wanita tegar dan angkuh harus berjuang demi seorang pangeran tampannya. yaNadira hazza pratama....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Tria reski, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Persahabatan
Nadira mencermati lembar demi lembar foto foto yang ada di album foto tersebut.
Hati nya begitu terenyuh melihat senyum manis Johan ketika masa remaja nya dengan Stevan, mereka berpose dengan bahagia, sangat terlihat jelas di foto tersebut Stevan sedang memangku leher Johan dengan gelak tawa lepas mereka.
kembali nadira membalik- balikan album foto tersebut, ekor mata nadira melihat dengan jelas ada seorang wanita yang menggunakan pakaian putih abu-abu tengah berdiri di antara Stevan dan johan, wanita tersebut mengacungkan dua jari jarinya membentuk huruf V. Senyum mereka begitu merekah, untuk sesaat nadira tersenyum melihat foto foto kenangan suami suaminya. Senyum itu kembali pudar dalam persekian detik setelah itu, dia meremas album-album foto milik Stevan dan melemparkan ke sembarang arah. Dadanya begitu gemuruh dia yang merasa ada kejanggalan pernikahan nya dengan Stevan.
Dirasa cukup lama oleh Stevan untuk menunggu nadira kembali membawa pakaian gantinya akhirnya Stevan memutuskan untuk menyusul nadira ke ruang walk in closet. Stevan terkejut melihat nadira duduk tersandar sembari memangku kedua lutut nya, kepalanya tertunduk lemah isakkan tangis nya pun sangat terdengar jelas oleh Stevan.
"kenapa sayang?? ada apa?? hem...! " memeluk erat istrinya masih dalam keadaan terduduk di lantai "kenapa kamu membuka foto foto ini" Stevan sungguh bingung harus bagaimana caranya untuk menjelaskan semuanya kepada nadira.
"ada hubungan apa kamu dan mas johan dan ini bukan kah ini wanita yang kau temui saat di restoran itu" nadira merangkak kembali memunguti foto foto yang telah berceceran oleh ke emosian nya
"JAWAB.... " Stevan terkejut mendengar hardikkan nadira terhadap nya. Dengan sangat hati-hati Stevan menjelaskan dengan pelan pelan.
"kami berdua adalah sahabat dari semenjak SMA Sampai akhirnya kami di pisahkan oleh maut" Nadira mendengar dengan seksama "dan wanita ini adalah sahabat kami juga namanya merinda waktu itu dia kebingungan tidak memiliki teman satupun, karena dia anak baru jadi lebih susah untuk mencari teman teman yang cocok dengan nya. akhirnya kami berdua memutuskan untuk berteman dengan nya karena kasihan saja, dia yang terlihat selalu murung atas kematian ayahnya yang melakukan bunuh diri saat mereka masih tinggal di Jepang" merapikan foto foto itu kembali ke dalam lemarinya "apa sampai sekarang kalian masih bersahabat" Stevan menoleh ke arah nadira " masih" Jawabannya singkat
"aku ingin kejujuran darimu suamiku, aku akan hanya percaya kepadamu, tolong jelaskan ini semua" Stevan kembali menutup pintu lemari nya
"maksudnya apa nad" mengernyitkan dahi
"kenapa kalian bisa punya satu istri saja sementara kalian adalah dua orang yang berbeda hanya persahabatan yang mengikat tali silaturahmi kalian berdua" Stevan di bingung kan dengan pertanyaan nadira
"cepat jelaskan atau aku akan kembali pulang malam ini juga, jangan harap aku akan kembali lagi kesini!! " sukses membuat Stevan takut
"inikan sudah malam yank"
"aku tidak peduli, tolong berikan kejujuran mu" nadira masih memberikan penekanan terhadap suaminya.
"baik, aku akan menjelaskan nya tapi kamu minum dulu ya" Stevan menuntun nadira kembali ke ranjang, setelah memberikan segelas air putih ke pada istrinya. Stevan mulai menceritakan perihal amanat dari sahabat nya johan sebelum kematian nya.
