" PLAAKK " Ester memegang pipinya yang terasa sakit karena tamparan dari seseorang yang ia sebut sebagai ibunya. " Anak tidak tahu diri, kau mirip dengan ibumu, wanita murahan " . " Setidaknya ibuku mendapatkan kasih sayang dari ayahku " Ucap Aster. . " Berani kau mengeluarkan suara lagi aku tidak segan-segan mengambil semua jatah bulananmu " Teriak Maria keras. Tetapi Ester tak perduli dengan apa yang diucapkan oleh wanita paruh baya itu. . Ester Castello putri dari Amir Castello dengan istri keduanya, ibu Ester awalnya selingkuhan dari ayahnya karena sedang hamil terpaksa harus menikah dan menjadi istri kedua ayahnya. Tentu hidupnya benar-benar seperti dalam neraka setelah kematian ibunya, karena sudah tidak ada lagi yang melindunginya dari kekejaman istri pertama ayahnya. Takdir mempertemukan dirinya dengan seorang pewaris dari keluarga Moretti, hingga membuat dirinya bisa melihat dunia yang selama ini belum pernah ia lihat sebelumnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mylavender, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Amarah
Ester mendorong tubuh Tommy dengan keras, lalu ia berdiri dan berkacak pinggang lalu menatap ke arah Tommy dengan tatapan ganas,
" Aku tidak menyangka sosok pria yang dingin, cuek yang dulu selalu ditakuti oleh siapapun ternyata tingkahmu juga memalukan " geleng Ester.
" Memalukan seperti apa? aku datang karena aku ingin kau tahu dan memperingatkanmu.... Bagaimanapun kau tetap milikku Ester " raut wajah Tommy terlihat berubah, tadi dia terlihat begitu hangat dan datar tetapi saat ini seperti ada aura gelap yang tiba-tiba menyelimuti diri Tommy, bahkan tatapan bola mata Tommy tampak berbeda pada Ester seperti ada sesuatu yang memperlihatkan jika Tommy tidak sedang bermain-main.
" Sepertinya kamu lupa dengan apa yang kamu lakukan di masa lalu " sindir Ester.
" Aku tidak peduli masa lalu apa masa kini, kau harus tahu bahwa kau adalah milikku... Dulu ataupun sekarang " tegas Tommy dengan tajam.
" Keluar dari kamarku," usir Ester dengan wajah yang sudah penuh dengan kemarahan.
Tommy berdiri dan merapikan jasnya, ia berjalan lebih mendekat ke arah Ester tetapi Ester satu langkah mundur ketika Tommy mendekatinya.
SRETTT
Ester kaget ketika Tommy menarik pinggangnya dan membuat tubuh mereka saling dekat satu sama lain, Tatapan Tommy begitu tajam, ia menekan Ester supaya benar-benar menempel pada dirinya lalu bibirnya berbisik di samping telinga Ester.
" Jangan pernah kau mempermainkanku Ester, siapapun pria yang berani memilikimu aku tidak akan segan-segan untuk melenyapkannya " ancam Tommy.
Ester menegang saat mendengar ucapan dari Tommy, lalu ia memukul dada Tommy memaksa untuk dilepaskan, tetapi Tommy semakin memeluknya dengan erat, Ester menatap Tommy dengan tatapan penuh amarah.
" Aku bukan barang yang bisa kumiliki dan kau buang seenaknya, sku bukan Ester yang lemah seperti dulu, aku sudah memiliki segalanya yang bisa membuatku berdiri di kakiku sendiri "
" Kita lihat saja, " ucap Tommy
" Aku yang akan melenyapkanmu Tommy " teriak Ester.
" Sebaiknya kau jaga dirimu, jangan sampai ada benihku disana, jika ada... mau tidak mau kau harus menikah denganku. " sengak Tommy lalu pergi dari sana.
" Dasar pria gila " teriak Ester dengan perasaan takut. Ia menatap kepergian Tommy dengan kesal.
" Aku tidak akan membiarkan diriku disentuh olehnya " gumam Ester gelisah dan melihat wajahnya di cermin, ia merasa enak sekali Tommy setelah menyakitinya sekarang malah berani mendekatinya.
Disisi lain terlihat David terdiam menatap ke arah sosok wanita yang ada didepannya.
" Kapan kau akan merusaknya ? "
" Aku terus ditolak olehnya " geleng David sambil menyulut rokoknya.
" Dia dan ibunya telah berani merusak rumah tanggaku, ibunya telah mengambil suamiku... " ucap wanita itu dan memposisikan tubuhnya menjadi duduk di atas ranjang.
" Bagaimana Monika? "
" Dia sedang berusaha membujuk tunangannya agar segera menikah, setelah putriku itu menikah.. maka aku akan kembali berjaya dengan perusahaan yang berkuasa dan besar " ucap Maria.
