Indonesia
NovelToon NovelToon
Supernatural Detective

Supernatural Detective

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Horor / Misteri / Tamat
Popularitas:41.9k
Nilai: 5
Nama Author: Novelis Jalanan

Detektif Dhani secara tidak sengaja bertemu dengan Shilla di dalam sebuah toilet, saat itu Shilla hendak di bunuh oleh seorang Pembunuh Berantai yang ternyata adalah mantannya sendiri Dio. Walaupun Detektif Dhani sudah berhasil menangkap Dio akibat trauma Shilla pun tetap terus mengekor kemana pun Detektif Dhani pergi, hingga hubungan tanpa status tersebut pun di mulai. Benih-benih cinta pun mulai tumbuh di hati Shilla, secara kebetulan Detektif Dhani menemukan sebuah cincin merah delima dan Belati Hutan Mistis di Jalanan Berhantu saat ia hendak Pergi Ke Pulau Bali untuk memecahkan sebuah kasus, ia pun mulai dapat melihat hal-hal yang ghaib setelah memakai cincin merah delima tersebut. Detektif Dhani saat ini mendapatkan misi untuk menemukan sebuah Tas Koper milik almarhum Pak Cokro yang saat ini telah menjelma menjadi arwah Penasaran yang sangat ganas dan suka mengganggu. Detektif Dhani, Shilla, dan juga Hantu Irish pun mulai bekerjasama untuk mendapatkan Tas tersebut lalu berusaha untuk mengalahkan Hantu Cokro tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novelis Jalanan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Legenda Vampir.

Sore harinya di lobi hotel, tampak Shilla dan Detektif Dhani sedang duduk berduan di lobi tersebut. Wajah sang Detektif terlihat begitu murung dan gundah gulana.

"Kak Dhani masih sedih dengan kejadian yang menimpa Kak Rian, padahal dia udah berenang habis-habisan tadi pagi,"

"Kasian dia.... " Gumam Shilla.

Detektif Dhani hendak merokok namun dia tidak bisa merokok di dalam lobi Hotel Hard Rock tersebut.

Tiba-tiba saja sosok Pemuda Tambun Paruh Baya muncul dan duduk di dekat Shilla, laki-laki itu menggunakan kaca mata hitam.

"Papa...... " Ucap Shilla kaget saat mengetahui papanya duduk di samping nya.

"Papa nya Shilla, bukankah dia sedang ada urusan di luar negeri selama setahun,"

"Kenapa dia bisa nongol di sini???"

"Ini aneh, aku jadi merasa malu pada nya... " Gumam Detektif Dhani sambil tersenyum tipis.

"Ho.......... "

"Ho.......... "

"Ho.......... " Tawa Papa nya Shilla yang bergaya Sinterklas tersebut.

"Ini dia penyelamat serta body guard nya Putri ku, Terima kasih Detektif.... " Ucap Papa nya Shilla sambil menyalami Detektif Dhani.

"Papa kenapa bisa ada di sini???" Tanya Shilla bingung dengan kehadiran Papa nya yang tiba-tiba tersebut.

"Nanti aku akan menceritakan segala nya, nah Papa mau ambil kunci kamar dulu,"

"Nak Dhani, tolong jaga anak ku sebentar saja... " Ucap Papa nya Shilla lalu bangun dari kursinya dan pergi ke arah para petugas resepsionis.

"Shilla, Papa mu... " Ucap Detektif Dhani.

Shilla pun membuat ekspresi ketidak tahuan nya juga kepada Detektif paruh baya tersebut.

"Huft.............. " Suara helaan nafas panjang Detektif Dhani.

"Sepertinya malam ini aku bobok sendiri.... "

"Dia pasti tidur dengan Papa nya... " Gumam Detektif Dhani yang sedikit kecewa tersebut.

"Ok Shilla, ayo temani Papa... " Ujar Papa nya Shilla.

"Kak, aku pergi dulu ya,"

"Nanti aku telpon.... " Ujar Shilla lalu pergi meninggalkan Detektif Dhani di lobi hotel tersebut.

