Indonesia
NovelToon NovelToon
My Secret Lover

My Secret Lover

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan
Popularitas:130.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: senja_90

Sheeva terpaksa menerima perjodohan yang direncanakan kedua orang tuanya. Suatu hari, dia memergoki Amaar tengah bercumbu mesra dengan seorang perempuan yang tak lain adalah sekretaris calon tunangannya itu. Merasa terhina, dia melabrak mereka dan mengancam akan memberitahu Damian bahwa pria pilihannya itu adalah lelaki berengsek. Namun, Amaar bersikap santai seakan tak merasa takut sebab tahu jika Damian tidak mudah percaya begitu saja tanpa ada bukti nyata.

Sheeva yang kesal pergi meninggalkan ruangan CEO dan meluapkan keluh kesahnya itu kepada Azam, sopir pribadi gadis itu. Akibat sering bertemu membuat benih cinta muncul di hati keduanya. Hingga akhirnya mereka memutuskan menjalin kasih di belakang orang tua dan calon tunangan Sheeva.

Lalu, bagaimana perjalanan cinta mereka? Akankah berakhir bahagia walau banyak ujian datang menghadang? Apakah orang tua Sheeva setuju saat mengetahui bahwa putri mereka menjalin kasih dengan seorang sopir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja_90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Pesta Ulang Tahun

Salwa menatap para pelayan yang sedang menyiapkan hidangan makan malam ke atas meja makan. Khusus malam ini dia memasak menu istimewa untuk merayakan keberhasilan Sheeva yang baru saja mendapat tawaran menjadi brand ambassador sebuah produk kecantikan yang perusahaannya berlokasi di Paris, Prancis. Bagi Salwa ini merupakan prestasi terbaik yang pernah diraih selama anak bungsunya berkarir di dunia model. Oleh karena itu, Salwa sengaja menyiapkan makanan istimewa yang dapat dinikmati bersama suami, kedua anaknya dan juga para pekerja yang bekerja di kediaman Bagaskara.

"Mbak, jangan lupa dessert puding mangga yang kubeli di toko bakery disiapkan juga ya di atas meja makan. Puding itu sengaja kubeli khusus untuk Sheeva jadi jangan sampai kelupaan."

Alena, salah satu pelayan terdekat Sheeva mengangguk patuh. "Baik, Bu." Lalu dia berjalan menuju dapur untuk mengambil puding yang telah disimpan di dalam lemari pendingin.

Sheeva yang baru saja tiba di rumah segera menghampiri ruang makan. Aroma lezat makanan menguar di udara menggoda perut Sheeva yang terasa lapar. Maklum, sejak tadi siang hingga malam menjelang gadis itu belum makan sesuap nasi pun sehingga kini perutnya terasa keroncongan.

"Eum, aroma masakan ini lezat sekali. Pasti Mama yang membuatnya, benar 'kan?" tebak Sheeva sambil memeluk lengan sang mama. Tampaknya suasana hati gadis itu semakin membaik usai rencana pertunangannya dengan Amaar batal. Sudut bibir gadis itu selalu tertarik ke atas, tersenyum lebar tanpa beban.

"Ah, rupanya kamu sudah datang. Mama pikir masih di jalan. Tebakanmu tepat sekali, ini semua mama yang masak dibantu para pelayan lain. Sebaiknya kamu ganti pakaian setelah itu makan malam bersama. Mama mau panggil Papamu yang sedang berbincang dengan Daniel, Kakakmu."

"Apa? Jadi Kak Daniel juga ada di sini? Kapan dia kembali dari London? Kenapa tak memberitahuku terlebih dulu kalau mau datang ke sini sih. Kalau tahu, aku pasti membelikan pisang keju kesukaan Kak Daniel."

Ada perasaan bahagia sekaligus kecewa dalam waktu bersamaan. Bahagia karena dapat bertemu kembali dengan kakak tercinta setelah dua bulan lamanya tak bertemu. Kecewa karena Daniel tak memberitahunya jika hari ini kembali dari London sehingga dia tak menyiapkan apa pun demi menyambut kedatangan kakak tersayang.

Salwa mengangguk. "Benar, saat ini Daniel sedang berada di ruang kerja bersama Papa. Sudah sana ganti pakaianmu dulu, setelah itu kita malam bersama. Nanti kamu bisa mencecar Kakakmu dengan berbagai pertanyaan." Maka dengan patuh Sheeva menuruti permintaan Salwa meninggalkan sang mama yang masih sibuk mengamati para pelayan menata piring di atas meja makan.

***

"Kakak cukup terkejut mendengar berita tentang Amaar, Va, sungguh tidak menduga jika lelaki itu ternyata berengsek. Ternyata semua yang kamu adukan dulu adalah benar kalau dia bukanlah calon suami baik untuk dijadikan pendamping hidup," tutur Daniel, putera tertua pasangan Salwa dan Damian.

Setelah beberapa hari Sheeva memergoki Amaar bercumbu dengan Amora di kantor, gadis itu mengadu kepada Daniel dan menceritakan semua yang dia lihat saat berkunjung ke perusahaan milik Erick. Namun, kakak satu-satunya Sheeva tak begitu mempercayai ucapan sang adik hingga membuat gadis itu sempat kesal karena tak ada satu orang pun percaya kepadanya.

