Di dunia yang lebih modern ini segalanya telah berkembang termasuk dalam hal game. Banyak orang yang menyukai game sehingga dimunculkan game mmorpg yang penuh dengan fantasi yang sama percis seperti kehidupan nyata.
Namun tiba-tiba kecelakaan terjadi padanya saat ia sedang bermain game. Bagaimana cerita selanjutnya???
**
MAAF INI ADALAH NOVEL PERTAMA SAYA BILA ADA KATA YANG SALAH MOHON BIMBINGANNYA!!! TERIMA KASIH
note: update 3 hari sekali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifki Galvatron, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch 24: Drinking Harmful Tea
''kau...berani sekali kau diam-diam menyerang kami. Apa kau siap bila guild kami mengejar mu kemana-mana'' Ucap salah satu kelompok itu dengan kondisi yang sangat menyedihkan
''berhenti, berhenti lah bicara omong kosong. Kau berani tau saja kepada petinggi mu, bahwa aku zero dimasa depan akan mengunjungi guild mu secara pribadi. Kau tidak perlu mencari ku kemana-mana'' Kata zero
''dan untuk kalian semua yang ada di restoran ini. Bila kalian ingin tidak terluka tinggalkan restoran ini secepat mungkin, dan untuk kau'' Kata zero sambil menunjuk ke arah anggota guild blood moon
''sebaiknya kau tetap disini untuk menemaniku meminum teh''
Setelah mengucapkan itu semua para penonton maupun pelayan semuanya keluar, walaupun mereka enggan untuk di perintah keluar tetapi mereka tidak punya pilihan lain lagi.
Tetapi setelah diluar mereka tidak meninggalkan tempat itu, tetapi melihat apa yang akan dilakukan zero sehingga menyuruh mereka untuk keluar dan hanya menyisakan anggota guild blood moon saja. Itu membuat mereka menjadi penasaran sekaligus tidak mengerti bagaimana jalan pikir zero.
Setelah melihat semua para pengunjung dan pelayan, zero langsung menghampiri para anggota guild blood moon yang tergeletak di lantai. Ia menatap mereka dengan senyum penuh kebahagiaan, tetapi menurut mereka senyum itu membuatnya merinding, senyum iblis.
''apa yang akan kau lakukan dengan kami'' Ucap salah satu dari mereka dengan ketakutan, karena walaupun jumlah dan level mereka lebih tinggi dari zero. Tetapi dalam hal kekuatan mereka jauh di atas zero, bahkan dengan serangan tunggal zero saja sudah hampir mengalahkan mereka semua.
''tidak, aku tidak akan melakukan apa-apa pada kalian. aku hanya akan minum teh bersama kalian, apa kalian keberatan dengan itu'' Kata zero sambil tersenyum
Disisi lain ditempat izuna berada sekarang, karena rasa penasarannya apa yang sedang terjadi di benaknya membuat ia bertanya kepada orang-orang yang ada di sekitar tempat tersebut, '' permisi, saya ingin bertanya. Ada keributan apa ini, yang membuat orang-orang di gedung itu menjadi ramai''
''ohhh, ini ada orang yang membuat masalah dan ia harus berhadapan langsung dengan salah satu guild terkuat yang bernama guild blood moon ''
''ia hanya berlevel 55 saja bahkan dapat mengalahkan orang-orang dari guild tersebut dengan satu serangan pedang nya dan katanya orang-orang yang ada di sana harus keluar dan sekarang tidak tau apa yang dilakukan dia dan sekelompok guild tersebut didalam restoran sana'' Tambah orang tersebut
''ouhh oke, makasih'' Ucap izuna
'apa mungkin itu zero yaa' Gumam izuna dalam hati
'sebaiknya aku segera mengeceknya kesana, mungkin dugaan ku benar'
Izuna pun segera melangkahkan kakinya dengan tergesa-gesa ke arah restoran tersebut, walaupun sudah diperingatkan oleh semua orang yang ada disana tetapi ia tidak mendengarkan mereka.
Setelah memasuki restoran tersebut ia kaget dengan apa yang dilihatnya, ada sekitar 15 orang sedang minum teh dengan tenang sambil bercanda riang.
' situasi macam apa ini, keadaan macam apa ini. katanya seseorang sedang membuat masalah, tetapi kenyataannya ' Ucap izuna dalam hati
Tetapi setelah melihat sekeliling, ia menemukan bekas pertarungan dan ada meja yang menjadi tumpukan kayu dan juga ada lantai yang retak. Tetapi mereka sedang minum teh, apa ini yang dinamakan dengan situasi yang menegangkan.
