Indonesia
NovelToon NovelToon
King Dan Queenza

King Dan Queenza

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Bad Boy / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:93.3k
Nilai: 5
Nama Author: feby_mb

King Narendra Richard tumbuh menjadi cowok tampan. Ia juga menjadi idola semua cewek-cewek yang ada di sekolahnya. Bukan hanya tampan, putra dari Kenan dan Alexa itu juga pintar.

Sama dengan saudara kembarnya, Queenza Narendra Richard tumbuh menjadi gadis yang cantik. Walaupun kembar, tapi sifat keduanya jauh berbeda. Yang satu lebih kalem, dan yang satunya lagi lebih banyak aksi.

Bagaimana keseruan kisah mereka, yuk kepoin. Jangan lupa tinggalkan jejak cinta kalian untuk King dan Queenza.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon feby_mb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Indahnya berbagi

Queenza ikut dengan mommy-nya dan juga kedua tantenya pergi ke tempat nenek yang menjual markisa kemarin. Sedangkan King dan kedua sahabatnya ikut sama Daddy-nya joging.

Alexa menghentikan mobilnya di depan rumah semipermanent. Rumah itu terlihat bersih dari sampah plastik ataupun sampah dedaunan.

"Permisi, assalamualaikum" ucap bibik.

" Wa'alaikumsalam" jawab nenek penjual markisa.

Saat pintu terbuka tampak lha seorang nenek memakai kebaya.

"Masih ingat sama saya nggak Nek" tanya bibik.

"Masih, yang pesan markisa dua puluh kilo" jawab si nenek.

Alexa tersenyum mendengar jawaban nenek. Walaupun sudah tua, tapi daya ingat sang nenek masih sangat kuat.

"Iya Nek, sudah ada markisanya?" tanya bibik lagi.

"Sudah, ayo masuk" ajak si nenek penjual markisa.

Alexa masuk ke dalam rumah nenek itu. Diikuti sama Queenza dan kedua tantenya. Bibik sudah masuk duluan.

"Ini orang kebunnya ngasih satu kilo" kata nenek.

"Ambil untuk nenek, buat tambah jualannya" kata Alexa.

"Jangan, ini di kasih yang punya kebun untuk kamu" kata nenek.

"Iya Nek, saya kasih untuk nenek. Untuk tambah jualannya" kata Alexa.

"Terima kasih" ucap nenek.

"Sama-sama Nek" balas Alexa.

"Ini markisa yang sepuluh kilo" kata nenek.

"Berapa uangnya Nek?" tanya Alexa.

"Seratus ribu" jawab nenek.

Alexa mengambil uang seratus ribu sepuluh lembar dari dompetnya.

"Ini uang markisa yang sepuluh kilo, Nek" kata Alexa.

"Kebanyakan ini Nak, satu lembar saja sudah cukup" kata si nenek.

"Nggak apa-apa Nek, untuk jajan nenek" kata Alexa.

"Masyaallah terima kasih, semoga Gusti Allah membalas kebaikannya" ucap nenek.

"Aamiin, terima kasih doanya Nek" kata Alexa.

Adele dan Alisha membayar markisa pesanan mereka. Mereka memberi masing-masing lima lembar uang kertas seratus ribu.

"Terima kasih ya Nak, semoga Gusti Allah membalas kebaikan kalian" kata nenek pada Alisha dan Adele.

"Aamiin" jawab Adele dan Alisha bersamaan.

Selesai membayar markisa, Alexa dan kedua sahabatnya pamit undur diri. Sebentar lagi mereka mau siap-siap mau pulang ke kota. Jadi mereka nggak bisa lama-lama di sana.

Kantong plastik berisi markisa di taruh di bagasi. Setelah kantong plastik itu disusun rapi, barulah mereka masuk ke dalam mobil.

Alexa melajukan mobilnya meninggalkan rumah nenek penjual markisa. Mobil itu terus melaju menuju villa.

Sampai di villa, Alexa memarkirkan mobilnya di depan villa. Jadi nanti kalau mau pulang nggak susah lagi mengeluarkan mobilnya.

"By, tolong bawa markisanya ke dalam dong" kata Alexa pada suaminya.

"Kenapa di bawa ke dalam sayang, kan kita mau pulang. Jadi biarkan saja markisanya di sana" kata Kenan.

