"Dialah Raka Budiman"... harus menerima perjodohan yang sudah di atur oleh orang tuanya dengan Airin setyani yang masih duduk di bangku SMA kelas 3 .!....
Lalu bagaimana kisah mereka berdua...!?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yati Dami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 26
Jam 5 sore airin terbangun lebih dulu dari tidurnya dengan suaminya yang memeluknya. tangan airin pun menyentuh wajah suaminya dari pipi, hidung matanya hingga yang terakhir di bibir nya."Tampan."itulah kata yg keluar dari mulutnya.
" Aku memang tampan Ay tidak usah memujinya aku pun sudah tau!"
Seketika airin menarik tangannya dari wajah sang suami."Duh malu kan gue ketauan pegang pegang" gerutunya dalam hati.
" Kapan om bangun? "
Sudah dari tadi saat tangan kamu bermain di wajah ku!. sambil mengubah posisinya menjadi duduk menghadap istrinya.
"Kenapa tidak langsung bangun mas?"dengan perasaan malunya karna sudah ketauan memandangi suaminya.
"Aku cuma ingin tau saja apa yang akan kamu lakukan terhadap wajah tampan ku ini, ternyata diam diam istri ku memuji ku." dengan entengnya mengatakan pada istrinya padahal istrinya sudah merasa malu.
"Aku tadi cuma khilaf tadi gak sadar. "
"Alasan aja, bilang aja pengen memegang pake alasan segala, pengen juga gak apa apa kok dan boleh boleh saja? "
"Aku mau mandi dulu mas keburu malem. " sambil lari masuk ke kamar mandi agar terhindar dari ledekan suaminya.
Huh... leganya bisa menghindar darinya! sambil mengelus dadanya.
Setelah selesai mandi dan berganti pakaian airin keluar dari ruang ganti tapi tidak mendapati suaminya, airin pun turun ke lantai bawah dan nonton TV drama kesukaannya.
Satu jam kemudian raka masuk ke dalam rumah dan menghampiri istrinya. Ya tadi saat airin masuk kamar mandi raka juga mandi di kamar lain agar mempercepat waktu tanpa menunggu istrinya, tau sendiri kalau perempuan mandinya lama.Sampai raka selesai mandi dan ganti baju pun airin masih belum ke luar dari dalam sana.
"Apa yang di lakukan di dalam sana mandi saja pake waktu lama! "
Tanpa pamit pada istrinya raka menyambar kunci mobil yang berada di meja dan meninggalkan kamar dengan tergesa karna sebelumya asistennya sudah mengabari bahwa kliennya meminta pertemuannya di majukan menjadi malam ini di cafe melati, dengan laju yang cepat raka mengendarai mobilnya sendiri hingga tiba di cafe tersebut.
Kedatangannya pun sudah di tunggu sang asisten, dan kliennya.
" Maaf membuat kalian menunggu! "sambil menghampiri pak Hartono dan menduduki kan dirinya kursi yang sudah tersedia.
"Tidak apa apa Pak Raka saya juga baru nyampai, seharusnya saya yang meminta maaf karna mengganggu istirahat pak raka itu karna besuk pagi saya harus segera kembali ke Jepang pagi pagi sekali makanya saya menghubungi asisten bapak agar memajukan pertemuannya.Jadi sekali lagi saya meminta maaf! "
"Tidak masalah, lalu bagai mana kelanjutan pembahasan Kerja sama kemaren pak?"
Saya setuju dengan usulan pak Raka kemaren makanya saya hari ini meminta bertamu dengan bapak.
"Baiklah kalau begitu silahkan baca dulu kontak kerja sama kita kalau sudah yakin silahkan tanda tangan.! ''
Baik Pak Raka....
Setelah pertemuan nya selesai raka tidak lupa membelikan makan untuk istrinya setelah itulah raka baru kembali ke rumah untuk bertemu istrinya, padahal baru satu jam dirinya pergi tapi maunya nempel terus.
"Rif saya pulang dulu, tolong urus sisanya saya sudah tidak sabar bertemu dengan istrinya.
Arif pun tidak heran lagi oleh atasannya itu yang sudah terlalu bucin pada istrinya.
" Dasar bucin!. " tentunya di tunjukkan ketuanya.
"Biarin, makanya cari istri sana biar tau yang namanya cinta. " dengan nada yang mengejek asistennya."
Melihat kelakuan bosnya Arif hanya geleng geleng kepala. sambil memikirkan dirinya yang masih jomblo ini. "Aku juga ingin merasakan apa itu cinta tapi belum bertemu aja dengan wanita yang tepat. " batin dalam hati sambil keluar dari cafe tersebut.
Bersambung....