Pria kaya raya bernama Jordy CEO dari Perusahaan Terkenal Alexandrinus Group Corporation yang mencintai Sekertaris barunya yang bernama Rahayu. Cinta itu ada pada pandangan pertama.
Tapi di sini Jordy sudah menikah dengan Natasya karena di jodohkan oleh kedua orang tua mereka. Jika bukan karena harta Natasya tidak akan menerima perjodohan itu karena dirinya sudah memiliki kekasih yang bernama Heri.
Dan kisah asisten Jordy yang bernama Richard yang sering Ribut dengan Tika sahabat Rahayu setiap mereka bertemu. Walaupun sering ribut diam-diam Richard menyukai Tika.
Bagaimana Kisah Cinta Mereka Baca dan ikuti terus kisahnya...
Terima Kasih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siti julae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siapa kamu
Rahayu menelpon ibu panti untuk mengabarkan keadaan dirinya dan mengatakan. Jika rahayu sudah mendapatkan pekerjaan di perusahaan besar yang bernama Alexandrinus Group.
Ibu panti yang mendengarkan menjadi bahagia dan juga memberikan selamat kepada Rahayu. Tapi Rahayu tidak mengatakan dirinya di rawat supaya Bu Retno tidak menjadi cemas.
"Ya sudah Bu, Rahayu ingin istirahat. Besok harus bekerja"
"Ya sudah nak hati-hati ya di sana jangan lupa sholat dan ingat jaga diri, Nak"
"Iya Bu Terima kasih. Assalamu'alaikum"
"Walaikumsalam"
Panggilan telepon ditutup dan Jordy yang sedari tadi hanya menatap Rahayu yang sedang menelepon ibu panti beranjak dari duduknya dan menghampiri Rahayu lalu memintanya untuk makan dan minum obat.
Jordy menyuapi Rahayu dan memberikan minum dan mengusap pelan bibir Rahayu setelah makan dengan tissue basah.
"Sayang... Richard tadi memberitahukan saya bahwa Tika akan tinggal bersama Richard di Apartemen miliknya dan Saya pikir daripada kamu tinggal di rumah kost sendiri lebih baik Saya belikan apartemen dekat dengan kantor supaya kamu lebih dekat untuk pergi bekerja"
"Apa... Tika akan pindah ke apartemen Tuan Richard... Jadi artinya tuan Richard masih menahan Tika begitu"
"Bukan menahan tapi Richard ingin menikahi Tika dia bilang ingin bertanggung Jawab"
"Lalu apa Tika setuju"
"saya tidak tahu sayang. Richard hanya mengatakan itu saja"
"Saya pikir tuan Richard yang memaksa Tika. Saya mengenal sahabat saya"
"Sudahlah kenapa kita membahas mereka. Saya hanya ingin mengatakan itu supaya kamu tahu dan saya minta Sayang beristirahatlah karena besok kita pulang"
"Pulang... oh iya besok saya sudah di perbolehkan pulang"
Jordy menganggukan kepala lalu menggenggam tangan Rahayu dan mengusap kepalanya untuk tidur.
"Boleh saya tanya" Jordy mengangguk
"Kenapa Tuan Jordy sangat baik kepada saya padahal kita baru saling mengenal"
"Karena kamu sudah mencuri hati saya sayang"
"Boleh tidak jangan panggil Tuan Jordy. Mulai hari ini biasakan panggil sayang ya" sambung Jordy Rahayu hanya menganggukan kepala dan tersenyum.
"Ya sudah kamu tidur supaya besok tidak lemas. Jika lemas saya akan meminta dokter untuk membatalkan kepulangan kamu"
Rahayu hanya cemberut mendengarnya dan akhirnya menutup matanya. Jordy masih mengusap rambut Rahayu pelan.
Setelah Rahayu tidur jordy juga ikut merebahkan diri di dalam bankar rahayu dan dirinya ikut tidur di dekat rahayu dengan memeluknya
...****************...
Di dalam kamar Apartemen mewah milik Richards, Tika merasa bingung karena di atas ranjang richard sedang duduk dan membaca majalah bisnis.
"Heeemmm... Kenapa lu tidur di situ" ucap Tika.
"Kemarilah sayang kita harus tidur sekarang"
"Maksud nya" bersamaan dengan jawaban Tika Richard menarik tangan Tika setelah menaruh majalah di atas nakas dan tubuh Tika jatuh kepangkuan Richard.
"Kita sudah pernah tidur bersama bukan"
"jangan kurang ajar lu" Richard terkekeh mendengar apa yang di katakan oleh wanita yang ada di atas pangkuannya itu.
"Saya sudah bilang kita akan tidur bersama mulai malam ini. Mengerti!!!"
"Lepasin Saya Richard lu... " Rahayu meronta untuk dapat di bebaskan tapi tidak bisa.
Richard mendorong Tika di atas Ranjang dan dirinya membuka piyama yang di kenakan lalu menarik tubuh Tika.
Wanita itu menjerit histerris saat Richard memeluknya. Tika berusaha untuk bebas dirinya dari kungkungan tubuh Richard.
