"Kau terlalu banyak menyimpan kebohongan sehingga kejujuran mu di pandang semu sekarang."
Kepergian Reno bukan lah sesuatu yang salah, aku yang salah disini aku paham arti perginya. "Jangan pergi! jangan tinggalkan rumah."
Dia amat marah setelah berita itu sampai ke telinga nya...
yukk buruan cari sepenggal kalimat ini dibalik cerita aku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ulang Tahun
Kala jemari masih tempel dengan segudang lembar bekas yang harus di input
-,pemberitahuan pesan dari bibi ibunya kak Reno masuk kepada ku.
Bibi: "mungkin nggak sibuk ,besok bisa sama-sama merayakan hari ulang tahun Abang ndu nak. Bareng kakak nya Reno dan sepupu lainnya disana."
Undangan bibit secara khusus untuk ku, swap pesan bukan berarti tidak menghargai .aku hanya mau datang jika undangan itu resmi dari Kak Reno ,5 menit berlalu pesan dari nomor baru juga mengundangku untuk datang ke sebuah Cafe yang jaraknya lumayan jauh .Iya ke daerah Tangerang lah ,ia memperkenalkan diri sebagai kakak- nya kak Reno.
Undangan resmi seperti ini Apakah harus datang ?sebaiknya begitu .Entah mengapa malah capek-capek lihat hadiah segala !definisi cari muka banget sih ,jam tangan sekelas branded ku berikan besok malam untuk hadiah Kak Reno .
padahal di jam 17.30 sampai dengan 19.00 kami ada jadwal pertemuan di kampus ,mungkin nanti aku akan memberikan hadiah itu dan tidak usah datang, Bukankah lebih baik begitu ?
Entah mengapa akhir-akhir ini aku sering banget tidak enak badan, kalau makan siang salah satu bawahan ku datang menghampiri menawarkan jasanya ,"Bu nggak mau coba jasa confes saya .buat ibu gratis deh tapi saya minta tolong Bu ,minta tolong di promosikan !" kelihatannya dia mengganggu ,namun tawaran nya boleh dipertimbangkan.
"gratis dari Hongkong !itu mah namanya tukar tambah ,gimana cara mainnya ?"
Yang menjelaskan beberapa akun miliknya ,yang dapat ku gunakan untuk mengirim pesan via media sosial kepada seseorang yang dikagumi ,atau untuk tes kejujuran ataupun perasaan .untuk itu aku mencoba mengingatkan Kak Reno tentang masa kecil kami ,namun ia enggan mengakui bahwasanya dia juga mencari teman masa kecilnya ,se-dendam itu kah?
"Nggak kenal dan tidak ingat Maaf ya" terus nomornya di blokir .Apakah kamu lebih memilih adriella ketimbang Sofi? Baiklah kalau begitu !lebih baik kamu mengenal aku sebagai Adriella dan kita lupakan tentang Sofi .
Waktu yang dinantikan tiba ,kau malah dengan pribadi mengundangku untuk datang ke acara itu .namun dengan embel-embel keluarga yang menginginkan aku datang ,timbul tanya heran sekaligus pertimbangan kalau tidak keluargamu ingin aku datang ,Apakah kamu mengundangku ?ku tatap Kak Reno penuh makna .
Dengan kendaraan yang berbeda namun tujuan yang sama ,Kak Reno dan aku berjalan di jalan yang sama ,bedanya dia mengendarai roda dua sedangkan aku ada 4 suatu kasta yang jelas terlihat beda .Oh iya sampai lupa ,hadiah yang kubawa tadi belum kuberi kepadanya .jejak langkah kami sama memasuki pintu masuk cafetaria yang dijadikan tempat berkumpulnya kami ,aku menarik tangannya : "Selamat ulang tahun Kak ,Tuhan memberkati segala pekerjaan dan angan-angan mu ,dimudahkan dalam segala hal dan tentunya doa serta harapan baik menghampirimu."
"amin amin ,Makasih ya Adri" Iya tak meraih tas hadiahku ,sampai ...tanganku sendiri menyampaikan ke jemarinya, bahagia luar biasa dia katakan kepadaku ."Kok bisa ya ,padahal kemarin pengen beli jam seperti ini." Aku hanya tersenyum sembari membatin oh : 'dia suka dengan pilihanku.'
