Indonesia
NovelToon NovelToon
The Anti-Knight

The Anti-Knight

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Contest / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Razze Pahlevi

Legenda mengatakan jika para kesatria telah hilang sifat kesatrianya dan mulai menindas kaum yang lemah, maka akan ada sesosok iblis yang akan menghukum mereka.
Menceritakan tentang perjalanan hidup seorang pria yang dikenal sebagai pembantai para kesatria. Namun di sisi lain juga sosok yang dianggap pahlawan di kalangan rakyat jelata. Seorang pria yang dijuluki The Anti-Knight.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Razze Pahlevi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penjaga Hutan Elderwood

Dengan membawa 100 orang penduduk desa yang telah dilengkapi persenjataan lengkap, mereka pun berangkat menuju Taranes Timur. Mereka sangat percaya diri kalau mereka akan berhasil merebut kembali Taranes Timur dari Sang Dewa Bencana. Akan tetapi langkah mereka terhenti karena kemunculan Helnart dan para Kesatria Gothica yang bersenjata lengkap sambil mengendarai kuda hitam.

“Apa yang kau inginkan?” Tanya Levy.

“Kau ingin bertempur hanya dengan membawa infantri? Kau memang sudah gila!” Kata Helnart.

 “Lalu, apa kau ingin menghalangi kami?” Tanya Levy.

“Tidak! Izinkan kami ikut bersamamu! Kau membutuhkan kavaleri untuk memenangkan perang ini!” Kata Helnart.

“Baiklah! Lakukan saja sesukamu!” Kata Levy.

Levy pun menyetujui permintaan Helnart. Dengan demikian Levy mendapatkan tambahan pasukan kavaleri sebanyak 1000 orang yang merupakan anggota Kesatria Gothica. Dengan bergabungnya Helnart dan Kesatria Gothica tentu menambah kekuatan mereka.

Mereka semua memutuskan untuk melewati jalur Hutan Elderwood. Hutan tersebut adalah hutan terlebat yang ada di perbatasan antara Taranes Selatan dan Taranes Timur. Mereka memilih jalur ini karena jalur ini adalah jalur paling aman untuk dilewati.

Ketika sampai di tengah hutan, mereka bertemu dengan orang-orang yang mengenakan jubah bertudung berwarna hijau. Mereka semua tampak membawa busur di tangan mereka dan wadah yang berisi banyak panah di punggung

mereka. Levy dan yang lainnya pun bersiaga untuk mengantisipasi apabila ada serangan. Namun pemimpin dari orang-orang berjubah hijau itu menghampiri mereka. Dia membuka tudungnya dan tidak disangka-sangka ternyata dia adalah Demian Presley, teman Levy dan Helnart saat di akademi.

“Demian?!” Kata Helnart.

“Syukurlah kalian semua masih hidup!” Kata Demian.

“Sedang apa kau di hutan ini?” Tanya Levy.

“Kami menjaga hutan ini agar tidak dilalui monster-monster ikan. Untuk itu kami membangun markas di sini.” Kata Demian sambil menunjuk ke atas.

Mereka semua pun menoleh ke atas. Mereka semua dikejutkan dengan adanya rumah-rumah pohon yang sangat besar layaknya sebuah desa di atas pohon-pohon yang tinggi. Demian pun mengajak mereka untuk naik ke rumah pohon tersebut. Di sana Demian menceritakan semua yang mereka alami pada Levy dan Helnart.

“Kami sudah melakukan segala cara untuk mengatasi monster-monster ikan itu tapi pada akhirnya kami hanya bisa bertahan di hutan ini.” Kata Demian.

“Kalian sudah melakukan hal terbaik yang kalian bisa! Kalau bukan karena usaha kalian, kemungkinan monster-monster itu akan lebih mudah untuk menyerang Taranes Selatan.” Kata Helnart.

“Kalau saja kita bisa mendapatkan Benteng Algrin waktu itu!” Kata Demian.

“Apa ada orang yang terjebak di benteng itu?” Tanya Levy.

“Terakhir kali aku melihat Alvey dan beberapa kesatria berusaha mati-matian mempertahankan benteng itu.” Jawab Demian.

“Kita anggap saja Alvey masih hidup! Apa kalian masih mau menyelamatkannya?” Tanya Levy.

