Indonesia
NovelToon NovelToon
Diantara Kita

Diantara Kita

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Dunia Masa Depan
Popularitas:309
Nilai: 5
Nama Author: MonAmour19

Diantara kita hanya ada kebaikan saja? tidak ada harapan untukku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MonAmour19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecemburuan Naya (20)

Naya sedang berjalan menuju rumah Arga sendirian, dia sudah memberi kabar pada Arga tadi pagi, namun sepertinya Arga sedang tidak memegang ponselnya.

Naya berjalan sambil bersenandung kecil dan memegang kalung yang Arga belikan kemarin ketika di pantai, dia tidak menyangka sudah sampai di tahap dekat dengan Arga, Naya hanya berharap ini selamanya.

ketika dirinya sudah ingin sampai di depan rumah Arga, dia melihat seorang wanita yang sedang mengobrol dengan Arga dan mamahnya

"itu..... ka Talia?" tanya Naya pada dirinya sendiri, dia memberhentikan jalannya, dia mematung cukup lama entah apa yang dipikirkan olehnya dia sendiri saja sampai kebingungan

Naya memutuskan untuk pulang saja, dia berbalik badan ingin pergi namun suara Arga terdengar begitu nyaring di telinga Naya

.

"NAY SINI" Naya menoleh dan tersenyum, dia mengikuti apa yang Arga katakan dia berjalan perlahan menuju rumah Arga sempat ragu, namun mamah Arga tersenyum ceria menatapnya, Naya kembali berjalan dan ketika sampai dia menyapa semua orang dan bersalaman kepada mamahnya Arga.

"mau kemana tadi?" tanya Arga tiba-tiba membuat Naya menoleh dan tersenyum

"aku tadinya mau pulang, karena liat ada ka talia aku pikir kalian lagi ga mau diganggu" ucap Naya membuat Arga terkekeh

"dia cuman mau balikin ini" Arga mengangkat map yang berada di tangannya membuat Naya tersenyum kecil dan mengangguk

"kebetulan tadi mamah juga ada di luar sayang" ucapan mamah Arga seketika membuat Talia memperhatikan kehangatan itu, ternyata Naya sudah cukup dekat dengan keluarga Arga, pikirnya.

"thanks tal" setelah mengucapkan itu Arga langsung menggandeng tangan Naya dan membawanya kedalam rumah, tidak ada niatan sedikitpun mengajak Talia masuk apalagi basa-basi, walaupun hubungan antara per mantanan Arga dan Talia baik, namun tetap saja Arga tidak ingin ini menjadi salah paham lagi bagi mamahnya

Dulu, waktu itu Arga sempat mengantar Talia ke rumahnya, karena waktu sudah ingin malam, sedangkan dia dengan Naya tidak terlalu dekat, namun di perjalanan Arga bertemu dengan mamahnya, ketika Arga pulang dia di ceramahi habis-habisan oleh mamahnya.

Dari waktu itu Arga tidak ingin terlalu dekat dengan Talia, dia juga sadar bahwa dia putus dengan Talia itu karena ulah Talia yang berselingkuh, jika tidak pasti. hubungannya antara dia dan Talia akan baik-baik saja, walaupun seperti itu Arga sudah memaafkan dan melupakan nya dia tidak apa-apa karena yang sudah lalu biarlah berlalu, pikirnya.

namun mamah Arga Tidka terima ketika mendengar putranya di perlakukan seperti itu, sempat waktu itu dia bertemu Talia di toko kue dari situ juga dia marah-marah kepada talia agar menjauhi anaknya, dia tidak suka pada perselingkuhan, tidak ada yang dibenarkan dari perselingkuhan jika manusia sudah mencoba sekali selingkuh dia akan selamanya seperti itu, jika tidak sakit maka mati.

kembali lagi ke masa sekarang, ketika mamah Arga melihat putranya sudah masuk kedalam rumah bersama Naya dia menyunggingkan senyumnya mengembang membuat Talia yang melihat itu langsung memanggil nya

"Tante" panggil Talia seketika membuat mamah Arga memudarkan senyumannya dan melihat Talia sinis

"aku minta maaf ya, soal kejadian lima bulan lalu" ucap Talia membuat mamah Arga menghela nafas

"saya sudah memaafkan, silahkan pergi" ucapnya dan langsung masuk namun belum sempat dirinya masuk suara Talia sudah terdengar lagi oleh telinganya

"Tante bisa gak? deketin aku lagi sama anak Tante, Tante aku mohon bisa ya" ucapnya, mamah Arga langsung menoleh dengan tajam

"sekalipun saya bisa dapet rumah, mobil atau semua harta yang kamu miliki sekarang, saya tidak akan pernah merestui kamu sama Arga sampai mati pun, inget saya tidak suka dengan perselingkuhan, inget itu" ucapnya lalu masuk kedalam rumah membuat Tasya shock mendengar nya

di lain tempat Arga dan Naya sedang berada di meja makan, mereka sedang memakan kue yang sudah di siapkan oleh mamah Arga

"ka mau yang itu, jangan di habisin ih" arga pura-pura tidak mendengar ocehan Naya dia segera menghabiskan kue yang Naya mau membuat Naya membulatkan matanya

