Indonesia
NovelToon NovelToon
CINTA SALAH TEMPAT

CINTA SALAH TEMPAT

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Tamat
Popularitas:369.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: slwarulla

Sequel Dia Mamiku... Lebih baik baca dulu 'dia Mamiku' baru baca ini.

Bagaimana jika kamu salah menempatkan cintamu sendiri?Maksudnya kamu mencintai salah satu adikmu, walaupun bukan adik kandung sih.

Dan semua ini dirasakan oleh seorang Reyka. Laki-laki yang tidak pernah merasakan jatuh cinta tetapi malah menaruh perasaan pada perempuan yang sudah dikenal sebagai adiknya itu....

Bagaimana kisah mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon slwarulla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

Dua minggu berlalu, hubungan Sena dan Rehan semakin berkembang. Sena melupakan itikad Reyka yang mengatakan harus hati-hati pada Rehan. Entah kenapa perilaku Rehan bisa membuat Sena tersipu dan kembali mencintai nya, bahkan lebih dalam dibanding saat itu.

Disamping hubungan Rehan dan Sena, laki-laki itu juga sudah bisa mengambil hati Seno. Seno juga sudah memaafkan Rehan dan selalu bersikap baik pada Rehan ketimbang Reyka yang akhir-akhir ini malah menjadi.

"Lagi-lagi kamu mabuk? Papih nggak suka punya anak mabuk-mabukkan kayak gini" seno berkacak pinggang menatap Reyka yang baru masuk saat jam menunjukkan pukul 1 pagi.

Beberapa hari terakhir, Reyka selalu pulang larut dari kantor. Dan ia akan berangkat kantor pagi-pagi buta. Awalnya, Seno nggak curiga dan hanya menyangka ada masalah kantor diperusahaan nya.

Tapi, tepat kemarin saat Seno memilah-milah pakaian kotor Reyka, laki-laki paruh baya itu nggak sengaja mencium aroma alkohol yang sangat menyengat.

Tidak ingin bersangka buruk, Seno segera membuka video cctv yang otomatis tersimpan. Matanya dibuat terbelakak dan mulut terbuka saat mendapati Reyka yang sempoyongan masuk kedalam rumah. Dan ini bukan sekali, tapi sudah beberapa hari terakhir.

Seno meradang. Ia tidak pernah minum-minum dan anaknya juga nggak boleh! Minum alkohol hanya membawa pengaruh buruk.

Laki-laki itu lupa saat ditinggalkan dengan Sania kala itu, ia juga nggak bisa melupakan yang namanya alkohol.

Dan Disinilah Seno, sengaja begadang demi menunggu kedatangan Reyka. Lihat saja Seno akan membabat abis anaknya yang satu ini. Sungguh ia masih bertanya-tanya dalam hati, mengapa anaknya sampai mabuk seperti ini. Yang Seno paham, orang mabuk biasanya dipicu karena banyak masalah.

Tapi masalah apa yang sedang dirasa Reyka? Sementara yang Seno tahu perusahaan sedang dalam keadaan jaya-jayanya.

"Reyka!" sentak Seno

Reyka yang baru masuk pintu dalam keadaan mabuk hanya berusaha membuka mata lalu tertawa kecil. Ditunjuk-tunjuknya Seno dari jauh, "papih? Hehehehe... Reyka sayang banget sama papih. Tapi papih--

Reyka terdiam, tawanya langsing menghilang tergantikan wajah sedih. Bibirnya mengerucut, " tapi papih jahat sama Reyka!" pekiknya kayak anak kecil

Seno mengernyit. Mau tidak mau Seno mengiring Reyka ke sofa terdekat. Berpijak saja tidak bisa, jadi Reyka butuh topangan untuk berjalan.

"kenapa kamu seperti ini?" tanya Seno penuh penekanan. Ia tidak ingin membentuk Reyka dan menambah amarah anak sulungnya itu. Seno sangat sadar kalau beberapa hari terakhir Reyka berusaha mendiamkan dirinya.

"aku bahagia... Tapi sedih.... Hahaha papih yang buat Reyka seperti ini" Reyka tertawa. Sesekali ia mengusap air mata yang turun berbanding terbalik dengan mulutnya yang terus tertawa asal

"kamu nangis?" Seno sadar. Tubuh Reyka ambruk dipangkuannya. Tidak Reyka bukan tidur, ia hanya lelah akibat sakit dikepala yang kian terasa.

Seno mengusap rambut Reyka. Ia kembali menelusuri wajah anak itu. Reyka memang bukan putranya. Tapi Seno sangat beruntung memiliki Reyka. Selain karena Reyka anak penurut, Reyka juga lah salah satu akses yang membuat ia dan Sania rujuk kembali kala itu.

Ah, jadi inget Sania.

"kamu kenapa? Cerita sama papih. Papih lebih nggak suka lihat kamu siksa tubuh kamu ketimbang cerita sama papih. Jadi kamu lagi ada masalah apa?" tanya Seno walaupun tahu hanya celotehan yang nanti ia dengar

"papih jahat, Sena jahat" kelakar Reyka lalu sedetik kemudian ia menutup mulut saat perut nya bergejolak minta dikeluarkan. Ia langsung berlari kearah toilet dan menumpahkan semua isi dalam perutnya. Hanya sampai disitu yang Reyka ingat, karena selanjutnya tubuh laki-laki itu langsung luruh dibawah wastafel

...~®®®~...