"Oke Shilla..... " Ucap Detektif Dhani.

Shilla pun menggandeng tangan Papa nya yang tambun tersebut, sementara koper dan barang bawaan nya di bawakan oleh Petugas OB Hotel tersebut.

"Detektif, aku pinjam Shilla yach.... " Ucap Papa nya Shilla yang membuat salah paham resepsionis Hotel tersebut.

"Gak masalah.... " Jawab Detektif Dhani.

Beberapa saat kemudian Hantu Irish pun tiba di lobi hotel, tampak hantu-hantu lain nya berlalu lalang di dalam lobi tersebut.

"Kak Irish... " Gumam Detektif Dhani.

Hantu Irish pun hanya tersenyum tipis ke arah Detektif Dhani.

"Jika aku berbicara dengan nya, aku bisa menarik perhatian hantu-hantu lain nya.... " Gumam Detektif Dhani.

Hantu Iris pun paham dengan sikap mantan anak buah nya tersebut, ia pun duduk di dekat Detektif Dhani dengan sikap yang tenang.

-[Pulau Vampir, Desa Kuburan Vampir, Kecamatan Vampir]-

Pak Kades tengah duduk di ruang kerjanya di Kantor Balai Desa sambil melihat Pedang Hitam yang di sandarkan di sudut ruangan tersebut dengan penasaran.

Ia pun teringat dengan cerita masa kecil nya dulu, seorang sesepuh yang sangat tua di desa tersebut yang sering duduk di lapangan tempat anak-anak bermain dia adalah Nenek Ramli yang berusia 150 tahun.

-[55 Tahun Yang lalu, Desa Kuburan Vampir]-

Tampak anak-anak saat itu tengah duduk bersimpuh keliling, dan dihadapan mereka ada seorang nenek tua dengan beberapa gigi emas sedang tersenyum tipis.

"kalian anak-anak, jangan pernah bermain kedalam hutan itu,"

"Itu adalah hutan terlarang, ada banyak makhluk halus yang ganas dan haus darah di dalam sana.... " Ujar Nenek Bergigi Emas tersebut.

Anak-anak kecil itu pun ketakutan, mereka pun saling melihat antara satu dengan lain nya.

"Nek Ramli, benarkah cerita Nenek???" Tanya Pak Kades yang saat itu baru berusia lima tahun.

"He....... "

"He....... "

"He....... " Tawa Nek Ramli.

"Tentu saja benar, cucu ku,"

"Bencana akan datang ke Desa ini apabila Pedang Hitam sudah tiba ke Balai Desa di bawa oleh seseorang asing yang jatuh dari langit.... "

"Apabila peristiwa itu sudah terjadi, sesosok Vampir Cina yang di segel di kuburan terlarang akan bangkit dan mencari korban." Ujar Nenek Ramli.

"Vampir, apa itu Nek,"

"Kami belum tahu apa itu Vampir???" Tanya Bocah Kecil lain nya.

"Uhuk........ "

"Uhuk........ "

"Uhuk........ " Suara batuk kecil Nek Ramli yang juga kebetulan kesehatan nya kurang sehat.

"Cucu ku, Vampir itu asalnya dari China,"

"Dia adalah makhluk kejam penghisap darah.... "

"Siapa pun yang darah nya di hisap, dia akan berubah menjadi makhluk itu juga.... "

"Sudah kalian kembali lah pulang, hari sudah mau maghrib.... " Ujar Nenek Ramli lalu bangun dari tempat nya dan berjalan ke arah Gubuk Reot di pinggir hutan milik nya.

Anak-anak kecil itu pun membubarkan dirinya setelah mendengar cerita Vampir dari Nenek Ramli tersebut.

"Ih serem, gimana cara Vampir itu ngisap darah yach???" Gumam Anto (Pak Kades sewaktu bocah), sambil berjalan pulang ke rumah nya.

