Jake Andrich Alexander Valentino Adalah putra sulung Baratama Andreas Valentino dan Kasandra Hana Larasati. ia memiliki sejuta pesona.
sikap arogansi dan ketampanan yang di turunkan oleh ayahnya membuat Jake tidak mengenal kata "Tidak".
Jake adalah penerus utama perusahaan start.Group dan bisnis gelap permafiaan turun temurun dari sang kakek. terlebih Jake pula memiliki kemampuan dan kecerdasan sehingga membuat Jake tampak memukau.
Jake memiliki usaha sendiri yang ia bangun dengan susah payah yakni pengusaha kapal pesiar serta perhotelan yang hampir menguasai dunia saat ini.
yaa bisa di bilang Jake yang paling kuat dari ayah dan kakeknya.
Jake pria yang paling tampan dari ke 3 saudaranya, kemisteriusan serta sikap dinginnya, membuat Jake begitu di segani oleh adik2nya.
Jake teramat sangat tampan, rahang tegasnya, hidung mancung serta mata elang yang siap untuk melahap mangsa, menambah pesona dari seorang Jake Andrich.
bulu matanya yang lentik,alis tebalnya, serta perawakan yang berhasil menggugah birahi kaum wanita. tubuh atletis, dada bidangnya, perut kotak2 tanpa lemak juga kulit mengkilap kecoklatan membuat Jake tampak sexy.
"Pergilah sejauh yang kau bisa sayangku,, aku akan segera datang untuk menangkapmu" Jake menyeringai licik.
"You are mine only mine,,"
Maria de Anggelo adalah wanita cantik yang begitu di cintai oleh seorang Jake Andrich Alexander Valentino.
ntah itu obsessi atau cinta Jake tidak tau dengan perasaan yang ia miliki kepada Maria.
lalu? Bagaimana jika Maria mengetahui jika Jake adalah seorang mafia terbesar yang akan mengakibatkan dirinya berada dalam ancaman para musuhnya?
ini adalah cerita dewasa berbaur dengan mafia, bisnis gelap, psycopath dan pembunuh.
18+
Area Dewasa!
BTW Novel ini menceritakan tentang kehidupan barat ya gays 🙏🏻
follow Ig me ariaariani30_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aria Ariani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Between Revenge and Love~
Seorang pria tampan menatap nanar salah satu anak buahnya,, dia hanya bisa diam dan menatap tajam.. sembari meneguk wine kasar dengan menghembuskan asap rokoknya.
pria tampan jakung itu hanya membisu saat mendengar teriakkan dari anak buahnya,, telinganya seakan tuli. bahkan saat anak buahnya itu memohon untuk mati.
"James?!! Ma...afkan.. Aku...!!" teriak anak buah itu.
Morgan terus menerus mencambuk anak buah James tanpa ampun. sehingga anak buah itu terkapar tak berdaya.
tubuhnya di penuhi luka memar, dan juga darah.
James bahkan tidak memperdulikan permohonan dari anak buahnya itu. bagi James anak buahnya itu hanyalah penghianat yang membocorkan informasi Tentang dirinya kepada musuhnya..
Ya,, para keparat la Savas.
James begitu membenci hal-hal yang menyangkut tentang keluarga Valentino. termasuk musuh utamanya yaitu kara, Jake dan Lucas.
bahkan jika James mengingat wajah para musuhnya,, dirinya seakan di penuhi dengan Amarah yang membara, dan siap untuk menghancurkan apa saja.
"Bunuh Dan bakar dia!!" titah James kepada Morgan sang kepercayaan.
Morgan mengangguk patuh.
tanpa berbasa-basi dan menunggu lama,
Morgan langsung mematahkan kepala anak buahnya itu,, dan membakar mayat tersebut.
James hanya menyeringai bak iblis.
sekarang, mau tak mau dia harus menghadapi musuhnya dengan terang-terangan bukan?
sudah di pastikan, jika dia akan segera mengepung markas la Savas.
tapi James harus tetap bersabar dan menyusun rencananya dengan matang bukan?Karena lawan nya sekarang adalah berat.. tidak main-main.
tetapi di sisi lain,,
James begitu sangat terpukul dan menderita..
karena niat buruknya untuk bermain-main dengan keluarga Valentino.. harus membuatnya terjebak dalam permainannya sendiri.
James,,, pria tampan itu mencintai Grace,,,
Ya Grace kekasihnya,, gadis yang mampu membuat hatinya sejuk dan merasakan kedamaian dan rasa cinta yang sesungguhnya.
Grace wanitanya..
gadis yang begitu dia cintai...
bagi James,, Grace adalah segalanya...
kekuatan sekaligus kelemahannya....
tetapi sayangnya,,
Grace. gadis itu adalah anak dari adik musuhnya..
Grace adalah anak dari Daniel uncel musuhnya..
dulu,, James berniat untuk menjebak Grace masuk dalam perangkapnya,, yaitu dengan membuat Grace jatuh cinta padanya walaupun itu semua bukanlah hal yang mudah.
tetapi,,
disaat Grace mencintainya dan menerima James sebagai kekasihnya,, terkadang membuat pria itu iba..
ntahlah,,
lama kelamaan James berhubungan dengan Grace membuat James seakan terjebak dengan pesona Grace,, si gadis paling cantik di sepanjang garis keturunan Valentino.
ya.
pria itu baru menyadari bahwa dirinya sangat mencintai Grace.. dan tak bisa berpisah darinya..
James sangat bimbang,, dia binggung dengan perasaannya..
antara dendam dan cinta.
mana yang James pilih?Pria itu sungguh di pusingkan oleh hal hal yang membuatnya frustasi.