Pagi harinya,

Seperti biasa. Rasa pusing kembali mengitari kepalanya. Untuk bangun dari tempat tidur saja kepalanya terasa sangat berat. Apalagi untuk mandi dan bergegas pergi kekantor.

"ck... Enaknya mabuk cuman diawal doang, udahan-nya malah pusing gini" gerutu Reyka sambil mukul-mukul kepalanya, "nyesel deh kalau kayak gini"

Dengan tubuh sempoyongan akhirnya Reyka berhasil sampai di kamar mandi. Ia membersih kan diri, kepalanya semakin pusing saat air dingin menyiram tubuhnya.

Menggigil? Pasti! Takut sakit? Tidak, Reyka memang sedang menyakiti tubuhnya beberapa hari belakangan ini. Katakanlah Reyka berlebih -an, tapi nyatanya memang seperti itu.

Sedalma itu perasaan nya pada Sena.

Dunianya terasa hancur saat melihat Sena yang semakin dekat dengan bocah kencur itu. Hal ini sama seperti saat mamihnya -Sania-- di nyatakan meninggal dunia.

Seakan, orang yang selama ini menjadi penguat hidupnya dirampas begitu saja. Tidak ada lagi penopang hidupnya. Hidupnya terasa hampa begitu semua dirampas.

Reyka sendiri. Benar-benar sendiri.

Matahari yang selama ini menyinari hidupnya seakan meredup menyisakan kegelapan. Reyka dipaksa untuk hidup diantara kegelapan itu. Tidak ada jalan keluar.

"sudah usai. Nggak bisa diharapin lagi, lebih baik gue menyusul ayah Alex ketimbang diam disini dan semakin menyakiti hati" papar Reyka sedih. Laki-laki itu sudah merasa kalah padahal belum berjuang.

Kemudian Reyka buru-buru mengenakan kemeja satin yang dibalut jas biru dongker. Setelah siap, ia keluar walaupun matahari masih belum muncul.

"ehem! Mau pergi kemana kamu pagi-pagi seperti ini" Seno berdeham dan berkacak pinggang didepan pintu mansion. Hampir saja Reyka berteriak kencang dan memukul Seno tanpa ampun.

Bayangkan saja jam 5 pagi dan masih dalam keadaan gelap gulita, Seno berdiri didepan pintu tanpa bersuara sedikitpun. Seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan yang membuat Reyka sadar. Selain itu, Seno sedang memakai piama putih yang panjang dan menutupi hampir seluruh tubuhnya.

"papih bikin kaget aja! Untung saja Reyka nggak jantungan" Ucap Reyka sambil mengatur nafas yang sesak karena kaget

"mau kemana kamu pagi-pagi?" tanya Seno menghiraukan pernyataan Reyka

"mau ke perusahaan lah" jawab Reyka, "lagian mau kemana lagi selain ke perusahaan? Akses Reyka kan selalu ditutup Kemana pun" jawab Reyka dengan pelan, hampir tidak terdengar

"keperusahaan? Pagi-pagi begini. Mau kerja apa bersih-bersih kantor. Kamu tuh seorang atasan jadi nggak masalah mau datang pas jam makan siang pun"

"Reyka nggak seperti itu. Sebagai atasan yang baik, Reyka harus menjadi contoh bagi pekerja lainnya. Bukan malah males-malesan" alibi Reyka dengan senyuman. Walau didalam hati ia sudah ketar-ketir bukan main. Pasalnya Seno nggak pernah bangun sepagi ini dan nggak pernah menatap Reyka setajam ini.

"papih kenapa natap Reyka segitunya?" Ucap Reyka hati-hati

Seno menatap sebelum menjawab, "kamu lagi marah sama papih atau anggota keluarga lain nya? Kenapa kamu seperti sengaja nggak pernah ikut makan bersama kami. Selain itu kenapa kamu nggak pernah dengerin omongan Sena sampai anak itu mengadu sama papih"

"nggak ada yang marah. Reyka cuman cape akhir-akhir ini. Kalian nggak usah khawatir" Ucap Reyka akhirnya

"ya sudah sekarang papih mau tanya hal lain"

"apa?" tanya Reyka tanpa mau menatap secara gamblang mata Seno

"kenapa kamu mabuk-mabukkan!" serunya sambil menarik kuping Reyka. Reyka menahan lengan Seno agar melepas sambil berteriak kencang.

Satu kata untuk Reyka, 'mampus!'

1
kavena ayunda
hahhaa uda jdi bekass ya si sena sombong makan itu karma sok sih😂😂
diana
sangat bagus ceritanya
Mella Soplantila Tentua Mella
lanjuy
Nur Cahayani
aish,,, ide author ini emang bener2 dah' 🤣🤣🤣🤣🤣
Nur Cahayani
rwla gk rwla reyka ama sena' protes ama author juga gk suai harapan' toh Tuhn nya author🤣🤣🤣🤣

semngat thor💪💪💪💪😘
Nur Cahayani
matre bilang matre' huh dsar laki2 buaya😒🤛🤛🤣🤣🤣🤣
Nur Lizza
semangat terus thor
Nur Lizza
lanjut thor
kasih salmah jodoh thor
Nur Lizza
lanjut thor
Nur Lizza
lanjut
Nur Lizza
lanjut thor
Nur Lizza
lanjut
Nur Lizza
selamat ya
Nur Lizza
lanjut
Nur Lizza
semangt thor
Nur Lizza
lanjut
Nur Lizza
lnjt
Nur Lizza
lanjut
Nur Lizza
btul itu reyka
Nur Lizza
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!