Indonesia
NovelToon NovelToon
Sembilan Reinkarnasi Naga Primordial

Sembilan Reinkarnasi Naga Primordial

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Dikhianati oleh murid kepercayaannya saat mencoba menerobos batas keabadian, Kaisar Dewa Ye Xuan mati dan jiwanya terlempar melewati sungai waktu. Tiga ribu tahun kemudian, ia terbangun di tubuh seorang pemuda dengan nama yang sama—seorang "sampah" tanpa meridian kultivasi di kota terpencil. Dengan ingatan masa lalunya dan teknik terlarang Seni Sembilan Reinkarnasi Naga, Ye Xuan memulai kembali perjalanannya dari bawah untuk membelah langit, menginjak-injak para jenius sombong, dan menuntut darah dari mereka yang mengkhianatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Langkah kaki Ye Xuan menuruni Puncak Makam Pedang terdengar berirama, sehalus hembusan angin namun memberikan tekanan berat di dada siapa pun yang mendengarnya. Kabut kelabu membelah secara alami, memberi jalan bagi sang kaisar yang baru saja melepas sebagian belenggu fananya.

​Di pelataran bawah gunung, puluhan murid yang sebelumnya berkumpul untuk menyaksikan Anomali Surga kini membeku. Saat melihat siluet Ye Xuan perlahan muncul dari balik kabut, mereka secara otomatis mundur, membuka jalan lebar layaknya membelah lautan.

​Tidak ada yang berani bersuara. Pakaian hitam polos Ye Xuan berkibar pelan. Pedang Besi Bintang raksasa di bahunya memancarkan kilau gelap yang menindas. Meski fluktuasi energinya telah ditahan, setiap langkahnya menyebarkan riak udara yang membuat pedang-pedang di pinggang para murid sekte bergetar hebat.

​Ye Xuan tidak menoleh. Tujuannya hanya satu: Puncak Elang Emas.

​Di Puncak Elang Emas, kepanikan massal sedang terjadi.

​"Aktifkan Formasi Sayap Emas! Tarik seluruh daya dari urat nadi spiritual gunung! Jangan biarkan celah sedikit pun terbuka!" raung Penatua Zhao Ying dari pelataran paviliun utamanya. Wajahnya pucat pasi, jubah mewahnya basah oleh keringat dingin.

​Belasan diaken tingkat Pembentukan Fondasi berlarian panik, menanamkan Batu Roh ke dalam titik-titik formasi. Dalam hitungan detik, sebuah kubah cahaya berwarna emas terang berbentuk sayap elang yang melingkar menutupi seluruh Puncak Elang Emas. Ini adalah formasi pertahanan tingkat tinggi sekte, dirancang untuk menahan serangan beruntun dari kultivator Alam Inti Emas tingkat menengah selama berhari-hari.

​Zhao Ying menelan ludah dengan susah payah, menatap kubah emas itu. Tangannya yang memegang gagang pedang bergetar ringan.

​"Dia hanya seorang murid yang baru menembus Pembentukan Fondasi. Anomali Surga itu pasti hanya kebetulan dari perpaduan fisik liarnya. Formasi ini tidak mungkin bisa ditembus olehnya," Zhao Ying bergumam, mensugesti dirinya sendiri untuk mengusir teror yang mencekik tenggorokannya.

​"Penatua Zhao! Dia datang!" jerit seorang penjaga dari gerbang bawah.

​Di ujung jalan setapak yang mengarah ke Puncak Elang Emas, sosok Ye Xuan perlahan terlihat. Di belakangnya, pada jarak yang cukup aman, ratusan murid dan beberapa penatua sekte mengikuti, menahan napas untuk menyaksikan peristiwa yang akan mengguncang sejarah Pelataran Dalam.

​Ye Xuan berhenti tepat sepuluh langkah di depan kubah cahaya emas tersebut. Ia mendongak, matanya menembus lapisan formasi, langsung bertatapan dengan Zhao Ying yang berdiri di undakan paviliun yang tinggi.

​"Ye Xuan!" suara Zhao Ying menggelegar, diperkuat oleh formasi agar terdengar berwibawa, meski getaran panik di ujung nadanya tak bisa disembunyikan. "Kau berani membawa senjata dan niat membunuh ke puncak seorang penatua?! Ini adalah pemberontakan mutlak terhadap Sekte Pedang Azure! Mundur sekarang, dan aku akan memohon pada Patriark untuk mengampuni nyawamu!"

​Mendengar ancaman kosong itu, Ye Xuan hanya tersenyum tipis. Sebuah senyuman yang memancarkan keangkuhan absolut.

​"Aku sudah menyuruhmu membersihkan lehermu, anjing tua. Bersembunyi di balik cangkang telur kura-kura ini tidak akan memperpanjang umurmu barang sedetik pun," ucap Ye Xuan dengan nada datar, namun suaranya menembus kubah formasi layaknya pisau yang mengiris telinga Zhao Ying.

​Ye Xuan mengangkat tangan kirinya, meraih udara kosong.

