Indonesia
NovelToon NovelToon
Di Atas Tahta Berkuasa

Di Atas Tahta Berkuasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis / Petualangan / Perjodohan / Romansa Fantasi
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: ana Rahma

Sebuah insiden yang membuat sebuah kerajaan harus kehilangan ibu raja, namun setelah kematian sang ibu raja sang raja menikahi slir yang selama ini dia sembunyikan yang memiliki sifat munafik

slir yang selama ini raja sembunyikan mempunyai seorang anak laki-laki dengan hal itu slir yang ia nikahi ingin menjadikan anaknya seorang mahkota raja agar ia dan anak nya bisa berkuasa...

akankah raja akan mengetahui nya dan apakah ke ketiga anak raja akan diam aja dengan semua yang terjadi ayok ikutin terus....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ana Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

orang misterius

€€€ pengulangan ulang €€€

" kakak " senggol Vallen

" iya sayang " ucap Zayed

" ihhh " ucap Vallen mencubit pinggang Zayed membuat nya meringis kesakitan

" sakit-sakit Vallen " ucap Zayed mencoba melepaskan tangan vallen

€€€ pengulangan selesai €€€

pagi ini Violetta telah bersiap-siap pergi bersama calon adek iparnya ke sebuah butik pembuatan gaun pernikahan...

di dalam mobil Violetta tanpa bahagia akhirnya hal-hal yang ia dambakan dari dulu akan terwujud sikit-demi sedikit

" kata perempuan itu dia akan menghalangi semua rencana ku, tapi setelah aku pikir emang siapa dia " ucap nya di dalam mobil sambil memandang ke arah luar jendela

sesampainya di butik Violetta bersama marlin langsung mencari kain

" apa beneran kain ini bagus dengan badan ku calon adek ipar? " tanya nya dengan sopan

" yaa aku rasa begitu, soalnya ini kain ada berliannya yang di rekomendasikan oleh raja kemarin " jawab Merlin memegang bahan lain nya

" baiklah aku setuju " ucap Violetta

setelah memilih kain desainer mengiring mereka menuju ruang rapat, membicarakan baju seperti apa yang akan di buat

lama berbicara sampai akhir nya " oke jadi kita setuju baju seperti ini yaa? " tanya desainer terkenal itu

" yaa " jawab Violetta

" untuk mahkota gimana mer? " tanya desainer

" untuk mahkota kamu bisa liat di istana mencocokan, soalnya ada beberapa mahkota yang baru di buat oleh ayah mertua kemarin " jawab Merlin lalu di anggukan oleh desainer

setelah lama akhirnya pemilihan baju pun selesai hingga Violetta dan Merlin menemui wartawan yang sudah menunggu dari tadi di luar....

***

" Vallen aku ingin bertemu dengan mu " isi pesan dari seseorang untuk Vallen

" ada keperluan apa? " tanya Vallen di pesan

" kakak kangen dengan mu " jawab pesan ***tersebut

" kalau gitu nanti saja ketemuan nya "

" aku tunggu ayolah kakak hanya ingin berbicara " jawab pesan tersebut sekalian tertera serlok lokasi***

setelah berfikir keras akhirnya Vallen bersiap-siap pergi ke tempat yang di tuju

sesampainya di sana Vallen terkejut dengan rumah yang sangat besar namun saat ia ingin izin kepada satpam yang ada di pos dia di kejutkan dengan seseorang yang memegang bahunya...

" kakak Zayed " ucapnya saat membalikkan badan

" kamu ngapain ke sini, apa Sofia dan Zaki sering mengajak mu ke sini? " tanya Zayed

karena takut ketahuan kalau Zaki yang menyuruh nya ke sini akhirnya Vallen berbohong kalau dia pernah ke sini

" oh kalau gitu mari kita masuk sama-sama, pasti kamu ingin ketemu deng..." ucap Zayed terputus saat Vallen membalikkan tubuh Zayed serta memeluk berlawan arah

duar... suara tembakan mengenai bahu Vallen, sontak membuat Zayed terkejut dan langsung memegang bahu punggung Vallen

" pengawal kejar orang itu " teriak Zayed saat melihat seseorang memegang pistol dari kejauhan

Zaki yang berada di dalam rumah sempat mendengar suara tembakan dan pengawal mengatakan ada pangeran Zayed yang membuat Zaki langsung berlari, namun betapa terkejutnya ternyata Vallen yang terkena tembakan tersebut yang sedang di gendong oleh Zayed

" apa yang terjadi?? " tanya Zaki

" sudahlah masuk " jawab Zayed panik

mobil akhirnya melaju sangat kencang sampai tiba di rumah sakit, Zayed menghubungi Sofia dan leoner lalu mereka menghubungi orang tua Vallen...

