Indonesia
NovelToon NovelToon
Mama Untuk Anakku

Mama Untuk Anakku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Meitania

Angga Bagaskara seorang pengusaha sukses yang tidak diragukan. Namun berbeda dengan kehidupan pribadinya yang penuh beban. Beban menjaga buah hati yang di tinggalkan istrinya saat masih bayi. Istri yang dia sayangi harus pergi untuk selamanya karena penyakit yang di deritanya.

Bagaimana Angga menghadapi hidup tanpa istrinya. Yuk simak ceritanya ya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Meitania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penjelasan

Nadin melirik Angga menunggu penjelasan darinya. Begitu pula dengan Aldo dan Kasih. Angga melirik ke arah Nadin. Keduanya liat-liatan memberi kode.

"Lah ni anak malah main mata lagi."

"Oke, jadi gini. Lu inget pas kita ketemuan di mall A?" Tanya Angga pada Kasih.

"Ya."

"Nah, gw seneng banget tuh pas liat kalian disana. cos sebenenrnya gw penasaran banget sama ni anak cuma gengsi dong gw nanya lu Do. Jadi pas ketemu itu gw nekat gitu nanyain nomer hape dia."

"Terus."

"Nadin cuek lah. Gw yang kasih nomernya dia."

"Kasih.."

"Up's! Sori..."

"Ya dari situ kita intens komunikasi. Gw terbuka tentang gw dia juga gitu."

Nadin terlihat malu-malu mukanya sedikit memerah. Nadin pun hanya menundukan kepalanya.

"Dan sebenernya gw sedikit kecewa sama dia masalah Anya. Cos itu dia ga ada cerita."

"Klo masalah itu maaf ya. Ga mudah untuk sembarang cerita pada setiap orang. Gw belain nih."

"Maaf."

"Terus lu mau gimana selanjutnya?"

Angga hanya terdiam memaku. Dirinya memang kecewa mengapa Nadin tak bercerita tentang Anya. Tapi, dia pun tak mau kehilangan sosok Nadin yang telah mencuri perhatiannya akhir-akhir ini.

Saat semua hening terdengar getaran bunyi ponsel Nadin.

"Halo dek."

"Teh, mamah sakit. Sekarang di rawat di RS tempat aku kerja."

"Hah! Kapan?"

"Sekarang Teteh. Ini baru di ruangan. Kebetulan Adek lepas jaga siang tadi. Jadi langsung adek bawa balik lagi ke RS."

"Ya udah tunggu teteh ya."

"Kenapa Nad?"

"Nyokap masuk RS." Nadin bicara sambil berlari ke kamar membawa beberapa keperluannya.

"Ka.Aldo gw mohon ijinin gw beberapa hari. Klo lu ga ijinin gw maksa. Skorsing gpp deh. Gw pamit Kas. Lu hati-hati ya di rumah."

"Nad, lu yakin jalan sekarang."

"Yakin."

"Nad, gw anter?"

"Ga usah."

"Nad,"

"Maaf Ka. Urusan kita nanti aja ya kita selesaikannya. Pokoknya Nad minta maaf."

"Nadin."

"Apalagi Kas?"

"Lu yakin pake baju tidur?"

"Yakin."

Nadin langsung melajukan mobilnya tanpa menjawab apa-apa lagi. Dari kota C tempatnya Nadin memerlukan waktu 2jam saja untuk sampai di kota J. Indah adik dari nadin seorang bidan yang bekerja di salah satu rumah sakit di kota J.

Sampai di parkiran rumah sakit Nadin mengambil jaket yang selalu ada di bagasi mobilnya. Udara cukup dingin karena Nadin sampai di rumah sakit tengah malam. Nadin berjalan di lorong rumah sakit menuju ruang perawatan mamanya.

"Dek,"

"Teteh, baru nyampe?"

"Iya. Bapak mana?"

"Bapak adek suruh pulang teh. Biar gantian besok bapak jaga malam. Soalnya besok adek dinas malam."

"Owh! Ya sudah biar teteh yang jaga saja nanti."

"Teteh sendiri?"

"Iya."

"Nadin."

"Mamah..."

"Kamu ko pulang malam-malam nak."

"Teteh ga akan bisa tidur mah. Mamah cepet sembuh ya."

"Mamah sehat ko. Dasar adek mu ini maksa mamah tidur disini. Kasian bapak sendiri di rumah."

"Bapa di temenin mas.Doni mah."

"Doni ga tugas dek?"

"Kebetulan libur teh."

"Kapan kalian nikah?"

"Dih, teteh malem-malem gini nanyain nikah. Teteh kapan?"

"Dek, niat baik jangan di tunda-tunda ya kan mah?"

"Iya, adek tau. Tetehnya mau kapan?"

"Nanti klo udah ada calonnya teteh pasti nyusul dek."

Sementara dikontrakan Kasih berusaha menjelaskan pada Angga dan Aldo.

"Kesini deh Ka liat sendiri yah." Kasih menuntun Angga dan Aldo ke kamar Nadin.

Kasih menunjukan meja kecil di pojokan kamar Nadin. Angga dan Aldo mendekati meja tersebut.

"Siapa ini Kas?"

"Nayya kecil."

Aldo menoleh kearah Kasih merasa tak percaya. Angga mengambil bingkai foto Nayya bersama Nadin.

"Gw tau siapa lu Ka. Tapi, gw ga bisa ngomong sama Nad. Karena Nad akan menjauhi kamu."

"Maksud lu Kas?"

"Iya, dulu gw sempet ketemu lu. Dan gw bilang sama Nadin kita cari karena gw tau ayahnya Nayya."

"Terus kenapa ngga?"

"Karena katanya dia mau cari Nayya bukan ayahnya Nayya."

"Ya Tuhan... Tapi kan klo kalian tau ayahnya Nayya kalian juga bisa tau dimana Nayya."

"Itu juga udah pernah gw bilang Ka. Tapi, karena pernah ada permintaan Ka.Anya tentang Ka.Angga dan Nadin jadi Nadin selalu berusaha menghindari Ka.Angga."

"Karena Nadin ingin semua karena Allah."

Kasih mengangguk perlahan. Aldo menepuk bahu Angga memberikan semua keputusan padanya.

sampai disini dulu ya semuanya...

Jangan lupa like sama komentnya ya.

Terima kasih 🙏🙏🙏

1
Ratna Fika Ajah
Luar biasa
Novita Yen
Kecewa
Novita Yen
Buruk
Dahlia Anwar
si Amel paling tolol bego
Dahlia Anwar
bego dan tolol manusia keji emang
Dahlia Anwar
lagian segitu banyak keluarga kenapa pada sibuk sendiri sendiri pada tolol emang
Dahlia Anwar
pada tolol semua engga waras otak nya
Dahlia Anwar
lagian tolol udah tau agu hamil ceroboh bego
susi 2020
😍😍😍😘
susi 2020
🥰🥰🙄
susi 2020
🤔🤔🤔
susi 2020
😍😍😘
susi 2020
🙄🙄🙄
susi 2020
😘😘😘🥰
susi 2020
🥰🥰🥰😍
susi 2020
🙄🙄🤔
susi 2020
😍😍😍
susi 2020
😘😘🥰
susi 2020
😎😎😎😎
susi 2020
🙄😲😘🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!