Indonesia
NovelToon NovelToon
Ambil Saja Suamiku, Mbak

Ambil Saja Suamiku, Mbak

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Ardila gadis yang selama ini mendapatkan pilih kasih dari keluarganya, harus kembali berhadapan dengan sang kakak ketika dirinya telah berumah tangga.

Sang kakak mengambil dan berselingkuh dengan suami yang begitu dia cintai

Mampukah dia melewati badai dari semua permasalahan yang tengah menghimpitnua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lastri Bawah Dukun

3 hari setelah Vania tobat.

Ruang Pulih Naya 2.0 lagi ramai. Vania lagi konseling nangis-nangis di lantai 1 sama Naya, Pak Hendrawan lagi konseling sama Kak Maya di lantai 2 tentang jadi ayah yang baik.

Tiba-tiba, di depan ruko, ada suara teriakan yang sangat mereka hapal suaranya terutama untuk Naya

"Naya... Naya keluar kamu! Dasar janda pembawa sial!".

Semua orang berlarian keluar melihat siapa yang datang membuat keributan ditempat mereka

Di depan ruko, Lastri datang! Tapi penampilannya beda!

Pakai kebaya hitam, rambut disasak tinggi, bawa tas kresek, dan di sampingnya ada seorang kakek-kakek pakai blangkon, bawa kemenyan yang ngebul!

Dukun!

"Ibu?!" teriak Tari, " ngapain ibu bawa dukun kesini?". Ucapnya dengan sangat kesal.

Ibunya sungguh membuat malu dirinya dan juga keluarga apalagi membawa dukun tidak jelas entah untuk apa

Lastri menunjuk Naya dengan jari gemetar dan penuh dendam

"Naya! Gara-gara kamu anak saya Bimo di penjara! Gara-gara kamu Sari sama Tari kabur dan tinggal disini! Sekarang saya gak punya uang! Pinjol nagih terus! Ini semua gara-gara kamu!". Bentaknya dengan penuh emosi.

Ternyata setelah Bimo dipenjara, pinjol ilegal menangis hutang itu pada Lastri, rumah kontrakan Lastri mau disita. Lastri stres dan disuruh tetangganya ke dukun.

Dukun itu mulai komat-kamit tidak jelas entah apa maksudnya

_"Rukiah... rukiah... buka... buka..."_

Kemenyan dibakar, asap tebal masuk ke ruko! Ibu-ibu klien pada batuk karena mencium asap tebal itu

"Mbah, santet Naya! Biar Ruang Pulihnya tutup! Biar dia mandul beneran!" teriak Lastri dengan penuh semangat

Satu Tebet heboh karena ada dukun santet di depan ruko psikolog!

Raka dan Arka yang lagi pasang banner di atas, turun dengan panik berusaha menghalau kelakuan aneh bin ajaib milik dukun yang dibawa oleh Lastri

"Woi Mbah, gak boleh bakar kemenyan di sini! Ini tempat umum!"

Tapi dukunnya makin kencang baca mantra. Bahasa Jawa ngalor-ngidul dan yang tak ada yang mengerti sama sekali

Naya yang seorang psikolog, bukannya takut, malah tertawa kencang melihat aksi dukun yang tidak jelas itu.

"Hahahaha". Naya Tertawa beneran!

"Ya Allah, Bu Lastri...".

Naya maju bukan karena takut, malah ambil air mineral dan siram kemenyan itu dengan tawa yang masih tersisa di bibirnya, dia hanya bisa menggelengkan kepalanya saja

JOSSS!_ Kemenyan mati.

Dukunnya kaget. "Wah, kamu punya khodam kuat!"

Naya berbicara dengan tenang, gaya psikolognya keluar menatap lembut kearah Lastri yang kini menatapnya tajam

"Bu Lastri, Mbah, maaf ya. Di sini gak percaya santet. Di sini percayanya konseling. Bu Lastri, Ibu stres ya? Pinjol menagih ya? Ibu kangen sama Bimo ya?"

Lastri yang tadinya galak, langsung nangis. Topeng galaknya runtuh mendengar apa yang dikatakan Naya tepat sasaran.

"Iya Nay, Ibu stres, Naya... Ibu gak punya uang, ibu juga kangen sama Bimo... Ibu gak punya siapa-siapa lagi apalagi Sari dan Tari serta Bagas gak mau pulang kerumah".

Naya peluk Lastri. Padahal Lastri dulu yang mau jual Sari Tari, yang hina Naya mandul tapi dia tetap nyambut nya dengan tangan terbuka.

"Bu, kalau Ibu stres, bukan dukun solusinya. Sini masuk, kita ngobrol supaya mendapatkan solusi dan ibu bisa tenang dan masalah ibu bisa diselesaikan, lupakan masa lalu yang terjadi diantara kita agar semuanya bisa lebih mudah."

Naya, Diandra, Sari, Tari bawa Lastri masuk ke ruang konseling.

Dukunnya ditinggal di luar, menatap kearah mereka dengan bingung karena mereka malah meninggalkan dirinya seorang diri tanpa ada yang peduli. Akhirnya dukunnya malah diajak Raka ngopi dan mengobrol santai

"Mbah, tarif santet berapa sih?" tanya Raka iseng sambil berusaha menahan tawa.

"500 ribu, Nak, bisa cicil..." jawab dukunnya polos.

Arka ngakak. "Mbah, mending Mbah jadi klien Naya aja, gratis!".

