Kisah Pria yang sangat ter obsesi dengan Sihir namun Tidak diberkati Sihir.
Apakah kalian percaya dengan Penyihir?. Seorang ahli sihir yang menggunakan sebuah unsur bernama 'Mana'
Dengan sebuah unsur bernama 'Mana' tersebutlah seorang penyihir dapat menyihir tanpa memandang logika yang ada. Sesuatu yang tidak dapat dijelaskan oleh sebuah logika.
Tahun 2024, Ibu kota Inggris London, sebuah kota dengan lebih 20 ribu penyihir. Seorang pria bernama Reinhart Crowford baru saja tiba di London dengan tujuan menjadi seorang penyihir. Tidak seperti penyihir pada umumnya, ia adalah seorang manusia biasa yang tidak diberkati 'mana'
A witch without Magic by Riru
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rirunoriru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 1.24 Jawaban dari kegelisahan
"Sihirku, sepenuhnya telah habis." Kata Clarisu.
Clarisu yang kehabisan sihir karena terlalu berlebihan dalam menggunakan sihir tingkat atas yaitu {Star Explosive Spear}
Pikiran Clarisu yang kacau karena memikirkan dampak yang terjadi akibat dari naga hitam. Sehingga mengeluarkan banyak sihir.
Clarisu yang melihat ke arah bangkai naga hitam yang telah ia kalahkan. Kepala dari Naga hitam itu meledak tanpa sisa, beserta darah yang berceceran akibat sihir Clarisu.
"Aku, terlalu berlebihan." Kata Clarisu.
Saat ini Clarisu sedang terhuyung dan tidak bisa berjalan dengan baik. Ia seperti sebentar lagi akan pingsan, namun Clarisu yang sudah menjadi penyihir yang menerima banyak Quest sejak ia masih berumur 8 tahun membuat masalah yang berkaitan dengan kehabisan sihir menjadi tidak terlalu ber arti.
Tubuh Clarisu yang setiap hari hampir habis akibat mengalahkan banyak monster sihir dalam sehari sehingga membuat tubuhnya terbiasa dengan kondisi kehabisan sihir.
Walau Clarisu merasakan rasa sakit kepala yang cukup sakit, Namun ia sudah terbiasa.
Tujuan Clarisu saat ini hanyalah berjalan kerumah nenek Emma, Walau jarak dari rumah nenek Emma dengan dirinya terpisah sekitar 400 Meter. Tetapi Clarisu tidak peduli.
Ia hanya berjalan, berjalan sedikit demi sedikit. Ingin memastikan Nenek Emma baik baik saja.
Disaat Clarisu sedang berjalan ke rumah Nenek Emma terlihat beberapa penyihir yang menggunakan sapu terbang muncul dari arah markas asosiasi penyihir.
Clarisu dengan menahan sakit kepala akibat kehabisan sihir mulai berteriak "Transferkan aku sihir." Teriak Clarisu.
Walau Clarisu sedang berusaha untuk berteriak tetapi suara yang ia keluarkan terlalu kecil untuk didengar.
Salah satu penyihir tersebut tersebut sadar akan kehadiran Clarisu.
Clarisu, penyihir dengan tubuh yang keliatan masih sehat walau dengan pakaian yang robek. Terlihat tidak bisa berjalan dengan baik.
Penyihir tersebut tau bahwa Clarisu kehabisan sihir. Dengan mendekati Clarisu. Penyihir tersebut memberikannya sihir.
"{Transfer}." Kata seorang penyihir.
Seketika tubuh Clarisu dipenuhi banyak sihir, Clarisu pun kembali ber energi dan tidak lagi sakit kepala.
Clarisu menatap penyihir yang memberikannya sihir.
Penyihir yang memberikannya sihir terlihat mengenakan pakaian berwarna putih dengan celana hitam, ditemani jubah berwarna hitam yang menutupi kepala mereka. Di jubah tersebut memiliki sebuah logo berbentuk Sayap berwarna putih.
"Black wing kan, Terima kasih. Tolong bisakah kalian meminjamkanku jubah kalian."
Salah satu Black wing tersebut tanpa banyak bicara langsung memberikan jubah yang ia miliki kepada Clarisu.
Clarisu mengenakan jubah tersebut untuk menutupi tubuhnya yang penuh dengan luka akibat pertarungan melawan naga hitam.
Clarisu yang telah pulih dan memiliki banyak sihir menggunakan sihir {Fly} dan mulai terbang ke arah rumah Nenek Emma.
Setibanya di tempat tujuan Clarisu menggunakan sihir {Enhanced Eyesight}. Membuat penglihatannya menjadi lebih baik.
Dengan cepat Clarisu mencari seisi rumah yang telah hancur, ia melihat banyaknya buku dan perabotan rumah yang hancur berkeping keping.
"Nenek Emma kumohon." Kata Clarisu
Clarisu dengan wajah yang pucat dan dengan kepanikan terus mencari seisi rumah.
Namun puluhan menit ia mencari ia tidak kunjung menemukan Nenek Emma.
"Kumohon dimana." Kata Clarisu.
Saat sedang panik, terlihat seorang penyihir yang menggunakan jubah hitam menghampiri Clarisu. Ia adalah salah satu anggota dari Black wing.
Anggota Black wing tersebut menepuk pundak Clarisu.
Clarisu yang terlihat panik tidak memperdulikan anggota Black wing tersebut.
"Tenang saja Nona Emma Hart baik baik saja, ia sedang berada di London." Kata anggota Black wing tersebut.
Clarisu yang mendengar nya menoleh ke arah Black wing tersebut. Clarisu tau bahwa Penyihir unit respond cepat Black wing tidak mungkin berbohong tentang hal seperti ini.
Clarisu pun lega mendengar perkataan penyihir tersebut.
Clarisu terduduk di antara reruntuhan sembari menatap penyihir tersebut. "Apa Nenek Emma Baik baik saja?"
Mendengar perkataan Clarisu, Penyihir tersebut menjawab "Tentu tenang saja, saat ini ia sedang berada di London bersama Nona Jessica." Kata Penyihir tersebut tanpa keraguan sedikitpun.
Clarisu menghela nafas panjang.
(Syukurlah Nenek Emma Baik baik saja.)