"Oh iya, kan kita mau pulang" kata Alexa.

"Makanya nggak usah dibawa masuk ke dalam. Tadi kakak ada beli bubur ayam. Kita sarapan sama bubur ayam aja, jadi bibik nggak usah masak" ajak Kenan pada istrinya

"Beli dimana By?" tanya Alexa.

"Tadi ada bapak-bapak lewat sini. Ternyata dia jual bubur ayam keliling. Katanya kalau Sabtu Minggu biasa keliling di sekitar sini" jawab Kenan.

"Seru juga ya By, ada yang jualan keliling kaya gini" kata Alexa.

"Tempat kita juga bisa sayang. Tinggal minta nomor Abang-abang yang jual, nanti kita suruh datang ke mansion" kata Kenan

"Emang bisa kaya gitu By?" tanya Alexa.

"Bisa sayang" jawab Kenan.

"Besok kita coba ya By, hitung-hitung bantu UMKM" kata Alexa.

"Iya sayang" kata Kenan.

Kenan memang tidak membolehkan sembarang orang lewat area mansion-nya. Karena di area mansion tidak boleh masuk sembarang orang, dan itu ia lakukan demi keluarga kecilnya.

Makanya setiap jalan menuju mansion pasti ada bodyguard yang berjaga. Di sana juga ada beberapa pos untuk bodyguard istirahat. Jadi mereka gantian berjaga nya.

"Ada gorengan juga nggak Dad?" tanya Queen pada Daddy-nya.

"Ada, kue-kue tradisional juga ada" jawab Kenan.

"Banyak banget By" kata Alexa.

"Iya sayang, tadi kebetulan ada beberapa penjual yang lewat juga. Jadi sekalian aja kakak beli" kata Kenan.

Mereka pun masuk ke dalam villa. Mereka akan sarapan dengan bubur ayam, dan juga kue-kue tradisional.

Meja makan sudah penuh sama makanan. Kenan memberhentikan semua pedagang yang lewat di depan villa-nya. Tadi niatnya cuma mau beli bubur ayam, tapi ada beberapa pedagang lain yang lewat. Jadi sekalian aja semuanya dibeli.

"Siapa yang habiskan makanannya By?" tanya Alexa pada suaminya.

"Nggak apa-apa sayang, nanti bagi sama yang lain juga" kata Kenan.

"Sudah lama juga nggak makan jajanan pasar seperti ini" kata Alisha.

"Iya, tempat kita jarang ada yang jual jajanan seperti ini" kata Adele.

"Mumpung ada, ayo dicicipi satu persatu jajanannya" kata Alexa.

Mereka mulai menyantap bubur ayam yang dibeli sama Kenan tadi.

"Bik, nanti bagi kuenya ke ibu-ibu yang bekerja di kebun belakang" kata Kenan pada bibik.

"Baik tuan" kata bibik

Mereka semua menikmati bubur ayam itu. Rasa buburnya enak, ngasih ayam suwir-nya juga nggak pelit.

"Bapaknya udah makan Bik?" tanya Alexa pada bibik.

"Udah Nyah, tadi bibik antar ke belakang" jawab bibik.

"Kenapa nggak ikut makan disini?" tanya Alexa.

"Tadi lagi bikin tempat jemuran kain tuan, Nyah" jawab bibik

Orang-orang yang tinggal di puncak memang jarang memakai tempat jemuran kain yang sudah jadi. Mereka pasti membuat sendiri tempat jemurannya.

"Disini jemuran kainnya masih memakai yang tradisional ya Bik?" tanya Alexa.

"Iya Nyah, mungkin karena sudah terbiasa pake jemuran yang tradisional" jawab bibik.

"Nggak apa-apa Bik, itu juga bagus kok" kata Alexa.

Selesai sarapan bibik membereskan meja makan. Sedangkan Alexa dan yang lain pergi ke ruang tamu. Mereka akan ngobrol santai sambil menikmati kue-kue tradisional.

"Teman Queen juga ada jual kue ini" kata Queen saat melihat kue talam.

"Benarkah?" tanya Mommy Queen.

"Iya Mom, katanya kue ini paling laris" kata Queenza.

"Berarti kue buatan ibu temannya enak" kata Alexa.

" Enak Mom. Nasi uduknya juga enak banget" kata Queenza.

