Indonesia
NovelToon NovelToon
Istriku Mantan Pembunuh Bayaran

Istriku Mantan Pembunuh Bayaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Identitas Tersembunyi
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: moon

Di rumah dia hanyalah ibu rumah tangga biasa, wanita lembut yang sayang anak dan cekatan mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Namun, bagaimana bila ternyata dia menyimpan rahasia yang tak biasa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#23

#23

Keributan di luar rumah mewah itu, membuat Alan Romanov berjalan keluar dengan terburu-buru. Pasalnya dia ingin memastikan sendiri, benar atau tidak laporan anak buahnya. 

Ternyata memang benar, bahwa ada beberapa pengawal yang tertembak. 

Belum selesai masalah ledakan di gudang senjata, kini sudah ada peristiwa penembakan. Bagi Alan Romanov ini seperti sebuah tantangan baginya, semakin besar masalah, semakin ingin ia membalas si pelaku berlipat-lipat kali lebih mengerikan. 

“Tuan, kami sudah memastikan bahwa—”

“Langsung saja ke intinya, siapa pelakunya!” geram Alan lugas dan tegas. 

“Dilihat dari ciri-ciri tembakannya, sudah bisa dipastikan pelakunya Lynx.” 

Alan menoleh cepat, sungguh tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. 

“Apa?! Bukankah dia di pihak kita?” 

“Saya tak bisa memastikan hal itu, Tuan. Lynx sudah terlalu lama menghilang, dan kini tiba-tiba ia kembali, pasti untuk satu alasan.” 

Alan terdiam, namun, sangat geram. “Kerahkan orang terbaik untuk menyelidiki kemana dia selama ini? Sepertinya Mars sama sekali tak bisa diandalkan! Segera lacak keberadaan Lynx saat ini. Dan apakah ada hubungannya dengan semua peristiwa yang terjadi belakangan ini.” 

“Mata-mata kita juga melaporkan bahwa Mars sudah kembali ke negara ini.”

“Bersihkan saja bila dia sudah tak berguna.” 

“Satu hal lagi, Tuan.” Ucapan pria itu membuat Alan mengurungkan niat masuk ke rumah. 

“Ada banyak orang dengan gerak-gerik mencurigakan datang dalam jumlah besar ke negara ini,” imbuh orang kepercayaan Alan. 

“Bisa jadi mereka wisatawan.” 

“Mungkin saja, Tuan. Hari ini juga saya akan memastikan sendiri.”

•••

Di Jakarta. 

Mommy Dhera dikejutkan dengan suara tangis Zea, yang tidur di sampingnya. 

“Huaaa— Mama—” 

“Shhtt— shhhtt— ada Oma di sini, Sayang. Zea bobo lagi, ya?” bisik Mommy Dhera menenangkan Zea, sambil mengusap kepala dan punggungnya. 

Kedua mata Zea terpejam, tapi ia terisak, entah apa yang sedang ia impikan. “Hiks— Mama— Mama— pulang, Ma—” rancaunya lagi dengan kedua mata masih terpejam rapat. 

Tak ada yang bisa Mommy Dhera lakukan, selain terus berbisik menenangkan, serta memberi usapan lembut di punggung Zea agar ia kembali tidur. Kedua mata matanya berkaca-kaca, meski Zea tak mengatakannya, tapi ia bisa merasakan bahwa Zea merindukan kedua orang tuanya. 

Daddy Danesh yang ketiduran di sofa pun mendatangi istri dan cucunya. “Kenapa?” tanyanya dengan suara berbisik. 

“Mengigau,” jawab Mommy Dhera. 

“Sejak kapan?” 

“Tidak sepanjang malam, terhitung baru dua kali sejak Zea mulai terlelap.” 

“Tidurlah, sekarang biar aku yang menjaganya,” kata Daddy Danesh pengertian, ia tak ingin istrinya jatuh sakit karena kurang istirahat. 

Sebab di saat-saat begini, sangat di butuhkan istirahat agar tidak gegabah menghadapi masalah. 

Mommy Dhera kembali menidurkan kepalanya di atas bantal, tapi sayang matanya belum juga terpejam. “Sayang, menurutmu bagaimana keadaan anak dan menantu kita sekarang?” gumam Mommy Dhera. 

