yes!! My new novel on going🙏
I was the writer of Hotel Prince.
Wish you enjoy this one of my baby too❤️
~~~~~~~~
The Story start from :
Han Ji Ah atau sering dipanggil Jia, gadis keturunan campuran Korea-China yang hidup penuh penderitaan. Kehidupan pas-pasan,sekarang ditambah sang ibu yang harus dirawat di rumah sakit..semakin memberatkan Jia dalam mencari nafkah.
Namun, suara merdu yang menjadi bakat yang diberikan oleh yang kuasa membuatnya mengambil pekerjaan sambilan sebagai biduan bertopeng di salah satu bar tua kecil di dalam gang.
Dari sana lah..Jia bertemu dengan pria misterius Frey Ye. Dan dari sana juga dia bertemu dengan si iblis Nico Tan yang menggaetnya dengan kontrak yang menggiurkan Jia sekaligus mematikan bagi Jia.
~~~~~~~~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Via Hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep. 23
Sudah hampir dua bulan, semuanya berjalan sempurna. Menjadi menantu dan istri sempurna di depan Xue Hua. Tetap menjaga jarak dengan Nico, semuanya berjalan berputar-putar begitu saja setiap hari.
Selama di rumah Nico, Jia hanya sekedar memakai topeng yang sepertinya telah menjadi rutinitasnya selama satu tahun ini.
Bagi Nico, Jia adalah pilihan sempurna, dan baginya Jia tidak lebih hanya bagaikan sebuah 'alat' saja. Alat untuk menjadi tameng baginya untuk mendapatkan warisan dari ayahnya. Dan juga alat baginya untuk menyenangkan ibunya yang telah menginginkan seorang menantu.
"Jia.." Xue Hua mengetuk pintu kamar Nico dan Jia yang tengah terbuka.
Jia yang tengah menyisir rambutnya di depan meja riasnya,menatap mertuanya lalu tersenyum "mama..mengapa berdiri di situ? Masuklah,ma" sahut Jia lembut.
Xue Hua hanya tersenyum, "apakah kamu berminat untuk menemani mama menikmati teh sore?"
"Tentu,ma.. Dengan senang hati.." balas Jia.
"Baiklah.. mama akan menunggumu di halaman belakang.." sahut Xue Hua sambil diiringi anggukan kepala Jia.
Beberapa menit kemudian,Jia berjalan menuju halaman belakang dimana Xue Hua telah duduk manis menikmati secangkir teh yang disiapkan pelayan rumah mereka sambil menikmati pemandangan langit yang begitu cerah. Terlihat secangkir teh lainnya telah menanti Jia beserta sepiring cookies almond buatan Jia semalam. Jia tersenyum melihat mertuanya yang menikmati cookies buatannya.
Terlepas dari perjanjiannya dengan Nico, Jia sangat tulus menyayangi mertuanya. Xue Hua sangat baik terhadapnya bahkan terkadang membuat Jia merasa bersalah karena telah membohonginya. Semata-mata semua yang dilakukan Jia hanyalah karena perjanjian kontrak dengan Nico.
"Ma.." sapa Jia sambil duduk di kursi yang kosong. Meja kecil beralas kaca berada di tengah mereka berdua.
"Sungguh cerah hari ini.." sahut Xue Hua.
Jia mengangguk, lalu meraih secangkir teh dan meneguknya sedikit.
"Jia.."
Jia menatap Xue Hua.. Sejak tadi,Jia merasa jika ajakan Xue Hua bukan hanya sekedar minum teh biasa. Tapi,Xue Hua ingin berbicara empat mata dengannya.
"Ada apa,ma?. Sepertinya ada yang ingin mama bicarakan denganku" sahut Jia pelan.
Xue Hua tersenyum, "mama.." Xue Hua menatap ke arah langit dengan tatapan kosong, "sebelumnya.. mama mau tanya serius denganmu.."
Jia menelan salivanya, rasa gugup tiba-tiba mengalir di tubuhnya.
"Apakah Nico memperlakukanmu dengan baik?" tanya Xue Hua.
"Iya,ma" dalih Jia. "sangat baik.. bahkan kami tidak pernah saling sapa setiap harinya kecuali di depan mama" lanjut Jia dalam hati.
"Benarkah?" tanya Xue Hua kembali.
Jia mengangguk, sedangkan Xue Hua menghela nafas.
"Apakah hubungan kalian baik-baik saja?" lanjut Xue Hua.
Seketika jantung Jia berdetak kencang, pertanyaan yang membuat keringat dingin mengalir di pelipis Jia.
