemen sangat kecil dan hanya bisa untuk diri sendiri.

Sementara saat tinggal di kediaman Alvino, Kyarra tidur di kamar Alvino.

"Ya, boleh," jawab Alvino.

Kyarra mendengar persetujuan itu, sudah pasti membuatnya lega, karena tidur di lantai cukup membuat punggungnya sakit.

"Papa kamarnya di mana?" tanya Kelly.

"Papa kamarnya di sebelah, nanti Kelly boleh main ke kamar Papa, tetapi sekarang Kelly beristirahat dulu," ucap Alvino.

"Baik. Pa," jawabnya dengan tersenyum lebar.

Alvino keluar dari kamar dan melihat Kyarra yang ternyata langsung menggunakan dapur mini tersebut, Kyarra mencuci buah untuk Kyarra.

"Kak!" tegur Kyarra ketika menyadari Alvino sudah tidak bersama Kelly lagi.

"Ada apa?" tanyanya datar.

"Hmmmm, aku boleh minta kunci apartemen!" ucapnya membuat Alvino mengerutkan dahi.

"Untuk apa?" tanyanya.

"Aku harus ke apartemen untuk mengambil berkas - berkas urusan kampus dan terlebih lagi mengambil barang-barang Kelly yang masih tertinggal di sana," jawab Kyarra.

"Bukankah saya sudah mengatakan kepada kamu saat pertama kali kita keluar dari apartemen, bawa semua barang yang diperlukan dan jangan bolak-balik karena kita tidak tahu akan tinggal berapa lama di luar!" tegas Alvino.

"Yang di bawa sudah seperlunya, tetapi masih ada beberapa hal yang tertinggal," jawab Kyarra.

"Jika diberitahu pasti ada saja jawabannya," sahut Alvino kesal.

"Tanggal lahir Kelly, jangan norak apartemen pakai-pakai kunci," ucap Alvino dengan kertas yang ujung-ujungnya memberikan sandi tersebut.

Alvino kemudian langsung pergi dan saat ini terlihat memasuki kamar di sebelah kamar Kelly yang kemungkinan besar itu adalah kamar Alvino.

"Aku juga tahu apartemen tidak pakai kunci-kunci, tetapi kan itu istilah kata-kata, harus marah-marah tidak jelas seperti itu," umpat Kelly dengan kesal.

"Sudahlah sebaiknya aku langsung saja ke apartemen, daripada dia berubah pikiran dan marah-marah kepadaku lagi, memerintahkan ini itu kepadaku, lebih baik kamu pergi saja," ucap Kyarra meninggalkan pekerjaannya.

Sementara Alvino memasuki kamar dengan duduk di pinggir ranjang, mengusap wajahnya dengan kasar sampai ke rambutnya.

"Saya meminta untuk orang tua lebih memperhatikan pasien, agar kejadian ini tidak terulang kembali, mungkin terlihat sepele tetapi berisiko besar!" Alvino mengingat peringatan yang telah diberikan oleh dokter kepadanya.

"Bagaimana mungkin aku menganggap diriku sebagai seorang ayah, tanpa kusadari, aku hampir saja mencelakai putriku sendiri, Alvino kamu adalah seorang ayah, bukan orang yang bersaing dengan Kyarra untuk mendapat perhatian dari Kelly," ucapnya mulai menyadari bahwa belakangan ini apa yang dia lakukan kepada Kelly hanya seolah-olah bersaing dengan Kyarra.

Bersambung....

1
Oma Gavin
gimana alvino mau kamu bunuh kelly kamu dan ortu mu memang goblok oon sok paling bener dan pinter malah mau bikin kelly mati
Herman Lim
ga mungkin ga jatuh cinta u nanti Alvino yg ada mah bucin bgt sama kharra
Oma Gavin
keluarga toxic bikin gendeng mega matre goblok alvino psikopat gila, melani pasti kabor sama selingkuhan
Ma Em
mampir Thor semoga sukses , Melani pasti menyesal karena sdh meninggalkan suami dan anaknya , semoga setelah kyyara menikah dgn Alvino , Alvino nya baik dan akan jatuh cinta pada kyyara .
Anonim
Lwnjut
Anonim
Menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!