Arabella, putri keluarga kaya yang tidak diakui oleh keluarganya lagi. Tunangannya direbut oleh seorang wanita miskin…
Ketika, wanita miskin itu menikah dengan tunangannya. Dirinya hampir dilecehkan oleh beberapa preman yang dikirim tunangannya.
Terpaku dalam dendam merasa dunia ini tidak adil. Sebuah ingatan tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya.
“Ini adalah dunia novel yang sudah mencapai ending? Dan aku adalah antagonisnya…” gumamnya tertawa dalam tangisan.
Seorang antagonis yang tiba-tiba memiliki kesadaran. Dirinya sudah tidak terikat plot lagi, karena cerita telah mencapai ending…
“Aku akan membalas mereka, ini awal dari permainan membalas dendam…”
"Aku akan menjadi senjatamu untuk membalas dendam." Diluar dugaan pria gila yang seharusnya mencintai protagonis mengulurkan tangan untuk membantunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Runtuh
“Memang seharusnya kamu belajar etika dari angel! Dari kecil hingga dewasa kami terlalu memanjakanmu! Berbeda dengan Angel yang sudah hidup susah dari dulu. Ibumu menceritakannya kepada ayah, bagaimana hidup Angel. Dan bagaimana kelakuanmu selama ini dalam pengasuhan ibumu.” Vino menuding-nuding ke arah putrinya sendiri.
Arabella hanya dapat menghela nafas kasar, bangkit dari tempatnya duduk.”Jadi ayah, ingin aku bekerja bagaikan budak penjajahan. Sedangkan Angel akan menjadi nona nona Belanda yang bahkan tidak pernah pergi ke kebun tebu?”
“Kakak bukan begitu maksud ayah. Maksud Ayah adalah—”
Plak!
“Bacot! Mulutmu itu selalu memprovokasi orang lain. Tapi tujuanmu hanya satu mempekerjakanku sebagai budak gratis kemudian mengambil alih hasil kerjaku. Kalau kamu memang punya etika dan kemampuan kerjakan sendiri kenapa meminta bantuan dariku? Dan bahkan membawa ayahku ke tempat ini.” Arabella benar-benar melayangkan pukulannya.
Dirinya menampar wanita itu, rasa puas benar-benar terasa di seluruh urat nadinya. Tangannya masih gemetar saat ini mungkin karena sensasi kegembiraan yang dirasakan olehnya.
“Arabella! Angel memiliki kemampuan yang lebih baik darimu. Dia hanya ingin kamu belajar bahwa—” kalimat dari Vino di sela.
“Kalau dia memang memiliki kemampuan yang lebih hebat dariku maka kerjakan saja sendiri! Jangan seperti saat ini mengemis meminta tolong kemari, hanya ingin menjadikanku sebagai budak pekerja gratis sedangkan Dia yang mendapatkan pujian.” Arabella menekankan kata-katanya.
“Kakak aku tidak bermaksud…aku hanya ingin kamu belajar lebih lembut, karena itu aku akan berada di sampingmu. Walaupun kamu mengganggu pekerjaanku nanti aku tidak akan apa-apa. Aku tetap akan bertanggung jawab untuk semuanya. Nanti kalau ada kesalahan Biar aku saja yang menanggung.” Wanita itu menatapnya dengan wajah yang terlihat begitu tulus.
Berbeda dengan arabella yang wajahnya sudah bagaikan setan murka. Wanita itu tersenyum, wajahnya benar-benar tersenyum menyeringai.
“Kamu hanya menjadikanku sebagai tameng untuk memanfaatkanku. Siapa yang tidak tahu kamu ingin menginjak kepalaku. Kecuali kedua orang tuaku…mereka pengecualian dan suamimu saat ini. Karena kamu merasa begitu hebat, Aku juga merasa tidak perlu belajar darimu. Tinggalkan ruangan ini…jangan mengganggu aku.” Kalimat yang tertuju pada ayahnya dan Angel.
Angel diam-diam mengepalkan tangannya, wanita itu masih dalam mode sosok penuh dendam menatap ke arah Arabella.
“Ayo kita pergi dulu. Mungkin arabella belum berpikiran jernih. Biarkan Dia tidak belajar apapun dan melakukan pekerjaan remeh.” Vino melangkah meninggalkan Angel, sementara Angel terlihat masih murka dan belum puas.
Sudah pasti wanita itu tidak akan menyerah.
“Kakak aku hanya harap kamu…”
“Kamu mengatakan semuanya demi kebaikanku, tapi itu semuanya sebenarnya hanya demi kebaikanmu sendiri dan wajah munafikmu. Tinggalkan tempat ini dan jangan jadikan aku sebagai tameng. Kalau kamu berbuat seperti ini aku akan membuatmu menyesal.” Dirinya menekankan kata-katanya.
Angel pada akhirnya mengepalkan tangannya melangkah pergi. Wanita yang sebenarnya belum rela sama sekali. Itu semua hanya karena rasa kesalnya, arabella kini menjadi musuhnya. Sesuatu yang tidak bisa dimanfaatkan olehnya.
Suara pintu dibanting terdengar. Banyak kata mengapung baru bermunculan di kolom komentar.
‘Perubahan karakter terlalu brutal. Dia menjadi seegois dan sekejam ini.’
‘Namanya berarti malaikat, Tapi sekarang sudah menjadi iblis.’
‘Orang jahat seperti ini selalu ada dalam kehidupan nyata. Arabella bersabar sekali menghadapinya…’
Berbagai pujian yang membuatnya diam-diam tersenyum. Mereka yang dulu berpihak kepada Angel, mengetahui satu persatu kebusukannya. Dunia yang pada awalnya disusun oleh plot ini runtuh….
.
bau sadar para pemirsa
kemaren pada kemana aja, amnesia ya🤣🤣🤣
biar jadi plajaran untuk vino btpa brrtinya otak putrinya itu...
alurnya selalu menarik dan selalu ditunggu kelanjutannya 😁😁👍👍👍
tidak mau rugi itulah pebisnis, harus selalu untung...
ntah si arabella anaknya siapa
sebelum berucap sudah disembur naga api😂😂😂
kau salah berpijak. mereka mah tinggal dicire6t dr kk aja langsung the end alias TAMAT.🤣🤣🤣🤣🤣
anal ounggut disayang bagaikan anak kandung. dan anak kandung dianggap bagaikan anak pengemis jalanan yg tidak kenal.
nuh gelo siahhh😂😂😂😂