“Tentu saja! Tapi itu mustahil dilakukan sekarang ini. Kita hanya punya sedikit pasukan.” Jawab Demian dengan pesimis.

“Tenang saja! Aku punya rencana! Jalan menuju Benteng Algrin dari hutan ini diapit oleh dua buah tebing kan?” Tanya Levy.

“Benar sekali! Apa yang akan kau rencanakan?” Tanya Demian.

“Sesuatu yang sangat menarik!” Jawab Levy dengan penuh misteri.

Keesokan paginya Levy beserta 100 orang infantrinya pergi ke jalan menuju Benteng Algrin yang diapit dua tebing. Sementara itu Cynthia dan Shinji disuruh untuk pergi bersama pasukan kavaleri yaitu Kesatria Gothica yang dipimpin oleh Helnart. Levy dan infantri yang dibawanya terus berjalan sampai di dekat Benteng Algrin. Seketika munculah monster-monster ikan dari kejauhan yang berlari untuk menyerang mereka.

“Semuanya! Lemparkan tombak kalian!” Levy pun menginstruksikan pasukan infantri untuk melemparkan tombak pada jarak menengah dan lemparan mereka tepat mengenai monster-monster ikan tersebut. Namun serangan monster-monster ikan tersebut masih belum berhenti.

“Semuanya! Lakukan Formasi Testudo!” Levy pun kembali memberikan instruksi pada mereka. Dengan cepat pasukan infantri membentuk sebuah formasi dengan perisai yang menutupi sisi depan, belakang, samping dan atas mereka.

Monster-monster ikan tersebut pun kesulitan untuk mencari celah untuk menyerang. Dengan senjata mereka yang berupa gladius, pasukan infantri lebih mudah untuk melakukan serangan balasan. Mereka menusuk bagian rusuk monster-monster ikan tersebut di jarak yang sangat dekat. Satu per satu monster-monster ikan tersebut pun tumbang di tangan pasukan infantri.

“Hebat sekali, Levy! Ternyata ada alasan dibalik dia memodifikasi peralatan tempur. Ini mengingatkanku saat masih di akademi dulu.” Kata Helnart yang melihat dari kejauhan.

“Apa kita akan menyerang sekarang?” Tanya Shinji.

“Ya, sekaranglah saatnya! Semuanya! Serang!” Helnart pun memimpin pasukan kavaleri untuk bergerak.

Dari atas salah satu tebing munculah pasukan kavaleri yang dipimpin oleh Helnart. Mereka memacu kuda mereka untuk menuruni tebing dan kemudian menyerang monster-monster ikan tersebut. Serangan yang dilancarkan oleh pasukan kavaleri bertujuan untuk mengacaukan barisan dari monster-monster ikan.

Selagi pasukan infantri bertahan dan pasukan kavaleri melakukan serangan balasan, pasukan pemanah yang dipimpin Demian sudah berdiri di atas kedua tebing. Mereka semua sudah bersiap dan tinggal menunggu perintah untuk menembakkan anak panah.

“Pasukan! Tembak!” Demian pun menginstruksikan pasukan pemanah untuk menembakkan anak panah. Panah-panah mereka pun melesat dan tepat mengenai monster-monster ikan.

Pertempuran tersebut pun berhasil dimenangkan oleh Levy dan yang lainnya. Mayat ribuan monster-monster ikan tersebut bergelimpangan di antara dua tebing. Sementara itu tidak ada satupun korban jiwa maupun terluka parah di kubu Levy dan yang lainnya.

“Semuanya! Kita telah memenangkan pertempuran kali ini!” Teriak Helnart.

“Yaaaa!” Para pasukan pun bersorak.

Mereka semua pun melanjutkan perjalanan mereka sampai ke Benteng Algrin. Sesampainya di sana mereka melihat kondisi sekitar benteng yang tampak sangat sepi. Mereka pun mencoba membuka pintu gerbang benteng namun tidak berhasil. Secara tiba-tiba sebuah anak panah melesat dari atas tembok benteng. Untungnya mereka masih sempat menghindar sehingga panah tersebut tidak mengenai mereka. Terlihat seorang prajurit yang tampak gemetaran ketika memegang busur.

