Indonesia
NovelToon NovelToon
TAKDIR

TAKDIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis / Chicklit
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: H.Elisha

Pengorbanan yang di lakukan nya untuk keluarga mengantarkan nya pada kebahagiaan,Bagaimana ia akan menghadapi saudara nya saat kebahagiaan yang ia rasakan ingin di rebut kembali oleh saudara ngya tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon H.Elisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Sampai di rumah Laura dan mama nya masuk ke dalam sudah terdengar tawa Gibran yang sedang bermain bersama papa nya,Lauta tersenyum tipis melihat Gibran yang asyik bermain sampai mereka tidak sadar kalau diri nya dan sang mama sudah kembali.

"Mereka tidak menyadari kedatangan kita"ucap mama Laura terkekeh pelan.

"Mama benar"ucap Laura.

"Papa mu terlihat bahagia lihat lah mama sudah lama sekali melihat papa tertawa seperti itu"ucap mama Laura.

"Sudah ma jangan ingat masa lalu lagi kita buka lembaran yang baru"ucap Laura.

"Kamu benar sayang"ucap mama Laura.

"Laura ke kamar dulu ma menyimpan ini semua"ucap Laura.

"Iya nak"ucap mama Laura.

Laura pun segera pergi ke kamar nya untuk menaruh barang-barang yang tadi mereka beli dan mengganti baju dengan baju santai.

Malam hari nya di kediaman Rangga saat ini Bulan dan Bintang ingin pergi ke rumah Laura karna mereka merindukan sang mommy.

"Oma kami boleh menginap di sana tidak"tanya Bulan.

"Besok kalian masih sekolah sayang"ucap mama Lili.

"Kita akan bawa sekolah kok Oma boleh ya Oma"rayu Bulan.

"Tanya kan pada daddy kalian"ucap mama Lili membuat kedua nya terdiam karna mereka belum terlalu dekat dengan Rangga meski Rangga sudah agak banyak bicara dengan mereka.

"Kalian boleh menginap di sana biar daddy yang antar kalian"ucap Ranga karna ia juga ingin bertemu Laura rasa nya ia begitu merindukan wanita tersebut.

"Ok dad"ucap kedua nya tersenyum cerah.

"Sana siap kan baju sekolah kalian"ucap mama Lili.

"Iya oma"ucap Bintang segera berjalan ke kamar nya begitu pun dengan Bulan,setelah kedua nya tak terlihat baru lah mama Lili menatap Rangga.

"Apa kau sudah tau jika Fania kembali ke sini"tanya mama Lili karna saat ia sedang arisan bersama teman-teman nya di mall mata nya tak sengaja melihat mantan menantu nya tersebut setelah sekian lama.

"Rangga tau ma"ucap Rangga singkat.

"Jaga Laura dan anak-anak dengan baik mama tidak yakin mereka akan akan selama wanita itu di sini"ucap mama Lili.

"Mama tenang saja semua sudah aku atur"ucap Rangga.

"Syukur lah lalu bagimana dengan persiapan pernikahan kalian"tanya mama Lili.

"Sudah selesai ma tinggal menunggu besok saja"ucap Rangga.

"Mama harap kau membuka hati mu untuk Laura nak,dia wanita yang baik dan pantas untuk mu jangan sia-sia kan wanita sebaik Laura"pesan mama Lili.

"Iya ma Rangga akan mencoba nya"ucap Rangga.

Rangga sudah mencintai nya ma,dia akan jadi satu-satu nya yang menempati hati Rangga,sambung nya di dalam hati.

"Ayo dad"ucap Bulan membawa tas di punggung nya begitu pun dengan Bintang.

"Ma kami pergi dulu"ucap Rangga.

"Iya kalian hati-hati"ucap mama Lili.

Rangga dan kedua putri nya pun segera meninggal kan rumah masuk ke dalam mobil,Rangga melajukan mobil nya hingga ke rumah mewah milik keluarga Laura.

Sampai di sana ketiga nya turun dari mobil melihat Laura baru saja keluar dari rumah.

"Mommy"ucap Bulan menghampiri Laura.

"Eh kalian datang"ucap Laura tersenyum.

"Hehe iya mom kita kangen mommy maka nya ke sini"ucap Bulan.

