Indonesia
NovelToon NovelToon
Satu Sendok Cinta Di Kopimu

Satu Sendok Cinta Di Kopimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Contest / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:50.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ika Armeini Adhi

Naymila cuma tau hidup itu masalah berjuang dengan bertahan hidup dan mencari uang ... Sampai bertemu Miko di sebuah kedai kopi yang memberitahunya tentang manisnya hidup lebih dari masalah uang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Armeini Adhi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Ratna

Sila menunggu jawaban yang keluar dari mulut Miko. Ada rasa penasaran, dan sedikit rasa takut kalau Miko memang sudah punya pacar baru.

Miko cuma melempar senyum lesung pipinya pada Sila, tanpa menjawab apapun.

"Kalau diam berarti bener kamu udah punya pacar baru!" Kata Sila kemudian.

Miko menghela nafasnya dalam-dalam, udara dinginnya malam seperti masuk ke sela pori-pori kulitnya. Pastinya Sila juga merasakan hal yang sama.

Dia tak mau menjawab pertanyaan Sila, biarlah nanti Sila tahu sendiri.

"Kata orang, obat sakit hati yang paling mujarab itu menemukan cinta yang baru lagi! Aku yakin kamu sekarang pasti udah ketemu obatnya." Sila melanjutkan ucapannya.

Kedua tangan Sila kini merangkul lengannya sendiri. Dia sedikit kedinginan dengan hawa malam disini.

"Mudah-mudahan!" Jawab Miko kemudian.

Sila lalu menatap Miko lagi dengan sedikit kecewa, dia merasa mantannya ini seperti mengunci jalan untuk Sila masuk ke hatinya lagi. Benar-benar sudah di gembok untuk Sila.

Miko melirik jam tangannya, sudah pukul satu dini hari. Tidak terasa waktu berputar karena tadi mereka lama mengitari jalanan kota. Udara semakin dingin dan angin malam itu semakin kencang. Miko hendak mengajak Sila untuk pulang.

"Pulang yuk!" Ajak Miko pada Sila.

Sila hanya terdiam tak mau menjawab, juga tak bergerak dari tempat dia berdiri.

"Yuk ..." Ajak Miko lagi.

"Aku gak mau pulang!" Jawab Sila singkat.

"Trus mau kemana lagi? Ini udah malem!" Miko sedikit kesal.

"Papa Mama mu pasti khawatir," lanjut Miko lagi.

"Aku udah bilang ke orang tuaku kalo aku hari ini gak pulang dan nginap di rumah Ratna." Kata Sila kemudian.

"Kalo gitu aku anter kamu ke rumah Ratna, biar kamu aman!" Kata Miko.

Sila tak menjawab apa-apa dia langsung membalikkan badannya dan berjalan menuju ke mobilnya lalu masuk ke dalam. Wajah Sila hampir tanpa ekspresi. Miko mengikuti di belakang, dia juga masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi kemudi.

Miko menancap gas menuju rumah Ratna, teman dekat Sila. Di sepanjang jalan Sila tak ada bersuara, hanya terdiam menatap jalanan malam yang sepi. Sila meraih handphonenya kemudian mengirim pesan pada Ratna bahwa dia sedang menuju ke rumahnya.

Ratna ternyata membalas pesan WhatsApp dari Sila dengan cepat, ternyata Ratna belum tertidur walau ini sudah menunjukkan pukul satu dini hari.

Sesampai di rumah Ratna, Sila turun dari mobilnya, diikuti oleh Miko juga.

Ratna menyambut mereka berdua di depan pintu. Terlihat jelas kalau Ratna kaget melihat sosok Miko yang mengantar Sila, bukan Ari.

Ratna bengong melihat Miko.

Miko cuma melempar senyum pada Ratna. Lalu Ratna beralih ke Sila, mata Sila sembab, wajah cantiknya yang sedikit berantakan membuat pikiran Ratna menjadi penuh tanya.

"Kamu kenapa, Sil?" Tanya Ratna. Dia sedikit kebingungan juga karena temannya ini minta menginap di rumahnya menjelang pagi begini.

"Ceritanya panjang, Rat! Nanti aku ceritain." Kata Sila pada Ratna.

Sila lalu beralih ke Miko. "Mobilnya kamu bawa dulu, Mik! Biar besok aku yang ambil, atau aku suruh supir di rumah untuk ambil ke rumah kamu!" Sila tampak mulai lemas.

"Iya," Miko menjawab singkat. "Ratna, aku pamit dulu." Kata Miko lalu pada Ratna.

"Hati-hati,Mik!" Ratna berjalan ke depan hendak mengantar Miko dan menutup pintu.

"Makasi Miko!" Ucapan Sila menghentikan langkah Miko sesaat, lalu Miko membalasnya dengan senyuman.

Lalu Miko pun pergi.

Ratna mengajak Sila masuk ke kamarnya, rumah Ratna sepi hanya ada dia dan seorang pembantu. Orang tua Sila sedang keluar kota.

"Kamu gak mau cuci muka dulu, Sil?" Tanya Ratna pada Sila.

"Boleh," jawab Sila.

Ratna menyerahkan handuk baru pada Sila.

"Mungkin kamu mau mandi sekalian?" Tanya Ratna lagi.

Sila cuma terdiam tak menjawab lagi. Kini air matanya mulai menetes, mata sembabnya kembali basah.

Ratna kaget, "kenapa?"

"Aku harus putus dari Ari, Rat! Aku gak bisa ngelanjutin hubungan sama dia lagi." Sila mulai sesegukan.

