Indonesia
NovelToon NovelToon
Mencintai Suami Palsu

Mencintai Suami Palsu

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintamanis / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:208.2k
Nilai: 5
Nama Author: Whidie Arista

"Aku tidak menyangka, aku akan jatuh cinta kepada Pria yang seharus nya tidak boleh aku cintai. Apa daya dengan hati ini, aku tak mampu melawannya." Kirana Larasati


"Aku hanya menginginkan seorang wanita yang tulus dan menerima aku apa adanya, bukan hanya melihat wajah serta harta ku saja. Entah mengapa aku bisa memutuskan untuk menikah siri dengan gadis yang baru ku kenal, aku memang sudah gila." Anggara Wijaya.


Selamat membaca semoga suka, jangan lupa tinggalkan jejak kalian.🤗
Terima kasih🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Whidie Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Tamara

Hari berlalu seperti biasa tak ada hal yang istimewa, Kirana tengah memasak untuk makan malam nya bersama Angga.

'Sudah lima bulan berlalu semenjak pernikahan itu, tak terasa aku sudah terbiasa hidup bersamanya, menanti dia pulang seperti seorang istri betulan saja!' Aku tersenyum miris.

Ceklek...

Suara pintu terbuka, menandakan suami ah bukan bos Kirana sudah pulang, perasaan nya begitu senang Kirana sudah masak makanan kesukaannya, dia harap Angga akan menyukainya.

"Duduklah." Suara Angga dari ruang tamu.

"Dia dengan siapa?" Kirana lantas berjalan ke ruang tamu untuk melihat siapa tamu yang datang dengan Angga.

Deg...Deg...

'Siapa gadis itu, apakah dia kekasihnya Tuan Angga? Tidak-tidak seharusnya aku cemburu, aku bukan siapa-siapa baginya.'

Angga menoleh, dia menatap wajah Kirana mungkin dia merasa tidak enak, jujur saat ini sulit bagi Kirana untuk tidak cemburu melihat Angga membawa seorang gadis cantik ke rumah. Gadis itu nampak lusuh dan kelelahan.

"Kiran! Kenapa kamu bengong? Bawakan segelas air kesini." Teguran dari Angga seketika membuat Kirana mematuhinya, Kirana membawa segelas air putih di atas nampan dan meletakkannya di meja.

Gadis itu langsung meraih gelas itu dan menenggak air di dalam nya hingga tandas tak tersisa.

"Tamara, kenapa kamu bisa seperti ini?" tanya Angga cemas.

"Aku di rampok Ga," kekeh Tamara.

"Apa? Kamu di rampok?" Angga nampak terkejut.

"Hooh, barang-barang yang ku bawa ra'ib semua, cuma sisa baju yang ku pake," Huft...gadis yang bernama Tamara itu menghela napas berat.

"Astaga, apa kamu terluka? Apa perampok itu apa-apain kamu, terus kenapa kamu gak nelpon aku bodoh, kalau kamu mau balik hari ini tau gitu aku jemput di bandara tadi!" Angga nampak kesal sekaligus khawatir.

'Jadi ini nona Tamara, dia nampak cantik. Patutlah tuan Angga bisa jatuh cinta sama dia, bila di bandingkan dengan ku bagai langit dan bumi tentu saja. Aku hanya debu bila di bandingkan dengan dia, yang bersinar seperti bintang di angkasa, dan sikap tuan Angga padanya tidak dingin seperti pada ku.'

"Aih, Angga siapa gadis kecil itu?" bisik Tamara, namun itu tertangkap di Indra pendengaran Kirana, dia tak menghiraukan Angga yang memberondongnya dengan pertanyaan.

"Dia, bukan siapa-siapa," jawab Angga acuh.

"Bodoh! Kau pikir aku tidak tau jika kau sudah menikah," kekeh Tamara sambil menyikut pinggang Angga.

"Tapi tidak ku sangka kau menikahi gadis muda, aku pikir selera mu tante-tante." Tamara tertawa garing. Angga hanya mendelik sebagai jawaban.

"Hey, siapa nama mu?" tanya Tamara pada Kirana.

"Saya Kirana, nona!" Kirana tersenyum ramah.

"Nona? Panggil aku Kak Tama, aku seperti Kakak mu. Oh ya, pria brengsek ini tidak menyulitkan mu kan?" tanya Tamara, Kirana tau bahwa Tamara tengah menggoda Angga.

"Cek, aku ke atas dulu," Angga berdecak kesal sambil berlalu pergi menaiki tangga.

"Kiran, biarkan Tama membersihkan diri di kamar mandi mu, dan pilihkan baju yang sekiranya muat di badan dia," ucapnya tanpa menoleh.

"Kamar mu? Maksudnya apa Kiran?" Tamara melempar pandang penuh tanda tanya.

"Kak Tama, mungkin sebaiknya Kakak tanyakan sendiri perihal ini kepada Kak Angga sendiri. Mari saya antar ke kamar saya, setelah itu makan malam bersama saya masak banyak hari ini!" Kirana terus berusaha tersenyum sealami mungkin.

Selama Angga dan Tamara membersihkan diri Kirana menata makanan di atas meja.

"Kiran, Tamara belum keluar?" tanya Angga yang tiba-tiba sudah duduk di meja makan.

"Emh, belum Kak," Kirana menggeleng.

"Ehem! Aku boleh gabung." Kirana mempersilahkan Tamara untuk duduk.

Tamara menatap Angga dan Kirana silih berganti, "Angga! Aku butuh jawaban untuk semua ini?!"

1
kavena ayunda
anehh klo. q jd kiran ogah maafin uda di cuekin mending pergi biar dia nangisin aja cintaNya yg mati
kavena ayunda
istri bukannya uda di talak
NaNa
kayaknya seru ada ceritanya andika
NaNa
0:32
NaNa
uwuuuuuww .......
NaNa
maap ya thorr kalo aq selalu berimajinasi tokoh utamanya oh seohun(exo) hehe 😅😅😅😁😁😆😆😆
NaNa
lanjut teruss
NaNa
lanjutt
Anisa Dwi Salsabila
kalo sudah tiada baru terasa.
rasain kamu angga😀😀😀
Anisa Dwi Salsabila
kok nyesek ya😭😭😭👌
Anisa Dwi Salsabila
bagus kiran, cuekin aja tu si angga😊😊
Anisa Dwi Salsabila
bicara jujur aja sama radit ,kiran
Anisa Dwi Salsabila
angga bego😀😀😀
Anisa Dwi Salsabila
aduh angga pengen tak sikatlah tu mulut deh
Anisa Dwi Salsabila
kasiana kiran😢😢
Anisa Dwi Salsabila
angga nyebelin banget deh, pengen getok pala nya pake palu
Anisa Dwi Salsabila
keren visualnya thor👍👍👍
Anisa Dwi Salsabila
kapan bucinnya angga sama kiran ya..😊
Anisa Dwi Salsabila
jangan sampek angga ngelakuin mp sama kiran dalam keadaan mabuk ya thor
Anisa Dwi Salsabila
mulai asik kek nya😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!