Indonesia
NovelToon NovelToon
KEKUATAN CINTA

KEKUATAN CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:334.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Tri Ani

Seorang gadis SMA yang tomboy, pecicilan, badung, di pertemukan dengan cowok yang mampu merubah hidupnya.

Berkat kekuatan cinta Al, Aldevaro kakak dari sahabatnya dan sahabat dari kakaknya, dia menjadi pribadi yang sedikit bertanggung jawab.

Bagaimanakah perjuangan Al untuk membuat pujaan hatinya mencintainya dan menjadi anak manis?

"Aku membencimu!" teriak Ajeng.

"Tapi aku mencintaimu!" ucap Al dengan tenangnya.

"Berhenti membuatku jadi tahananmu, kau benar-benar membuatku muak!"

"Aku akan tetap memahami, sampai hatimu kau berikan untukku!"

"Cehhh ....., aku pergi dan jangan ikuti aku lagi!" ucap Ajeng lalu meraih tasnya menjauh dari pria yang menurutnya begitu menyebalkan itu.

"Aku tidak akan menyerah ....!" ucap Al saat Ajeng sudah tak terlihat lagi. Cintanya dan pengorbanannya tidak akan sia-sia, Gadis yang di cintai ya sejak ia SMA, membuatnya lupa siapa dirinya dan menjadi orang yang bisa dekat dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenapa menangis?

Ajeng mengamati surat itu, ia membaca kop surat itu, tertulis sebuah nama universitas ternama di amplop surat dengan warna coklat itu.

Ajeng pun kembali duduk di teras, melepaskan sepatunya karena merasakan kakinya kepanasan, ia melempar begitu saja tasnya.

Ajeng segera membuka amplop surat itu, ia membaca perlahan surat yang berada di tangannya.

Tiba-tiba Ajeng menangis sesenggukan setelah selesai membaca surat itu.

Hiks hiks hiks

Hiks hiks hiks

Al yang baru saja pulang, ia begitu terkejut melihat Ajeng menangis di depan rumah dengan penampilan yang begitu menyedihkan, dengan gerak cepat ia berlari menghampiri Ajeng.

"Kamu kenapa?" tanya Al, bukannya menjawab Ajeng malah mengeraskan suaranya.

"Hey ....., kenapa menangis?" tanya Al lagi sambil menghapus air mata Ajeng, Ajeng juga tidak menjawabnya, ia menyerahkan surat yang berada di tangannya.

Al segera membaca isi surat itu, yang ternyata berisi jika Ajeng gagal mengikuti tes pertama masuk perguruan tinggi yang tertera di kop surat itu.

Al segera memeluk Ajeng, Ajeng masih melanjutkan tangisannya.

"Cup cup cup ....., jangan menangis lagi ya!" ucap Al sambil menepuk-nepuk punggung Ajeng.

"Aku gagal mas!" ucap Ajeng sambil terus menangis.

"Kamu belum gagal, ini masih tahap awal, masih banyak jalan setelah ini!"

"Tapi bagaimana lagi, aku pasti sangat mengecewakan mas Al!"

"Nggak ...., kamu tetap kebanggaan ku, dan selamanya seperti itu, kau juaranya!"

"Apa aku menyerah saja ya mas!"

"Aku di sini bukan untuk melihatmu menyerah, kau tahu bisa sekuat apa aku di sampingmu, jangan menyerah sekarang!"

"Lalu aku harus apa?"

"Kita berjuang bersama-sama ...., ada banyak hal yang belum kamu tahu di luar sana, ini hanya sebagian kecil dari perjuanganmu, jangan menyerah."

"Baiklah ....., jadi aku harus bangkit!"

"Iya .....!"

"Tapi aku sangat lelah hari ini, aku nggak sanggup lagi berjalan ke dalam rumah hari ini, aku sudah terlalu lama berjalan, kakiku mau copot!" keluh Ajeng.

"Kamu berjalan dari sekolah?" tanya Al dan Ajeng pun mengangguk.

"Kenapa jalan kaki?"