"Queen tau darimana nasi uduknya enak?" tanya Alexa pada putrinya.

"Kemarin Queen beli nasi uduknya. Harganya juga murah" kata Queen.

"Kapan-kapan mommy juga mau mencoba jualan temannya" kata mommy Queen.

"Boleh mommy " jawab Queen.

Queenza senang mendengarnya. Siapa tau nanti mommy bisa mencarikan tempat jualan untuk ibu Amelia. Jadi ibunya nggak perlu capek-capek keliling lagi.

...***...

Amelia baru selesai mencuci baju sekolahnya. Setelah itu ia menyapu halaman rumahnya yang sudah kotor karena daun-daun jambu yang mulai berguguran.

"Mel" panggil ibu Amelia.

"Iya Buk" jawab Amelia.

"Queenza makanan kesukaannya apa?" tanya ibu Amelia.

"Aku juga kurang tau Buk. Soalnya semua makanan dia doyan" kata Amelia.

Amelia tersenyum saat mengingat Queenza. Sahabatnya itu sangat suka makan. Walaupun makannya banyak, tapi badannya nggak gemuk.

"Ibu rencananya mau buat bubur candil" kata ibu Amelia.

"Queen mungkin belum pernah makan bubur candil Buk" kata Amelia.

"Bagus dong, jadi nanti kamu bisa kasih dia" kata ibunya Amelia.

"Baik Buk" kata Amelia.

"Semalam ibuk kaget melihat orang-orang berjas itu. Ibuk pikir bapak mu pinjol" kata ibunya Amelia.

"Ibuk ada-ada aja" kata Amelia.

"Ya siapa tau kan. Sepertinya nak Queen itu bukan orang orang sembarangan" kata ibunya Amelia.

"Kalau itu aku nggak tau Buk, soalnya aku nggak pernah tanya" kata Amelia.

"Jangan tanya-tanya, Biarkan dia saja yang cerita" kata ibu Amelia.

"Iya Buk. Tapi Queen itu nggak sombong"

" Kalau itu ibuk juga tau. Kalau sombong mana mungkin dia mau nolong ibuk kemarin"

"Di sekolah cuma Queen yang mau berteman sama aku, Buk. Cuma dia yang nggak risih berada di dekat aku" kata Amelia

"Makanya kamu juga harus baik sama dia. Kalau kita baik sama orang, maka Gusti Allah akan mengirimkan orang yang baik juga untuk kita" kata ibunya Amelia.

Amelia mengangguk tanda mengerti. Semoga persahabatannya sama Queen selalu awet sampai mereka tua nanti.

To be continued.

Happy reading guys 🤗🤗

1
Novita Sari
lanjut thor....
zhelfa_alfira
keren
Nita Zhakwan
lanjut
auzi
lnjt lgi dong thor up ya
Marie Louis AK
akhirnya kejahatan dibls setimpal dg perbuatannya. ingat Mon mon di atas langit masih ada langit.
Sulastri Mawardi.87
kejahatan klrga sanjaya di balas dengan kebangkrutan dan kemiskinan...?
pov Amelia...the best friend forever Queen 🫶🫶🫰🫰
Novita Sari
queen terbaik....
E F
blm thor??????
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Kok jadi Mie Ayam Thor. Perasaan tadi nitip nya Martabak telor
Feby: waktu nulisnya lagi keinget mie ayam kak.. makasih koreksi nya🤗🤗🤗
total 1 replies
annisa hidayat
𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝 𝚖𝚒𝚗
Siti Nurjanah
wah seruuuuu bgt. lanjut kak tetap semangat 💪
Bunda Deska
bagus bngt ceritanya
abcd
hadehhh lanjut dong penasaran ini
Juli Restiarini
lanjut tanggung bener partnya di tambahin
Novita Sari
deg degan apa yang akan alexa lakukan gak sabar nunggu bab berikutnya... lanjut thor....
Rizkyy Beff
ya Allah bikin greget lg seru weh main gantung aja mana lama lg nunggunya bsk lagi
Lou AK
siap2 hancur. berani sekali main kuasa. di atas langit masih ada langit.
Princesza Mikaila
Ya Allah ... Astaghfirulloh , author minta di kirim ke planet saturnus dh , lg seru terputus , hikz hikz
auzi
lnjt lgi dong thor up ya
E F
lanjutttttt lg thor💪😄😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!