Sebuah insiden yang membuat sebuah kerajaan harus kehilangan ibu raja, namun setelah kematian sang ibu raja sang raja menikahi slir yang selama ini dia sembunyikan yang memiliki sifat munafik
slir yang selama ini raja sembunyikan mempunyai seorang anak laki-laki dengan hal itu slir yang ia nikahi ingin menjadikan anaknya seorang mahkota raja agar ia dan anak nya bisa berkuasa...
akankah raja akan mengetahui nya dan apakah ke ketiga anak raja akan diam aja dengan semua yang terjadi ayok ikutin terus....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ana Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
dibalik acara
€€ pengulangan ulang €€
" Zayed sini? " panggil ibu tiri
" iya " jawab Zayed
" apa kau bisa ikut ku nanti ke taman mini di kota A, rencananya ibu akan mengajak Nazril sekalian dan ayahmu sangatlah sibuk " ujar Violetta menatap ke arah Zayed
€€ pengulangan selesai €€
tiga bulan sudah mereka kembali ke Amerika kini Vallen dan leoner tengah mencari hadiah untuk ulang tahun Zaki yang akan diadakan besok malam...
sudah semua toko Vallen masuki namun dia juga tak kunjung menemui barang apa yang akan dia beri kepada Zaki
" ah... cape sekali " lelah leoner bersandar di kursi
" kalau yang ini ada yang baru tak mba? " tanya Vallen ke pelayan toko
" ada mba " jawab pelayan mengeluarkan barang baru yang diminta Vallen
" oke mau ini satu mba " jawab Vallen lalu menemui leoner yang tengah senyum-senyum sendiri
" seperti besok nya baru sampai soalnya masih ada kegiatan " jawab pesan Zayed
" oke, jangan lupa bawakan barang yang ku mau"
" kau kenapa senyum-senyum? " tanya leoner melihat ke arah ponsel namun leoner langsung menutup nya
" udah dapat? " tanya leoner
" sudah tuh lagi di bungkus " jawab Vallen
di hotel Zaki dan Adnan tengah serius membicarakan desain apa yang akan di pakai...
" kami hanya butuh 6 kamar satu kamar jaga-jaga " ujar Adnan
" oke kami sudah siapkan " jawab direktur hotel
setelah deal semua tak lama Sofia datang sambil membawa dua kantong plastik
" hadiah dari Bg.zayed " ujar Sofia memberikan dua kantong ke tangan Zaki
" emang nya bg.zayed tak datang?? " tanya Adnan
" entahlah kata dia takut tidak datang " jawab Sofia
" kau bisa antar nanti bukan " ujar Zaki
" kau bisa letakkan itu di kamar hotel bukan " jawab Sofia tak kalah
***
malam nya semua para tamu dan kawan-kawan hingga sahabat zaki sudah tiba di hotel termasuk sang ibu Merlin...
pesta itu sangatlah meriah dan heboh apalagi saat permainan games yang dimenangkan oleh Adnan yang mendapatkan total berjumlah 100 juta yang membuat Zaki sedikit kesal kenapa harus sang adik yang menang padahal kalau di bilang Adnan tidak suka pelajaran sejarah tapi dia tau setiap jawaban dari host...
saat memenangkan hadiah tersebut Adnan berjoget-joget di atas panggung sambil mengejek ke arah sang kakak Zaki...
acara pun selesai pukul 12 malam, Zaki yang belum masuk kamar ia masih berkumpul bersama teman-temannya... hingga jam 1 malam Zaki berjalan ke arah kamar sambil membawa secangkir alkohol...
saat Zaki sedang berjalan ke arah hotel, Zaki di datangi seseorang seperti pelayan hotel memberikan nya segelas susu...
sesampainya di kamar Zaki langsung meminum susu tersebut yang diberikan kepada seseorang misterius dan tiba-tiba Zaki langsung kehilangan kendali...
pagi hari nya saat Zaki bangun dia merasa pusing serta mual dan langsung bergegas berlari ke arah kamar mandi...
sehabis memuntahkan semua isi perut nya dia langsung mandi setelah keluar dari kamar mandi dia melihat keadaan kamar yang berserakan serta ada bercak darah yang menempel di kain
saat itu hati Zaki langsung berdebar dan panik dia mencoba mengingat kejadian demi kejadian namun tidak ada memori yang tersisa...
akhh... " apa yang terjadi apa ini? " kesalnya karena tidak menemukan jawaban sambil mengambil gelang yang putus
" yaa Tuhan " teriak Zaki duduk di atas kain yang bercak darah...
saat Zaki tengah pusing dengan keadaan tiba-tiba ada notif masuk dari hp nya
" cepat lah turun jangan tidur terus makan ibu dah tunggu " isi pesan tersebut dari Adnan
setelah membaca pesan tersebut Zaki langsung melipat seprai dan bergegas ke restoran hotel...