"Bagaimana nggak jalan kaki, aku nggak punya uang untuk naik angkot!"

"Maafkan aku, aku lupa memberimu uang saku! Ya udah sebagai gantinya, aku akan menggendongku sampai ke dalam rumah!"

"Baiklah ....!"

Tanpa menunggu lama, Al langsung membopong Ajeng hingga masuk ke dalam rumah, ia menjatuhkan tubuh Ajeng ke sofa.

"Augh ....., kenapa di jatuhkan?" keluh Ajeng.

"Kamu kecil-kecil berat juga ya ternyata! Makan mu apa sih?"

"Aku makan menyan!" jawab Ajeng ketus.

"Jangan suka ngambek, cepet tua loh ....!"

"Aku haus .....!" ucap Ajeng sambil memegangi tenggorokannya yang terasa kering.

"Ya udah ...., biar aku ambilkan ya!" Al pun segera menuju ke dapur dan mengambilkan segelas air putih untuk Nadin, hanya dengan sekali tegukan saja air itu sudah beralih ke tenggorokan Ajeng.

"Bener-bener haus ya?" tanya Al dan Ajeng hanya mengangguk, kemudian mata Al tertuju pada kaki Ajeng yang terlihat memar merah .

"Kakimu memar, aku ambil salep dulu, diam di sini!"

Al kembali meninggalkan Ajeng, ia mengambil kotak obat.

"Ini sakit ya kakinya?" tanya Al sambil mengoleskan salep ke kaki Ajeng yang memar.

"Ini sudah biasa mas, memar dikit nanti juga sembuh sendiri!"

"Kenapa bisa memar seperti itu?"

"Sepatuku agak kekecilan!"

"Kenapa tidak bilang sih? Besok kita beli sepatu baru!"

"Nggak usah ...., lagian mau lulus juga, buat apa!"

"Jangan suka mengabaikan hal-hal sepele ....!"

BERSAMBUNG

Jangan lupa untuk kasih dukungan ke author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya

Follow Ig aku ya

Tri.ani.5249

1
Mbs Madu Gomilk
tega autornya, kirain ada yang donorin jantungnya ke mas al.

ehh tunggu dicerita ajeng yg nikah kok nggak muncul mbak diah ya.
Nuris Wahyuni
terima kasih kak tri bikin kita keluar air mata dg sendirinya endingnya kok bikin nyesek 😌😌KSH bonus2 dong kak tri biar 👍👍Dika sama Rita apa sama kakak ipar
Sri Wahyuni
endingnya bikin kita mewek dan geregetan, kenapa ending ngegantung gitu thor? ayolah thor terusin! aq mau yg happy gitu lho,biar ada senyuman di wajahku.
Kasi Ani
modus tu bang Al
Kasi Ani
jadi keingat jama sekolah, sama guru kileeerr
🍒나는 천사🍒
ini gmn??
banyu mata g mau berenti othornya tiba"END
ku menangiiiiss😢😭
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Ela Maelawaty
bacanya serasa sambil ngiris bawang😭😭
Risya
walaupun bacanya udah 2x tp tetap aja meeeeewwweeekkkk 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "ketika suami ku mendua" makasih kak🙏
total 1 replies
@§¢Stie
emang kak Tri ada akun baru,?
Tri ani: akun lama kak, langsung ketik judul aja, " Menikahi ustad tampan" nanti langsung ketemu
total 1 replies
Reisa Adi Widya
aduh...bang al..air mata ini t bisa berhenti kak tri
Entin Fatkurina
sudah hadir di sana
Purnama Sari
oce
Tri ani: sampai ketemu di sana
total 1 replies
Miscia.
.
Vina
malam malam.Baca bab ini sambil nangis bombay
Vina
nangis.q.thor
Vina
jadi pengen cepet pulkam q thor
Vina
biiiyuuuhh kata kata bang al swet ooyyy...meleleh q
Vina
maksudnya al tuh menjadikan kamu istrnya jeng
Vina
habis dr si kakaknya...sekarang mampir di adeknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!