Daddy Danesh memindahkan telapak tangannya ke kepala sang istri, mengusapnya lembut, lalu berkata, “Percaya saja mereka selamat dan ada di suatu tempat. Jangan memikirkan hal buruk, karena kita sudah berikhtiar maksimal.” 

“Hmm, semoga saja, ya. Aku pun berdoa dan selalu berharap, mereka beserta para AG akan kembali dengan selamat,” sahut Mommy, diakhiri dengan sebuah kecupan di telapak tangan suaminya. 

Daddy Danesh tersenyum lembut, “Sekarang cobalah untuk kembali tidur.” 

•••

Set! 

Wush! 

Set! 

Wush! 

Suara peluru yang melesat cepat dari senapan milik Lynx. 

Tiga hari berlalu, teror dari Lynx terus berkelanjutan, selama itu pula selalu ada pengawal Alan Romanov yang meregang nyawa dengan luka tembak di batang leher mereka. Lynx alias Lizie menjalankan aksinya setiap hari di waktu-waktu tertentu sesuai mood. Hebatnya, keberadaan Lynx sulit dilacak, karena ia selalu berpindah tempat, tanpa pola yang jelas. 

Teror-teror Lynx berhasil membuat mental para pengawal Alan Romanov down, rata-rata mereka mulai panik, takut jika sewaktu-waktu giliran mereka yang menjadi sasaran tembaknya Linx. 

Hingga hal ini pun nembuat Alan semakin uring-uringan, karena rencana yang sudah ia susun dengan matang jadi ikut berantakan. 

Sementara itu, orang-orang yang ia perintahkan untuk mengikuti dan mengendus jejak Lynx, ikut tewas, tapi dilihat dari penyebab kematiannya, itu semua bukan Lynx pelakunya. Apakah Lynx punya pengawal bayangan? 

Di sisi lain, Zion pun melihat dengan mata kepala sendiri, betapa mengerikannya Lizie saat sedang memegang senjata api. Kadang Zion yang menghabisi orang-orang yang sengaja diutus untuk memata-matai istrinya, kadang juga para agent AG. 

Zion sudah tahu tentang keberadaan para agent AG, dan sudah bisa menegak, mereka pasti datang untuk melacak keberadaannya, serta untuk mengawal Lizie. 

Semakin dilihat dan diamati, nampak sekali kerinduan di kedua mata Zion pada istrinya, akhirnya ia tak bisa membendung perasaan cintanya sendiri. Bahwa betapapun beratnya masalah ini, ia tetap tak bisa memudarkan rasa cintanya pada wanita yang kini tengah berjalan menjauh dari lokasi yang baru saja menjadi titik luncur tembakannya. 

Zion bersembunyi di balik batang sebuah pohon besar, seperti pengecut yang tak berani memperlihatkan keberadaannya pada Lizie. Beberapa saat kemudian, pria itu mengeluarkan ponsel dari saku pakaian lalu menyalakannya kembali, setelah beberapa hari ia biarkan mati total. 

Zion menghubungi kantor pusat, dan— “Lapor! Zion Alexander, Komandan pasukan khusus, bersiap kembali menjalankan tugas. Laporan selesai!” 

Ini adalah keputusan terbaik, daripada terus menerus bersembunyi, mari akhiri semua, dan biarkan nama Lynx terkubur bersama nama besar keluarga Romanov. 

Karena yang Zion inginkan hanyalah istrinya, Lizie. 

•••

Beberapa hari kemudian. 

Siang terik hari itu, Mayra menugaskan dirinya  menjemput Zea di sekolahnya, namanya juga Mayra, pasti modusnya banyak. Bagaimana tidak, saat ini ia sudah mengantongi dua kartu kredit milik Uncle Danesh dan Uncle Daniel. 

Mayra melirik kembali isi tasnya, berharap bahwa ini bukan cuma halusinasinya saja, atau kedua benda itu tak hilang, bisa gawat jika sampai dua benda keramat itu hilang. 

Tak lama menunggu, pintu sekolah terbuka, para murid berhamburan keluar dari sana, menghampiri orang tua mereka yang telah datang menunggu di gerbang. Namun, beberapa saat menunggu, Mayra tak kunjung melihat keberadaan keponakannya. “Kemana Zea?” gumam Mayr resah. 