James sangat takut, jika dia kehilangan Grace..
dia takut jika suatu saat Grace mengetahui niat buruknya untuk menjebaknya yang justru membuat James sendiri terjebak dalam permainannya.
sudah pasti jika Grace mengetahui niat buruknya..
maka gadisnya tidak akan mau untuk menerimanya lagi. dan sudah pasti pula Grace akan pergi jauh untuk meninggalkannya..
James tak bisa kehilangan Grace..
Morgan datang,,
dan langsung menepuk bahu sahabatnya..
yah walaupun Morgan adalah tangan kanan dan kepercayaannya.. tetapi Morgan juga sahabatnya,, pria itu bahkan selalu mendukung kejahatan James, walaupun terkadang James suka semena mena.
James menatap Morgan dalam dalam.
"Grace menelfonmu.."
James langsung mengambil ponsel yang di sodorkan oleh Morgan sembari langsung mengangkat panggilan dari kekasihnya itu.
"*James kenapa kau lama sekali mengangkat panggilanku?"
jika terdengar dari suaranya,, sepertinya gadisnya sedang merajuk. "Maafkan aku honey,, tadi aku sedang sibuk."
"kau selalu seperti itu. menyebalkan sekali.."
James tertawa rendah.
"Kau marah?"
"Tentu saja aku marah.. kau selalu sibuk dan mulai mengabaikanku..."
James mengerang pelan.
"jangan merajuk Honey ...."
"Aku hanya sedikit merajuk,, tapi yasudah lah.." Grace pasrah.
"Ada apa Honey? menelfonku malam-malam begini hm? Apa kau merindukanku?" nada bicara James terdengar lirih, halus dan sangat tulus.
"of course,, i'm really fucking Miss you honey..." lirih Grace,, suaranya sangat indah membuat James ingin sekali mencium bibir gadisnya rakus. ahh James sangat merindukan gadis ini.
"I Miss you too.." Sambung James.
"Honey,, bisakah kau menemaniku Minggu depan?"
"Kemana?" James bertanya..
"Minggu depan kakakku menikah dengan Lucas sepupuku.. maukah kau menemaniku menghadiri pernikahan rose?" tanya Grace antusias.
James terdiam.
pria itu sempat berfikir.
"Kau diam?" sambung Grace.
"Tentu saja honey,,aku akan dengan senang hati menemanimu kemana pun yang kau mau."
"Thankyou so much honey.."
"Back.." James tersenyum penuh arti.
"sampai jumpa Minggu depan.."
"Nice too meet you too.."
"I love you.."
"I love you too*..."
Grace memutuskan sambungan teleponnya..
kini James menyeringai gila,,
wajahnya sulit di artikan,, tetapi yang pasti dia memiliki rencana.
ke empat bersaudara kini berkumpul di sebuah club malam salah satu milik Lucas yang berada di tempat yang bisa di katakan cukup rahasia.
Victor dan William menatap Lucas.
"Kau benar-benar akan menikah?" tanya William.
"Seperti yang kalian tau. ya aku akan menikah."
"dengan rose?"
"Ya."
"Apa kau mencintainya?"
William terus menerus bertanya membuat Victor yang tadinya diam kini angkat bicara.
"Diamlah kau William.!"
"Aku hanya bertanya kepada Lucas.. kenapa kau tak terima?!"
"Kau itu cerewet sekali."
"tidak semua orang saling mencintai dalam suatu pernikahan. jika kita bisa menikah dengan orang yang kita cintai begitu pula sebaliknya maka kita salah satu orang yang beruntung. karena di dunia ini, tidak semua orang menikah dengan cinta. tapi terkadang karena paksaan atau juga ada alasan lain yang tidak perlu di ketahui orang lain." jelas Mark.
"Kau sangat benar Mark." timpal Jay.
"Kapan kau melangsungkan pernikahan?" tanya Marcus.
"Minggu depan di LA." jawab Lucas.
"Kenapa harus di LA?" tanya Seth.
"Karena uncel Daniel tinggal di sana." singkat Jay.
"Bukankah dulu uncel Daniel berada di Las Vegas?" tanya Victor.
"yang ku tau Grace lah yang tinggal di las Vegas. meneruskan kuliahnya sebagai agen rahasia." jelas Jay.
"Ini sungguh sungguh gila,,," William menepuk tangan dan tersenyum kecut.
"Apa maksudmu?" tanya Marcus tak paham dengan maksud William.
"Lucas menikah?karena perjodohan pula. bukankah ini hal yang sangat lucu?" jelas William. "lihatlah Lucas,, dia adalah pria bebas dan seorang bajingan.. dan sekarang dia akan segera menikah?itu terdengar sangat_ mustahil." lagi-lagi William tertawa.
"Ya aku tau." lirih Lucas dengan raut wajah dingin yang khas.
Lucas maju selangkah.
"Tapi semua ini ku lakukan karena aku memiliki niat buruk di dalamnya,," Lucas menyeringai iblis.
"Kau benar-benar Bajingan Lucas." Sambung Marcus.
"You know me!"
Jake hanya diam sembari meneguk winenya.
Bersambung~
jangan lupa like komen dan vote ya gays agar author selalu bersemangat buat update chapter terbaru buat kalian 😊😉
semoga kalian suka 😁 terimakasih 🙏🏻
dukung author selalu yaaa🥀🙃✨
kira-kira apa ya niat buruk Lucas?
jadi penasaran...
hehe author juga...😂🤣
jangan Ampe ketinggalan baca..
oke?
terimakasih banyak para pendukung setia author ❤️
terima kehamilan mariaa kasianmaria jika haus hamil sendiro tanpa di dampingi nantinyesel lo jake