​Di dalam Dantiannya, samudra cairan spiritual berwarna emas bergejolak. Setetes cairan Qi Naga Primordial mengalir melalui meridiannya yang telah diperlebar dan diselaraskan oleh elemen Yin Bintang Dingin. Kepadatan cairan Qi ini seratus kali lipat lebih murni dari gas spiritual yang ia miliki sebelumnya.

​Udara di sekitar Ye Xuan seketika terdistorsi.

​Ia meraih gagang Pedang Besi Bintang dengan kedua tangannya, mengangkat pedang tumpul seberat seribu kati itu tinggi-tinggi. Cairan spiritual keemasan merambat dari telapak tangannya, melapisi seluruh permukaan lempengan besi raksasa itu hingga mengubah warnanya menjadi emas menyilaukan. Ilusi seekor naga purba yang mengaum tanpa suara terbentuk di udara di atas pedang tersebut.

​"Hancurkan cangkangmu," bisik Ye Xuan.

​Ia mengayunkan pedang itu ke bawah dengan kekuatan penuh dari Tulang Besi Kulit Perunggu yang dipadukan dengan Qi Pembentukan Fondasi.

​Seni Sembilan Reinkarnasi Naga: Tebasan Pemecah Langit!

​WUUUUUSH—BLAAAAAAAAAM!

​Pedang raksasa itu menghantam puncak kubah Sayap Emas. Ledakan cahaya yang membutakan menyapu seluruh area. Suara benturan yang memekakkan telinga merobek udara, membuat puluhan murid di barisan belakang jatuh pingsan dengan telinga berdarah.

​Formasi pelindung yang diklaim mampu menahan serangan Inti Emas tingkat menengah itu bergetar hebat. Titik-titik tumpuan formasi di sekeliling gunung meledak satu per satu, membakar belasan diaken yang menjaganya menjadi abu. Hanya dalam waktu dua tarikan napas, jaring-jaring retakan menyebar di seluruh kubah.

​KRAAAK! PRANGGG!

​Kubah emas itu meledak berkeping-keping menjadi pecahan cahaya spiritual yang berhamburan ke udara layaknya hujan kaca.

​Angin sisa dari tebasan Ye Xuan melesat ke atas gunung, merobek atap Paviliun Elang Emas dan membelah undakan batu tempat Zhao Ying berdiri menjadi dua bagian dengan parit sedalam lima meter.

​Ratusan penonton dari faksi netral menatap pemandangan itu dengan jiwa yang terguncang. Satu tebasan! Pertahanan mutlak Puncak Elang Emas hancur murni oleh kekerasan brutal seorang ahli Pembentukan Fondasi Bintang Satu!

​Di atas undakan yang hancur, Zhao Ying terlempar ke belakang dan memuntahkan darah. Formasi itu terhubung dengan kesadaran spiritualnya, sehingga kehancurannya memberikan serangan balik langsung ke organ dalamnya.

​Melihat Ye Xuan mulai melangkah menaiki tangga batu dengan tenang, keputusasaan di mata Zhao Ying berubah menjadi kegilaan yang mematikan.

​"Kau memaksaku, binatang kecil! Kau memaksaku!" Zhao Ying merogoh cincin spasialnya dengan tangan gemetar, mengeluarkan sebutir pil berwarna merah darah yang berbau busuk, dan menelannya bulat-bulat.

​Itu adalah Pil Pembakar Jiwa, obat terlarang yang membakar umur dan esensi darah untuk meningkatkan kekuatan satu ranah kecil, namun akan membuat pemakainya lumpuh seumur hidup setelah efeknya habis.

​BOOM!

​Aura Zhao Ying melonjak gila-gilaan, menembus batas Inti Emas Bintang Satu, menyentuh Bintang Tiga dalam sekejap. Otot-ototnya membengkak, kulitnya memerah, dan matanya memancarkan cahaya darah. Ia menghunuskan pedang panjangnya dan menerjang turun dari atas gunung bagai meteor berdarah.

​"MATI KAU, YE XUAN! Pedang Eksekusi Angin Darah!" raung Zhao Ying dengan suara yang menyerupai lolongan iblis.

​Gelombang pedang raksasa berwarna merah darah membelah langit, membawa tekanan yang membuat udara di sekitar Puncak Elang Emas mendidih. Ini adalah serangan terkuat yang pernah dilancarkan sang penatua seumur hidupnya.

​Ye Xuan menghentikan langkahnya di tengah tangga batu. Ia mendongak menatap serangan yang bisa meratakan setengah gunung itu. Matanya tetap sedatar air sumur kuno.

​"Membakar jiwa fana yang rapuh hanya untuk sepercik kekuatan semu. Betapa menyedihkannya wujud keputusasaanmu," gumam Ye Xuan santai.

​Ye Xuan tidak menggunakan teknik yang rumit. Ia memutar tubuhnya, memusatkan pusaran Qi Naga Primordial ke tangan kanannya. Lengan perunggunya kini memancarkan kilau perak redup yang merupakan tanda awal dari transformasi fisik tingkat kedua.

​Ia memegang Pedang Besi Bintang dengan satu tangan, lalu menusukkannya lurus ke atas, menyongsong meteor berdarah tersebut.

​DUAAAARRRR!