" pagi ibu " panggil Zaki mencium pipi sang ibu
" lama sekali aku dah lapar " ujar Adnan namun zaki menghiraukan nya
tak lama Sofia datang sambil membawa kue ulang tahun Zaki...
" apa sudah lengkap? " tanya Tante Merlin
mereka pun saling melirik ke sana kemarin
" sudah Bu " jawab Zaki
" eh... " potong Adnan terpotong
" leoner mana? " timpal Sofia
" bukannya tidur di kamar mu? " tanya balik Vallen
" tidak kirain aku di kamar mu " jawab Sofia
" ia semalam dia keluar terus tidak ke kamar ku lagi jadi aku tidur dengan Selfi aku kira dia pergi ke kamar mu " ujar Vallen
Sofia pun langsung berdiri dan sedikit berlari di ikuti Adnan dari belakang...
sebelum Adnan mengikuti Sofia Adnan berbalik sejenak " ibu dan lain makan saja duluan " ucapnya lalu berlari mengejar Sofia
Sofia menyelusuri setiap lorong kamar namun Sofia maupun Adnan tidak menemukan nya....
sampai akhirnya Zaki dan Vallen datang dengan mengatakan kalau leoner ada di kamar cadangan
mendengar hal itu mereka bergegas berlari ke arah kamar tersebut
sesampainya di kamar Sofia mengetuk pintu kamar namun tidak ada jawaban sedangkan Adnan dan Vallen mencoba menghubungi leoner namun nomornya tidak di jawab...
dan tiba-tiba Zayed datang dari belakang sambil membawa tali
" ada apa? apa yang terjadi dengan leoner " tanya Zayed mencoba tenang
" kau kapan datang?? " tanya zaki
" Tante Merlin mengatakan Vallen hilang dan sudah jumpa di kamar cadangan " ujar Zayed menolak jawab pertanyaan zaki
" entah kakak dia tidak jawab dari dalam aku takut dia kenapa-kenapa " ujar vallen
melihat muka mereka semua pada panik akhirnya Zayed mengajak adnan mengikuti nya...
Zayed pergi ke kamar atas dan permisi dengan tamu yang tinggal dikamar tersebut Zayed turun dari atas ke kamar leoner di bantu oleh Adnan dengan bantuan tali yang ia bawa tadi
sesampainya di kamar Zayed mencoba membuka pintu balkon dan saat masuk Zayed melihat keadaan leoner yang berbaring melekuk badannya sambil menangis dengan keadaan lemah...
Zayed pun berteriak ke arah Adnan yang posisinya saat itu sedang melihat ke bawah
setelah nya Zayed pun berlari dan membangun kan leoner lalu memeluk nya
" apa yang terjadi dengan mu?? kenapa kamu menangis? apa yang terjadi semalam ? " tanya Zayed bertubi-tubi namun leoner hanya semakin menangis...
hingga lima menit leoner diam dan Zayed mencoba melihat ke arah mukanya
" siapa yang buat kamu begini? " tanya Zayed
saat Zayed sedang bertanya tak lama pintu kamar terbuka dengan kunci dari hotel Sofia langsung berlari dan memeluk leoner dan menatap ke arah Zayed...
saat Sofia sedang memeluk nya, leoner melihat ke arah Vallen dan Zaki yang sedang berdiri saat itulah dia langsung berteriak mengusir antara Zaki dan Vallen
" pergi kalian dari sini " teriak leoner ke Arab mereka lalu berdiri mengambil lampu tidur
namun untungnya Zayed dengan sigap mengambil lampu tersebut dan menenangkan leoner melihat hal itu Sofia mendorong tubuh Zaki dan Vallen keluar serta mengunci kamar lalu masuk lagi Adnan dengan bingung sambil membawa obat penenang yang Zaki teriaki tadi dari bawa...
Adnan berjalan memberikan obat tersebut kepada Zayed...
" minumlah ini " ucap Zayed memberikan dua butir obat penenang
leoner pun meminum nya dengan air yang di sodorkan dari tangan Sofia...
setelahnya Zayed menggendong tubuh leoner berbaring di atas tempat tidur...
melihat keadaan leoner yang sudah tidur Zayed melirik ke arah Sofia dan Adnan mencari kebenaran apa yang terjadi
" aku tidak tau apa-apa kakak " ujar Adnan sebelum di tanya sedangkan Sofia terdiam sambil berfikir
...$$$...