Kita memang memiliki hati.
Tapi kadang kita tidak bisa mengendalikan pada siapa ia ingin berlabuh.
Biarlah saja aku menjaga rasa cinta yang sudah terlanjur menetap dan bertahan untuk mu ....
ALWAYS LOVING YOU...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She Ririn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 22. kesedihan Alina
hari semakin sore, sebenarnya sudah waktunya jam pulang,tapi Sandra sang pemilik butik sudah meminta Alina untuk melayani pelanggan yang akan datang sore ini...
sambil menunggu Alina terus melatih dirinya untuk mendesain, setelah beberapa lama pelanggan yang di tunggu nya pun datang,Alina melihat seorang wanita muda, dan betapa terkejutnya Alina ketika melihat seorang pria yang sedang menelepon di luar butik,
"mas Galang,"ucap Alina dalam hati nya...
tubuh Alina mendadak menjadi lemas,iya terus menatap punggung Galang yang sedang menelepon.
" kak," ucap dini menepuk bahu Alina yang melamun,
"eh..iya, maaf," ucap Alina pada dini
"panggil saja dini ka, biar lebih akrab." kata dini sambil menjulurkan tangannya.
" panggil saja saya Alina,"ucap Alina sambil meraih tangan dini...
Galang pun masuk kedalam butik, sambil terus menelpon.
"nona tolong pilih kan pakaian pengantin untuk nya," ucap Galang yang hanya melihat Alina dari belakang.
"baik pa," ucap Alina,tanpa menoleh..
"dini kamu pilih saja baju yang kamu suka,saya ada urusan sebentar, nanti saya jemput kamu lagi,ucap galang yang berlalu meninggalkan butik.
tubuh alina semakin lemas dadanya terasa sakit, hati nya terasa tercabik, ternyata kekasih pujaan hati nya,sudah melupakan nya dan akan menikah dengan wanita lain...
Alina pun mengajak dini untuk melihat koleksi pakaian pengantin untuk di pilih nya,
Alina menahan segala perasaan nya, karena dia sadar harus profesional dalam bekerja, Alina mempersilahkan dini untuk memilih,
Alina ber pamitan untuk ke toilet,
Alina sudah tak sanggup lagi membendung air matanya...Alina menangis sesenggukan di dalam toilet, Alina menahan suaranya agar tidak terdengar ke luar...
kaki Alina yang terasa sangat lemas tak sanggup lagi untuk berdiri,alina duduk di balik pintu toilet dan memeluk kakinya, Alina menenggelam kan wajah nya di lutut .
Alina merasa sangat hancur kekasih pujaan hatinya sudah melupakan segalanya, melupakan semua cinta nya..
Alina pun mencoba untuk mengendalikan diri nya, karena di luar dini sudah menunggu nya..
Alina membasuh wajahnya,agar terlihat lebih segar,Alina pun menemui dini lagi...
" maaf yaa saya agak lama di toilet." ucap Alina sambil mencoba tersenyum..
"tidak apa apa kak alin," ucap dini ramah
"apa Kamu suka dengan koleksi nya," ucap Alina ramah layak nya seorang penjual pada pembeli nya...
" koleksi nya bagus bagus,aku sampai kebingungan mau pilih yang mana,"
" apa ka Alina pemilik butik ini,? "tanya dini sambil melihat lihat koleksi baju pengantin...
"ohh.. bukan,aku cuma karyawan di sini," ucap Alina
yang di jawab anggukan oleh dini.
setelah beberapa lama dini memilih,dini pun memilih satu kebaya yang simpel tapi terlihat elegan...Alina pun membungkus pakaian yang di pilih dini..
" apa tidak sekalian untukmempelai pria nya,,??" tanya Alina
"tidak kak dia sudah punya pilihan sendiri.." jawab dini..
Alina pun mengantar dini dari ruangan koleksi, Alina melihat Galang sedang menunggu di luar, Alina hanya mengantar dini sampai ruangan depan,dini pun meninggalkan butik,dan menghampiri Galang.
di balik kaca riben butik,Alina bisa melihat segala pemandangan di luar, tanpa orang di luar bisa melihat nya.dengan air mata yang mengalir,
Alina melihat dini dan Galang menaiki mobil dan pergi..
Alina menangis sejadi jadinya,kali ini alinaaa membiarkan suaranya keluar sesuka hati nya karena saat ini hanya tinggal Alina yang berada di butik, karena karyawan lain sudah pulang saat jam kerja selesai..
cukup lama Alina menangis, saat taxi online yang di pesan nya datang, Alina segera mengusap air matanya, dan mengambil tas nya, Alina pun mengunci pintu butik dan bergegas pergi.
dalam perjalanan pulang bulir air mata Alina masih sesekali menetes, Alina menyandar kan kepala nya pada kursi taxi online yang di naiki nya,Alina memejamkan matanya untuk menghilangkan bayangan Galang.
sesampainya di rumah,Alina mendapati Andri sudah berada di rumah.
" Ka Andri sudah pulang," ucap Alina yang melihat Andri duduk di sofa ruang tamu...
"sudah, kerjaan di kantor tidak terlalu banyak jadi pulang cepet," ucap Andri yang melihat Alina berdiri di depan nya.
" kalau begitu alin ke kamar dulu, mau mandi." ucap Alina yang tidak berani menatap Andri karena wajah sembab nya..
"iya,kamu Langsung istirahat aja" jawab Andri,
Alina pun berjalan ke kamarnya untuk mandi dan istirahat..
jangan lupa like and vote nya nya ya Kaka....😘😘