​Ujung pedang tumpul berbenturan langsung dengan pusat kekuatan Pedang Eksekusi Angin Darah. Langit seolah terbelah menjadi dua warna: merah darah dan emas purba.

​Di detik pertama, serangan Zhao Ying tampak menekannya. Namun di detik kedua, raungan naga menggema dari dalam tubuh Ye Xuan. Cairan Qi emas di Dantiannya meledak liar. Pedang Besi Bintang bergetar, dan dengan sebuah dorongan kinetik murni, lempengan besi raksasa itu menembus aura darah tersebut layaknya jarum menembus kertas basah.

​Klang!

​Pedang tingkat bumi milik Zhao Ying patah menjadi tiga bagian. Sebelum sang penatua Inti Emas menyadari apa yang terjadi, tangan kiri Ye Xuan telah melesat menembus badai energi dan mencengkeram lehernya di udara.

​Tekanan mencekik seketika mematikan aliran Qi Zhao Ying. Tubuhnya yang memerah akibat Pil Pembakar Jiwa langsung layu, ditundukkan oleh tirani murni kekuatan fisik Ye Xuan.

​Ye Xuan mendarat kembali di atas anak tangga, memegang leher Zhao Ying dengan satu tangan, membiarkan tubuh penatua itu menggantung di udara sambil meronta-ronta menyedihkan.

​"L-lepaskan... Ye Xuan... Patriark... Patriark tidak akan memaafkanmu..." Zhao Ying tersedak darah, matanya melotot dipenuhi teror maut yang tak terbantahkan.

​"Patriark fana-mu tidak berkuasa atas hidup dan matiku," jawab Ye Xuan sedingin gletser.

​Tanpa ragu sedikit pun, Ye Xuan mengayunkan Pedang Besi Bintang secara horizontal menggunakan tangan kanannya. Bilah tumpul seberat seribu kati itu membelah udara, menghantam tepat leher Zhao Ying.

​CRAAASH!

​Bukan tebasan yang rapi. Kepala Penatua Zhao Ying terputus secara brutal dari tubuhnya, dihancurkan oleh tekanan benda tumpul. Darah menyembur ke udara layaknya air mancur.

​Ye Xuan melepaskan cengkeramannya, membiarkan mayat tanpa kepala itu jatuh berdebum ke atas tangga batu. Kepala Zhao Ying yang matanya masih melotot penuh penyesalan, berguling pelan menuruni undakan, dan akhirnya berhenti di kaki barisan murid yang sedang menonton dari kejauhan.

​Keheningan yang memekakkan telinga merobek seluruh sekte. Jantung setiap orang yang hadir terasa berhenti berdetak.

​Seorang Penatua Inti Emas. Salah satu petinggi tertinggi Sekte Pedang Azure. Dipenggal di siang bolong, di puncaknya sendiri, oleh seorang murid berusia lima belas tahun.

​Tepat saat darah Zhao Ying mengalir menuruni tangga, tiga pilar cahaya turun dari langit dan mendarat di pelataran bawah. Aura Inti Emas puncak menyapu area tersebut. Patriark Jian Wuji, didampingi oleh dua Penatua Penegak Hukum Tertinggi, akhirnya tiba di tempat kejadian.

​Langkah Jian Wuji terhenti. Matanya terpaku pada kepala Zhao Ying yang berlumuran darah di dekat kakinya, lalu perlahan mendongak menatap Ye Xuan yang berdiri di tengah tangga, memanggul pedang hitamnya seolah ia baru saja memotong ranting pohon kering.

​"Ye Xuan..." suara Patriark Jian Wuji bergetar, membawa tekanan badai amarah dan kebingungan yang sangat masif, membuat seluruh gunung seakan ikut bergetar. "Apa yang baru saja kau lakukan?!"

1
Marthen
menyerah akan selamat
meLawan maka akan ada patriark yang baru
Marthen
kebanggaan fana artinya kebanggaan dunia bawah bila baik ke dunia atas hanya dijadikan pengawal penjaga pintu gerbang
preeeeeetttttttt
Fajar Fathur rizky
bikin yexuan hancurkan kultivasi jianwuji bikin jianwuji jadi sampah
Marthen
up thor
sibaweh abduh
bagus sekali ceritanya thor
Marthen
up thor
Visitor8053
Ye Xuan mantap mendapatkan ilmu hebat
Marthen
sudah tgl 4....uo lagi thor 👍
Marthen
asyiiiik panggung dominasi.....
Marthen
hutan binatang buas bagi masyarakat awan ini adalah hutan kematian tetapi bagi mantan kaisar dewa ini adalah kebun binatang yg berisi hewan2 jinak preeeetttt
Marthen
jozzzzz
Marthen
kelinci percobaan beryjung tumbaL
Marthen
assl yg betul ye xuan...kata2mu ini kami tunggu di alam semesta atas sebagai inti cerita pembalasan dendam kepada mo yuan
ARay
nekat boleh, oon jangan coy... ngotak dikit dah
Fajar Fathur rizky
cepat bantai zhao ying beserta keluarganya dan klan zhao pajang mayat mereka di sekte itu
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan zhao sampai ke akar akarnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!