"Kalian ada-ada saja sana masuk ke dalam mommy keluar sebentar"ucap Laura.

"Kau mau kemana lagi ini sudah malam"ucap Rangga.

"Ke supermarket sebentar"ucap Laura.

"Aku antar sudah malam begini"ucap Rangga di angguki Laura.

"Kalian mau titip makanan tidak"tanya Laura pada kedua gadis di depan nya.

"Bintang martabak ya mom"ucap Bintang.

"Kalau bulan bakso mom"ucap Bulan.

"Ya sudah sana masuk di dalam nenek dan kakek bermain bersama Gibran"ucap Laura.

"Iya mom"ucap Kedua nya masuk ke dalam rumah,sama hal nya dengan Laura dan Rangga yang masuk ke dalam mobil.

Rangga melajukan mobil nya ke supermarket lebih dulu sesuai perkataan Laura,sampai di sana Laura turun lebih dulu dan masuk ke dalam.

Ia berjalan untuk mencari apa yang ia butuh kan setelah dapat ia mengambil nya dan juga mengambil beberapa cemilan untuk mereka di rumah.

"Sudah selesai"tanya Rangga yang sedari tadi diam saja di belakang Laura mengikuti ke mana Laura pergi.

"Astaga kau mengaget ku kan ku saja untung aku tidak ada riwayat jantung"ucap Laura mengelus dada nya.

"Sejak kapan kau di sini"tanya Laura.

"Sudah dari tadi aku mengiku mu kau saja yang tidak sadar"ucap Rangga.

Kenapa aku tidak sadar kalau ia mengikuti ku,aku pikir ia akan menunggu ku di mobil berarti saat aku mengambil pembalut ia sudah mengikuti,haisss bikin malu saja,rutuk Laura dalam hati.

"Kenapa diam apa masih ada lagi"tanya Rangga.

"Tidak ada"ucap Laura segera berjalan menuju ke kasir untuk membayar nya.

"Jangan terlalu sering memakan begituan tidak bagus untuk tubuh"ucap Rangga menunjuk makanan ringan yang di ambil Laura.

"Hanya sekali-kali saja"ucap Laura.

Rangga pun membayar semua nya dan membawa nya ke mobil di ikuti Laura dari belakang,kedua nya pun masuk ke dalam mobil.

"Kita ke taman dekat kota dulu beli pesanan anak-anak"ucap Laura.

"Makanan di sana tidak higenis yang lain saja kita cari di tempat lain"ucap Rangga.

"Ck tidak higenis apa an sih,walaupun makanan itu di pinggir jalan tapi kebersihan nya tetap terjaga kok ke sana saja lagian di sana makanan nya enak-enak"ucap Laura karna ia sering membeli nya.

Tak ingin berdebat dengan Laura karna pasti ia akan kalah Rangga melajukan mobil nya ke taman sesuai dengan ucapan Laura.

Setelah sampai Laura pun memesan martabak,bakso serta mie ayam untuk mereka di rumah setelah memesan nya Laura berpindah ke pedagang bakso bakar yang tak jauh dari tempat nya tadi.

"Pak bakso nya lima tusuk seperti biasa"ucap Laura.

"Eh neng Laura sudah lama tidak ke sini"ucap bapak tukang bakso tersebut.

"Iya pak Laura sibuk"ucap Laura.

"Kau mau gak"tanya Laura pada Rangga.

"Gak usah"ucap Rangga.

"Ya sudah"ucap Laura santai.

"Ini neng"ucap bapak tersebut memberikan nya pada Laura.

"Terimakasih pak"ucap Laura tersenyum sambil membayar nya.

Laura membawa Rangga duduk di taman tersebut sambil menunggu pesanan mereka selesai,ia memakan bakso di tangan nya dengan lahap.

"Coba lah ini enak loh di jamin ini bersih aku biasa membeli makanan di sini"ucap Laura menyodor kan nya ke mulut Rangga.

Rangga membuka mulut nya menerima suapan dari Laura dan memakan nya,Laura pun kembali melahap nya sesekali ia menyuapi Rangga juga.

1
Indah Batam
Semangat Thor 😊 suka banget sama ceritanya... Salam dari SELINGKUH LIMA LANGKAH
imah
mampir thor,,,,
Faiza Apriyansyah
semangat💪💪 ya author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!