"Ya.. ada apa,ma?. Mengapa sejak tadi mama bertanya seperi itu?" tanya Jia. Dia mencoba menenangkan dirinya di hadapan mertuanya.
"Kamu tidak sedang membohongi mama,bukan?. Mama tahu Nico tiba-tiba membawamu pulang dan berkata akan menikah denganmu. Dan dia juga mengatakan pada mama jika kalian telah lama berpacaran" sahut Xue Hua.
Jia tertawa sinis dalam hatinya, "dasar pembohong!!".
"Hanya.. dua hari ini, mama tidak sengaja melihat Nico diam-diam keluar rumah tiap tengah malam.." lanjut Xue Hua.
Jleb!!
"Ya ampun.. Nico ketahuan.." lirih Jia dalam hati.
"Dan mana lihat dia selalu kembali dini hari.." lanjut Xue Hua, "apa kalian sedang bertengkar?".
Jia mencoba tersenyum, "tidak,ma.. Nico memang tiba-tiba keluar karena ada urusan. Nico ada pamit denganku kog" dalih Jia "sial*n kau,Nico.. mengapa aku harus membantumu berbohong pada ibumu!".
"Begitukah.. syukurlah jika begitu.. Mama pikir kalian sedang bertengkar.. Bagaimanapun kalian masih dalam masa pengantin baru.." sahut Xue Hua.
Jia tertawa kecil, "sudah dua bulan,ma.. sudah bukan pengantin baru lagi.."
Xue Hua ikut tertawa, "Benar sekali.. Jadi, karena itu..mama mau membawamu ke dokter,Jia"
Tawa Jia seketika terhenti, "dokter? Untuk apa,ma?"
"Mama ingin kamu memeriksa diri saja,Jia.. Mama sangat ingin menggendong cucu secepatnya.." sahut Xue Hua.
"A..apa?"
Xue Hua menatap Jia dengan bingung "Ada apa,Jia?"
"A..ti..tidak,ma.. Hanya..bukankah ini terlalu cepat?"
"Maafkan mama jika terkesan menuntut.. Tapi,mama hanya ingin memastikan semuanya baik-baik saja.. dan juga mama bisa meminta obat untukmu dan juga Nico supaya kamu cepat hamil" sahut Xue Hua dengan ceria.
"Ta..tapi,ma.."
"Apakah kamu menolak ide mama?" tanya Xue Hua dengan tatapan kecewa.
"Bu..bukan seperti itu,ma.. Hanya saja aku merasa ini terlalu cepat.. Dan juga,seperti yang mama bilang..kami masih dalam masa pengantin baru,bukan?. Beri kami waktu,ma" jawab Jia.
Xue Hua terdiam, "kamu merasa tersinggung?"
Jia tersenyum, "tidak,ma.. Hanya,Jia meminta waktu.. Jika dalam satu tahun, Jia belum juga berisi.. maka Jia bersama Nico juga ke dokter untuk diperiksa.."
Xue Hua akhirnya mengalah, "Baiklah.."
Diam-diam Jia bernafas lega,"maafkan aku,ma.. saat itu..mungkin aku telah tidak berada di rumah ini.."
curcol author:
"lohaaaa~~~~
iya..iya.. author ngaku salah dulu deh..
soalnya luamaaaaa banget ga updatein "Still Holding On".
Nah,kemarin aku mutusin buat fokus selesaiin Hotel Prince terlebih dahulu. Supaya aku bisa fokus di sini..
Terlebih.. waktuku yang sangat terbatas.. jadinya aku mutusin stopin sebentar novel ini.
But, aku malah hiatus di novel Hotel Prince karena masalah di rumah yang membuatku ga da waktu sama sekali buat nulis ataupun pegang HP 🥴
its so chaos!!😖
Setelah hiatus.. dan aku mulai punya waktu untuk nulis kembali.. Jadinya aku lanjutin Hotel Prince terlebih dahulu sampe kelar..
Nah, selanjutnya aku lanjutin novel ini.
Jadi.. Aku bener-bener minta maaf buat kalian uda nunggu kelamaan ya🙇
Dan aku usahain update novel ini setiap hari!!"
Love you,guys!!
Stay safe❤️
Happy reading🥰
dukung karya aku trus ya😍
baca karyaku lainnya ya "Hotel Prince"".
Apapun keputusan Author... jangan lupa tetap bahagia yah 🥰
One day... talenta menulisnya tetap disalurkan yah... you have a great talent and I do appreciate it! 😊
Semangat Thor... spread love and God Bless 🙏😇😍🌹🌻