2 jam dokter berperang dengan alat rumah sakit untuk mengambil peluru dari badan Vallen, hingga akhirnya lampu berwarna hijau...

" gimana anak kami dok? " tanya ibu Vallen sambil menangis

" operasi nya berjalan dengan lancar namun pasien masih belum sadarkan diri " jawab dokter

" dengan bapak ibu, kami tidak akan tau pasien akan sadar kapan, tapi kami yakin dia akan sadar " sambung dokter lalu menepuk pundak ayah Vallen....

tak lama Vallen di bawa suster ke ruang inap... sedangkan Zaki dan Zayed menemui para pengawal

" siapa pelakunya? " tanya Zayed berpura-pura tenang

" dia melarikan diri pangeran " jawab mereka ketakutan

" gimana bisa lepas, kalau kalian sebanyak ini apa kerja kalian " nada marah Zaki

" maaf pangeran "

" kalian semua cari siapa orang itu sampai ketemu " ucap Zayed lalu menduduki dirinya di lantai

" ***nyonya maaf aku salah sasaran " pesan terkirim untuk seseorang

" kalau gitu cepat kau pergi ke luar negri " jawabnya***

Zayed dan Zaki memutuskan untuk pergi lagi ke ruangan Vallen

" apa sudah di tangkap pangeran? " tanya ayah Vallen dengan santai

" maaf kan kami tuan, pelakunya melarikan diri tapi saya yakin dia akan tertangkap secepatnya " jawab Zayed

" aku percaya pada mu tapi aku pikir kalau sebenarnya dia ingin menembak mu kalau pikiran ku benar itu mustahil ketangkap " ucap ayah Vallen teka-teki

" maksud ayah? " tanya Sofia penasaran

" kalau emang dia ingin menembak Vallen aku berfikir kalau ayah tidak punya musuh dan dokter mengatakan kalau luka nya di akibatkan pertolongan pelaku akan di temukan "

" tapi kalau emang pelaku ingin menembak pangeran akan sangat kecil pelaku tertangkap apalagi kata dokter jenis peluru sulit di cari " sambung nya sangat sedih

mendengar hal itu Zayed terduduk dengan sangat kaget...

***

satu hari kemudian...

malam nya Zaki di kamar tampak murung dia tidak keluar kamar semenjak kejadian penembakan Vallen, karena ia selalu menyalahkan dirinya sendiri

kakek yang mengetahui hal itu membawa Raja dan Merlin menjenguk Vallen di rumah sakit, dan mengatakan akan menanggung biaya serta menangkap pelaku...

***

tiga hari kemudian di istana mereka semua di sibukkan dengan hari pernikahan raja yang akan di gelar di gereja dan istana...

sedangkan saat itu Sofia yang sedang di rumah sakit selalu memegang tangan Vallen sambil menangis

" kamu bohong Len, kata kamu akan nguatin aku di hari pernikahan ayah ku tapi kamu di sini bangun len " ucap Sofia menangis

Vallen pun yang mendengar Tanpa bisa membalasnya hanya bisa menangis di dalam tidurnya sehingga Sofia yang melihat itu mengelap air mata Vallen dengan sangat lembut

" aku mau kamu bangun jangan nangis begini Vallen " ucap Sofia

tak lama kemudian Sofia pulang dan beberapa saat Zayed datang tanpa di temani pengawal... emang rumah vallen tidak ada ke dua orang tuanya karena kata dokter perawat 24 jam berada di luar

" hai Vallen, gara-gara aku kamu jadi begini " ucap Zayed memegang tangan Vallen

" bangun yok Len, aku sayang sama kamu tapi aku tidak tau mengatakan nya " ucap Zayed mengelus-elus tangan Vallen

" lihat Zaki Vallen dia selalu menyalahkan ku karena menjadi penyebab kamu begini " ucap Zayed lalu membaringkan kepalanya di tangan vallen

...$$$...

...B...

...E...

...R...

...S...

...A...

...M...

...B...

...U...

...N...

...G...

1
Elis Siti Jenab
bingung dh peran utama nya
Elis Siti Jenab
lanjut Thor
Elis Siti Jenab
lanjut dong Thor
Elis Siti Jenab
Zayed aku mencintaimu
Elis Siti Jenab
terus sofia
Elis Siti Jenab
penasaran dengan sosok perempuan
Elis Siti Jenab
seru banget
ryanti
keren banget kerajaan
Elis Siti Jenab
up lagi dong
ryanti
lanjut dong thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!