Indonesia
NovelToon NovelToon
KARMILA

KARMILA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:56
Nilai: 5
Nama Author: MAMI ADRIELLA20

"Kau terlalu banyak menyimpan kebohongan sehingga kejujuran mu di pandang semu sekarang."

Kepergian Reno bukan lah sesuatu yang salah, aku yang salah disini aku paham arti perginya. "Jangan pergi! jangan tinggalkan rumah."

Dia amat marah setelah berita itu sampai ke telinga nya...


yukk buruan cari sepenggal kalimat ini dibalik cerita aku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan buat kamu

Aku menepati janji di dua hari setelah pertemuan kami yang terakhir , koper hitam satu tas ransel mengawali kepergian Kak Reno untuk 2 bulan lebih lama nya.

Berhubung waktu untuk masuk ke gate memakan waktu 2 jam ,aku membuka bekal untuk makan malam Kak Reno .kuku panjang bercat Ungu menyuap secuil daging dan sesuap nasi ,bayi Bajang Ku sibuk dengan ponselnya ,bolak-balik mengecek pesan dan juga sesuatu terkirim .Nilai suatu hubungan adalah ketika kamu mampu memberi kamu juga harus menerima ,untuk merawat cinta itu aku memperlakukan Bagaimana Kak Reno memperlakukanku .

Menjalin cinta dengan keadaan finansial yang baik juga batinmu memang benar-benar menerima kedewasaan hubungan itu tidak hanya tentang emosi dan juga seks, banyak kompromi romantis di dalam nya—"sebelumnya Kau pernah masak ikan arsik ?"

"Iyaa, Tante ku suka ini. Cuman katanya kalau suku Karo suka pake santan makanya aku pake."

"nanti kalau kamu punya waktu ,bawa aku ke kampungmu waktu Festival pesta buah .kalau lihat di medsos jadi pengen ikutan ."

nggak usah nunggu aku bisa juga ,datang aja .kan ada bibi" maksudnya mamanya dia

ya guys, "cuman maunya datangnya sama kamu . Ya. Kali aku datang-datang sendiri ."

"belum bisa sih pastiin kalau tahun ini ,Mungkin tahun depan ."

Dia mulai prepare ,sepertinya waktu sudah harus memisahkan kami. Tangannya merangkul Pinggangku ,kepalaku yang hanya sebatas bahunya bertumpu pada dadanya dan pelepasan ini ."Ketemu nanti lagi ,semangat kerjanya honey" Pertama kali kecupan kening serta tanda salib diberikan kak Reno untuk ku.

Aku menangis tidak ikhlas melepas kepergian nya. "ih basah bajuku ,ini nangis kakinya belum sembuh ya ." Ada-ada aja bikin suasana haru jadi rusak, ahh aku bukan anak kecil.

tidak ikhlas rasanya tapi demi saya bongkar berlian kami harus sama-sama berjuang . "Nanti kalau sudah sampai kabarin ya ,Jangan lupain aku ."

mengambil foto kami berdua ,juga video ia memasuki gate bandara tidak lupa kirim gambar sebagai barang bukti kepada bibi.

'semangat buat anakku ,dan buat menantuku hati-hati di jalan sampai menuju rumah ya .semangat kalian cari uang supaya ada ongkos pulang kampung ."

Pulangnya mengemudi aku ditemani oleh bibi ,lewat panggilan telepon Kami mengobrol banyak sekali .Bibi tak segan bercerita tentang suami nya ,tentang masa kecil anak-anaknya ; juga pengalamannya dalam rumah tangga , "makanya itu anakku ,nanti kalau agak-agak resek bibi ini Jangan masukin ke hati kam ya." logat Karo nya keluar.

"Aku juga nggak bisa selamanya baik Bi ,saling memahami lah kita berdua ."

Kedatangan tamu menghentikan obrolan kami sejenak ,ternyata iparnya bibi .adik suami yang paling kecil dia datang untuk meminta sirih milik Bibi ,berhubung ini adalah hari Rabu Bibi beli banyak banget sirih untuk dimakan. "Siapa kin?" artinya menanyakan aku siapa karena terlihat asing baginya. Aku mampir di kedai kopi terkenal sekedar untuk menikmati kopi dan lanjut mengobrol dengan keluarga kak Reno.