"Ada apa sebenarnya? Bukannya tadi siang kamu pergi sama Ari? Kenapa kamu kesini malah sama Miko?" Ratna kebingungan, sebenarnya dia penasaran dari tadi kenapa malah Miko yang mengantar Sila kesana.

Sila menghela nafas dalam-dalam. "Ari tadi ngajak aku ke villa deket danau di kaki bukit, kita sempet ..."

Sila memberi kode pada Ratna dengan tangannya, yang artinya mereka habis berhubungan badan.

Ratna menjadi semakin antusias mendengarkan. "Trus?"

"Habis itu dia tiba-tiba nyekik leherku!" Lanjut Sila.

Ratna kaget, matanya terbelalak. "Serius?"

Sila mengangguk, Ratna masih menunggu lanjutan cerita dari Sila.

"Iya," Sila menyeka air matanya. "Aku kabur dari Ari, trus cari Miko!"

Sekarang Ratna jadi mengerti kenapa Sila datang ke rumahnya di antar oleh Miko, dia pun mengangguk kemudian memeluk sahabatnya.

"Tapi Miko mau nerima kamu lagi? Bukannya dia marah sama kamu setelah kejadian dulu?" Tanya Ratna kemudian.

Sila menggelengkan kepalanya.

"Kenapa?"

"Dia masih sakit hati sama aku, Rat!" Wajah Sila terbenam di bahu Ratna.

"Tapi tadi dia mau nganter kamu kesini, itu artinya dia masih bisa maafin kamu!" Kata Ratna kemudian.

"Dia cuma kasian ke aku, karena aku berantakan datang ke rumahnya sambil menangis! Lagipula aku sudah gak per ... Aah sudahlah!" Sila tak mau melanjutkan kata-katanya.

"Dari awal kan aku udah bilang ke kamu, kalo Ari itu gak bener! Tapi kamu gak mau denger omonganku," Ratna mengingatkan kembali ke Sila.

"Kamu tuh cuma di porotin aja sama dia, jangan ketipu sama sikap manis dan wajah good lookingnya. Pokoknya kamu harus selesai sama dia!" Pinta Ratna.

Sila cuma mengangguk lemas.

****

Sesampai Miko di rumah, Mobil Sila di parkir rapi di garasi luas rumahnya. Dia berjalan gontai menuju kamar, waktu sudah menunjukkan pukul 01.50 pagi.

Dia yakin Ayahnya pasti sudah tidur, lampu-lampu di rumah Miko sudah di redup kan hanya tersisa beberapa lampu kecil yang menyala.

Miko membuka pintu kamar, langsung merebahkan dirinya di atas kasur empuknya. Dia mengusap wajahnya dengan kedua tangannya, kemudian sesaat mengingat kembali kejadian tadi.

Saat Sila datang dengan menangis, dan saat bibir Sila menyentuh bibirnya. Miko merasa bersalah pada dirinya sendiri, dan tentu saja seketika dia jadi teringat akan Naymila.

"Maaf, Nay!" Bisiknya.

Wajahnya terbenam di antara bantal-bantal yang ada di tempat tidur. "Harusnya tadi aku gak usah angkat telpon dari Sila!" Sesalnya.

Semua bayangan penyesalan menjadi selimut hangat untuk Miko saat itu. Matanya mulai kelelahan, semakin berat rasanya. Dan dia pun terlelap.

****

1
Indah050
ini kenapa berhenti kak nay-miko...bagus lo padahal..pindah lapak mana kak ..
Indah050
haha terfokus sama segitiga siku2 dan segitiga sama sisi.... ada2 aja kak otor
Eha Julaeha
jangan kan naymila aku aja yg baca nya bingung🤣🤣
Yomita Hervina
bagus ceritanya, enak dibacanya
Diian Wijayantii
Kok tamat sih mbokk
Pdahal ak msih pngen ad sambungannyaa 😢😢😢
Diian Wijayantii
Kereennnn😂
Yulnita
yaaah ko tamat si thoooor??? padahal aku suka karya mu lho thoooor....😥😥😥
iis_putria
Romansa Kala Senja mampir kak
Ika Armeini Adhi: halo terimakasih ... nnti aku feedback 🙏🙏
total 1 replies
VBEAR
😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yulnita
hahaha... dasar bumil...lanjuiuut...😂
Yulnita
lanjuuuuuut...😂😘💪💪💪
Ika Armeini Adhi: di tunggu
total 1 replies
Rosidah Rosidah
semangat!!!
Ika Armeini Adhi: ah akhirnya Ros muncul ❤️❤️
total 1 replies
Yulnita
aku sukaaaaa... lagi thoooor...😍😍😍😘😘😘
Ika Armeini Adhi: di tunggu 🙏
total 1 replies
Diian Wijayantii
Kerenn abisss
Lanjuttt 😂
Ika Armeini Adhi: hahah makasi Dian 🙏 di tunggu ya
total 1 replies
Christina
hadir lg thor...
Diian Wijayantii
Lanjutt
Diian Wijayantii
Ayooo dilanjutkannn 😂
gina Ristanti
Kak Authornya ternyata gesrek.. 😀🙏
Ika Armeini Adhi: wkwkwkwk buat hiburan 😂😂😂 jgn serius2 makasi ya 🙏🙏
total 1 replies
Yulnita
semangat terus thor... aku sll menunggu karya muuu...😂😘💪
Ika Armeini Adhi: makasih ya 🙏🙏
total 1 replies
VBEAR
aku selalu hadir untuk mendukungmu kak 🤗 semangat 💪
Ika Armeini Adhi: makasih yaaaaa ❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!