Kenangan yang akan selalu menghiasi kehidupan setiap orang, momen saat sekolah menjadi momen yang menyimpan banyak kenangan. 5 gadis dengan karakter berbeda dipertemukan dalam takdir yang mereka sendiri tidak tahu akan terjadi. Savia, Putri, Revina, Bila, dan Lina kisah mereka ber5 merajut persahabatan akan diungkap dalam Kisah SMA ini. Percintaan, persahabatan, organisasi, pelajaran semua akan mereka rasakan dalam momen ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yani Sulistiawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21 Kak Andri Lagi
Suasana masih ramai orang-orang sibuk dengan kegiatannya masing-masing bahkan sepertinya mereka tidak terlalu memperhatikan interaksi antara 2 orang di dekat pintu.
"Put hei kamu kenapa si?" Via masih terus berusaha mencari tahu ada apa dengan sahabatnya ini belum lama ini dia terlihat senang tapi sekarang lihat dia tampak murung dan sedih tentu Via merasa khawatir ada apa sebenarnya
"Kamu kan udah pindah tapi kita gak bisa sebangku aku sedih tahu" Putri mulai membuka suara memberikan alasan kenapa dia merasa sedih
Via tentu kaget dan merasa alasan sahabatnya sedih terlalu dibesar-besarkan
"Heh aku kira kamu kenapa, gak usah sedih yang penting sekarang kita bisa satu kelas masalah teman sebangku gampang" Via merasa itu bukan sesuatu masalah hingga dia harus memikirkannya
Saat Putri dan Via sedang berbicara tiba-tiba ada seorang gadis menghampiri mereka dia imut dan cantik kulitnya juga putih kedua gadis itu juga mengenalnya karena mereka sebelumnya berasal dari sekolah yang sama hanya beda kelas saja
"Via kamu belum ada teman sebangku ya?" Eni namanya
"Eh iya belum En"
"Kalo gitu sama aku aja ya aku juga sendiri kita duduk di depan" mendengar hal itu tentu Via langsung menyetujuinya dan berjalan ke arah meja yang dituju oleh Eni, Putri juga mengikutinya
"Makasih ya En" Via mulai duduk di kursinya dan Putri dia juga kembali duduk di kursinya teman sebangku Putri adalah Lina teman satu kelompoknya saat kegiatan MOP
Semua orang mulai asik dengan kegiatannya, ada yang berkumpul dengan teman saat SMP nya yang kebetulan satu kelas, ada yang mulai akrab dengan teman baru bahkan ada
Sampai tidak terasa waktunya istirahat dan semua orang tentu langsung pergi untuk makan tujuan mereka semua sama yaitu kantin.
"Via ayo kita ke kantin" Putri mengajak Via bukan berarti dia tidak mengajak Lina atau Eni kedua gadis itu sudah menolak ajakannya tadi
"Ayo"
Mereka berdua berjalan menuju kantin sekolah sama seperti orang-orang yang saat ini berjalan bersama mereka, rasanya agak aneh juga ya harus menyesuaikan diri kembali di lingkungan yang baru semua serba canggung karena memang mereka siswa baru
Setelah sampai di kantin Putri tentu yang paling semangat sedangkan Via dia hanya membeli air minum saja perutnya masih kenyang dan belum merasa mati kelaparan
Via menunggu Putri yang sedang memesan makanannya, sambil menunggu dia bermain handphone entah apa yang dia lihat tapi wajahnya sama sekali tidak bisa ditebak apa yang dia lihat
Via selesai dengan urusannya bersama handphone dan mulai mendongak tanpa sengaja dia melihat seseorang yang tidak asing di matanya
Laki-laki itu sedang ada si kantin sama sepertinya dan dia sedang bersama teman-temannya, dilihat dari manapun laki-laki itu biasa saja tapi entah kenapa Via merasa ada sesuatu yang aneh kenapa dia bisa tertarik dengan laki-laki itu
Ya dia adalah Andri kakak kelas Via
Dan tunggu kenapa dia berjalan ke arah gadis itu?
Via tentu panik bukan main apa dia ketahuan sedang memperhatikan laki-laki itu?
Hei kenapa ini apa yang mau dia lakukan?