"Calon Reno." Disini bibi menjelaskan kalau aku teman/ pacar kak Reno. Mereka saling mengobrol selagi akur mesan kopi dan roti enak buatan kedai kopi terkenal karena influencer sebagai pemasaran nya.

Dari obrolan mereka yang dapat ku cerna Bibi sedang menjelaskan ,asal usul ku juga kegiatanku tadi kepada iparnya ."Jadi udah pernah ketemu ya kalian ?" Aku bukan ngomongin sama bule ya guys memang mungkin bibi ini tidak terlalu pintar dalam dimulai dengan segi bahasa berbahasa Indonesia .pemahamanku mulai ikut berbaur dengan keluarga Kak Reno , dimulai dari segi bahasa dan logat, budaya .

"Beru apa... ada nya Beru mu?"

Waduhh gimana nih, aku bahkan lupa memiliki marga apa di keluarga. Apa tanya Abang? Aku paham betul mereka takut aku menikahi satu marga ku.

Untungnya Ibu kak Reno mengalihkan obrolan ke hal yang lain ,atau ini juga statemen ku aja ya kalau dia malu aku tidak memiliki Marga makanya obrolan dialihkan sejauh mungkin.

Memang sesuatu yang mengalir begitu saja asik untuk dinikmati ,kami saling cerita dan terbuka .bibi itu juga baik Rama dan humble ,aku juga mengadukan soal tadi ,ya soal permintaanku tentang pesta buah itu ternyata namanya pesta bunga .undangan para Bibiku membuatku semakin semangat untuk pulang kampung tanpa kehadiran Kak Reno.

Aku juga bercerita Kalau nantinya kami akan berpisah selama beberapa bulan ,selain Kak Reno yang bekerja di Batam aku juga ke Bandung jauh dari kota Jakarta .4 jam perjalanan sih ,di sini Bibi menaruh khawatir akan hubungan kami bukan tentang masalah perselingkuhan melainkan nantinya Bagaimana rumah tangga kami kalau terus-terusan begini Pasti anak-anak Kami bakalan tersiksa .aku menjelaskan bahwasanya ini hanya sementara ,Nantinya juga aku berpikir dua kali untuk cari pekerjaan seperti ini .

Tanpa penghakiman dukungan datang dari bibi ,memang seorang ibu hanya bisa membimbing tidak bisa menentukan Ke mana arah anaknya berjalan.

pukul 22.00 malam aku permisi untuk meninggalkan tempat dan juga meninggalkan obrolan kami ,rasanya lelah mulai datang ditemani kantuk perlahan ingin memejamkan mata . Tapi aku tidak boleh tertunduh sebab perjalanan akan memakan waktu 30 menit lagi ,kalau dalam waktu 30 menit ini aku tidak bisa berjuang bisa-bisa mati Konyol aku .Ya itu kan melewati tol ,biarpun mata bolak-balik terpejam terbuka Laju kendaraan tetap pada patokan waktu harus sampai di jam 22:30 malam.

Handuk masih melingkar di kepala ,body lotion baru lagi kering .handphone-ku kembali berbunyi ,ternyata kak Rina menghubungiku Kalau iya sudah sampai. Aku kembali menceritakan kalau tadi habis mengobrol dengan ibu dan bibinya ,tersenyum meledek sembari tertawa kecil .

"Nggak boleh ya aku ngobrol sama Mereka ?"

"Kok gak boleh?"

"Habisnya ketawa mu jelek."

"Enggak...habis mikir aja, kamu pasti habis di interogasi habis-habisan sama keluarga ku sementara aku tau keluarga mu juga enggak."

"Ya nanti aku kenalin."

Kembali lagi ke pasar pertama :jika anda berhubungan dengan laki-laki 28 Plus maka bersiaplah anda menjadi calon istrinya

,kataku pun begitu ya ketika kamu awal membaca novel ini Jangan berharap Kisah Cintaku sama dengan remaja 20-an walaupun umurku segitu ya .dan aku mendekati laki-laki dengan usia 28+ jadi memang mode sat-set dia. Semua baka berbicara tentang uang-uang dan uang sebab itu yang utama.

"kamu punya Abang ? Kalau nggak salah tadi aku ketemu laki-laki mirip dengan kamu ,sempat ngobrol juga cuman nggak terlalu detail banget ."

Sepertinya yang dia maksud bukan Abangku melainkan orang lain ,kabar terakhir Kuterima dari Abang kalau dia masih di kampung dan tidak ada rencana mau bepergian .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!