Indonesia
NovelToon NovelToon
Racun Yang Tertinggal

Racun Yang Tertinggal

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Misteri
Popularitas:59.9k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kematian beruntun datang menghantui desa ujung pandang, banyak warga yang meninggal secara mendadak dan akhirnya menimbulkan fitnah kejam di dunia iblis.

Arwah suci bernama Sukma harus membersihkan nama, dia mendapatkan tuduhan keji bahwa dia yang sudah menyebar racun tersebut.
sebab kematian para warga sangat mengerikan dan para dokter juga tidak menemukan ada yang janggal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 03. Kejadian lagi

''Kak, Desa Ujung Pandang sudah mulai ribut kembali karena Pak Bayan meninggal dunia dalam keadaan seperti Iis.'' Arya membuka suara.

''Tapi Iis sama sekali tidak bangkit dari kematian dan dia tetap tak bisa kita temukan.'' Purnama menoleh kepada sang adik.

''Kuburan dia tetap aman dan tidak ada sama sekali tanda pergerakan di dalam sana.'' Sukma memantau itu semua.

''Jangan apa-apa langsung mengaitkan dengan setan karena belum tentu juga setan yang membuat tindakan seperti itu.'' Maharani ikut membuka suara.

''Iya.'' Purnama setuju dengan ucapan Maharani.

''Kan nanti setan juga bisa marah kalau terus kena fitnah seperti itu, banyak sekali sekarang manusia yang memfitnah setan.'' imbuh Maharani.

Arya terdiam dan dia sedang memikirkan Bagaimana cara menyelidiki tentang masalah itu dan apa Memang benar bahwa mereka tidak perlu untuk ikut campur terlebih dahulu, mungkin saja Pak Bayan memang meninggal dunia karena dia keracunan makanan yang sudah dimasak oleh Amel sehingga tidak mungkin ada sangkut paut dengan arwah Iis.

Tadi Arya memang sempat melayat ke rumah Pak Bayan dan dia mulai curiga bahwa kematian orang tua itu ada sangkut paut dengan dunia setan, Oleh sebab itu ketika pulang maka dia langsung mengabarkan kepada para penghuni agensi setan ini karena dia ingin memastikan Apakah memang benar itu semua adalah keracunan makanan murni.

Namun ternyata memang mungkin benar bahwa Pak Bayan meninggal dunia karena dia keracunan oleh masakan yang telah dibuat oleh sang cucu, Sukma sendiri sudah mendapat tugas untuk selalu mengawasi makam Iis sehingga tidak mungkin bila dia sampai lengah dan tidak mengetahui kemana arwah Gadis itu pergi.

Sukma selalu berada di dalam kuburan Iis bila malam hari dan bukan hanya di luar saja tapi dia masuk ke dalam rongga tanah, hanya untuk memastikan Apakah memang Iis bangkit dari kematian itu untuk membalas perbuatan Sukma yang telah memberikan racun kepada gadis bertabiat buruk tersebut.

Tapi sampai sekarang dia memang tidak melihat keberadaan Iis yang bangkit dari kematian itu, jadi sebisa mungkin dirinya untuk tetap berusaha kembali dan mengetahui apakah memang Iis tidak akan pernah datang lagi ke dunia ini untuk membalas dendam, sebab saat ini kematian yang datang juga hanya sekali saja dan mereka belum bisa bertindak.

''Kau sudah memastikan sendiri bahwa dia tidak bangkit?'' Purnama bertanya kepada Sukma.

''Sudah, batu Zikron itu sama sekali tidak bergerak dari atas dada.'' jawab Sukma.

''Kau hanya mengandalkan batu itu saja atau memastikan secara langsung?'' Maharani tanpa agak sedikit kaget.

''Ya Kan setiap malam aku selalu ada di dalam kuburan milik Iis, terlebih lagi kata Xavier batu Zikron itu bisa memastikan Apakah arwah bisa bangkit atau tidak.'' ujar Sukma.

''Takut Kalau kita kena tipu daya dan ternyata Iis sudah bangkit ke mana-mana untuk menebar teror.'' Maharani mengatakan tentang kecemasan hati dia.

''Ini kan juga belum jelas kalau perbuatan dari arwah sesat.'' Purnama masih belum percaya.

Maharani mengangguk pasti dan dia berusaha untuk berpikir positif bahwa kemungkinan Pak Bayan memang meninggal dunia karena racun biasa, Sebab di desa itu masih ada satu orang yang meninggal dunia sehingga mereka tidak bisa bila mau main langsung tuduh seperti itu.

Tapi setidaknya mereka telah bersiap bila ternyata nanti memang ada sosok yang akan mengganggu ketenangan di desa tersebut, tapi untuk sekarang lebih baik anteng saja terlebih dahulu karena belum mengetahui secara pasti tentang racun yang telah menyebar di Desa Ujung Pandang tempat Gadis itu berasal dulu.

...****************...

''Kok Air ini terasa begitu berbeda sekali ketika masuk ke dalam tenggorokan.'' Tohir berkata dengan heran.