“Si-Siapa kalian?” Tanya prajurit tersebut.

“Kami adalah pasukan penyelamat!” Teriak Helnart.

“Percuma saja! Sang Dewa Bencana itu terlalu kuat! Bahkan Baron Alvey saja tidak mampu melawannya.” Kata prajurit tersebut.

“Buka gerbangnya!” Teriak Levy.

Setelah perdebatan yang cukup alot akhirnya pintu gerbang pun dibuka. Levy dan yang lainnya pun dikejutkan dengan banyaknya prajurit dan kesatria yang terluka di dalam benteng. Helnart dan Demian pun segera memberikan suplai ambrosia yang mereka bawa kepada para prajurit dan kesatria yang terluka. Seketika mereka pun sembuh dari luka-luka mereka.

“Alvey! Alvey! Di mana kau?” Helnart pun berteriak-teriak memanggil Baron Alvey namun dia tidak juga muncul.

“Maaf, Sir! Baron Alvey sudah meninggal satu bulan yang lalu ketika mempertahankan benteng ini.” Kata salah satu prajurit di dalam benteng sambil memberikan sebilah pedang yang tidak lain adalah Colada pada Helnart. Helnart pun menggenggam pedang tersebut dengan erat.

1
.
like tertinggal kk Revi Pollack dong kk
feedback totok pembangkit saling dukung kk🙏
Razze Pahlevi: makasih ya udah mampir
total 1 replies
R.F
udah end, di tunggu kak karya barunya. cemungut
Razze Pahlevi: iya, makasih udah mampir
total 1 replies
R.F
paket komplit ku hadir kaka. cemungut
Razze Pahlevi: makasih udah mampir
total 1 replies
.
semangat kk Ref folback kk🙏
Razze Pahlevi: makasih udah mampir
total 1 replies
R.F
cemungut kaka
Razze Pahlevi: makasih udah mampir
total 1 replies
R.F
cemungut kak. paket komplit ku hadir
Razze Pahlevi: makasih udah mampir
total 1 replies
£¢°<^>™Ling Daoyun¢©∆°•°`|√^π°
semangat ya jan lupa mampir juga kita saling mrndukung
Razze Pahlevi: makasih ya udah mampir
total 1 replies
Diambil Oleh Anggur
seru banget novelnya, semangat terus buat author, ku tunggu karya indahnya☺
Razze Pahlevi: terima kasih sudah mampir
total 1 replies
£¢°<^>™Ling Daoyun¢©∆°•°`|√^π°
semangat ya

jangan lupa mampir juga di novel aku
Razze Pahlevi: terima kasih udah mampir
total 1 replies
R.F
cemungut
Razze Pahlevi: makasih udah mampir
total 1 replies
R.F
hadir
Razze Pahlevi: makasih udah mampir
total 1 replies
SugaryHeaven
Aku terus nungguin nih, Thor :( Author sehat ya biar terus bisa berkarya!
Razze Pahlevi: terima kasih udah mampir
total 1 replies
.
nama nya agak sulit di ingat btw 👍
Razze Pahlevi: kebanyakan ngambil dari nama Jerman memang
total 1 replies
LilCutie
Duhhh kemana aja aku nih! Seseru ini ceritanya~
Razze Pahlevi: makasih udah mampir
total 1 replies
PrincessFuzzie
wahh kakak author .ini novel keren aku suka. ya meskipun belum selesai aku baca nya . tapi asli keren . nyesel dah pokoknya kalau udah baca gak diselesaiin. semangat ya kak😊😊
Razze Pahlevi: makasih udah mampir
total 1 replies
Winda Utami
cerita ya bagus tapi harus lebih hati hati dengan tulisanya. jangan sampai salah Dan tertukar.
Razze Pahlevi: terima kasih masukannya
total 1 replies
R.F
cemungut kak hadir kumplit
Gadis Sandman
Maaf ya thor kalau kita teriakin buat up bab terus pdhl author yg mikir.. soalnya emg aku nunggu bgt lanjutannya
Razze Pahlevi: makasih udah mampir
total 1 replies
R.F
cemungut kak
infintesoul
Bagus thor terus di pertahan kan ya thor.....aku sampai salfok baca novelnya😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!