Indonesia
NovelToon NovelToon
Salah Alamat

Salah Alamat

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Humairah_bidadarisurga

Agnes dan Rafli sudah lama menjalin hubungan percintaan yang tak pernah di restui oleh kedua orang tua mereka. Kisah asmara mereka susah terjalin sekitar lima tahun lamanya.

Suatu hari, Rafli mendapatkan tugas kantor dan di haruskan pindah ke sebuah kota kecil selama satu tahun.

Lalu bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Putus atau Terus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Humairah_bidadarisurga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

S2.2

"Kenapa kamu? Lagi cemburu?" tanya Dara menatap Ragil lekat.

"Gak kok. Cuma tanya aja," jawab Ragil singkat lu memalingkan pandangannya dari tatapan Dara. Ragil memilih memasukkan kue -kue kering yang sudah matang ke dalam toples kaca ynag lucu dan menyusun rapi.

"Gil ... Sebentar lagi ujian akhir. Kamu harus persiapkan betul -betul. Bukan malah memikirkan hal lai di luar pelajaran. Kamu ingat? Abi bilang apa?" tanya Dara lagi pada Ragil.

"Inget Bun. Kalau Ragil gak bisa masuk Universitas Negeri. Abi gak akan biayain kuliah Ragil," deash Ragil pelan.

Ragil merasa sedikit tertekan. Kehiduapannya selama ini terlalu banyak aturan. Pulang sekolah harus tepat waktu. Tidak perlu ikut kegiatan ekstrakurikuler. Ragil juga harus ikut les di rumah. Banyak sekali yang harus Ragil pelajari hingga ia menjadi wanita hebat yang sampai saat ini belumada yang bisa mengalahkan. Tapi ... Cinta monyet masa putih abu ini telah meruntuhkan semuanya. Ragil perlahna mulai mengendur semangat belajarnya. Pikiranya malah bercabang dan lebih fokus memikirkan Zeferino, Kekasihnya.

"Kok bengong? Kenapa?" tanya Dara pada Ragil.

"Gak apa -apa Bun. Kenapa sih Bun? Ragil gak boleh ini dan itu? Gak kayak anak lain?" ucap Ragil dengan sorot mata yang tajam ke arah Dara.

"Karena Abi dan Bunda tidak ingin kamu terpengaruh dari pergaulan bebas atau salh pergaulan. Sudah banyak contoh, anak -anak yang masih sekolah sudah hamil dan akhirnya putus sekolah," ucap Dara menasihati.

"Bunda juga gak sekolah. Bunda cuma tamatan SMP," ucap Ragil sinis.

Dara tersenyum kecut. Ia tahu hari ini akan dtaang. Resikonya Dara saat itu memilih tak melanjutkan sekolah karena banyak hal termasuk amnesia yang di deritanya. Walaupun Dara tidak sekolah formal. Dara memiliki bakat dan menjadi chef yang cukup terkenal di Hotel tempat ia bekerja.

"Terus? Kamu mau ikutin jejak Bunda? Cuma di rumah. Masakin kamu dan Abi? Beres -beres rumah? Jenuh Gil. Di rumah itu membosankan. Bunda dulu bekerja sebelum punya kamu. tapi, Setelah hamil, Abi bersikeras menyuruh Bunda untuk di rumah dan tidak bekerja lagi," ucap Dara menjelaskan duduk perkaranya.

"Hmm ... Selesai. Sekarang ngapain lagi Bun?" tanya Ragil.

"Bikin kue tart," titah Dara pada Ragil. Dara sudah membuat bolu dan siap di hias.

"Acara apa sih, Ma? Kayaknya acaranya resmi banget? Sampai Mama bikin kue banyak. Masak -masak juga," ucap Ragil bingung. Ini tak biasanya dilaukan Dara.

"Mau bantuain gak? Gak usah banyak ngeluh dan banyak tanya," titah Dara mulai mengaduk krim untuk mengoles dan menghias kue tart itu.

Ragil yang berjiwa seni dengan muda menghias kue tart dengan tema cinta manis. Ragil pikir, acara ini adalah acara biasa tanpa ada maksud apapun.

Sore harinya, Abigail pulang kerja lebih awal. Saat ini, Abigail mulai membatasi jam terbang dan lebih memilih kerja kantoran. Banyak alasannya pertama, Ia memilih untuk tidak meninggalkan istrinya sendirian di rumah.

Ragil sudah berada di kamarnya di lantai atas. Abigail memeluk Dara dari belakang dan mencium pipi istri kecilnya itu. Tak terasa usia pernikahannya sudah tujuh belas tahun dan merea sungguh bahagia. Semenjak badai rumah tangganya di awal pernikahan. Tidak ada badai besar yang menimpa rumah tangganya lagi.

"Kamu belum mandi?" tanya Abigail menghirup aroma keringat dari tubuh Dara.