-(Kembali Ke Balai Desa)-

Tampak Pak Anto mulai was-was dengan muncul nya Pedang Hitam dalam cerita Nenek Ramli 55 tahun silam, laki-laki tua itu pun menghela nafas panjang nya lalu mulai meneguk kopi di hadapan nya.

"Aku harus memastikan asal usul sepasang kekasih itu???"

"Sebaik nya aku segera pergi ke Puskesmas... " Gumam Pak Anto lalu beranjak keluar dari dalam ruangan nya dengan tergesa-gesa.

"Kraaaakkkk............ " Suara pintu ruangan Pak Kades yang di buka lalu lupa ditutup kembali.

Saat itu hari sudah sore di desa tersebut, di Balai Desa pun sudah tidak ada seorang pun. Pak Kades pun pergi tanpa mengunci pintu Balai Desa, ia pun sangat penasaran dengan cerita yang di sampaikan Nenek Ramli tersebut.

Dengan honda astrea grand tua milik nya tersebut, Pak Anto pun mengengkol kereta nya dan pergi menuju Puskesmas yang bersebelahan dengan Polsek Kecamatan Vampir.

"Aku harus cepat mengkonfirmasi asal usul mereka, jika benar bencana sedang mendekat kemari,"

"Aku harus bersiap dan melindungi desa ini, karena kata Nenek Ramli hanya satu desa yang mampu bertahan di antara ketujuh desa yang ada di dalam Pulau ini,"

"Untung saja Nenek Ramli tinggal di desa ini, jika tidak aku tidak akan tahu perihal Pedang Hitam tersebut yang ternyata benar adanya.... " Gumam Pak Anto sambil mengendarai Sepeda Butut nya tersebut.

Beberapa warga yang melihat Pak Anto memacu keretanya dengan kencang pun kaget, mereka kaget karena belum pernah melihat laki-laki berusia 60 tahun itu mengebut membawa kereta butut nya tersebut.

"Pak Kades, seperti nya terburu-buru???"

"Apa cucunya sedang sakit???" Ungkap salah seorang warga yang melihat Pak Kades terburu-buru memacu kereta Astrea Grand nya tersebut.

Mohon dukungan Vote dan like nya agar Episode selanjutnya cepat terbit. Trimks cc Novelis Jalanan.

1
Bagus Prakoso
suara hujannya bener bener cihuy....hahahaha
peto
Thor, kamu tahu artinya setia kan? Iya, aku dan kamu. Makanya tetap lanjut ya ceritanya:)
Mulya Damanik
Semangat kak..., ditunggu lagi up terbarunya嬉汳ェ剌
Novelis Jalanan: trimks dukungan nya
total 1 replies
moonjuice
Ya author yg chakeeep, bisa kali aku jadi pemeran di dalem ceritanya huehue
Novelis Jalanan: tks moon
total 3 replies
Sandhya
hadirr thorr, udah bagus ajaa nih..

numpang promsi, mampir juga di novel ku yaakkk.. 🙏🙏
ipoy
👍🙏
Bintang Calista Putri
Kak di tunggu season selanjutnya
Semangat terus kak author
Senik Dewi Ningrum
di tunggu up ny thor
Johar Edogawa
semangat author tercinta ❤️
salam dari GHOSPITAL 😍
Dewi Suryaningsih: wah masih on goin yh wah wah harus lebih giat lagi nih dubbingnya
total 2 replies
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐
Like 9 chapter..
Di tunggu next chapternya.

jangn lupa intip ceritaku juga yaaaa🤗
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐
Dukungan dari awal..
༈•⃟ᴋᴠ•♡⃝ 𝕬𝖋 🦄𝘠𝘶𝘻𝘶Cђαη🍇
semangat bro
Novelis Jalanan: trimks
total 1 replies
I'm Is Dion✅
Lanjut thorrr

Kalo ada waktu Feedback yahhh
Manusia
bagus thor
mampir yuk kecerita ku SiCupuXPentolan
Yhu Nitha
aq hadir disni juga thor

like n rate5

feedback yah di novel ku yah👍👍

SIRF TUM dan CINTA yah🙏🙏🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!