Dukun itu menatap keduanya dengan alis bertaut karena tidak mengerti mengapa dia harus menjadi klien padahal dia merasa sudah melakukan hal yang benar.

"Kenapa toh?". Tanyanya dengan kebingungan.

Keduanya berusaha menahan tawa karena wajah dukun itu membuat mereka gemas setengah mati karena terlihat seperti orang idiot.

"Habis Mbah, ini aneh saja, malah ngomong bahasa jawanya ngalor ngidul, kami kan pengen ketawa jadinya". Ucap Raka dengan tawa yang tertahan.

Keduanya langsung berlari meninggalkan dukun itu karena melihat pelototan yang diarahkan kepada mereka sambil tertawa kencang seolah mengejek

Di dalam, Lastri nangis di sofa dengan tangis yang menyayat hati, dia sungguh memikul beban berat

"Naya, maafin Ibu ya, ibu jahat banget sama kamu Ibu cuma takut miskin, makanya ibu jual Sari dan Tari..."

Sari dan Tari yang mendengar hal itu, awalnya marah karena ingin dijual oleh ibu dan kakaknya, tapi melihat ibunya nangis beneran, mereka luluh dan peluk mamanya.

"Ibu udah yah berhenti menangis seperti ini, kami sudah maafin ibu kok".

Kak Maya yang lihat itu, langsung ambil tindakan.

"Bu Lastri, Ibu punya utang pinjol berapa?"

"80 juta, Mbak... bunganya jadi 120 juta..."

Kak Maya telepon temannya di OJK.

"Halo, OJK? Ada pinjol ilegal nagih 120 juta, korbannya ibu-ibu lansia. Tolong diblokir ya. Iya, saya Maya."

Selesai!

Lastri yang datang mau santet Naya, malah ditolong Naya lunasin pinjolnya (pinjol ilegalnya diblokir OJK, jadi gak usah bayar bunga), dan ditawarin jadi tukang kebun di ruko!

"Bu Lastri, mau gak kerja di sini? Siram bunga, beres-beres, gaji 2 juta sebulan, plus makan siang?"

Lastri nangis kencang. "Mau nak, ibu mau..."

Di luar, Vania yang lihat Lastri tobat, berbisik ke Naya.

"Naya, kok lo bisa maafin semua orang yang jahatin lo sih? Gue yang mau bakar ruko lo aja lo maafin, Lastri yang mau santet lo aja lo maafin..."

Naya tersenyum menatap lembut kearah Vania yang kini menatapnya dengan penasaran

"Karena kalau aku dendam terus, aku sama aja kayak mereka, Mbak. Aku capek dendam. Aku mau sembuh. Dan sembuh itu... maafin, tapi gak harus lupa."

Hari itu, ruko Tebet punya penghuni baru yaitu Lastri jadi tukang kebun, Vania jadi klien, Pak Hendrawan jadi donatur, dukunnya jadi tukang parkir!

Raka dan Arka melihat itu, makin kagum sama Naya apalagi kebaikan hatinya

"Bro, kita saingan dapetin cewek yang hatinya seluas samudera..." kata Raka.

"Gue gak akan mundur apalagi ngalah sama Lo,Bro," kata Arka.

Naya yang denger itu, cuma geleng-geleng sambil menyiram bunga matahari yang ada dipekarangan tanpa peduli dengan percakapan mereka

Semua musuh sudah jadi teman. Rusuh sudah selesai.

1
sunaryati jarum
Sahabat jika tulus tidak akan hilang Raka
sunaryati jarum
Baru mampir
Lee Mba Young
Semoga Ada orang yg lbih Dr Arka Dan Raka. Arka Dan Raka gk mungkin melawan vania, mereka Ada hati ke vania.
Lee Mba Young
Iuhhh mnjijikan banget ternyata Arka Dan Raka.

semoga dpt jodoh yg bner bner baik ya, gk kayak Raka Dan Arka.
Ummi Sulastri Berliana Tobing
👏👏👏👏👏
Ma Em
Naya kamu jgn salah pilih lagi untuk pasangan hdp mu jgn karena sahabat kamu memilih dia dan juga karena orang kaya Naya pilih tapi pilihlah lelaki yg baik yg bertanggung jawab cinta dan sayang pada Naya .
Lee Mba Young
Ingat kasus Andre Dan Erin. saat kaya Raya di tinggal cari bini baru.
mending yg kaya sekalian kn 😁
Lee Mba Young
jng mnemani lelaki Dr nol, krn nnti saat sukses km yg akn di buang 😄🤣.
Bimo juga bukan orang kaya selingkuh juga kan😄🤣.
Vivenn
"Kalau suka tema rumah tangga + perempuan yang perlahan bangkit, aku juga lagi nulis cerita dengan vibe seperti itu. Judulnya "Kau Sia siakan aku,kunikahi sahabatmu", kalau berkenan boleh mampir 🤍"
falea sezi
🤣🤣 ayah tangisan mu g tulus
falea sezi
🤣🤣 ayah ibunya cm numpang usir nay ortu bangsatt g sudi
falea sezi
goblok🤣 baru aja suka Badas ehh menye lemah
aku
beg* ngapain lu spill rencanamu dg gamblang pdhl tau bimoli tempramen. hadeh cari perkara 😌😌
nuanuan
masih memantau keseruan ceritanya..
jgn nyerah ya nay...
nuanuan
seruuuuuuu kkkk.. ayo lanjuttttt
Soraya
hadir thor
nuanuan
ditunggu lanjutannya ya thorrr💪
salam kenal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!