"Jangankan kamu, papa dan Mama saja tak percaya kepada adikmu, Niel. Papa justru bertengkar hebat dengan adikmu hanya karena pria bajingan itu," timpal Damian. Pria paruh baya itu mengiris daging steak dengan menekan pisau dan garpu saking kesalnya bila mengingat betapa bodohnya dia karena terlalu percaya bahwa Amaar adalah lelaki setia dan juga baik untuk dijadikan imam keluarga bagi anak bungsunya.

Salwa yang melihat raut penuh penyesalan di wajah kedua lelaki yang amat berarti dalam hidupnya segera menyela percakapan mereka. "Sudah, tidak perlu dibahas lagi terpenting sekarang Sheeva telah bahagia terbebas dari pria berengsek macam Amaar. Setiap kejadian yang menimpa kita pasti ada hikmahnya dan mama yakin setelah ini akan ada kebahagiaan datang menghampiri anak kesayanganku ini. Benar bergitu, Pa?" tanyanya sambil melirik kepada sang suami. Damian menganggukan kepala sebagai jawaban.

Suasana kembali hening tak ada satu orang pun berkata. Sepasang suami istri beserta dua orang anak mereka tampak menikmati hidangan yang telah disediakan di piring masing-masing.

"Oh ya, bukannya sebentar lagi kamu ulang tahun, Va, apa kamu sudah menyiapkan pesta ulang tahunmu yang ke-26 tahun?" Nyaris saja Daniel melupakan hari bersejarah dalam hidup adik tercinta.

Menggeleng kepala lemah. "Belum, Kak. Aku sendiri bahkan lupa kalau satu minggu lagi ulang tahun. Maklum, orang sibuk," kilah Sheeva beralasan. Padahal sebetulnya dia mengingat hari ulang tahunnya, tetapi karena mereka baru saja mengalami musibah jadi untuk apa membahas pesta ulang tahun lebih baik diam dan pura-pura lupa itu adalah jalan terbaik bagi semua orang.

Daniel mencibir dan memutar bola mata malas. "Percaya, percaya. Bisa jadi sekarang agendamu lebih padat dari Kakak, iya?"

"Aah, Kakak terlalu berlebihan. Jadwalku masih sama seperti dulu kok." Sheeva tak mau sesumbar di hadapan sang kakak walaupun kenyataannya agenda kerjanya memang cukup padat dari hari ke hari.

"Begini saja, untuk merayakan hari ulang tahunmu bagaimana kalau kita adakan pesta ulang tahunmu di hotel milik Om Subagyo? Kita undang semua keluarga, sanak saudara, anak yatim piatu di bawah pengawasan perusahaan Bagaskara Group serta teman sesama artis. Mama yakin pesta kali ini akan terasa berbeda karena kita turut mengundang anak-anak tidak beruntung untuk larut dalam suasana bahagia."

Damian mengangkat pisau ke udara, mulutnya masih mengunyah daging steak yang baru saja diiris. "Papa setuju sekali. Sudah lama kita tidak mengadakan pesta di hotel milik sepupuku itu. Kalau mau nanti papa minta asisten pribadiku mengurusi semua."

Sheeva terdiam mendengar antusiasme orang tua serta kakak satu-satunya. Dia pikir Damian akan melupakan hari ulang tahunnya dan enggan bertemu kembali dengan rekan bisnis, klien penting perusahaan dan sanak saudara yang hadir dalam pesta pertunangannya yang sempat gagal karena kesalahpahaman.

"Aku sih terserah kalian saja. Terima kasih, Pa, Ma dan Kak Daniel. Aku beruntung mempunyai kalian dalam hidupku." Bola matanya yang indah mulai berkaca-kaca, dada pun terasa sesak karena saking bahagiannya. Kini dia merasakan kembali kehangatan dari sebuah keluarga.

...***...

1
falea sezi
lanjut donk
falea sezi
bodoh harusnya di pecat aja kasih biaya operasi operasi anak nya tp harus pecay
Daf Riss
yooo
Daf Riss
mantap tur. ceritanya
Nurmala Sianipar
kapan dong sambungannya, kmanakah engkau thor, sakitkah/tdk sanggup lagi otakmu nerusin cerita ini, saya berharap thor msh hidup.
🍃Istri Jackson Wang🍃: 🤣🤣 Insha Allah mulai besok sdh aktif lagi ya kak. doakan semoga otor sehat2 di tengah gempuran flu dan batuk yg melanda.
total 1 replies
timin
iri dengki dan kurangnya bersyukur terhadap apa yg telah kamu capai sehingga kamu merasa tak pernah puas
Sari Supriyanti
Semangat up nya thooor... 💪💪
hermi isrokhyati
jbjb-
sheila
Sheva goblok....orang jahat kok di maafin
Airoh Hasna
kasian thor
jangan pisahin mereka
biarkan mereka bersatu
Sri Sulis
bagus ceritanya
Muna Junaidi
Tersenja senjalah diriku thor😂😂
Inah Sarinah
lanjut thor seru gimana lanjutanya,,,penasaran
SRI WAHYUNI
mungkin s Azam orkay yg nyamar jd sopir
SRI WAHYUNI
hrus d rekam slagi msih pda tidur tlanjang dsar oon s va y
$uRa
salam..baca ahh
Airoh Hasna
lanjutkan thor
bagus ceritanya
Citra
lanjut thoor
Baek chanhun
lebay, harusnya bersyukur bahwa
Azam bukan orang miskin, sudah
tua berpikir seperti bocah,
nantinya sama amar mau bahwa
sudah berselingkuh dan celap celup
sana sini
Citra
pasti Fabian itu azam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!