Ya.. dia adalah Maria, Ibu dari Monika istri pertama Castello.
" Aku bersusah payah membuat tragedi besar di keluarga itu, hingga aku menuruti kemauanmu untuk menghilangkan suamimu " ucap David.
" Jika Castello tidak memberikan warisan perusahaannya pada anak itu mungkin aku tidak akan melakukan hal sejauh ini, tapi diam-diam Castello malah ingin memberikan warisan, dan untungnya Tommy datang sehingga anak cabang beralih padanya " ucap Maria.
" Aku merubah rencana " ucap David.
" Maksudmu? "
" Aku ingin menikahi Ester, "
" Apa kau gila David? aku tidak akan merestuinya."
" Jika aku menikah dengannya, bukannya kau bisa dengan mudah memperlakukannya? aku tertarik dengan kecantikannya... ingin mencobanya hingga aku bosan " ucap David tanpa beban.
" Jika kau ingin tidur dengannya silahkan kau tahan saja dia, tapi jika untuk menikah aku tidak akan setuju "
" Aku ingin dia " gumam David.
" Aku Ibu kandungmu David, sudah baik kamu aku berikan pada keluarga kaya agar bisa hidup dengan enak "
" Kau juga hidup dengan enak dengan Castello saat itu "
" Jika ayahmu bertanggung jawab aku tidak akan memberikanmu pada orang lain " omel Maria.
David berdiri dan menatap ke arah Ibunya.
" Bilang pada Monika untuk segera menikah dengan Tommy, jika tidak... mungkin.... " ucapan David terpotong ketika ada suara pintu terbuka.
" hikss hiksss Mommmm " isak Monika baru saja datang.
" Ada apa? " tanya Maria memeluk putrinya.
" Aku melihat Tommy dan Ester makan bersama " isak Monika.
Maria melotot bukan main.
" Jangan khawatir, tidak ada hubungan diantara mereka, Tommy mengajak yang lain makan siang karena Ester model yang membintangi iklannya, awalnya Ansel diajak juga..tapi dia sibuk "
" Tapi kak.. dia dengan sombongnya berkata jika Tommy mengejarnya " isak Monika.
" Tidak..., " geleng David yang memang masih belum tahu apa hubungan Ester dengan Tommy.
" Lalu kenapa sampai saat ini kau tidak bisa menghabisi wanita itu? "
" Entah kenapa satu tahun yang lalu aku sering mencoba melakukan hal itu tapi dia selalu lolos, berapa kali aku meletakkan racun di gelas untuk diminumnya tapi selalu gagal entah dia ditabrak orang lain saat minum atau ada pelayan yang tak sengaja menjatuhkan gelas tersebut, " ucap David.
" Apa ada yang melindunginya? " tanya Monika.
" Siapa? dia tak memiliki siapa-siapa saat ini, dia juga bukan dari kalangan orang kaya, ibunya adalah wanita desa" David memainkan rokoknya.
" Sayang.. Momm ingin kamu segera menikah dengan Tommy, jika itu terlaksana semua akan baik-baik saja dan kita semakin kaya dan disegani " ucap Maria pada putrinya.
" Momm aku paham dengan itu, aku sedang mencoba merayunya, dia begitu susah ditaklukkan"
" Buat dirimu hamil " ucap David pada Monika.
" Dia tidak pernah menyentuhku " kesal Monika.
" Bagaimana bisa dia tidak pernah menyentuhmu?"
" Aku tidak tahu, ketika aku mendekati dan merayunya dia selalu menolakku dan punya berbagai alasan, "
" ternyata tak semudah itu mendekati seorang pria macam dia "
" dia bukan orang biasa, dia Tommy Moretti...pasti sangat susah ditebak. Jika dia orang yang mudah dijebak mungkin namanya tidak akan ditakuti oleh banyak musuh " ucap David.
Maria menatap Monika.
" Kamu kamu harus mencoba merayu Tommy lagi agar dia mau menikah denganmu, lebih baik lagi jika kamu berhasil tidur dengannya ".
" Aku akan berusaha.., bagaimana keadaan Momm saat ini? "
" Mommy sudah baikan, selama 1 tahun ini Mommy ada di rumah sakit menjalani perawatan, pada akhirnya Mommy akan pulang dan bisa sembuh " ucap Maria.
David hanya terdiam, memang rencana yang dilakukan oleh dirinya di rumah Castello adalah idenya, tetapi siapa sangka anak buahnya membuat kesalahan dengan mencoba untuk melukai ibunya sendiri sehingga membuat Maria terluka parah dan harus menjalani perawatan intensif, bahkan 1 tahun ini ia baru merasakan sembuh dan bisa pergi dari rumah sakit.
.
JANGAN LUPA FOLLOW AGAR AUTHOR SEMANGAT MENULIS, TINGGALKAN KOMENTAR DAN LIKE YANG BANYAK