Mira tidak pernah bermimpi menjadi Ratu. Ia merasa tidak siap, tidak layak, dan takut salah. Ketika nama aslinya dibacakan di hadapan dewan bangsawan, ia justru ingin lari dan bersembunyi. Ia tidak tumbuh dengan pelatihan kepemimpinan sejak lahir ia tumbuh dengan pelajaran melayani. Banyak bangsawan meremehkannya: "Anak penasehat mana tahu cara memerintah?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meraa shuellyin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Harus nya yang kau pilih bukan dia
Hari yang tenang dirasakan oleh seorang putri kecil bernama mira,akhir akhir ini tengah mempersiapkan penobatan nya untuk menjadi ratu berikut nya .
Pagi itu Mira bangun pagi seperti biasanya,ia sengaja bangun terlalu awal pagi ini , agar bisa berolahraga dan menghirup udara segar.
Mira;ahhh... Masih pukul setengah 6 ya,baguslah udara nya masih bersih.
Tiba tiba para pelayan mengetuk pintu kamar nya dan Mira pun membuka kan pintu kamar nya .
Mira: ada apa pagi pagi kemari?
Pelayan : sudah tugas kami untuk melayani tuan putri setiap pagi...
Mira: huh huh aku tidak perlu dilayani...,aku biasa melakukan semua nya sendiri.
Pelayan : tidak apa apa ini sudah menjadi tugas kami...
Mira: tidak usah kalian lakukan pekerjaan lain saja ,hushhh..
Pelayan: baik nona,kami permisi...
pelayan itu kemudian pergi dari kamar nya.
Mira: ahhh aturan istana memang merepotkan...
Mira lalu pergi ke kamar mandi pribadi nya dan mencelupkan dirinya di bathtub seperti biasanya.
hal itu dilakukan agar dirinya tidak mudah mengantuk.
Setelah itu ia memakai pakaian favorit nya.
Ia kemudian pergi ke dapur untuk memasak makanan, namun saat ia ingin memasak makanan nya pelayan itu melarang nya.
Pelayan: maaf nona,anda tidak perlu memasak ini sudah menjadi tugas kami... Nona tunggu saja nanti kami akan siapkan secepat mungkin.
Mira: tidak apa apa ,aku mau masak sendiri...
tiba tiba atsuko datang dan berusaha untuk menasehati nya .
Atsuko: Mira... duduk...
Mira:tapi... Aku biasa memasak makanan sendiri...
Atsuko: duduk!!!!
Atsuko membentak.
Mira pun langsung menurutinya.
Atsuko: huh aku tau kau sudah terbiasa mandiri,tapi diistana peraturan nya lain. Sudah... Kau tidak perlu repot-repot memasak lagi, memang sudah seperti itu aturan nya.
Mira: huh padahal aku ingin memasak ...
Atsuko: lain kali saja ya...,aku khawatir kau kenapa Napa kau kan sudah lama tidak memasak.
Mira: huh yasudah lah,tapi janji ya lain kali aku yang masak.
Atsuko: ya... Apapun untuk mu.
Saat Mira akan sarapan dimeja makan,para pelayan itu memakai kan celemek dileher nya, namun dengan cepat Mira mencegah nya.
Mira: biar aku memakai nya sendiri.
pelayan: baik nona.
ia kemudian makan seperti rakyat biasa namun tetap sopan.
Atsuko: Mira ... Sekarang kau sudah menjadi keluarga Kerajaan... Jadi tolong kebiasaan mu saat dipasar... Tolong dikurangi aku tidak enak jika ada tamu dari negeri lain.
Mira: baik bi...akan kuusaha kan sebisa ku.
Atsuko: bagus ...
Tiba tiba saja Shigeru datang membawa kan perhiasan yang mewah untuk Mira.
Shigeru: pagi anak ayah..., lihat ayah bawa apa?
Mira: apa itu ayah
Shigeru: ini ayah belikan kalung emas yang indah untuk Mira , jangan lupa dipakai ya.
Mira; wahh bagus sekali ayah terima kasih... Harus nya tidak perlu yang mahal, yang imitasi juga tidak apa apa.
Shigeru: tidak nak...,anakku harus tampil cantik selayaknya putri pada umumnya.
Mira; terimakasih ayah...
Shigeru tersenyum melihat putri nya bahagia.
Atsuko: seharusnya anda tidak perlu memanjakan nya dengan perhiasan mewah,Mira itu anak yang tidak terbiasa,ayo tuan Shigeru... Silakan makan.
para pelayan kemudian menyediakan kursi untuk nya
Shigeru; ahh tidak apa apa apapun untuk nya.
Shigeru kemudian sarapan pagi bersama mereka.
Shigeru; nak kau mau ayah suapi...
Mira; tidak perlu ayah , aku sudah besar
Shigeru; tidak apa apa ,bagiku kau tetap anak kecil.
Mira; ahh ayah... Yasudah tidak apa apa.
Shigeru kemudian menyuapi Mira secara pelan pelan.
Shigeru: anak ayah harus sehat...dan kuat
...----------------...
Setelah sarapan kemudian Mira pergi halaman belakang istana untuk sekedar berolah raga.
sang ayah kemudian mengawasi nya dari jauh sambil meminum teh dan bersiap melempar batu jika ada siapapun yang berani menyakiti putri nya.
Tiba tiba saja pangeran Fumio datang berkunjung dan menghampiri nya .
Fumio: Mira!!!! Lama tidak bertemu.
Mira: Fumio ...
mereka berdua pun berbincang diatas kuda.
Shigeru lalu tersenyum melihat putri nya sudah mulai didekati laki laki .
Mira: ada apa kau kesini?.
Fumio: aku sedang ingin berkunjung kesini, karena teman ku sedang menyelesaikan urusan nya disini.
Mira: owh begitu... Ya..
Mereka pun terlihat akrab hingga sering bertemu, Fumio yang sangat nyaman dengan Mira selalu datang berkunjung jika memiliki waktu.
Mereka pun berencana tunangan namun sesuatu hal yang tidak terduga terjadi.
Fumio jatuh cinta pada wanita lain hingga pada akhirnya hubungan mereka harus berakhir.
Mira pun sempat kecewa dengan nya karena Fumio selama ini berjanji untuk tidak meninggalkan nya.
Namun ia belum menyerah,ia yakin masih banyak laki laki yang lebih baik diluar sana.
> * to be continued...