haiii..kenalin ini Karya aku...
Aku masih Belajar ya kak....
jadi Kalau ada yang salah mohon diingatkan...Jangan Lupa beri masukan kepada Autor ya kak..
Terimakasih
.
.
Novel ini menceritakan tentang kisah Tuan muda dan Nona muda yang dijodohkan..
Mereka menikah karena orang tua,Akan kah mereka menjadi pasangan yang saling mencintai???
bagaimanakah mereka melewati permasalah rumah tangganya.??
ikuti dan jangan Lupa Like dan komen ya kakak...
terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24
"Apaan nih??"Ucap Livia sambil memegang Botol berukuran 350 mili tersebut yang bertulisan JaMu Kuat Lelaki.
Ferdi melotorkan matanya dengan apa yang di berikan mamanya itu.
"Ish Mama ya bener-bener nih..."Ucap Ferdi kesal
Livia tertawa melihat ekspresi Ferdi.Membuat Ferdi semakin kesal.
"Tuh..itu apaan satunya tuh"Ucap Ferdi menunjuk sesuatu yang masih ada dalam kotak.
"Baju kayaknya"Ucap Livia sambil mengambil baju tersebut dan kemudian melihatnya.
"Hahhh...Linggeri...ish...mama aku di kasih ginian sih sama mama..ini mah sama aja aku gak pake baju"Ucap Livia kesal karena baju itu benar-benar traspanaran dan dibelakangnya tidak ada kainnya.
"hahahahahha....itu tuh kamu bilang baju..."Ucap Ferdi sambil tertawa terbahak bahak melihat ekspresi livia sambil memanyunkan bibirnya
Deg Deg Deg.
Jantung livia berdetak kencang,Seakan dia menemukan air di dalam padang pasir saat melihat senyuman Ferdi yang bukan seperti manusia biasa.Bibirnya membentuk sebuah love yang membuat dia semakin imut dan tampan saat tertawa.Livia segera menyadarkan diri dari lamunannya itu.
"Ish..apaan sih .diem gak kak..gak Lucu" Ucap Livia sambil melipat kedua tangannya di sepan perutnya sambil bibirnya dimanyunkan.
"Hahah..kamu kaya boneka anabel tau kalau lagi ngambek..hahah..sudah sudah pake sana baju pemberian mama"Ucap Ferdi mengejek Livia sambil tertawa terbahak bahak
"ish..kamu ya bener-bener ..sana itu buru diminum tuh jamu pembrrian mama" Ucap Livia sinis
Seketika ekspresi wajah Ferdi berubah.Bibirnya langsung berhenti tertawa dan matanya menatap tajam Livia.
"kenapa lihatnya kayak gitu?" Ucap Livia Sinis sambil mendongakkan kepalanya dan menggerakkan dagunya ke atas.
"Kamu yakin aku kamu suruh meminumnya?"Ucap Ferdi mulai menggoda Livia lagi
"IYa" Ucap Livia kesal.
"oke baiklah...tapi kalau sampai aku tak terkendali dan kamu kelelahan jangan salahkan aku..sebenarnya meskipun aku gak minum ini..aku sudah bisa membuatmu tidak bisa jalan besok pagi" Ucap Ferdi menggoda Livia
"apa..gak bisa jalan maksudnya apa..apa jangan-jangan dia mau melakukan itu padaku .ah tidak tidak"batin Livia
"mmmm maksud kakak apa..." Ucap Livia bingung sambil menurunkan tangannya dari depan perutnya itu
"Kamu gak lihat ini jamu apa hah???"ucap Feri sambil mendongakkan kepalanya dan menaik turunkan bola matanya.
"Kamu yakin aku harus meminumnya?kamu sudah siap??"Ucap Ferdi dengan suara menggoda dan tangannya memegang botol jamu itu siap untuk membukanya.
Kemudian dengan secepat kilat Livia mengambil jamu itu dan segera memasukkannya kedalam laci disebelah ranjangnya itu.
Ferdi yang melihat tingkah konyol Livia itu langsung tertawa terbahak-bahak.Sangat mengasikkan menggoda Livia.
"Hahahahahaa...kenapa???kenapa kamu mengambil botol itu ..sini biar aku minum?"Ucap Ferdi sambil pura-pura meraih laci untuk menggoda Livia.
"Enggak enggak..jangan kak..kakak gak usah minum..gak usah"Ucap Livia sambil menghalangi Ferdi untuk meraih laci.
"ishhh..kenapa..aku ingin meminumnya loh"ucap Ferdi dengan suara yang menggoda
"Kak ...gak usah"Ucap Livia sambil mendorong Ferdi pelan,dan dengan sigap Ferdi juga menarik tubuh Livia.
brughhh..tubuh Livia menindihi tubuh Ferdi di atas ranjang.Mereka sejenak terdiam saling menatap.
"ish..kamu mulai menggodaku ya"Ucap Ferdi.
Livia segera bangkit dari tubuh Ferdi.
"Enggak..siapa yang goda kakak"Ucap Livia.
"ish..kalau iya gak apa-apa kali" ucap Ferdi menggoda livia yang wajahnya memerah seperti tomat.
"Ish apaan sih kak..udah ah aku mau tidur" Ucap Livia sambil masuk kedalam selimutnya.
"hmmm..baiklah..ayo kita tidur" Ucap Ferdi sambil tersenyum menang karena telah menggoda Livia.
Livia tidur membelakangi Ferdi,mencoba menetralkan jantung yang berdegup kencang itu.Sedangkan Ferdi tidur menatap langit-langit dan kemudian tertidur.
Livia yang tidak mendengar pergerakan dan suara Ferdi kemudian dia berbalik menghadap Ferdi.Memandangi wajah Ferdi.
"kamu benar-benar sangat tampan ...waktu kita pertama bertemu kamu itu menyebalkan sekali sombong sekali..lalu setiap kita tidak sengaja bertemu kita selalu terlibat masalah yang membuatku jengkel kepadamu...kadang kamu menyebalkan ..tp kalau melihat senyummu tadi ..aku rasa kamu orang yang baik ..senyummu membuatku bahagia" Batin Livia.
Sebelum Livia mengetahui bahwa Ferdi ini adalah orang yang di jodohkan dengannya,Livia sering tidak sengaja bertemu dengan Ferdi dan selalu mengalami masalah dan perdebatan.
Setelah puas memandangi wajah Ferdi,Liviapun ikut tertidur pulas di samping Ferdi.
#Tbc
**Visual Cast menurut Author ya ..
Visual Tuan dan Nona muda
**
**
**
obat wik wik wik
🤣🤣🤣🤣🤣🙄🤭