Indonesia
NovelToon NovelToon
Story Of The Moon Fairy

Story Of The Moon Fairy

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Tunangan Sejak Bayi / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Transmigrasi / Romansa Fantasi
Popularitas:117.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Rifani

"Xiao Yue, maaf. A-aku tak berniat melakukan ini. Aku ....

Xiao Yue tersenyum. Tangannya yang berlumuran darah terulur menyeka cairan bening yang mengalir membasahi wajah pria yang sangat dicintainya.

"Kadang, cinta itu butuh sedikit pengorbanan untuk menyadarkan hati seseorang. Dan yang terjadi hari ini sama sekali tak mengurangi perasaanku terhadapmu. Aku masih tetap mencintaimu, iblis tampan. Dan jika Tuhan mengijinkanku untuk terlahir kembali, aku ingin sekali bisa bersatu denganmu tanpa harus melewati pertikaian dan rasa sakit seperti sekarang." Xiao Yue tiba-tiba terbatuk dan menyemburkan darah segar tepat ke wajah Baiwang. "M-maukah kau berjanji satu hal padaku?"

Mo Shing Wang, raja iblis yang terkenal kejam dan berhati dingin, tanpa sadar meneteskan air mata sebelum menganggukkan kepala.

"Be-berjanjilah akan datang mencariku untuk menebus semua pengkhianatan ini. Walau harus menunggu 10.000 tahun, aku akan tetap menantikan balasan cinta darimu, wahai raja iblis."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Iblis Tak Bernama

Di alam peri, terlihat Lin Yuan tengah membahas masalah serius dengan raja langit. Raut wajah keduanya terlihat serius sekali.

"Bagaimana keadaan Bai He Hua sekarang? Apakah sudah lebih baik?"

"Kali ini ada yang aneh dengan kondisinya." Lin Yuan menghela napas. Dahinya tampak mengerut saat ingin melanjutkan perkataan. "Bahkan ramuan yang biasa kuberikan hanya berefek sebentar tadi malam. Biasanya itu akan bertahan lama, tapi semalam tidak!"

"Aneh. Padahal saat diperiksa kemarin kondisinya baik-baik saja. Tetapi kenapa setelah pulang malah jadi seperti itu?"

"Maksudnya?"

"Memangnya Xiao Hua tidak memberitahumu soal kejadian kemarin? Lu Xianzi menyerangnya, lalu dia tiba-tiba hilang dari pengawasan cermin ajaib. Dan setelah ditemukan oleh penjaga langit, Xiao Hua terlihat baik-baik saja. Bahkan saat diperiksa pun hasilnya sama. Dia tidak kesakitan!" ucap raja langit terheran-heran akan apa yang terjadi. "Dia tidak memberitahumu?"

"Tidak, raja langit. Xiao Hua hanya mengatakan kalau Lu Xianzi telah menyerangnya. Itu saja."

Hening. Lin Yuan dan raja langit sama-sama terdiam. Mereka tidak paham mengapa Xiao Hua tidak mengatakan yang sebenarnya. Padahal selama ini Xiao Hua tak pernah sekali pun berkata bohong. Pertanda apa ini?

"Raja langit, mungkinkah ada seseorang yang telah mengobati Xiao Hua saat cermin ajaib kehilangan jejaknya?" tanya Lin Yuan mencoba menebak apa yang terjadi pada peri asuhnya. "Karena selama dalam perawatanku, tak sekali pun dia berani bicara tak jujur. Xiao Hua sangat polos. Pasti ada yang tidak beres di sini!"

"Mustahil ada orang lain yang bisa mengobati penyakitnya, Lin Yuan. Dewa Fu'er saja gagal mendapatkan obatnya setelah berkelana selama tujuh puluh tahun di dunia manusia. Rasanya ini tidak mungkin sekali!"

"Kalau benar demikian lalu apa penyebab Xiao Hua bisa hilang dari pengawasan kalian? Bahkan dia tidak kesakitan setelah diserang oleh Lu Xianzi. Coba kau ingat-ingat lagi. Siapa tahu ada kejadian yang terlewat."

Di saat Lin Yuan dan raja langit sedang bingung memikirkan apa yang terjadi, di Paviliun Leng tengah terjadi keributan besar. Xiao Hua yang terbangun dengan kondisi memeluk pria asing, langsung berteriak kencang sekali hingga menyebabkan kupu-kupu dan juga burung yang ada di taman pergi melarikan diri ke tempat lain. Para binatang itu syok mendengar suara teriakannya.

