"Percayalah padaku."
Ucap laki-laki yang baru saja menjadi suami Megan Vitoria..
pasal nya Megan seorang gadis yang penuh dengan keceriaan namun hilang begitu saja saat hampir di lecehkan oleh paman nya sendiri, hingga menimbulkan megan trauma akan sentuhan lelaki..
Mampu kah sang suami menghilangkan trauma Megan...??
(mohon bantuan kritik dan saran nya kak, ini novel pertama ku 😊)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diah mahlipi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menceritakan...
Farhan duduk di shopa ia memejamkan mata nya, ia masih menetralkan detak jantung yang makin menjadi saat mengingat kejadian langka barusan yang ia lihat sangat begitu nyata.
Farhan tidak mungkin balik lagi ke kamar sebelum Megan berpakaian lengkap, Farhan bisa khilaf tidak mampu menahan hasratnya melihat tubuh seksi Megan yang telah berstatus menjadi istri nya, karena Farhan seorang lelaki normal.
Setelah 45 menit akhir nya Farhan memutuskan masuk kedalam kamar, kali ini ia mengetuk pintu.
TOK...TOK...TOK..
Megan yang telah berpakaian lengkap dengan balutan jilbab di kepala nya.
"Masuklah!"Teriak Megan di dalam.
Farhan membuka pintu dan berjalan menuju ke atas ranjang.
"Kenapa kamu termenung." Kata Farhan yang sudah duduk di sisi tempat tidur Megan.
"Kemarilah!" Kata Farhan lembut.
Dengan berat Megan melangkahkan kaki ke arah tempat tidur, dia masih terasa sangat canggung.
Dengan takut takut Megan naik ke atas ranjang dan duduk di samping Farhan.
Farhan menatap wajah Megan, ia menangkup kedua pipi Megan dan berkata.
"Maaf kan kakak ya, selama dua hari ini kakak tidak memberimu kabar."Ucap Farhan sambil menatap mata Megan yang telah berkaca-kaca.
Farhan menghela nafas, dan kemudian ia menceritakan apa yang terjadi.
FLASHBACK...
Setelah menyelesaikan kerusuhan di rumah Megan, Farhan pun memutuskan pulang kekediaman rumah utama nya di mana sang ayah tinggal di sana, Farhan berniat untuk memberi tau kepada sang ayah tentang rencana pernikahan nya..
"EH Den Farhan, sudah lama tidak pulang ke kesini." Kata Bi Ira pembantu rumah papah nya Farhan yang sudah mengabdi selama 10tahun.
"Iya Bi, Papa nya di mana?"Tanya Farhan
"Tuan besar di dalam kamar Den!" jawab bi Ira.
Farhan pun menaiki tangga menuju ke kamar sang papah.
CEKLEK...
Farhan membuka pintu.
"ASSALAMUALAIKUM Pah!" Salam Farhan
"WAALAIKUMSALAM Nak!"Jawab Papah
"Kemarilah, Papah tau kamu mengunjungi papa pasti ada sebab kan.!"Tebak sang papah.
Farhan menyungingkan senyum lebar.
"Iya Pah, ada yang Farhan ingin sampaikan ke papah,"Kata Farhan
"Katakanlah!" ucap sang papah.
"Dua hari lagi Farhan akan menikah pah,"Kata Farhan sedikit ragu.
Papah terdiam ia menatap Farhan dengan tajam, Farhan yang melihat tatapan sang papah tergidik ngeri, Farhan menelan ludah nya dengan kasar.
Tiba-tiba papah memeluk tubuh Farhan dengan erat, Farhan tersentak kaget dan Farhan pun membalas pelukan sang papah.
" Akhir nya anak Papah laku juga hahaha." Kata papah teriak kesenang.
"Farhan itu bukan nya tidak laku pah, banyak para wanita yang tergila-gila pada Farhan, cuma belum menemukan yang pas saja," Jawab Farhan jengkel.
PLAAAK ...
Tiba-tiba papah memukul belakang kepala Farhan..
"Dua hari lagi hari pernikahan mu, dan kamu baru memberi tau papa sekarang, dasar anak nakal,"Kata sang papa sambil menjewer kuping Farhan.
"Aduuuh..Aduh p
Pah, kenapa di jewer sih." Teriak Farhan kesakitan.
" Farhan sengaja membuat kejutan untuk papah," Jawab Farhan berbohong ia tidak mungkin menceritakan yang sebernya karena takut papa nya akan kahwatir, apa lagi sang papah mempunyai riwayat penyakit jantung.
"Baiklah segera hubungi adik mu yang nakal itu, dia juga sama pulang ke rumah ini kalo ada mau nya." Kata papah.
"Iya pah, Farhan ke kamar Farhan dulu."
Farhan hanya mempunyai papah, ibu nya sudah lama meningal sejak 7tahun yang lalu, Farhan juga mempunyai seorang adik laki-laki, ia sangat berbeda dengan farhan, ia membuka usaha nya dengan kemampuan nya sendiri tanpa mengunakan bantuan keluarga nya, dan tidak pernah mau mengunakan nama belakang kluarga.
Setelah kepergian Farhan, sang papah pun menghampiri foto Mendiang sang istri, papah mengusap foto istri nya, dan tetesan butiran air bening yang mengenai Bingkai di foto sang istri.
" Sayang lihat lah, anak sulung kita akhir nya menemukan jodoh nya, doakan saja supaya cepet di beri cucu untuk menemani ku yang sudah tua ini."Ucap sang papah sambil menatap foto istri nya.
Namun tiba-tiba dada nya terasa sesak penyakit jantung nya kambuh secara mendadak hinga membuat nya tak sadarkan diri.
Farhan yang habis menelpon sang adik, kini kembali ke kamar papa nya, namun Farhan begitu kaget melihat sang papah tergeletak di lantai, dengan cepat Farhan membawa papa nya ke dalam mobil menuju rumah sakit......
****
ini itu alur ceritanya acak semua.mending d ganti aja judulnya thor.....suwun.....
0paa