"Langsung dipakai aja kali" goda ku seraya tertawa kecil. Kak Reno memberikan kotak jam Itu kembali kepada tanganku ,isyarat harus aku yang memasangkan di pergelangan lengannya .tampak sempurna layaknya aku telah memilih dia ,tak lupa kimestri yang kami tampilkan mengundang sejuta pandang atas kedatangan kami .pikirku hanya ada keluarga inti tau-taunya sepupu dan teman berkumpul di dalam menunggu kedatangan kami. "Sorry nunggu lama,baru keluar kelar kita."
Kami menjabat satu persatu tangan mereka ,sehingga bisa ku perhitungkan sekitar 12 kamu ada di ruangan ini , kapan ku terpaku pada pemandangan ,di mana Kak Reno mengusap rambut seorang gadis di sana ,gadis itu tersenyum .namun ada rasa sakit tertahan di matanya ,bahkan jemari lentik itu menolak bersalaman ramah denganku .aku hanya membatin dan menandai pertemuan pertama ini ,Kak Reno menarik bangku di sebelah dia membuat aku duduk bersama dengan gadis itu . Sikapnya humble ,namun saraf mata itu mengundang curiga berkepanjangan ,Siapa gadis ini ?
1 jam lebih obrolan berlalu ,aku sudah menangkap hubungan mereka satu sama lain .dua pasangan di depan kami ,perempuan adalah kakak Kak Reno dan sebelahnya ipar karena .empat laki-laki di ujung sana teman Kak Reno sedari Iya SMP ,dua pasang yang di sebelahku ,ya itu Gadis itu dan pacarnya sepupu Kak Reno .4 orang itu juga sepupunya , pantesan mereka akrab .
Kak kapan itu tidak membuang ku,mereka merangkul aku layaknya kami sudah lama berteman ,karena satu orang di ujung sana memancingku untuk terus ngobrol perihal kapal dan aku mengerti tentang Offshore, membuat ledekan bahwasanya Aku beruntung bisa menemukan satu diantara mereka .Jadinya malah memberikan cap kepadaku sebagai gadis laut ,huhuhu antar senang atau sedih nyatanya begitu lah percintaan ku.
Adakah rasa perbandingan aku dan gadis ini ?kenapa sepasang mata Lelaki di sebelahku terus melihat kami? Senyuman Kak Reno tadinya selepas ombak pantai ,mendadak sepi seperti Sungai Amazon .Makanan yang kami pesan datang tak lupa Kak Reno memberikan sebagian kepada kakaknya ,dan juga kepadaku .kakaknya tersenyum lalu pergi meninggalkan tempat .
Satu buah kue disertai lilin menyala dibawakan oleh kakaknya ,dirimu musik dari fasilitas restoran atau Cafe kami merayakan dengan bahagia .suapan pertama diberikan untuk kakaknya , ipar ; sepupu dan pada suapan terakhir jatuh kepadaku .aku juga kembali menyuapinya ,Ya anggap aja sebagai teman ,kalau sebagai pasangan terlalu sakit dijadikan suapan terakhir.
mereka memberikan hadiah ,mungkin tak terlalu spesial makanya tak langsung dibuka .sampai mata kakaknya tertuju pada lengan Kak Reno, "Jadi kau beli jam itu ?untung nggak jadi kita beli ya Bang ." Ternyata singing itu kah Kak Reno memiliki jam tangan pilihanku .
"Adri yang kasih" membuat mereka tersenyum penuh makna ,aku juga membalas senyum dengan Anggun .
Kami lanjut ngobrol berapa menit ,membahas masa kecil Kak Reno ,masa smp-nya dan masa jahilnya .sampai aku tahu kalau gadis yang di sebelahku ini ,adalah impal atau sepupu yang dapat dinikahi oleh kak Reno. Ia akan menikah dengan seorang dokter ,itu sakit hati banget kak Reno . Tapi mereka sudah berdamai dan mungkin masih menyimpan rasa ,buktinya dari suara itu aku masih mengingat dia menelpon Kak Reno di subuh hari ,aku semakin yakin kalau mereka masih menjalin hubungan .
"ke kos aja yuk main" ajak gadis itu sepupunya kak Reno. Beberapa orang mengiyakan ,aku dan termasuk beberapa orang pulang .besok masih harus lanjut bekerja Aku tidak ingin capek badan juga perasaan ,kami berpisah dengan perkenalan sederhana.
"kamu Batak juga kan ?" aku menggeleng, Maaf Sofi yang Batak,kalau Adri mah udah kehilangan identitasnya. "Mamaku yang Batak ."