"Siapa kau? Apa yang sedang kau lakukan di kamarku?" teriak Xiao Hua histeris sambil menutupi bagian dada dengan tangan. Dia melayangkan tatapan galak pada pria berjubah hitam yang jatuh tertelungkup di lantai.

(Dasar peri tak tahu diri. Dia yang memeluk, dia juga yang mengamuk. Menyesal aku sudah menolongnya!)

Mo Shing Wang hanya bisa menggeretakkan gigi menahan emosi ketika diperlakukan dengan sangat kasar oleh Xiao Hua. Karena tak tega meninggalkannya dalam kondisi masih kesakitan, dia akhirnya merelakan tubuhnya untuk dipeluk dalam waktu yang lama. Mo Shing Wang bahkan rela menanggung malu di hadapan Yan Tze hanya demi rasa perkeiblisannya. Namun, apa yang terjadi dengannya sekarang? Alih-alih mendengar ucapan terima kasih, dia malah ditendang oleh Xiao Hua hingga terjatuh ke lantai. Sangat kasar.

"Hei, kenapa diam saja? Ayo cepat jawab pertanyaanku!"

"Bisa diam tidak?"

"Bisa."

Sedetik setelah menjawab, Xiao Hua memukul kepalanya sendiri karena reflek bicara. Dia lalu menggeleng ke kanan dan ke kiri sebelum lanjut menginterogasi pria asing yang lancang memeluknya di tempat tidur.

"Kau, siapa kau? Bagaimana caramu bisa masuk ke kamarku? Apa Paman Yuan yang memerintahkanmu untuk masuk kemari?"

"Aku tak butuh perintah atau ijin dari siapa pun untuk datang ke kamar ini!" jawab Mo Shing Wang dingin. Dia bangun, lalu melayangkan tatapan membunuh ke arah Xiao Hua. "Dasar bodoh! Kau jangan pura-pura lupa begini ya. Kegatalanmu lah yang menjadi penyebab kenapa aku bisa ada di ranjangmu yang jelek itu!"

"Hah? Aku?"

"Lalu siapa kalau bukan kau?"

"Tapi kenapa bisa begitu? Kita kan tidak saling ....

Sedetik berlalu. Dua detik, tiga detik, hingga satu menit lamanya. Xiao Hua terpaku diam sambil menatap wajah pria yang kini telah berdiri di hadapannya. Tidak asing. Dan setelah ingat, barulah dia tersadar kalau pria tersebut adalah sosok iblis yang waktu itu menolongnya saat berada di hutan. Kemarahan yang tadi begitu kuat bergejolak, tiba-tiba padam dengan sendirinya. Xiao Hua lalu berlari memutari ranjang kemudian berdiri di samping sosok iblis yang tengah menatapnya tajam.

"Iblis tampan, jadi ini kau?"

"Menurutmu?"

"Aku kira kau penyusup yang ingin berbuat cabul padaku. Maaf ya karena sudah menendangmu sampai jatuh. Aku panik tadi!"

Mo Shing Wang speechless sendiri mendengar permintaan maaf yang diucapkan oleh Xiao Hua. Cepat sekali mood peri ini berubah. Perasaan tadi amarahnya begitu meledak-ledak saat sedang menuduhnya. Kenapa sekarang jadi bersikap manis? Dasar wanita tidak jelas.

"Kalau boleh tahu sejak kapan kau berada di kamarku?" tanya Xiao Hua penasaran. Dia sama sekali tak mempedulikan raut wajah si iblis tampan yang sangat tidak bersahabat. "Seingatku tadi malam Paman Yuan yang merawatku, tapi kenapa saat bangun aku bisa memelukmu? Apa kalian bersekongkol?"

"Jangan samakan aku dengan klan kalian. Aku tak sesenggang itu menjalin persekongkolan dengannya!" jawab Mo Shing Wang mulai habis kesabaran. Tadi dituduh sebagai penyusup, sekarang malah dianggap bersekongkol dengan peri bernama Paman Yuan. Menjengkelkan sekali.

"Tapi kalau kalian tidak bersekongkol bagaimana caranya kau bisa masuk ke kamarku? Tidak mungkin Paman Yuan mengijinkan orang asing mendatangi Paviliun Leng!"