"Kamu Via bukan?"
"I, iya kak"
"Bagaimana dengan kaki kamu? Apa masih sakit?"
Mendapatkan pertanyaan seperti itu entah kenapa Via merasa senang panik dan bingung kenapa laki-laki ini begitu perhatian kepadanya bukan kah hal ini akan menjadi salah paham Via bisa saja mengira jika laki-laki ini diam-diam menyukainya
Hah? Kenapa dia perhatian seperti ini?
Tidak mendapat respon sama sekali dari Via membuat Andri bingung dan langsung memanggil nama gadis itu
"Via Via Via" melambaikan tangan di hadapan gadis itu
"Eh iya kak kenapa?" Via mulai sadar dan merasa malu kenapa bisa-bisanya dia melamun dihadapan orang yang menarik perhatiannya ini
"Oh ini kaki ya kak, hehe maaf tadi aku melamun, alhamdulillah sudah mendingan kak sudah bisa berjalan normal malah berlari"
"Syukurlah kalo begitu, aku duluan ya"
"Eh iya kak"
Tidak lama setelah kepergian Andri Putri datang dan tanpa berfikir lama Via langsung mengajak Putri untuk pergi dan makan di kelas saja, Via penasaran dimana kelas Kak Andri
Yang dipaksa untuk pergi untuk protes tapi sia-sia karena sekarang mereka sudah berjalan tepat di belakang sekumpulan laki-laki tidak terlalu dekat memang masih ada beberapa orang di hadapan mereka tapi dengan ini Via bisa melihat jelas kemana Andri pergi
Andri dan teman-temannya naik ke lantai 2 sekolah ini dan langsung berjalan ke kelas paling ujung sebelah kanan dan itu bisa dilihat dengan jelas oleh Via
Jadi itu kelasnya
Setelah jam istirahat selesai sepertinya guru-guru juga sudah selesai rapat. Ada seorang guru wanita paruh baya usianya sekitar 47 tahun beliau masih terlihat awet muda dan sehat wajahnya selalu tersenyum bisa dilihat ketika memasuki kelas suasana yang tadinya ramai menjadi hening seketika
"Assalamu'alaikum anak-anak semua"
"Waalaikumsalam bu"
"Perkenalkan nama ibu Susharyati kalian bisa memanggil ibu dengan nama Ibu Sus, ibu adalah wali kelas kalian dari mulai kelas 10 sekarang sampai kelas 12 nanti"
Semua merasa senang mendapatkan wali kelas yang sepertinya baik hati dilihat dari auranya ketika masuk kelas cara berbicara dan garis wajah yang mudah tersenyum sudah bisa ditebak bahwa beliau orang baik
"Selain menjadi wali kelas ibu juga akan mengajar mata pelajaran Ekonomi nantinya"
Semua siswa mengangguk paham
"Karena ini adalah pertemuan pertama kita ibu ingin kalian perkenalan terlebih dahulu ya"
"Baik ibu"
"Bisa dimulai dari sebelah sana" Ibu Sus menunjuk orang yang duduk di pojok paling depan
Dan sesi perkenalan pun terjadi para siswa memperkenalkan diri masing-masing saling menyapa dan berharap bisa menjadi teman baik mulai hari ini
"Sebentar lagi adzan dzuhur kalian boleh pulang karena hari ini adalah hari pertama masuk sekolah jadi kalian hanya setengah hari sekolah dan pembelajaran akan mulai besok"
"Baik bu"
"Ibu pamit ya kalian semua hati-hati, assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam bu"
Yey akhirnya pulang juga ke rumah
***
"Kenapa aku merasa sebelumnya pernah melihat dia, tapi dimana ya?" Sambil merebahkan diri di atas tempat tidur sepertinya Via masih memikirkan tentang laki-laki itu
"Wajahnya sangat tidak asing dan aku seperti sudah tertarik dengan wajahnya sebelum masuk ke SMA"
Via masih berfikir keras apakah benar dia sebelumnya pernah bertemu dengan Andri dan tanpa sengaja dia tertarik dengan laki-laki itu.
"aaaaaaaaaaa kenapa jadi gini si kan bingung aku, apalagi dia malah perhatian banget gimana gak baper coba"