Anak gadis Daddy Dean itu pun masuk ke area sekolah, untuk bertanya, berharap Zea masih di dalam kelas. Tapi—

“Zea? Lho tadi keluar bersamaan dengan teman-temannya, mungkin lewat pintu samping.” 

Mayra mencari ke samping gedung, dan nampak beberapa pria berpakaian gelap, sedang menuntun Zea menjauh dari area sekolah. Entah bagaimana caranya Zea bisa mereka bawa keluar, padahal pintu gerbang hanya ada di depan. 

“Zea!” seru Mayra dengan nafas ngos-ngosan. 

“Onty!” sahut Zea. “Onty, Uncle ini biyang, katana mau bawa Zea ketemu mama.” 

“Bohong, Zea! Mereka bohong.” 

Pria yang menggandeng Zea langsung menggendong Zea dan dibawanya masuk ke mobil. 

“Zea!” 

Mayra kembali menjerit, memanggil keponakannya, tapi tiba-tiba seseorang membekap hidung dan mulut Mayra dengan saputangan beraroma aneh. Aroma yang belum pernah ia kenali sebelumnya. Sesaat kemudian semua gelap, hanya terdengar suara percakapan orang-orang di sekitarnya, tapi semakin lama suara tersebut semakin memudar lalu hilang perlahan. 

•••

Kembali ke Moskow. 

Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh ke tanah juga. Begitupun Lizie yang akhirnya tertangkap oleh anak buah Alan. 

Bukan Lizie tak mau melawan, tapi mereka menunjukkan foto Zea yang sedang tak sadarkan diri di sebuah tempat asing yang tak Lizie kenali. 

“Jika kamu melawan, maka anakmu hanya tinggal nama saja.” 

Lynx yang tangguh, akhirnya harus menyerah, sebab kelemahan terbesarnya ada pada keluarganya. Terutama putri kecilnya yang saat ini sendirian di sekitar orang-orang jahat yang mengerumuninya. 

1
Bunda Idza
ya Allah.... deg degan ini....tanda masih hidup ya kan....kenapa bisa kecolongan??? mommy Dhera. Daddy Danesh....😭😭😭 piye Iki.....
moon: sek, belum tahu aja mereka.

edisi salah pilih lawan. 🤭
total 1 replies
Dozky 2 Crazy
hmmmm ternyata siAlan pelakunya
Dozky 2 Crazy: wkwkwk galau kenapa author
total 4 replies
Dozky 2 Crazy
aduh siapeeee nih
Shee_👚
hadeh zea bakalan jadi sandera buat lizie keluar. kalian dah membangunkan singa tidur😏
Shee_👚: gak sabar nungguin para2 macan keluar kandang semua😂
total 2 replies
Dozky 2 Crazy
makanya jgn macem macem yeee😁😁
Dozky 2 Crazy
sama yaa Zea mama sama papa lagi maen tembak tembakan dulu
Shee_👚
betul zion, kamu bawa lizie kembali jangan sampai ramanov menemukannya
Shee_👚
kami sendiri aja ngeri liatnya apa lagi musuh² nya yang dah ketar ketir. kamu beruntung dah nikah sama lizie, tapi jangan sampai kamu berbuat hal² aneh kalau gak mau kena dorr😂
vania larasati
lanjut
Shee_👚
jelas lah, pengawal bukan sembarang pengawal🤣
Dozky 2 Crazy
aseeli kepo 😁😁
octa❤️
🫶🫶🫶🫶
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
Thor..ini si mantan cadelita Mak ilang GK bisa ciat ciat beladiri kah??🤭🤭
moon: sek lahaciya 🤭👻
total 1 replies
falea sezi
mertuanya gimana nunggu bocil satu aja g bs 😒 nambahin beban. aja ne katanya bekas mafia 🤣🤣 alah pret
moon: nah, begitulah... mereka boleh para paruh baya, tapi pada jamannya mereka adalah...

ingat kalimat Eyang Juna. keluarga geraldy adalah keluarga dengan spek separuh mafia. 👻👻👻👻
total 3 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
kok blm nambah up mb moon?
hasana
👍👍👍👍
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
keren 👏🏻👏🏻👏🏻
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Wah kamar Lizzie 🥺
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
setuju 🤤
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Ngikut dong 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!