maaf saya ini novel pertama saya maaf kalo jelek yah hahahaahahha
.
.
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I_R_E_F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH.20
Jono mengeluarkan katana shadaw dari investor katana yang begitu hitam dengan gagang bewarna merah pekat
"kemarilah kalian semua "teriak Jono yang sedang memegang katana
"hhhhh kau pikir kami takut dengan katana mauh itu hhh serang "ucap salah satu preman
para preman menyerang Jono dengan senjata tajam tapi Jono bisa mengelak karna keahlian semua beladiri dan teknik tempur raja tentara bayaran ,salah satu preman yang memegang senapan api menembak Jono namun di tangkis dengan katananya
Jono yang melihat salah satu mereka menggunakan senjata api ia langsung menghilang di tempat para preman terkejut
melihat Jono yang mereka kepung menghilang ,Jono yang menghilang tiba tiba ada di belakang si penembak dan langsung menebas kan katananya ke punggung si penembak
"rasakan itu, ternyata skil dari katana ini bisa menghilang di tempat cukup menarik"ucap Jono yang begitu kagum dengan katana yang ia pegang
"semua berjaga jaga dia bisa muncul di mana saja"ucap salah satu preman
sedangkan si gendut hanya melihat anak buahnya yang sedang bertarung dengan Jono, Jono yang melihat itu menyerang
mereka dengan diam diam ,satu satu dari mereka mulai tumbang
"lari semua lari musuh lebih kuat dar-"sebelum menyelesaikan perkataan nya ia langsung tumbang karna jono menebas pungunggunya
aghhh aghhh aghh aghhh aghhh
suara jeritan terus terdengar sangat kencang
si gendut yang mendengar suara jeritan anak buahnya yang satu satu tumbang gemetar bahkan sampai mengompol di celana
"ughhh ternyata tinggal satu lagi , uh ternyata kau gendut"ucap Jono dengan penuh nafsu membunuh
"tidak jangan mendekat kalau tidak temanmu akan mati di tangan ku"ucap si gendut dengan menyandra Ridwan
"Jo...Jo...Jono lebih baik kau pergi biarkan aku disini "ucap Ridwan yang begitu pasrah
"hei gendut kau pikir dengan menyandra dia kau bisa menghentikan ku membunuhmu"ucap Jono yang langsung menghilang
si gendut yang melihat Jono menghilang merasa terkejut ia pasti akan mati sperti anak buahnya yang tewas semua ,ia sangat panik bahkan sampai mengarahkan pisau yang ia pegang ke setiap sisi
"keluar kau pengecut"ucap si gendut
"aku di belakangmu"bisik Jono
"rasakan ini gendut"teriak Jono
slllahhhhhhhhhhs
si gendut yang terkena tebasan Jono terjatuh akibat tebasan di bagian tubuh bagian belakang, sedangkan Ridwan yang melihat teman nya yang dulu. tidak bisa bertarung sekarang malah seperti seorang pembunuh
kemudian Jono menghampiri Ridwan yang penuh dengan lebam di sekujur tubuhnya bahkan motor yang ia kendarai rusak parah akibat di hancurkan oleh para preman itu
"Ridwan apa kamu tidak apa apa"ucap Jono yang membatu Ridwan
"a...aku tidak apa apa Jon ,tapi kamu hebat dalam bertarung tadi"selesai bicara Ridwan pingsan di dekat Jono
Jono yang melihat Ridwan pingsan ia harus segera membawanya kerumah sakit akibat kekurangan banyak darah karna itu tubuhnya sangat lemah
"aku harus pergi meninggalkan mayat mayat ini"ucap pelan Jono
ia kemudian memasukan Ridwan ke Supercar nya dan meninggalkan para preman yang sudah tidak bernyawa itu, ia langsung menancap gas menuju rumah sakit
skip rumah sakit
setelah menunggu beberapa jam akhirnya dokter keluar ,Jono yang melihat dokter sudah keluar menghampirinya dan bertanya
"dok apa dia baik baik saja"ucap Jono cemas
"jangan panik nak dia hanya di jahit saja di bagian kepala 1 hari lagi pasti dia bangun"ucap dokter
"jadi begitu terima kasih dok"ucap Jono
"sama sama"ucap dokter
"MISI RAHASIA TERPICU HANCURKAN KELUARGA BURHAN DENGAN BATAS WAKTU 1 TAHUN"
"HADIAH :100%SAHAM HOTEL NEIGWOR
HADIAH :100%SAHAM KASINO CINKUA
HADIAH :10 KARTU DISKON TOKO"
GAGAL
"HUKUMAN"50%SAHAM YANG DI DAPAT AKAN MUSNA"
"i.....ini apa apaan ini sistem apa ini penindasan "ucap kesal Jono
namun tidak ada tanggapan dari sistem ,Jono semakin kesal karna sistem tidak membalas ia sedang berbicara ,waktu mulai larut malam Jono menuju arah keluar rumah sakit dan Maiki Supercar nya menuju arah vila nya
skip di depan vila
"pak tolong buka gerbangnya"teriak Jono
"baik tuan muda"ucap satpam
setelah sampai di vila ia tidak melihat siapapun di dalam iya mengecek kekamar ayahnya dan ternyata ayahnya sedang tidur dengan sangat lelah Jono berjalan menuju ke arah kamarnya karna hari ini begitu melelahkan banyak hal yang terjadi begitu saja
othor nya o'on atau gimana
terlalu terburu buru.ga ada kisah ini dan itu😓😓