Draven Aleric adalah seorang pria misterius yang memiliki kekuatan Shadow Absolute,kekuatan bayangan mutlak yang tidak berasal dari Buah Iblis, melainkan lahir dari dalam tubuhnya sendiri.
Di dunia yang berada di bawah kendali Pemerintah Dunia, Draven menolak menerima tatanan yang telah mengatur kehidupan manusia selama berabad-abad.
Bersama 2 sahabatnya Zorana dan Axel mereka memulai perjalanan dilautan untuk menjadi pusat kekuatan dan kekuasaan baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22 - Satu bulan dalam keheningan
Satu bulan berlalu sejak kedatangan bajak laut Aether ke pulau tersembunyi, Nebula.
Kekacauan yang di timbulkan bajak laut Aether di lautan pun mereda selama waktu itu, pemerintah dunia dan bahkan angkatan laut bertanya-tanya dimana Aether sekarang.. mereka sama sekali tidak menemukan jejak dari bajak laut Aether semenjak mereka tiba di Grand Line.
Di Markas besar angkatan laut.
Para Laksamana terlihat bingung dengan menghilang nya bajak laut Aether di Grand Line
"menurutmu apa mereka tenggelam di lautan oleh monster laut ataupun karena cuaca di lautan?" tanya salah satu Laksamana berbaju kuning
Laksamana yang membawa tongkat menoleh
"itu tidak mungkin, lagipula kru mereka tidak semuanya pengguna buah iblis.." jelas Laksamana yang membawa tongkat itu
"padahal aku sudah ingin menghancurkan mereka di Grand Line kali ini" tambah Laksamana lain yang tangannya berubah menjadi akar tumbuhan.
Lalu Laksamana besar yang memiliki rahang tegas yang melihat peta-peta di Grand Line pun berbicara
"mereka masih ada dan sedang merencanakan sesuatu.. hanya rencana apa yang akan mereka tunjukkan kepada lautan?" jelas Laksamana besar itu sambil mengepalkan tangannya.
Di lautan surat kabar pun memberitakan soal hilangnya bajak laut Aether, judul dari surat kabar terpampang jelas 'KEMANAKAH AETHER??"
Di New World sebuah kapal seorang Yonko
"mereka hilang di Grand Line" kata salah satu anak buah Yonko itu yang sedang membaca surat kabar dengan rokok di tangannya
Yonko berambut merah itu pun merespon
"tidak.. mereka akan muncul kembali dalam waktu dekat, instingku mengatakan itu" jelas si Yonko rambut merah
Di sebuah pulau di New World bernama pulau Kurogane, seorang Yonko yang melihat berita di surat kabar itu tertawa keras
"Zehahahaha..apakah mereka belum siap masuk Grand Line dan dikalahkan kelompok bajak laut di Grand Line?" tawa sang Yonko itu
Petinggi nomor 2 dari Yonko itu ikut merespon
"kemungkinan nya 1% jika melihat kekuatan mereka.." jelas petinggi tersebut
"Zehahaha...kau benar, mereka kuat para bajak laut Grand Line bukan tandingan mereka" sambung Yonko tersebut yang mengakui kekuatan bajak laut Aether berbeda.
Petinggi nomor 3 pun bertanya
"lalu kemana mereka pergi?" tanya petinggi nomor 3 itu
Semua tidak ada yang bisa menjawab, lebih kepada mereka tidak tahu kemana Aether sekarang.
Kembali ke Grand Line tepatnya di pulau tersembunyi, pulau Nebula.
Bangunan kastil di atas bukit yang ada di pulau Nebula sudah mencapai 70% pengerjaan, Draven dan Zorana melihat pengerjaan kastil mereka di bukti tersebut
"sudah terbentuk dan hampir rampung.." kata Zorana lalu melihat Draven di sebelahnya
"kita sudah lama tidak bergerak.. apa rencana kita selanjutnya?" tanya Zorana kepada Draven.
Draven menatap ke arah kastil itu
"kita akan bergerak.. setelah semua selesai.." jawab Draven
Lalu Draven menatap Zorana
"aku sudah merencanakan kemunculan Aether yang akan menggemparkan dunia" jelas Draven sambil tersenyum
Zorana tersenyum
"jika kau bilang seperti itu.. itu pasti sesuatu yang besar" sambung Zorana
Sementara di dermaga pulau Nebula.
Hiden sedang merenovasi kapal Black Pearl bersama dengan para pengrajin kapal di pulau Nebula
"kapal ini tentunya akan menjadi kapal terbaik di lautan" kata Hiden dengan percaya diri
Seorang pengrajin kayu muda pun muncul dari dalam kapal
"Tuan Hiden.. kami sudah membuat bagian dalam kapal menjadi tempat ternyaman untuk di tinggali saat kalian berlayar" ujar pengrajin kapal muda tersebut
Hiden mengarahkan jempolnya kepada pengrajin muda itu
"bagus.. itu akan membuat kapten dan teman-teman lain merasakan kenyamanan ketika berlayar" ungkap Hiden yang terlihat puas
Sementara Axel terlihat sedang melatih beberapa anak muda dalam menggunakan pedang bersama si kurus
"bos Axel.. anak-anak ini masih terlihat kaku dalam memegang pedang mereka" kata si kurus sambil melihat para murid latihan
Axel hanya bersandar di sebuah batu besar
"itu wajar.. Nebula tidak pernah ada ancaman, jadi mereka tidak mengenal pertarungan" jelas Axel
Di dalam sebuah posko di kota Nebula.
Elara, Luna dan si kecil sedang membagikan ramuan-ramuan kesehatan kepada para warga masyarakat lokal di Nebula.
Luna memberikan sebuah ramuan buatan Elara kepada salah satu warga
"ini bagus untuk kesehatan kalian,jadi jangan di sisakan" jelas Luna
Di sisi lain pulau Ren dan si besar sedang mengawasi pembangunan pelabuhan khusus untuk kapal Black Pearl ketika berlabuh di pulau Nebula,
di dalam hutan rimbun di pulau Nebula, terlihat Abyss Dragon sedang tertidur pulas ..tubuhnya membesar ketika dia tidur hingga setiap gerakannya merobohkan pohon besar di sekitarnya.
semangat!