''Ya karena itu air putih dan biasakan abang minum kopi.'' Amel menjawab dengan wajah sendu.

''Hahahaha Iya mungkin dia jadi terasa aneh begitu masuk ke dalam kerongkongan ini.'' Tohir tertawa hambar karena sesungguhnya Dia sedang berduka.

''Besok mau buat acara untuk malam tiga hari kan ya?'' Danu bertanya kepada mereka berdua.

''Iya.'' Amel hanya mengangguk pelan dan dia tidak peduli lagi dengan yang lain karena hati dia masih merasa begitu sedih.

''Sudah lah, itu semua bukan salah dari dirimu karena kita juga tidak tahu apa yang telah terjadi kepada kakek.'' Tohir berusaha menenangkan sang adik.

Amel hanya mengangguk sembari berderai air mata karena sampai saat ini dia masih belum bisa menerima kenyataan itu dan terus menyalahkan diri atas kematian Pak Bayan, sudah berlalu begitu sakit sehingga untuk melupakan saja jelas tidak mungkin karena tepat di depan mata orang tua itu meninggal dunia.

''Abang!'' Amel tersentak ketika dia mendongak menatap wajah Tohir.

''Hueeeek!'' Tohir tidak sanggup bertahan dan dia memuntahkan sesuatu yang mendesak dari dalam diri.

"Bang, Kenapa?!" Danu juga panik karena dia melihat gumpalan darah keluar dari mulut Tohir.

"Da... dada ku se...

"Cepat bawa keluar!" Amel sudah begitu trauma dengan apa yang telah terjadi.

Takut bila nanti hal buruk kembali terjadi kepada Tohir sehingga mereka lebih baik untuk cepat bergerak dan menemukan mobil agar bisa pergi ke rumah sakit, Danu bergegas keluar karena dia juga tidak mau bila hal buruk terjadi kepada saudara mereka yang paling tua ini.

''Mel!'' Tohir mencengkeram erat tangan sang adik yang berusaha membantu dia duduk.

''Aku Mohon tolong bertahan dan jangan tinggalkan aku lagi.'' Amel sudah pucat dan juga gemetar.

''A.. ku.... Hueeeeeek!'' Tohir tidak tahu mau berkata apa namun yang jelas sesuatu itu terus saja menyuruh darah keluar dari mulut.

''Abang, Ya allah!'' Amel menangis histeris.

Buuuuk, Buuuuuuk.

''ABAAAAANG!''

Gadis ini Kian ketakutan karena mendadak saja Tohir kejang-kejang seperti yang sudah dialami oleh Pak Bayan di malam itu, mau tidak mau Amel juga harus bergerak untuk mencari Danu yang sedang meminta bantuan kepada Pak RT, namun tak lama kemudian Danu sudah datang kembali bersama dengan sesepuh desa.

'' La Ilaha Illallah!'' Pak RT saja begitu kaget ketika melihat keadaan Tohir yang kejang-kejang.

''Pak, cepat bantu Abang saya untuk segera ke rumah sakit!'' Danu berteriak keras.

''Angkat dia masuk ke dalam mobil dan kita pergi sekarang juga.'' Pak RT tersadar dan dia membuka pintu mobil.

Danu sekuat tenaga menahan Getaran yang keluar dari tubuh Tohir karena Tohir lebih besar dari dia, belum lagi Tohir yang selalu bergerak karena dia mengalami kejang akibat merasakan sakit yang tidak terhingga pada bagian perut dalam sehingga wajar saja saat Danu begitu kesulitan untuk membawa Tohir masuk ke dalam mobil.

Selamat malam, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook.

1
Sabrina Qheyla Putrie
Pagi 💪
Laila Amalia
mlm juga Thor...
Laila Amalia
dasar nana usil
putri wahyu
mlm jg Bess...
penasaran siapa ya yg sudah membangkitkan arwah iis🤔
putri wahyu
mlm jg Bess...
sudah ku duga pasti member usil ini👻
neni nuraeni
lnjutt
🍓ADIRA🍓
etdah si Davin nanyanya 😂😂
🍓ADIRA🍓
lagi ada^ saja si ibu 😂😂
🍓ADIRA🍓
Y ampyun Buk Mayang 😂😂😂
Tri Lestari
ternyata kau na , sudah mulai terpecah
Ayuk Witanto
siapa kira2 yang kerjasama dengan iis
Ayuk Witanto
lanjut
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔✰͜͡v᭄
ih kenapa intan yang di hantui terus ..dan siapa yang menanam sesuatu di rumah intan dan Lutfi itu ya
Ayuk Witanto
ayo semangat smuanya.... temukan iis
Ayuk Witanto
si Davin berani juga🤣🤣
Ayuk Witanto
emang agak kaen Bu Kunti nya ...😅🤭
Ayuk Witanto
ketar ketir si jalak ma sagara🤣🤣
Silvia Lukitasari Ummu Trivia
nana... astaga🤣🤣🤣
Sabrina Qheyla Putrie
🤭🤭🤭
Raffaza Direzky87
ohh si nana ku kira tadi si arwah penebar racun🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!