"KA ARGA ISHHH" mamah Arga yang baru saja masuk tersentak kaget mendengar teriakan Naya, memang bukan yang pertama kalinya tapi kali ini teriakan Naya sangat nyaring membuatnya buru buru melihat

"ada apa ini?" tanya nya sambil melihat Naya yang sedang memalingkan wajahnya dan Arga yang tertawa

"liat mah, anaknya tuh ambil kue aku" ucap Naya membuat mamah Arga terkekeh

"kue yang mana sayang" tanya nya membuat Naya menunjukkan wadah yang tadi berisi kue

"ohh itu udah habis lagi" ucap nya. membuat Naya semakin cemberut

"udah nanti mamah bikin lagi ya" Naya menatap Arga dengan tajam lalu menatap mama Arga dengan lembut dan mengangguk

"iya mah gapapa" ucapnya sambil tersenyum lalu melihat kebawah, Arga yang menyadari itu segera menghampirinya

"ayo kita beli" ucap Arga membuat Naya mendongak dan menggelengkan kepalanya

"gapapa ga usah" ucap Naya ketus, mamah Arga yang melihat itu menghela nafas panjang

"mau mamah bikinin sekarang? atau mau beli aja?" tanyanya

"gausah mah, nanti aja lagian juga kalo beli ga seenak yang mamah buat" ucapnya

"yaudah kalo gitu mamah bikin" Naya buru-buru menggelengkan kepalanya

"engga mah gausah, aku sebentar lagi pulang ko" ucapnya membuat arga sedikit kaget mendengarnya

"kamu sih Arga ngapain di habisin jadinya pundung kan anak mamah, biarin aja sayang nanti Arga ga usah di kasih lagi" ucapnya membuat Naya tersenyum

"kamu mau itu? jangan pulang dulu ya, ayo kita beli" Naya menggelengkan kepalanya, mamah Arga berjalan keruang tamu karena ada yang meneleponnya

"ka" Naya tiba-tiba memanggil Arga membuat arga segera menjawab

"apa nay" jawabnya, Naya melihat ke arah mamah Arga tidak terlihat lagi, dia segera mendongak menatap Arga yang duduk di sebelahnya

"tadi kamu ngobrol apa aja sama ka Talia?" tanya Naya membuat Arga mengernyitkan keningnya namun tidak urung dia juga menjawab

"ga ngobrol apa apa" Arga menjawab Naya apa adanya karena memang itu kejadian nya

"sama mamah?" tanya Naya membuat Arga terkekeh

"apalagi mamah, dia kalo udah gasuka sama orang se gasuka itu" ucap Arga membuat Naya mengernyitkan dahinya

"tadi agak lama" Arga menyipitkan matanya dan mendekat ke wajah Naya

"kamu diem di situ lama ya" Naya menggelengkan kepalanya cepet

"ngga ko" ucapnya kalau memalingkan wajahnya Arga yang melihat itu terkekeh

"iya tadi mamah ngerosting dia makanya agak lama" ucapan arga membuat Naya semakin bingung

"apa ka?" Arga lalu menatap Naya dan bercerita

"tadi mamah bilang gini sama Talia ' gatau malu banget udah selingkuh dateng ke mantan' terus terus dia bilang gini 'oh iya urat malunya kan udah putus makanya kesini' tau ga ekspresi Talia pas denger mamah kaya gitu langsung diem ga berkutik" Arga menceritakan apa yang dia lihat tadi, tidak ada yang di kurangi atau di lebih-lebihkan olehnya, semua murni seperti itu.

Naya yang sedari tadi mendengar Arga, dia sedikit tertawa karena Arga yang menirukan suara mamahnya dan itu membuat Naya ingin sekali tertawa

"ka, kamu ada niatan balikan sama dia?" tanya Naya tiba-tiba membuat Arga terdiam, beberapa detik kemudian Arga segera menggelengkan kepalanya

"engga lah nay, orang mamah juga ga suka dia, gimana mau balikan, kecuali aku langsung bawa kabur dia" ucapan arga membuat Naya terdiam seketika, Arga yang melihat itu langsung mengerti dan menatap Naya

"bercanda kali nay, ga usah di bawa serius" ucap Arga membuat Naya memukul paha Arga

"emang kalo serius gaboleh?" tanya Arga Naya langsung menajamkan matanya

"ya gaboleh lah" ucapnya berseru membuat Arga mengernyit

"kenapa?" tanyanya, Naya yang mendengar itu langsung sedikit khawatir

"maksud aku, ya gaboleh lah itu kan anak orang ka" Arga yang mendengar itu langsung mengangguk-anggukkan kepalanya membuat Naya menghela nafas lega

"eh tapi ka, kalo semisal mamah suka sama ka Talia apa kalian bakal balikan?" tanya Naya membuat Arga menghela nafas

"mamah akan tetap suka sama Talia kalo Talia ga selingkuhin aku, dan mungkin kita gabakal ada kata balikan karena kita ga akan pernah putusin hubungannya nay, tapi kalo soal perselingkuhan aku gatau dan gamau nyari tau lagi" ucap Arga membuat Naya diam seribu bahasa

"dan nay, kalo aku masih sama Talia mungkin kita ga bakal ada" lanjut Arga membuat Naya semakin diam

"oke, kalo soal ibu aku gimana?"

......................

soon to bee

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!