"Saya sudah janji tidak akan melakukannya lagi sebelum menikah kamu dengar itu sayang. Jangan takut saya hanya ingin tidur sambil memeluk kamu seperti ini"
Tika menoleh dan menatap Richard yang tampak sangat menawan dengan wajahnya yang terlihat campur indo-eropa dan tubuhnya yang sangat kekar dan aroma yang sangat wangi.
Richard menutup matanya karena lelah seharian bekerja sedangkan Tika hanya menatap wajah Richard dan pelukan dari Richard membuat Tika terperanjat saat tangan keker Richard memeluknya dan wajah Tika tepat berada di dada bidang Richard tanpa sadar dirinya mencium dada Richard.
"Tidurlah Sayang jangan menatap wajah tampan saya terus"
"kepedean banget" sahut Tika
"Heemmm tapi itu benarkan" Richard tersenyum.
"Aauuww" Teriak Ricahrd saat Tika mengigit dadanya karena kesal.
"Heeemmm... Kamu nakal ya. Sekarang sudah bisa gigit-gigit. Mau di terkam ya Sayang"
"Jangan Macam-macam deh... Ya udah tidur ok"
Tika kembali memeluk Richard karena melihat pria itu terlihat akan menerkamnya. Richard hanya tersenyum dan mencium pucuk kepala Tika dengan lembut. Mereka akhirnya tertidur dengan Richard memeluk Tika.
...****************...
Di dalam Mansion kediaman Jordy. Duduk Natasya dengan santai sambil menonton Drama Korea dengan memakan cemilan buah dan air putih dan jus mangga di atas meja.
Beberapa kali dirinya melihat jam yang ada di dinding untuk memastikan waktu yang ada sekarang.
Tika merasa kesal karena sudah lama menunggu kedatangan Jordy tapi suaminya belum juga pulang bahkan sudah tiga malam dan dua hari tidak kembali ke Mansion.
Natasya mengambil Ponsel yang ada di dekatnya dan menghubungi Richard setelah melihat jam menunjuka pukul 10 malam tapi belum juga pulang. Jordy tidak bisa di hubungi karena itu dia mencoba untuk menghubungi Richard untuk menanyakan keberadaan suaminya.
"Di mana mereka sebenarnya. Kerja kenapa tidak tahu waktu. Sudah pukul 10 malam tapi belum pulang. Pergi kemana sebenarnya mereka" Gerutu. Natasya.
Suara Ponsel mengganggu tidur Tika karena suara itu tidak juga berhenti. Tika melihat wajah Richard yang nampak sangat kelelahan.
Tika menarik tangan Richard yang berada di pinggangnya lalu dirinya mengambil Ponsel milik Richard yang ada di atas nakas.
"Natasya... Siapa Dia. Apa dia kekasih atau istri Richard... Heemm. Lihat saja Lu kalo misalkan punya wanita lain, Gw hajar lu..."
Tika mengangkat Ponsel milik Richard dengan sangat berani karena merasa dirinya perlu tahu siapa natasya. Mengingat Richard telah mengambil mahkota paling berharga miliknya.
"Hallo ini Siapa" Tanya Tika ketus.
"Lah... Ini siapa" Sahut Natasya dengan memastikan nama yang ada di ponselnya khuatir salah menghubungi seseorang.
"Benar Richard kenapa yang angkat suaranya cewe... ahhhh Jangan-jangan"
"Hallo... Hallo... Siapa ini Haaaa... "
"Saya yang harusnya tahu ini siapa kenapa mengangkat telepon Richard..."
"Saya Tika kamu siapa dan ada keperluan apa menelpon malam-malam menelpon pria orang"
"Pria orang... Maksud kamu apa" Ucap Natasya.
Tika merasa cemas jika yang menelpon adalah kekasih atau istri Richard karena dirinya tidak tahu sebenarnya apa status Pria ini.
Baru kenal sudah me*idurinya dan memintanya untuk menikah Richard lalu mengatakan suka kepada dirinya dari seberang telepon Tika memiliki ide untuk mengerjai wanita yang sedang mengangkat telepon dari Richard.
Natasya bahkan tidak peduli apa hubungan Richards dengan wanita yang sedang berbicara dengannya saat ini.
"Siapa yang telepon sayang" suara Richard terdengar berat identik dengan pria yang baru bangun tidur.
Tika menoleh ke arah Richard dan memanyunkan bibirnya dan tidak menjawab pertanyaan Richard. Natasya terdiam dan belum sempat membuka suara untuk mengerjai Tika tapi telepon sudah di sodorkan ke arah Richard.
"Ini pacar lu telepon. Malam-malam kaya gini kaya ga ada waktu besok aja. Norak sama kaya lu. Ganggu tidur gw aja" Ketus Tika sambil memberikan Ponsel ke Richard dan dirinya menarik selimut dan tidur memunggungi Richard.
Richard hanya menatap Tika dengan bingung dan menatap Ponselnya. Richard menyipitkan matanya melihat nama Natasya di Layar Ponsel miliknya.
"Hallo ada apa Nyonya Natasya..." Ucap Richard yang dapat di dengar oleh Tika dan membuka matanya kembali lalu menoleh ke arah Richard.