"ehm... waktu itu aku baru pulang dari Amerika untuk perjalanan bisnis, aku yang telah berjanji sebelum nya kepada johan untuk membantu perusahaan nya yang sedang di suspend, bursa tak lagi mendukung para investor untuk membangun kembali perusahaan yang di ambang kebangkrutan, kerugian yang di alami perusahaan johan tak bisa membantunya untuk bangkit kembali. Saat itu dia yang menjanjikan aku untuk menemuinya di sebuah restoran, dan aku sudah membawa beberapa orang investor asing untuk menanamkan sahamnya di perusahaan Johan, tapi sayang dengan mentah mentah Johan menyuruh pihak asing itu untuk kembali ke negara nya tanpa mau di bantu oleh ku dan pihak asing"
"kamu kenapa sih Johan sudah jelas aku bersusah-payah membawa mereka untuk membantu menutupi kerugian mu, agar aku mereka bisa lebih gampang lagi untuk membangun perusahaan mu ini, supaya karyawan kamu bisa bekerja kembali" Stevan marah kepada johan.
Johan tersenyum melihat reaksi Stevan yang begitu kesal kepada nya.
" aku sudah tidak membutuhkan perusahaan itu lagi, aku hanya ingin lebih tenang saja, aku lelah " Stevan meraba kening johan.
"badan kamu stabil tidak panas lalu kenapa kamu bisa jadi lelah?? " johan hanya diam dengan tatapan kosong di depan Stevan
" aku sudah tidak ada banyak waktu lagi" johan melepaskan cincin pernikahan nya
"kamu kenapa sih kok dilepas, bukan kah itu cincin perkawinan mu, bahkan sampai sekarang aku belum melihat siapa istrimu yang selama ini kamu bangga banggakan kepada ku sanking takut nya kamu dari ku hingga mengurung istrimu di rumah saja" johan kembali tersenyum, dengan penuh teka teki untuk Stevan ternyata johan telah menyerah kan cincinnya ke telapak tangan Stevan.
"apa maksud nya ini, aku hanya bercanda pada waktu itu bro, aku tidak akan pernah merebutnya dari mu, berkenalan saja tidak pernah" Stevan kembali menyerahkan cincin pernikahan johan dengan nadira tangan johan kembali namun di tolak oleh johan dengan mendorong genggaman Stevan tepat ke dada nya
"dia adalah wanita yang sangat berharga untuk ku, ku mohon tolong jaga nadira dan alexi untuk ku. Aku sangat percaya dan yakin karena kamu adalah sahabat terbaikku" johan tersenyum dan berlalu pergi.
Stevan menatap cincin yang ada digenggaman nya, dia masih bingung untuk mencerna kata kata dari Johan.
Nadira kembali terisak, air mata yang tak sanggup di tahan nya lagi, sangat menyesakkan dada nya
"ternyata pernikahan ini karena hanya amanah dari mas johan, bukan dari keinginan mu sendiri?? " meremas bajunya di bagian tepat di jantung nya, begitu menyesakkan.
"awalnya ini adalah amanah dari johan dan setelah nya, ini juga permintaan mama kamu dan paman hanif untuk segera menikahi mu. Waktu itu aku sangat bingung ada dua permintaan terhadap ku untuk menikah dengan seorang wanita di tinggal mati oleh suaminya, aku pernah mengiyakan permintaan Mama mu karena hutang budi keluarga ku terhadap almarhum Papa hazza karena telah menyelamatkan Mama ku, untuk sesaat aku telah melupakan amanah dari johan tanpa ku duga ternyata wanita yang mereka maksud adalah sama dan aku berfikir mungkin ini adalah jodohku yang telah di gariskan oleh Tuhan untuk ku" Stevan duduk disamping nadira dengan memeluk nya ke dada
"apakah kamu menyesal dengan ku karena aku adalah seorang janda yang telah memiliki seorang anak" Stevan menahan tawanya takut terdengar oleh istrinya karena saat ini nadira tengah merajuk.
" dari awal juga aku sudah mengetahui kalau kamu adalah janda yang cantik " Stevan mencubit hidung nadira.