"Buktinya aku bisa!"

"Iya juga ya." Xiao Hua mengayunkan kepala naik turun. Dia lalu teringat sesuatu. "Oya, iblis tampan. Namamu siapa? Sejak kita bertemu di hutan kita belum saling mengenalkan diri. Namaku Xiao Hua. Kau siapa?"

Tak langsung menjawab, Mo Shing Wang hanya diam sambil menatap Xiao Hua yang begitu ingin mengetahui namanya. Tidak bisa. Semua rencana bisa hancur jika peri bodoh ini tahu kalau dia adalah seorang iblis, rajanya pula.

"Ck, kenapa tidak menjawab? Namamu jelek ya?"

"Aku tidak punya nama." Alasan yang sangat klise sekali. Dan Mo Shing Wang yakin kalau Xiao Hua tidak akan merasa curiga. Peri ini kan bodoh.

"Tidak punya nama? Aneh sekali." Xiao Hua heran. Sedetik setelah itu dia tersenyum sambil menepuk pelan dada di iblis tak bernama. "Tak masalah tidak memiliki nama. Yang penting hatimu baik."

Nah, benarkan? Peri bodoh ini tidak akan curiga. Mo Shing Wang lega sekali. Dia lalu teringat dengan ramuan yang dicari oleh Yan Tze.

"Kau sakit. Cepat habiskan obat yang ada di atas mangkok itu!" ucap Mo Shing Wang seraya menunjuk ke arah meja samping ranjang.

"Bukan racun 'kan?"

"Buang saja kalau begitu."

"Galak sekali. Aku kan hanya bercanda," gumam Xiao Hua pelan. Tanpa merasa curiga sedikit pun, dia segera mengambil obat yang dimaksud. Dan dalam sekali teguk, dia langsung tahu asal dari mana obat itu berasal.

(Kenapa iblis ini baik sekali. Bahkan rela mencarikan ramuan ini tanpa ku meminta lebih dulu. Dia siapa sebenarnya? Apa yang dia inginkan dariku?)

***

1
Ayue Wouland
kenapa gk pernah up ya... pdhal ceritanya bagus... udah setahun lebih nunggunya
Razhan Ifkhannisa
kpn up lagi?
Fathimah Aliah
ini kapa dilanutkan
Yunita Rosanti
KK masih setia menunggu Update selanjutnya😭😭
Yunita Rosanti
episode selanjutnya KK, udah lama sya menunggu, terasa 1 tahun sja sya nunggunya
Yunita Rosanti
sya suka membaca karya KK, semoga secepatnya dilanjutkan Authorr , sudah lama sekali sya menunggu episode selanjutnya 🥲
Yunita Rosanti
kapan update lagi Mak, udah pegal2 nieh menunggu episode selanjutnya 🥲🥰
Neneng Sumiati
kpn updae lagi mak
ridho hidayat
sangat buruk
Irma
mana lanjutannya
muhammad ibnuarfan
kok gak pernah ada yg up lagi ya...gantung gitu aja....jangan2 ni othornya lupa kalau punya utang kelanjutan ceritanya...
Rianda Athallah
ayo dong Mak up lagi
muhammad ibnuarfan
kasihan amat si Yan ZTE...salah ngomong mulu😂😂😂tapi kapan nih up nya....kenapa berhenti semua...gak ada kejelasan....padahal ceritanya keren2...
nuraeni aeni
dari cerita Bern,Karl dan Flow,cerita flow yg paling saya suka🤭🥰😊
ayo mak up lagi,udh gk sabar baca kelanjutan ceritanya😁
Anonim
Hola
Anonim
Up dingg
Ani Ar
thor kok tidak pernah up lagi
Yames Sendu
torrr ga ad niat mau lnjt up lgi ka??
smngt thor 💪💪
stia mnnti❤
Alexa Juliana
Sangsi Kak Otor bukan sanksi, klo sanksi itu artinya hukuman..
Alexa Juliana
Di dunia manusia juga Flow di bully ( wlw tdk terang2an, krn pengaruh klrg Ma yg kuat) krn tdk spt 2 saudara kembarnya yg berotak cerdas, dan tubuh yang bagus dan tegap, dia lemah dalam berpikir dan bertubuh bantet..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!