"Belum By. Maish repot ini," ucap Dara lembut. Ia sama seklai tak mengelak jika Abigail memeluk dan mencium dirinya setiap saat. Ini adalah bukti cinta Abigail pada Dara. Abigail memang tak cukup pandai berbicara kata cinta. Tapi, Ia begitu lihai memperlihatkan rasa cintanya yang besar pada Dara.

"Kamu tahu? Ada kabar baik dari Pak Erik. Malam ini Ragil akan di lamar," bisik Abigail dengan wajah sumringah. Dara begitu terkejut dan berbalik melihat wajah Abigail yang berbinar bahagia.

"Bunda gak salah dengar kan By?" tanya Dara memastikan.

"Gak salah dengar Sayang. Ini berita bagus kan?" ucap Abigail pada Dara.

"Bagus untuk kita tapi belum tentu menjadi kabar baik untuk Ragil," ucap Dara sedikit membela putri tunggalnya.

"Sayang ... Kita gak boleh terlalu memanjakan Ragil. Nanti dia gak mandiri. Sebenatr lagi dia akan kulaih di tempat jauh. Ada baiknya jika dia sudah kita nikahkan dengan Elang. Biby sudah kenal dengan Elang. Elang adalah laki -laki baik dan sopan. tentunya dari keturunan yang baik juga. Biby gak akan salah pilihkan jodoh untuk Ragil," ucap Abigail meyakinkan Dara.

"Iya By. Bunda paham. Tapi, Biby juga harus ingat. Kalau Ragil sudah punya pacar," ucap Dara mengingatkan.

"Pacar? Siapa? Zef?" tanay Abigail berusaha mengingat.

Abigail pernah suatu malam bertemu Zef yang sedang berkunjung ke rumah untuk meminta ijin pergi berkencan dengan Ragil. Dengan tegas Abigail menolak ijin tersebut. Akhirnya mereka berdua hanya duudk di teras dan bicara biasa. Tak lama Zef pamit pulang. Ragil marah besar pada dirinya dan di anggap jahat.

Dara mengangguk pelan mengiyakan ucapan Abigail.

"Laki -laki itu bukan laki -laki baik, Bun. Percaya sama Biby. Laki -laki itu hanya ingin memanfaatkan kepoloasn Ragil," uacp Abigail dengan feeling yang tepat tentang Zeferino.

"Bunda juga berpikir begitu. Lihat ayanya yang urakan. Motornya juga berisik. Apalagi, Ragil pernah bilang. Kalau Zef itu anak motor. Biby tahu kan? Gimana pergaulan anak motor itu? Gak jauh -jauh sama pergaulan bebas, minuman, dan obat. Mau jadi apa Ragilnanti?" desah Dara memang tidak ikhlas jika Ragil bersama Zef. tapi, Mau gimana lagi? Ragil saat ini keras untuk di nasihati. Baginya, Pilihannya adalah benar dan tepat. Padahal Ragil baru kali ini mengenal cinta dan baru kali ini dekat dengan laki -laki yang katanya sudah menjadi kekasihnya.

"Sudahlah. Kit agak perlu mikirin perasaan Ragil nanti. Suatau hari dia akan paham. Kenapa kita seperti ini," ucpa Abigail pada Dara.

Abigail mengecup pelan bibir Dara dan sedikit melumatnya dengan mesra.

Hari semakin senja dan langit mulai memerah akan mengganti gelap. Semua makanan sudah etrsaji rapi di atas meja makan. Kue -kue dan minuma serta es buah sudah tertata di meja depan sebagai kudapan salam silaturahmi.

Dara masuk ke kamar Ragil dan menatap anak gadisnya yang masih tertidur pulas dengan pakaian seksi dan melakukan video call dengan Zef.

Sambungan telepon itu di mastikan oleh Dara.

"Ragil!! Bangun Gil. Sudah mau maghrib masih saja tidur." Dara tak kuasa menahan rasa kecewa dan kesalnya pada Ragil.

"Apa sih Bun? Gangu tidur Ragil aja," ucap Ragil pelan sambil mengucek kedua matanya yang belum terbuka secara penuh.

"Kamu itu apa -apaan? Pakai baju gak sopan sambil video call sama Zef? Apa maksud kamu? Mau jadi perempuan gak baik?" ucap Dara meluapkan emosinya.

"Bunda kenapa sih? Ngatur saja hidup Ragil!!" jawba Ragil semakin keras.

Entah doktrin apa yang di ucapkan Zef pada Ragil hingga anak gadisnya berani bicara kasar dan membantah ucapannya.

1
Akun Lima
cerita goblok
falea sezi
masih egois aja umi hadeh
falea sezi
enak rafli egoiss dlu aja sok maksa maksa anaknya nikahin aiysah
falea sezi
egois nya umi
I'm site
semangat Thor,jangan lupa mampir buat baca buku novelku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!