Namun tiba-tiba seorang yang dikenal izuna perlahan muncul dari arah dapur sedang membawa beberapa teh lagi, ya itu tidak lain adalah zero. Melihat ada izuna yang sedang berdiri di depan pintu restoran, zero langsung berteriak kepada izuna.
''izuna, kenapa kau hanya diam disana dan berdiri seperti patung. Kemari dan kau bisa berpartisipasi dalam kesenangan ini jangan perlu sungkan'' Zero berteriak ke arah izuna
Tanpa berpikir dua kali, izuna langsung menuju ke arah kerumunan itu. Walaupun ia sedikit aneh dengan tingkah laku zero, mengingat dia sangat kejam terhadap musuh-musuhnya yang dia hadapi. Tetapi sekarang berbanding terbalik dengan sikap yang biasanya, pasti ada konspirasi.
''yaa benar, pasti konspirasi'' Gumam izuna
''hei kalian, bagaimana kan apa aku ini menepati janjiku ini. Aku bilang aku hanya ingin minum teh bersama kalian saja tidak ada maksud apapun, kalian ini padahal belum apa-apa sudah takut duluan saja, dasar payah'' Zero pun langsung ketawa terbahak-bahak
''hahahaha....ya kau benar sekali. Kami hampir takut terhadap mu, tetapi kau pria yang menepati janjinya. Ku harap pria seperti mu ada di guild kami, mungkin kau bisa menjadi pelayan di guild kami'' Kelompok itu menanggapi perkataan zero dengan tertawa bersama
''hahahaha, hahaha, hahaha'' Tawa zero makin keras, tetapi siapa yang tau bahwa tawa itu mengandung niat membunuh, hanya izuna saja yang tau tawa dibalik itu.
''izuna, apa kau bisa meledakkan restoran ini dari dalam dengan sihirmu itu'' Zero mengirimkan pesan kepada izuna
Melihat niatnya sudah jelas itu membuatnya masuk akal baginya, ''yaa tentu saja bisa, dengan kekuatan ku yang sekarang aku bisa membuat restoran ini meledak dibawah kaki mereka'' Balas izuna
''bagus''
''hahaha, kalian bisa saja. Mungkin aku akan melamar pekerjaan di guild kalian sebagai pelayan'' Kata zero
''tetapi sebelum itu, aku akan keluar dulu bersama temanku yang tadi barusan datang untuk membeli bahan-bahan. Karena di dapur sana bahan-bahannya sudah habis''
''izuna, ayo kita keluar sebentar untuk membeli bahan-bahan dulu''
''baik'' Jawab izuna
Ya zero memang tidak berbohong dengan bahan-bahan di dapur bahkan di tempat penjualan bahan-bahan memang sudah habis, tetapi dialah yang sudah menghabiskan bahan-bahan tersebut dan memasukkan kedalam inventori penyimpanan nya.
Zero dan izuna pun keluar tanpa dicurigai oleh mereka bahwa izuna sudah menyiapkan serangannya dari tadi yang telah dia kumpulkan dan padatkan, dan itu akan menjadi serangan super besar dengan daya ledakan yang tinggi.
''aneh, apa yang mereka lakukan didalam. Tetapi saya mendengar tadi ada suara tawa, apa mereka sedang bercanda gurau'' Ucap salah seorang NPC yang sedang berada di sekitar restoran.
''bodoh, bagaimana kau bisa membuat perhitungan seperti itu, orang itu sudah menyerang mereka bahkan melukai mereka. Bagaimana mungkin dengan karakteristik guild blood moon mereka akan bercanda gurau dengan orang yang telah menyerangnya'' Timpal orang yang ada disampingnya
''yaa kurasa kau memang benar''
Setelah beberapa waktu siluet dua orang keluar dari restoran itu yang membuat semua orang yang ada disana menjadi ribut seketika.
''hei lihat disana, bukannya mereka adalah orang yang menyerang anggota kelompok guild blood moon dan juga orang yang tadi terakhir masuk kedalam restoran itu. Tapi kenapa anggota guild blood moon belum keluar juga, apa mungkin mereka dikalahkan oleh kedua orang tersebut''
''bodoh, bagaimana bisa dikalahkan. Beberapa saat yang lalu aku mendengar suara tertawa di restoran itu bagaimana mungkin mereka dikalahkan tanpa menimbulkan keributan''
Tetapi beberapa saat setelah orang-orang itu berbicara kemudian.
''boomm''
Ledakan terjadi di restoran itu, yang membuat semua orang yang menyaksikan langsung melongo seketika. Bahkan orang yang di level lebih rendah merasakan bahaya ketika ledakan itu terjadi. Karena saking dahsyatnya ledakan itu, membuat api menjulang ke langit dengan sangat tinggi dan juga sangat panas.