"kamu hanya berusaha untuk menghibur ku bukan"
"tentunya tidak lah sayang, semenjak pertemuan kita pertama kalinya di restoran itu aku sudah mulai jatuh cinta pada pandangan pertama untuk mu" rayuan Stevan
"kami sangat beruntung telah memiliki mu, aku harap jangan pernah berfikir untuk meninggalkan aku dan alexi, aku juga sangat menyayangi nya"
Malam itu mereka menghabiskan malam dengan olahraga ekstra, mengingat tidak beberapa hari lagi Stevan akan berangkat ke Jepang untuk perjalanan bisnisnya
.
.
.
Keesokan harinya
"Mama maaf kan aku belakangan ini aku sangat sibuk karena harus bolak balik ke rumah Stevan. semoga kak william segera pulang" nadira tengah menyuapi Mauli.
"tugas mu adalah merawat Mama Stevan karena itu adalah kewajiban mu sebagai istrinya, di sini juga masih ada ayushita yang membantu keperluan Mama, lagian bik minah juga sudah datang" sembari menelan bubur yang sedang di suapin oleh nadira.
" aku pergi dulu ya ma!, sudah saatnya juga Mama Stevan untuk meminum obatnya " meletakkan mangkok ke meja setelah isinya habis.
"bukan kah ada para pelayan juga di sana" Mauli mengernyit kan dahi
"Mama Utari sama sekali tidak mau di suapin oleh siapa pun kecuali sama Stevan atau william" beralih untuk turun.
Dengan langkah tergesa-gesa nadira menaiki mobilnya untuk menuju ke rumah Utari, setelah nya dia juga harus menjemput alexi.
suami pemeran utama pria
istri pemeran utama wanita
kemunafikan dalam novel ini
* kesalahan pemeran utama pria akaberi hukuman dan buat menderita
* kesalahan pemeran utama wanita kalian akan tutup mata dan mudah dimaafkan
*kesalahan para pebinor jahanm tapi kalian puja2 kalian tutup mata
*kesalahan pelakor akan dibinasakan
*intraksi suami denga wanita lain kalian pandang menjijikan dan kesalahan fatal
*intraksi istri dengan pria lain, kalian bela dengan berbagai alasan munafik,
*pelakor kalian laknat habis2an
*dan begitu banyaknya pebinor di novel ini kalian puja2 dan kalian tidak tega menyakitinya (novel munafik)
*suami buat salah istri kalian buat tegas dan pergi
*istri buat salah suami kalian buat bodoh Terima saja diperlakukan kayak gitu
author contoh pendukung syahnaz
kasian william
kasian rion
kasin dicky
merinda wanita murahan
wanita munafik ketika melaknat pelakor tapi memuja2 pebinor
kalau pemeran utama pria salah dihujat habis2an tapi kalau pemeran utama wanita salah, senyap
pelakor dilaknat tapi pebinor dipuja2
muak
pemeran utama wanita apapun kesalahan tidak pernah dianggap salah, semua perbuatannya selalu dibenarkan (karena author dan reader ngalu diposisi dia)
pebinor apapun kesalahannya selalu dibenarkan, cinta sejati, pria sejati, dipuja2 dan dispesialkan akan dapat merasakan tubuh pemeran utama wanita dan ada kesempatan menggantikan pemeran utama pria
pemeran utama pria selalu salah apapun alasannya, dibuat dapat balasan, istrinya dijamah pria lain (karma), dibuat sujud2 minta maaf, dibuat ngemis2 berjuang, dan akan selalu bucin pada pemeran utama wanita, dia akan jadi pelampiasan semua kesalahan dan posisinya rawan digantikan pebinor
pelakor udah pasti dilaknat dan dibinasakan, cinta menjijikan sedangkan pebinor cintanya sejati
ngapa dia lebih memilih mati, ketimbang menerima Rania di hati nya.😭😭😭😭😭
hal itu sangat membuat saya sedih.
begini kah yg nma nya rasa cinta sampai di bawa mati.😭😭😭
terima kasih thoor, dan selamat berkarya.
sebegitu dalam nya cinta Kianu terhadsp Nadira.
yg tidak terbayangkan kesedihan Kianu saat ini
kasihan anak"nya yg masih kecil"
ngapa ndak orang"yg jahat degn dia jk mati
kasihan si kean yg berharap pernikahan mereka.
dan untuk yg membuat musibah ini terjadi, semoga kao kena getah nya masuk kepenjara